Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ketua IPPNU Gembong Komitmen Tak Akan Menikah Sebelum Jabatannya Usai

Ketua IPPNU Gembong Komitmen Tak Akan Menikah Sebelum Jabatannya Usai

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 1 Jan 2022
  • visibility 228
  • comment 0 komentar

 

Para Pengurus Anak Cabang IPNU/IPPNU Gembong setelah menjalani Oruentasi All Pengurus

GEMBONG – Minggu (26/12/2021) lalu, Pengurus Harian PAC IPNU IPPNU Gembong telah melaksanakan Orientasi All Pengurus. Kegiatan yang berlangsung di MI Hidayatul Islam Sentul diawali dengan pembekalan materi yang bersifat umum, seperti menganalisis potensi bagi PAC IPNU IPPNU Gembong dalam satu periode ke depan. 

“Dengan adanya potensi tersebut, harapannya dapat membawa PAC IPNU IPPNU Gembong menjadi lebih baik lagi,” harap Najib Arsyal, ketua PAC IPNU Gembong.

Kegiatan orientasi semua pengurus tersebut dihadiri langsung oleh demisioner ketua PAC IPNU Gembong, Ahmad Saifuddin serta jajaran pengurus harian IPNU IPPNU Gembong  plus beberapa komponen lainnya, seperti CBP KPP, serta direktur Lembaga Pers Jurnalistik dan Lembaga Ekonomi dan Kewirausahaan (LEKAS). 

Dalam sambutannya, Saifuddin berharap agar seluruh pengurus PAC IPNU IPPNU Gembong dapat membangun cinta agar tercipta rasa semangat dalam berorganisasi. 

“Dalam berorganisasi, kita harus cinta terlebih dahulu. Ketika sudah cinta, tentu kita akan semangat dalam menjalankan Amanah di organisasi ini,” terang pria yang akrab disapa Udin ini.

Melengkapi Udim, Najib selaku ketua PAC IPNU penyampaian komitmen organisasinya. Dia beserta rekan-rekannya akan bertanggung jawab penuh terhadap organisasi dan mengayomi seluruh kader NU di periode lama maupun periode baru.

“Sebagai langkah awal sebagai pemimpin, saya akan bertanggung jawab penuh akan jalannya organisasi. Saya juga akan merangkul kader-kader NU di periode lama maupun periode baru,” ungkap Najib.

Sementara itu, Sri Nurhayati, ketua PAC IPPNU Gembong, juga secara terang menegaskan bahwa dirinya tidak akan menikah sebelum masa kepengurusannya selesai. Hal ini sontak membuat peserta bergemuruh

“Sebagai seorang ketua, saya akan mengayomi seluruh anggota. Selain itu, yang saya tekankan, saya tidak akan menikah sebelum masa kepengurusan saya selesai, karena saya memiliki Amanah besar yang harus dilaksanakan. Dan yang terakhir, sesibuk apapun aktivitas saya, akan tetap saya luangkan waktu untuk IPNU IPPNU,” ujar Sri.

Dihadiri Pengurus Cabang

Selain PAC, kegiatan ini juga tambah semarak dengan kehadiran PC IPPNU Kabupaten Pati. Dalam hal ini, utusan cabang dihadiri oleh Arini Mayang Fauni, sekaligus berperan sebagai pengisi materi. 

Mayang menitikberatkan agar PAC IPNU IPPNU Gembong, fokus mencari anggota dan menjalankan program kerja sesuai PO/PA. selain itu, ia juga menekankan bahwa dalam berorganisasi, kita harus menentukan skala prioritas. Dapat membedakan antara tugas dan tanggung jawab. Ia juga menekankan bahwa, semuanya bisa terjadi atas niat dan kemauan.

“Dalam periode ini, yang harus menjadi fokus utama yaitu mencari anggota dan menjalankan program kerja sesuai PO/PA. Dalam berorganisasi, kita harus bisa menentukan skala prioritas. Bedakan antara mana tugas dan tanggung jawab. Untuk menuju Langkah selanjutnya, semuanya bisa terjadi atas niat dan kemauan. Rasa ingin tahu itu penting untuk generasi muda seperti kita,” jelas Mayang.

Sebagai pamungkas, Udin, yang sekarang menjabat sebagai Pengurus Cabang IPNU Pati mengamanatkan kepada adik-adiknya  untuk terus membangun jaringan. Dia menyebut, departemen Jaringan Sekolah dan Pesantren memiliki peran besar dalam hal ini. 

