Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Darul Hadlahan Gelar Bedah Buku Mbah Yasin Bareng

Darul Hadlahan Gelar Bedah Buku Mbah Yasin Bareng

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 29 Sep 2021
  • visibility 408
  • comment 0 komentar
Andi Irawan, Pengasuh Panti Asuhan Darul Hadlanah dalam acara bedah buku ‘Kyai Ahli Riyadlah’ karya Amirul Ulum.

MARGOYOSO – Perpustakaan Panti Asuhan Darul Hadlanah (PADH), Waturoyo, Margoyoso menggelar kegiatan bedah buku. Para santri yang turut tampak antusias mengikuti jejak KH. Yasin Bareng dalam buku ‘Kyai Ahli Riyadhah’ karya Amirul Ulum. 

Kegiatan yang dilangsungkan Senin (26/9) di Musholla PPDH tersebut diikuti ratusan santri PPDH. Menurut pengasuh, R. Andi Irawan, kegiatan ini ia tujukan untuk menginternalisasikan spirit KH. Yasin Bareng dalam diri santrinya. 

“Mbah Yasin ahli riyadhah, jelas. Santri harus seperti itu. Dan banyak nilai lain yang bisa kita ramu dari perjalanan spiritual beliau,” ungkapnya. 

KH. Yasin Bareng

Keistimewaan KH. Yasin Bareng, seperti disebutkan Andi, merupakan sosok yang senantiasa melakukan Riyadhah. Bukan hanya itu, kiai asal Bareng, Jekulo, Kudus tersebut juga dikenal sebagai salah satu Mujiz (orang yang mendapatkan legitimasi untuk memberikan ijazah-red) Dalailul Khoirot (Kitab Sholawat) yang berasal dari Indonesia. 

“Mujis Dalailul Khoirot ini jumlahnya tidak banyak,” tutur Andi. 

KH. Yasin, menurut penuturan Andi, lahir sekitar tahun 1890-an di Desa Cebolek, Margoyoso, Pati. Hal ini, lanjut Andi, menjadi salah satu pendongkrak semangat bagi santri-santrinya. 

“Setidaknya berasal dari satu daerah, itu kan mendongkrak semangat, bahwa santri Pati bisa memiliki pengaruh sehebat itu,” tandas dia.

Pemikiran

Dari buku yang dikupas tuntas di Musholla PPDH tersebut, Andi mengutip ada tiga hal yang penting yang bisa dipelajari dari KH. yasin Bareng. 

“Pertama, sanad keilmuan yang sampai kepada nabi. Ini sangat penting, santri ilmunya nyambung ke Nabi, agar tidak sesat dan menyesatkan,” tegas dia. 

Kedua, terangnya, Rihlah ilmiyah KH. Yasin. Kiai kelahiran Pati tersebut memiliki guru dari berbagai Ulama Nusantara, sehingga keilmuan yang dimilikinya pun sangat tinggi.

Terakhir, lanjutnya, seperti termaktub dalam buku karya Amirul Ulum tersebut, ialah riyadhah KH. Yasin Bareng.  

 “Kyai Yasin Bareng merupakan Kyai Ahli Riyadhah, mencintai Al-Qur’an dan Solawat. Karena sebagai mutaallim ilmu bukanlah hal yang dapat diraih secara instan. Maka kita dianjurkan untuk senantiasa Istiqomah dalam belajar dan berdoa untuk mendapatkan ilmu yang berkah dan manfaat,” lanjutnya.(Kamal/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peserta Lomba Pidato Terjebak Khotbah

    Peserta Lomba Pidato Terjebak Khotbah

    • calendar_month Sab, 11 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Semarang – Dalam perlombaan Pidato Bahasa Indonesia MI/SD dan MTs/SMP Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XII Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah di Kabupaten Semarang, juri berkomentar peserta masih terjebak ke dalam khotbah daripada pidato. Hal itu diungkapkan Dr. S. Prasetyo Utomo juri Lomba Pidato Bahasa Indonesia MI/SD dan MTs/SMP di sela-sela lomba. […]

  • PCNU- PATI Photo by MasterTux

    Kabar Pernikahan Terviral

    • calendar_month Ming, 4 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin “Kasihan, lulus jadi dokter bedah langsung disuruh nikah sama kakek-kakek.” “Rupanya dokter cantik itu jadi tumbal orang tuanya sendiri. Ck… ck… ck….” “Kalau aku sih mau aja. Kan konglomerat itu udah aki-aki. Bentar lagi dipanggil Yang Maha Kuasa. Warisan yang gak bakal habis dimakan tujuh turunan akan jatuh di tangan. Haha.” […]

  • Puasa dari Bokep

    Puasa dari Bokep

    • calendar_month Sel, 11 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.041
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Bukan hanya dipuasani dalam arti dikurangi dan ditahan, tapi saran saya sebaiknya ditinggalkan. Tidak hanya di bulan Ramadan, menonton film porno/bokep itu merusak mental. Sebenarnya jauh-jauh hari, Kanjeng Nabi Muhammad sudah berpesan.   “Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian yang mampu menikah, maka menikahlah. Karena menikah lebih dapat menahan […]

  • Perempuan Memposisikan Diri

    Perempuan Memposisikan Diri

    • calendar_month Ming, 3 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 239
    • 0Komentar

     Oleh : Aditiya Tri Utami Islam memberikan tuntunan yang tegas bahwa semua manusia, tanpa membedakan perempuan dan laki-laki diciptakan untuk sebuah misi yang amat penting sebagai khalifah fil ardh (pemimpin untuk mengelola kehidupan dibumi), paling tidak pemimpin untuk dirinya sendiri. Karena itu, perempuan dan laki-laki diharapkan bekerjasama, bahu membahu, bergotong royong mewujudkan masyarakat yang damai, […]

  • Photo by sasint

    Bagaimanapun Itu ; Anak Harus Merdeka

    • calendar_month Jum, 14 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Perempuan dan laki-laki yang belum menikah ataupun sudah, selamanya akan menyandang status sebagai seorang anak bagi kedua orang tuanya. Meski usianya kian hari makin dewasa; namanya anak tetaplah anak. Meski dari segi apapun baik pendidikan atau jabatan jauh lebih tinggi dibanding orang tuanya. Akan tetapi hal itu tak lantas membuatnya untuk […]

  • Harlah Fatayat NU Diwarnai Agenda Serba 70

    Harlah Fatayat NU Diwarnai Agenda Serba 70

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Logo resmi HUT Fatayat NU ke-70 PATI-Perayaan Hari Lahir (Harlah) Fatayat NU ke 70 dirayakan dengam berbagai agenda. Masing-masing daerah memeiliki legiatan sendiri-sendiri untuk menyambutnya. Salah satunya adalah Pengurus Cabang Fatayat NU Pati. Dengan tajuk ‘Bhakti untuk Negeri Merawat Bumi, PC Fatayat NU Pati menggelar beberapa kegiatan. Agenda 70 Khataman, 70 selawat thibbul qulub, 70 […]

expand_less