Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Bagaimanapun Itu ; Anak Harus Merdeka

Bagaimanapun Itu ; Anak Harus Merdeka

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 14 Okt 2022
  • visibility 238
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Perempuan dan laki-laki yang belum menikah ataupun sudah, selamanya akan menyandang status sebagai seorang anak bagi kedua orang tuanya. Meski usianya kian hari makin dewasa; namanya anak tetaplah anak. Meski dari segi apapun baik pendidikan atau jabatan jauh lebih tinggi dibanding orang tuanya. Akan tetapi hal itu tak lantas membuatnya untuk dapat bersikap sewenang-wenang terhadap orang tuanya.

Jasa orang tua tak akan pernah terganti sepanjang masa. Bagi saya pahlawan tanpa tanda jasa itu tak hanya tersemat untuk para guru; melainkan untuk kedua orang tua kita juga. Karena memang pada dasarnya orang tua adalah guru pertama bagi anak-anaknya. Perilaku dan tutur kata seorang anak tergantung bagaimana didikan orang tuanya.

Saya mengamini jika sedari kecil para orang tua senantiasa mendidik dan mengasuh anak-anaknya dengan penuh kasih sayang. Mereka menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Meski dibalik itu yang sebenarnya terjadi adalah orang tua harus bekerja keras dan berusaha mati-matian untuk siap sedia mengabulkan apa yang diinginkan anak-anak.

Bahkan terlalu sering kita menjumpai kisah perjuangan orang tua untuk memenuhi semua keinginan sang anak yang begitu memilukan. Sebab karena rasa sayang yang membuat mereka rela melakukan apa saja. Dalihnya adalah mereka yang meminta anak kepada Tuhan, maka bagaimana caranya mereka menjaga dan merawat anak itu dengan sebaik-baiknya.

Namun tanpa disadari rasa sayang yang terlalu berlebihan itu terkadang menjadi alasan untuk membatasi gerak si anak itu sendiri. Begitu juga dengan pola asuh yang sedari kecil selalu menuruti apa yang diinginkan anak, maka kelak jika ia telah menginjak dewasa akan selalu meminta kepada orang tuanya. Mereka akan ketergantungan dan sulit untuk bersikap dewasa.

Meski kita pun tahu bahwa kedewasaan seseorang bisa dipengaruhi oleh apa saja termasuk keadaan. Bukan hanya sebatas usia saja. Lalu bagaimana jika hal itu tak dapat tercapai. Maka yang terjadi akan sangat berbahaya jika sifat ini terbawa hingga ketika anak-anak telah memutuskan untuk menikah. Yang mana orang tuanya pasti akan ikut mencampuri urusan keluarga barunya.

Maka menurut saya pola asuh yang efektif adalah senantiasa mengajak anak untuk berdialog. Tentang apapun dan dalam menghadapi situasi yang bagaimanapun. Jangan menganggap anak adalah makhluk kecil yang lemah. Yang tahunya hanya meminta dan terus meminta. Jika ada dialog yang baik, maka anak pasti akan memahami dengan sendirinya.

Mengajarkan anak bersikap mandiri sejak kecil menurut saya itu baik. Mandiri bukan berarti lantas dibiarkan begitu saja lho ya. Kita masih bisa membatasi dan memberikan pemahaman dengan bahasa yang baik kok. Semisal saat anak menangis minta es krim padahal saat itu ia tengah sakit, maka bahasa yang tepat untuk menanggapi hal tersebut yaitu,

“Adik boleh minum es krim, tapi nanti saat sudah sembuh ya”

Namun terkadang kita menanggapinya dengan bahasa yang keras. Contoh;

“Jangan minum es krim. Adik sakit kan gara-gara kebanyakan minum es krim.”