“Pendirian komisariat di Kecamatan Gembong berhenti karena adanya pandemi Covid-19. Dalam periode ini, pendirian komisariat harus dilanjutkan dan dijadikan program kerja yang diprioritaskan. Karena karena seperti yang diketahui, dari PP IPNU dan LP Ma’arif NU telah menandatangani komitmen tentang pendirian komisariat yang ada di sekolah di bawah naungannya,” tegas Udin.(ipnu/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Yuk Bantu Korban Gempa Cianjur, Melalui LAZISNU Pati

    • calendar_month Sel, 22 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Pati-PC Lazisnu Pati terhitung mulai kemarin, Senin (21/11) melakukan penggalangan donasi untuk korban gempa Cianjur Jawa Barat.  Berdasarkan data BMKG gempa dengan magnitudo 5,6 tersebut mengguncang Cianjur pada pukul 13.21 WIB pada senin (21/11/2022) dan terasa kuat hingga jakarta.  BMKG juga mencatat guncangan gempa Cianjur tersebut berpusat di darat dengan kedalaman 10 km pada koordinat […]

  • PCNU-PATI Photo by The Cleveland Museum of Art

    Puisi- Puisi Pulo Lasman Simanjuntak

    • calendar_month Ming, 12 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 326
    • 0Komentar

    RUMAH MUNGIL TANAH MERDEKA rumah mungil tanah merdeka di sini puisiku bernyanyi bersama santi berwajah matahari disodorkan busana warna putih masa kanak-kanak lalu memanjang membentur pohon rambutan porselen antik jadi perhiasan mati hanya wajah Tuhan ada di jantung kami sehingga apa saja tergenang dalam sejarah dalam rumah tua boneka panda di kursi, patung porselen, kelinci […]

  • Gus Mus: Sejak Kapan Pemilihan Rais Aam Seperti Pilkada?

    Gus Mus: Sejak Kapan Pemilihan Rais Aam Seperti Pilkada?

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Pati, NU OnlineAlmaghfurlah KH MA Sahal Mahfudh merupakan Rais Aam PBNU terakhir. Kedalaman ilmu dan keberpihakannya kepada masyarakat menjadi teladan bagi semua. Sulit rasanya mencari pengganti tokoh sekaliber Kiai Sahal untuk duduk di kursi Rais Aam.Pejabat Rais Aam Syuriah PBNU KH A Mustofa Bisri (Gus Mus) menuturkan hal tersebut saat memberi taushiyah pada Haul ke-1 […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Semua akan NU pada Waktunya

    • calendar_month Kam, 15 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Oleh : Maulana Karim Sholikhin* Dulu, dulu sekali, diceritakan bahwa Imam Syafi’i sudah mengajar di Masjidil Haram sebelum usianya genap 12 tahun. Santrinya bukan anak-anak yang masih belajar a-ba-ta, melainkan para syaikh, pemuka agama. Bukan main! Al kisah, di suatu hari di Bulan Ramadhan, Imam Syafi’i mengajar sejak pagi sampai siang bolong. Saat mencapai tengah […]

  • Genjot Mutu, Ma'arif NU Jateng Siap Gelar Diklat Pengawas Penggerak

    Genjot Mutu, Ma’arif NU Jateng Siap Gelar Diklat Pengawas Penggerak

    • calendar_month Sab, 10 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Semarang – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi TIM Pengawas Penggerak pada Sabtu (10/6/2023). Kegiatan yang berlokasi di lantai 2 kantor LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah ini diikuti oleh Sekretaris PWNU Jawa Tengah KH. Hudalloh Ridwan, Ketua LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah R. Andi Irawan dan jajaran pengurus, […]

  • PCNU - PATI

    Atlas Wali Songo

    • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Dalam keserbaterbatasan segala hal, alhamdulillah buku ATLAS WALI SONGO dengan pendekatan multidisiplin: historis; arkeologi; aetiologis; etno-historis, dan kajian budaya dapat terselesaikan. Isi buku ini sangat membumi dengan proses sinkretisasi-asimilatif dan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Fakta mencengangkan di buku ini adalah bahwa kerajaan Islam pertama di Jawa bukanlah Kerajaan Demak (abad 15), melainkan Kerajaan Lumajang yang […]

expand_less