Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gelar Halal Bihalal, RMI PWNU Jateng Bahas Agenda untuk Perkuat Pesantren dan Madin

Gelar Halal Bihalal, RMI PWNU Jateng Bahas Agenda untuk Perkuat Pesantren dan Madin

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 21 Mei 2023
  • visibility 230
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- MAGELANG – Pengurus Rabithah Ma’ahid Islamiyyah Wilayah Nahdlatul Ulama (RMI PWNU) Jawa Tengah mengadakan halal bihalal dengan seluruh jajaran pengurus RMI kab/kota se-Jawa Tengah di Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Asri Giri, Magelang, Sabtu (20/5/2023).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua PWNU Jateng KH Muzammil, Rois Syuriyah PWNU Jateng KH Ubaidillah Shodaqoh, Pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo KH Yusuf Chudlori, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen, Ketua dan Rois Syuriyah PCNU kabupaten Magelang serta sejumlah pengasuh pondok pesantren, dan guru madrasah diniyyah se-Jawa Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua RMI PWNU Jateng KH Nur Machin Chudlori menyampaikan ucapan halal bihalal untuk semua peserta yang hadir. Terlebih, waktu ini masih momen Syawal.

Ia juga meminta dalam acara ini dibahas agenda-agenda untuk memperkuat pesantren dan madin. Menurutnya, masih banyak pekerjaan rumah yang perlu dikerjakan.

“Nanti Bapak Kapolri juga akan segera hadir. Manfaatkan lah kesempatan tersebut untuk menanyakan perihal peran pesantren dan madin untuk NKRI,” ujarnya.

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen mengapresiasi sejumlah capaian yang telah dilakukan oleh RMI PWNU Jateng. Ia berharap RMI mampu menjadi pengawal pesantren dan madin. Sebab, akhir-akhir ini pertumbuhan dan perkembangan pesantren begitu pesat.

Rois Syuriyah PWNU Jateng KH Ubaidillah Shodaqoh

Gus Yasin, sapaan akrabnya, tak menampik bahwa terdapat sejumlah permasalahan yang ada di pesantren. Seperti soal kekerasan dan stunting. Oleh sebab itu, perlu ada pembahasan upaya-upaya untuk menanganinya.

“Kalau kita yang menangani sendiri, kita akan lebih paham terkait seluk-beluknya,” ucap Gus Yasin.

Ia juga berharap, RMI ke depan mampu berkontribusi lebih banyak. Pihaknya pun mengaku siap jika dibutuhkan untuk membantu.

Sementara itu, Rois Syuriah PWNU Jateng KH Ubaidillah Shodaqoh mengakui bahwa tugas RMI memang berat. Karena pesantren merupakan pilar utama Nahdlatul Ulama.

“Sejatinya Kader asli Nahdlatul Ulama adalah dari pondok pesantren,” papar pengasuh pondok pesantren Al-Itqon Semarang ini.

Ada banyak model pengkaderan Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama, Madrasah Kader Nahdlatul Ulama, Pendidikan Kader Dasar dan masih banyak lainnya. Namun, hampir tidak pernah ada pertanyaan bahwa peserta pengkaderan itu alumni pesantren mana.

Kiai Ubaid juga mengakui bahwa akhir-akhir ini banyak pesantren yang tidak jelas keilmuannya. Di sinilah salah satu peran RMI untuk memetakannya, agar pesantren itu benar-benar untuk tafaqquh fid din.

“Ada banyak pesantren yang lahir setelah adanya UU Pesantren. Ada pondok tahfidz tapi pengasuhnya tidak hafal Al Quran,” ujarnya.

Pondok pesantren, lanjutnya, juga tidak bisa dilepaskan dari madin. Menurut Kiai Ubaid, dulu sebelum santri-santri mondok di Lirboyo atau Sarang, mereka sebelumnya sudah di madin. Sehingga punya modal untuk melanjutkan di pesantren.

“Sekarang yang mondok banyak yang baca Arab saja tidak bisa,” ucapnya, karena itu pengawalan terhadap madin sangat penting.

Kapolri Ajak Tangkal Radikalisme dan Persilahkan Santri Daftar Polisi

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan bahwa negara Indonesia dibangun atas beragam perbedaan, termasuk perbedaan agama. Sehingga nilai-nilai persatuan menjadi sangat penting.

“Kita berharap RMI bisa menjadi garda terdepan untuk menjaga persatuan itu,” katanya.

Ia juga menyampaikan pentingnya peran pesantren dalam menangkal gerakan radikalisme yang ada di Indonesia. Sebab akhir-akhir ini pihaknya dihadapkan dengan adanya peristiwa-peristiwa gerakan radikalisme, terorisme, dan gerakan gerakan yang mengarah ke anti NKRI. Maka butuh peran dari berbagai sektor. Mulai dari pihak kepolisian, BNPT, hingga para ulama.

