Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Perpustakaan Keren Kendari

Perpustakaan Keren Kendari

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 28 Agu 2023
  • visibility 431
  • comment 0 komentar

Oleh : M. Iqbal Dawami

Sampai di Kendari hari masih siang. Setelah diajak makan siang oleh panitia, aku diantar ke hotel agar bisa langsung istirahat. Lagi pula mereka masih sibuk mengurus acara hari itu yang selesainya sore hari. Wah, hotelnya bagus banget. Sesampai di kamar aku langsung tepar.

Rasanya memang cukup melelahkan bagiku melakukan perjalanan ini. Memang hanya setengah hari dari Surabaya ke Kendari. Naik pesawat pagi hari pukul enam dari Surabaya, kemudian transit di Makassar, dan berangkat lagi ke Kendari. Namun, aku berangkat dari Pati menuju Surabaya menggunakan bus patas dengan durasi sekitar tujuh jam. Jadi antara kurang tidur dan jetleg bercampur aduk.

Aku terbangun pukul empat sore. Kepalaku masih pusing. Sepertinya tidurku masih kurang. Namun, aku sudah tidak sabar ingin jalan-jalan keliling kota Kendari. Setelah mandi dan shalat ashar aku mulai ke luar hotel. Aku bertanya pada satpam jalan ke arah teluk beserta jaraknya. Rupanya cukup jauh, bisa menghabiskan waktu di jalan jika jalan kaki. Bisa magrib di jalan sebelum sampai teluk. Dan aku tidak ada niatan untuk memesan ojek online. Niatku ingin jalan kaki sembari menikmati atmosfer kota Kendari.

Setelah kupertimbangkan, aku urungkan jalan kaki ke teluk. Namun aku tetap jalan kaki ke arah teluk. Jika nanti di jalan sudah hampir magrib, aku tinggal balik kanan. Maka, jalan kaki tanpa tujuan adalah tujuan itu sendiri. Bismillah. Langkah pertama ke luar hotel aku langkahkan. Aku susuri sisi sungai. Beberapa swalayan, tempat makan, warung kopi, aku lewati. Jalanan sedikit berdebu. Cuaca agak mendung, jadi sebenarnya tidak terlalu panas, namun sedikit sumuk, karena mau hujan.

Dari kejauhan aku lihat bangunan yang megah dengan kubah di atasnya. Aku menduga itu adalah masjid atau Islamic Center. Makin penasaran aku. Aku terus melangkah. Sudah mulai tidak terhitung langkahku. Kurang lebih setengah jam sudah aku berjalan. Hingga tak terasa mendekati gedung tersebut. Wah, bagus sekali gedungnya. Unik dan kesan modern namun klasik, lantaran atasnya berbentuk kubah. Setelah aku baca tulisan di gedung tersebut ternyata perpustakaan. Aku kecele.

Rupanya itu adalah gedung perpustakaan. Baru kali ini aku melihat gedung perpustakaan yang unik dan modern. Kesan gedung perpustakaannya tidak ada. Namun, memberikan kesan yang modern. Pastilah ini dilakukan dengan serius dan dengan niat yang serius pula untuk memajukan literasi di kota Kendari, umumnya Kabupaten Kendari, bahkan provinsi Sulawesi Tenggara.

Aku memang hanya melihat dari luar, belum ada kesempatan untuk masuk. Apa saja yang ada di dalamnya? Sungguh bikin penasaran. Demi memenuhi rasa penasaranku, aku googling. Waw, pembangunan gedung ini menghabiskan dana 100 miliar. Tak main-main, perpustakaan ini diplot sebagai perpustakaan bertaraf internasional. Dan bangunan dengan bentuk lingkaran ini dirancang untuk menyerupai nampan penutup hidangan tradisional pulau Buton, yakni Tala Koae.

Sedangkan konsep perpustakaannya sendiri katanya terinspirasi dari Harvard College Library yang menjadi salah satu perpustakaan terbesar dan terlengkap di dunia. Ah, makin penasaran. Semoga ada kesempatan bisa masuk ke dalam perpustakaan Modern Regional Library Sulawesi Tenggara ini. Amin.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jeng Yah

    Jeng Yah

    • calendar_month Sen, 20 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Di tengah kepulan asap kretek yang menyatu dengan aroma masa, Gadis Kretek, sebuah karya Ratih Kumala, melukiskan narasi sejarah rokok di Indonesia. Terbit perdana pada tahun 2012, dan kini novel ini telah lahir versi filmnya. Hal ini tentu saja memberikan dimensi baru pada ceritanya yang telah melekat di hati pembaca. […]

  • PCNU-PATI Photo by Aqwam Jembatan Ilmu

    Puasa dan Literasi

    • calendar_month Sab, 23 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Bulan Ramadan identik dengan kegiatan pengajian kitab kuning dan tadarus Alquran baik di masjid, mushala, dan di pesantren. Kegiatan ini sudah berlaku sejak dahulu sampai sekarang. Antusias masyarakat juga sangat tinggi, hal ini bisa kita lihat baik di masjid, mushola, dan pesantren semua dipenuhi para jamaah yang ingin mendapatkan berkah di bulan […]

  • Menata Kebudayaan Sebagai Landasan Politik

    Menata Kebudayaan Sebagai Landasan Politik

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 385
    • 0Komentar

      Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi ke -154 yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia kembali mengangkat isu yang menarik, “Menata Budaya, Menyemai Harapan”. Tema ini diambil untuk kembali mengingatkan pentingnya menata ulang kebudayaan sebagai landasan bagi semua sisi kegiatan masyarakat, termasuk politik. Tema ini dianggap penting, bukan hanya karena permintaan Bawaslu Jawa Tengah agar […]

  • MWC NU Batangan Kelola 800 Kotak Koin NU

    MWC NU Batangan Kelola 800 Kotak Koin NU

    • calendar_month Sen, 30 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 353
    • 0Komentar

    BATANGAN-Kabar Bahagia datang dari pengurus MWC-NU Batangan. Koin NU yang digagas Ramadhan silam, kini teah membuahkan hasil manis. Total ada delapan ratusan kotak koin yang disebar oleh Tim yang dibentuk oleh K. Ali Muhtarom, ketua MWC NU Batangan. Tercatat, 10 desa telah melakukan koinisasi ini. Proses pembedahan kotak koin NU MWC NU Batangan yang dilakukan […]

  • PCNU - PATI Photo by Pexels

    Perayaan Ulang Tahun

    • calendar_month Sab, 25 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Dikalangan masyarakat umum (awam), bila bertetapan dengan hari kelahirannya, biasanya diadakan perayaan hari ulang tahun, acaranya pun digelar semeriah mungkin, mulai acara potong tumpeng, ucapan selamat, musik-musikan dan lain-lain. Pertanyaan : Bagaimana hukumnya merayakan hari ulang tahun sebagaimana yang terjadi selama ini ? Jawaban : Hukumnya bid’ah hasanah, apabila terdapat umûrun hasanatun. Referensi : Mukhtashor […]

  • Meng-Qadla Shalat

    Meng-Qadla Shalat

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Oleh: KH. Azizi Hasbullah Assalamu ‘alaikum Wr. Wb. Salam sejahtera kami sampaikan, semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT. Amin.Bapak Azizi Hasbullah yang kami hormati, kami mempunyai sedikit permasalahan yang mungkin di kalangan orang awan seperti saya belum banyak diketahui. Permasalahannya begini: Seseorang yang sengaja meninggalkan shalat, apakah masih tetap wajib meng-qodlo’ shalat itu diluar waktunya, […]

expand_less