Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Darul Hadlahan Gelar Bedah Buku Mbah Yasin Bareng

Darul Hadlahan Gelar Bedah Buku Mbah Yasin Bareng

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 29 Sep 2021
  • visibility 331
  • comment 0 komentar
Andi Irawan, Pengasuh Panti Asuhan Darul Hadlanah dalam acara bedah buku ‘Kyai Ahli Riyadlah’ karya Amirul Ulum.

MARGOYOSO – Perpustakaan Panti Asuhan Darul Hadlanah (PADH), Waturoyo, Margoyoso menggelar kegiatan bedah buku. Para santri yang turut tampak antusias mengikuti jejak KH. Yasin Bareng dalam buku ‘Kyai Ahli Riyadhah’ karya Amirul Ulum. 

Kegiatan yang dilangsungkan Senin (26/9) di Musholla PPDH tersebut diikuti ratusan santri PPDH. Menurut pengasuh, R. Andi Irawan, kegiatan ini ia tujukan untuk menginternalisasikan spirit KH. Yasin Bareng dalam diri santrinya. 

“Mbah Yasin ahli riyadhah, jelas. Santri harus seperti itu. Dan banyak nilai lain yang bisa kita ramu dari perjalanan spiritual beliau,” ungkapnya. 

KH. Yasin Bareng

Keistimewaan KH. Yasin Bareng, seperti disebutkan Andi, merupakan sosok yang senantiasa melakukan Riyadhah. Bukan hanya itu, kiai asal Bareng, Jekulo, Kudus tersebut juga dikenal sebagai salah satu Mujiz (orang yang mendapatkan legitimasi untuk memberikan ijazah-red) Dalailul Khoirot (Kitab Sholawat) yang berasal dari Indonesia. 

“Mujis Dalailul Khoirot ini jumlahnya tidak banyak,” tutur Andi. 

KH. Yasin, menurut penuturan Andi, lahir sekitar tahun 1890-an di Desa Cebolek, Margoyoso, Pati. Hal ini, lanjut Andi, menjadi salah satu pendongkrak semangat bagi santri-santrinya. 

“Setidaknya berasal dari satu daerah, itu kan mendongkrak semangat, bahwa santri Pati bisa memiliki pengaruh sehebat itu,” tandas dia.

Pemikiran

Dari buku yang dikupas tuntas di Musholla PPDH tersebut, Andi mengutip ada tiga hal yang penting yang bisa dipelajari dari KH. yasin Bareng. 

“Pertama, sanad keilmuan yang sampai kepada nabi. Ini sangat penting, santri ilmunya nyambung ke Nabi, agar tidak sesat dan menyesatkan,” tegas dia. 

Kedua, terangnya, Rihlah ilmiyah KH. Yasin. Kiai kelahiran Pati tersebut memiliki guru dari berbagai Ulama Nusantara, sehingga keilmuan yang dimilikinya pun sangat tinggi.

Terakhir, lanjutnya, seperti termaktub dalam buku karya Amirul Ulum tersebut, ialah riyadhah KH. Yasin Bareng.  

 “Kyai Yasin Bareng merupakan Kyai Ahli Riyadhah, mencintai Al-Qur’an dan Solawat. Karena sebagai mutaallim ilmu bukanlah hal yang dapat diraih secara instan. Maka kita dianjurkan untuk senantiasa Istiqomah dalam belajar dan berdoa untuk mendapatkan ilmu yang berkah dan manfaat,” lanjutnya.(Kamal/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres dan PMII Pati Gelontorkan 100.000 liter air bersih

    Polres dan PMII Pati Gelontorkan 100.000 liter air bersih

    • calendar_month Ming, 29 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

    PATI-Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pati melakukan bhakti sosial bersama dengan Polres Pati. Dua puluh truk tangki berisi air bersih digelontorkan di tiga kecamatan di Kabupaten Pati, Sabtu (28/9) siang. Ketiganya adalah Pucakwangi (tiga desa), Jaken dan Jakenan masing-masing empat desa. Total ada 100.000 liter air yang disalurkan ke tiga desa tersebut. Ah. Shoimul […]

  • PCNU - PATI

    Baru Terpilih, Ketua MWC NU Juwana akan Fokus Layani Ummat

    • calendar_month Sen, 22 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

    JUWANA – Konferensi MWC NU Kecamatan Juwana yang berlangsung Minggu (21/8) berlajan lancar. Selain dihadiri oleh perwakilan PCNU Pati, pihak penyelenggara juga mengundang pejabat setempat untuk menghadiri pembukaan konferensi.  Sidang yang berlangsung di Gedung IPHI Kecamatan Juwana tersebut membawa nama Kiai Hamzawi sebagai Rois Syuriyah dan Kiai Abdul Manan sebagai ketua tanfidziyahnya. Sebelumnya, jabatan ini […]

  • NKRI Yes, Radikalisme No

    NKRI Yes, Radikalisme No

    • calendar_month Sen, 29 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Indonesia adalah negara Pancasila, yang di dalamnya terdapat multietnik, multiagama, multukultural dan sebagainya. Memang mayoritas pemeluk agama di Indonesia adalah Islam Ahlu as-Sunnah Wa al-Jama’ah (Aswaja) yang memiliki cara berpikir moderat dan menghargai perbedaan. KH. Bisri Musthofa yang biasa di panggil Gus Mus ini memaparkan tentang garis besar Aswaja, Pertama, dalam bidang hukum Islam (Fiqh), […]

  • KONFERESI PAC GP Ansor Kec. Tayu

    KONFERESI PAC GP Ansor Kec. Tayu

    • calendar_month Kam, 14 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Konferensi merupakan forum konstitusional organisasi sebagai evaluasi dan pergantian kepengurusan PAC GP Ansor Kec. Tayu dilaksanakan pada hari (Ahad 13/12 2015) bertepatan dengan 1 Rabiul Awwal 1437 H. di Pondok Pesantren Darun Nasri Tayu Wetan.  “Generasi muda Ansor  hari mampu menjadi pelayan masyarakat, mengabdi untuk agama dan masyarakat. Dengan demikian keberadaan kita di akui oleh […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Bagai Pungguk Menjerat Bulan Part 1

    • calendar_month Ming, 2 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Oleh: Elin Khanin Nembak cewek mana pun yang lewat, di depan umum? “Siapa takut?!” tukas cowok itu tanpa gentar sembari bangkit dari duduk. Bukan sifatnya memang jika harus merasa ketakutan atau gemetaran sejak kotak tempat kertas berisi tantangan itu diedarkan ke sepenjuru aula. Namun, dia sempat heran. Dari sekian banyak gulungan kertas yang disodorkan pada […]

  • WA dan Saluran Menuju Tuhan. Photo by Christian Wiediger on Unsplash.

    WA dan Saluran Menuju Tuhan

    • calendar_month Kam, 27 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Selasa (25/10) kemarin, sejak pukul 14.00, jejaring sosial WhatsApp atau WA seperti tak bernyawa selama beberapa jam. Khalayak warga WA pun bersedih hati. Kesedihan ini tentu bukan tanpa alasan. Ketergantungan manusia Indonesia terhadap aplikasi ini memang begitu besar. menurut Bussiness of Apps, Pengguna WA di negara +62 mencapai 112 juta kepala. […]

expand_less