“Harapan kita pesantren menjadi basis utama agar kelompok tersebut tidak berkembang,” ucap Sigit.

Di akhir kesempatan, Kapolri mempersilahkan para santri untuk bisa menjadi bagian dari Polri. Ia menyebut, para santri bisa mendaftar jadi polisi melalui dua jalur. Jalur pertama, dengan cara regular seperti pendaftaran pada umumnya. Sedang jalur kedua, pihaknya ada penjaringan khusus untuk kalangan pesantren.

“Kita punya program untuk mendatangi pesantren, kemudian kita pilih apakah sesuai syarat. Kita juga siapkan pendampingannya,” jelasnya. (*)

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Fikih Tembakau

    • calendar_month Jum, 16 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Buku Fikih Tembakau ini disusun oleh Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (LAKPESDAM) PBNU ini sebagai upaya untuk melihat sejauh mana kebijakan dalam persolan produk tembakau di Indonesia. Buku ini bisa menjadi rujukan alternatif kita semua, baik yang perokok maupun tidak.

  • Ratusan Massa PMII Demo di Depan Gubernuran

    Ratusan Massa PMII Demo di Depan Gubernuran

    • calendar_month Jum, 8 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 170
    • 0Komentar

    SEMARANG – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Walisongo Semarang, gelar aksi demo di depan kantor Gubernur Jawa Tengan, Jumat (8/4) sore. Ratusan massa tersebut berkumpul di depan kampus 3 UIN Semarang mulai pukul 13.00 WIB. Kemudian massa ber-dresscode biru tersebut bergeak menuju gubernuran. Para demonstran terzebut sampai depan […]

  • Pagar Nusa Gabus Adakan Ujian Kenaikan

    Pagar Nusa Gabus Adakan Ujian Kenaikan

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Bertempat di Madrasah Abadiyah dan  SMP NU Karaban Pagar Nusa melakukan ujian tingkat. Pada Senin (15/2/2016) hal tersebut dilakukan agar bisa mengetahui prestasi sejauh mana kemampuan para siswa yang belajar di Pencak silat Pagar Nusa.             Pada kesempatan itu, Ketua PAC  Pagar Nusa Ust. Ahmad Qusyairi membuka secara resmi dan sedikit menjelaskan perihal apa itu […]

  • PAC IPNU-IPPNU Sukolilo Sukses Gelar Peringatan Hari Santri dan Maulid Nabi

    PAC IPNU-IPPNU Sukolilo Sukses Gelar Peringatan Hari Santri dan Maulid Nabi

    • calendar_month Ming, 24 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 162
    • 0Komentar

      SUKOLILO – PAC IPNU-IPPNU Sukolilo menggelar acara peringatan Hari Santri sekaligus Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Maslakul Ridwan Sukolilo, Jumat (22/10/2021). Acara berlangsung dari pagi sampai siang. Dibuka dengan apel Hari Santri, kemudian dilanjutkan dengan acara maulid Nabi dengan membaca sejarah-sejarah Nabi melalui qasidah Al Barzanji.  “Acara hari santri yang bertujuan untuk […]

  • PBB Pati Naik 250 Persen, IKA PMII Minta Pemkab Libatkan Publik

    PBB Pati Naik 250 Persen, IKA PMII Minta Pemkab Libatkan Publik

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Pati meminta pemerintah daerah melibatkan publik dalam perumusan kebijakan mengenai Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Hal ini muncul setelah Bupati Pati, Sudewo, mengumumkan rencana kenaikan tarif PBB-P2 sebesar 250 persen untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang akan digunakan untuk […]

  • Perkuat Orgnisasi, PKPT IPNU IPPNU IPMAFA Gelar Orientasi Pengurus

    Perkuat Orgnisasi, PKPT IPNU IPPNU IPMAFA Gelar Orientasi Pengurus

    • calendar_month Sel, 12 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 126
    • 0Komentar

    PKPT IPNU IPPNU Ipmafa berpose di masjid kampus usai menggelar orientasi pengurus MARGOYOSO – PKPT (Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi) IPMAFA Pati. menyelenggarakan Orientasi Pengurus PKPT IPNU IPPNU IPMAFA masa bakti 2021-2022 pada Minggu, (10/10). Dengan mengusung tema “Membentuk Pelajar Militan Berintelektual Ideologis Aswaja An-Nahdliyah”. Kegiatan ini menghadirkan LKPT PC IPNU IPPNU Pati sebagai narasumber. Kegiatan […]

expand_less