Lebih enak yang mana mengucapkannya. Atas atau bawah. Terlebih dari semua itu, yang perlu saya garis bawahi, celoteh kali ini barangkali tak semua orang tua mampu melakukannya. Sebab karena kondisi dan situasi yang memang benar-benar tak memungkinkan mengasuh anaknya sendiri. Namun saya meyakini bagaimanapun pola asuh yang diterapkan, setiap orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI Photo by Pexels

    Perayaan Ulang Tahun

    • calendar_month Sab, 25 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Dikalangan masyarakat umum (awam), bila bertetapan dengan hari kelahirannya, biasanya diadakan perayaan hari ulang tahun, acaranya pun digelar semeriah mungkin, mulai acara potong tumpeng, ucapan selamat, musik-musikan dan lain-lain. Pertanyaan : Bagaimana hukumnya merayakan hari ulang tahun sebagaimana yang terjadi selama ini ? Jawaban : Hukumnya bid’ah hasanah, apabila terdapat umûrun hasanatun. Referensi : Mukhtashor […]

  • PCNU PATI - BPUN Pati Kembali Terima Peserta dari Luar Daerah

    BPUN Pati Kembali Terima Peserta dari Luar Daerah

    • calendar_month Jum, 15 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

    TRANGKIL – Bimbingan Pasca Ujian Nasional (BPUN) Kabupaten Pati kembali diselenggarakan pada tahun ini. Lokasinya seperti biasa, yakni di Kampung BPUN Pati, Desa Kadilangu, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati. Sementara, tempat bimbingan disentralkan di Madrasah Diniyah Mansyaul Ulum. Adji Pratama Putra, Manajer BPUN Pati tahun 2022 menyebutkan, sebanyak 23 peserta berhasil lolos mengikuti program ini. Seperti […]

  • PCNU PATI - PAC IPNU IPPNU Gabus Bagikan Takjil ke Masyarakat

    PAC IPNU IPPNU Gabus Bagikan Takjil ke Masyarakat

    • calendar_month Sab, 23 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 245
    • 0Komentar

    GABUS – Puasa Ramadan adalah ibadah yang sangat istimewa. Berbeda dengan ibadah-ibadah lainnya, puasa mendapatkan ganjaran langsung dari Allah SWT. “Setiap amalan manusia adalah untuknya sendiri kecuali puasa. Amalan puasa adalah untuk-Ku (Allah), dan Aku sendiri yang akan membalasnya,” demikian sabda Rasulullah SAW dalam sebuah hadis qudsi. Saat kita berbagi dengan orang lain, hal itu […]

  • PCNU-PATI

    Dalam Dekapan Ukhuwah

    • calendar_month Kam, 3 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Alangkah syahdu menjadi kepompong, berkarya dalamdiam, bertahan dalam kesempitan. Tetapi bila tiba waktuuntuk jadi kupu-kupu, tak ada pilihan selain terbangmenari; melantun kebaikan di antara bunga, menebarkeindahan pada dunia.Dan angin pun memeluknya, dalam sejukdan wangi surga.Alangkah damai menjadi bebijian; bersembunyi dikegelapan, menanti siraman hujan, menggali hunjamandalam-dalam. Tapi bila tiba saat untuk tumbuh dan mekar,tak ada pilihan […]

  • Seminar Kesehatan PC Fatayat NU

    Seminar Kesehatan PC Fatayat NU

    • calendar_month Sel, 7 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Pati. Fatayat, Bertempat di Pendopo Kabupaten Pati, jajaran Pengurus Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama Pati mengadakan seminar kesehatan, beberapa waktu lalu. Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Pati H. Haryanto. SH, MM, M.Si, dengan mengundang 21 PAC Fatayat  se Kabupaten Pati kurang lebihnya peserta sebanyak 450 orang, dengan menghadirkan narasumber  BALKESMAS Pati dr. Aviani Tri Tanti Venusia, […]

  • Masjid Sebagai Center of Literasi. Photo by Dhru J on Unsplash.

    Masjid Sebagai Center of Literasi

    • calendar_month Sab, 29 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto Setiap kali mendengar kata “masjid”, biasanya nalar pikir kita langsung tertuju pada sebentuk bangunan yang mempunyai ciri khas tersendiri dengan mihrab yang menonjol ke depan dan kubah yang menjulang tinggi ke atas. Sebuah bangunan unik yang menjadi salah satu ciri utama dan pertama Islam sekaligus sebagai wahana penggodokan umatnya. Selain itu, masjid juga […]

expand_less