Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Berkebun di Lahan Sempit

Berkebun di Lahan Sempit

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 14 Sep 2021
  • visibility 580
  • comment 0 komentar
Oleh : Sirril Wafa*

Jeruk nipis merupakan jenis tumbuhan yang masuk ke dalam suku jeruk-jerukan. Nama lain buah ini di Asia dan Amerika Tengah dikenal sebagai jeruk pecel. 

Menanam pohon jeruk nipis sangat perlu untuk dicoba. Sebab, selain mudah dibudidayakan, buah mungil ini juga punya segudang manfaat. 
Di luar sana, tanaman yang memiliki nama beken Lat Citrus Aurantifolia ini bukan hanya dijadikan sebagai barang konsumsi. Namun, industri medis bahkan kecantikan juga memanfaatkan buah yang satu ini. 
Obat tradisional, parfum, kosmetik, minyak atsiri bahkan penyedap makanan sering kali tidak lepas dari kecutnya jeruk nipis. Hal ini karena jenis jeruk yang satu ini memiliki kandungan vitamin C dan B yang sangat tinggi. Maka tak heran jika banyak kalangan memanfaatkannya untuk berbagai kebutuhan. 

Pohon

Pohon jeruk nipis ini dapat mencapai tinggi 3 sampai 6 meter. Tidak terlalu tinggi memang. Akan tetapi yang perlu diingat adalah cabangnya yang begitu bayak plus  durinya yang agak lebat. 
daun jeruk nipis berwarna hijau pekat jika sudah tua dan berbentuk lonjong. tangkainya memiliki sayap kecil dan tipis menyerupai daun. 
‘Bayi’ jeruk nipis akan muncul dari ketiak daun dalam bentuk bunga kecil. Salah satu yang istimewa dari bunga ini adalah warnanya yang putih dan aromanya yang harum. 
Setelah menjadi buah, jeruk nipis akan berkembang hingga menyerupai bulatnya telur ayam dengan warna hijau. Namun lama kelamaan warna hijau ini akan memudar dan bergradasi menjadi kuning. Inilah saatnya jeruk nipis untuk di panen. 
Dari kulit sampai buahnya dapat dimanfaatkan. Contoh, minyak atsiri yang terkandung dalam kulit buah ini sangat bermanfaat bagi manusia. Dagingnya berwanya putih kehijauan, rasanya sangat asam serta kaya vitamin C dan asam sitrat. Biji buahnya banyak dan kecil-kecil. 

Pengembangbiakan

Di negara Indonesia yang beriklim tropis, jeruk nipis mampu bertahan di dataran rendah sampai dataran tinggi. Jangkauannya yang begitu luas, membuat penyebaran tanaman ini banyak dijumpai di berbagai tempat. 
Ia tumbuh dan berkembangnya dengan baik di lokasi yang terkena sinar matahari langsung. Jika tempatnya cocok, Buah jeruk nipis bisa dipanen setiap hari. Tentunya hasilnya juga sangat menggiurkan, bukan?
Cara Menanam jeruk nipis tidak terlalu ribet. Cukup sediakan cangkul, cetok (sendok semen), pupuk kandang untuk menunjang pertumbuhan serta jangan lupa bibit jeruk nipis yang akan ditanam. 
 buatlah lubang tanam berukuran 50 cm × 50 cm × 40cm. Pisahkan tanah bagian atas dan bawah. 
lapisan pertama, masukkan pupuk kompos. Kemudian masukkan bibit dan timbun dengan tanah bagian bawah dahulu baru lapisi dengan timbunan tanah bagian atas. 
Selain itu, Jeruk nipis dapat diperbanyak dengan metode cangkok dan okulasi. Okulasi adalah cara lain yang bisa anda gunakan untuk perbanyak tanaman jeruk nipis. Dalam bahasa sederhana, okulasi sama dengan menempel.
Okulasi jeruk nipis bisa di dilakukan dengan jeruk sitrun, jeruk manis dan jeruk nipis itu sendiri. Penempelan jeruk nipis ini sebagai batang bawah bisa dilakukan setelah tanaman sudah berumur sekitar 16 bulan. 
Mata tunas okulasi hendaknya diambil dari tahan yang sudah berkayu, yang sudah berumur 1 tahun dan tidak berduri. Pengokulasian ini hendaknya dilakukan pada musim kemarau. Jeruk nipis yang busa ditanam berasal dari perbanyakan vegetatif berupa penyambungan tunas pucuk. 
Pun bibit yang hendak diokulasikan harus memenuhi beberaapankriteria. Di antaranya, bebas dari penyakit, mirip dengan induknya, subur, berdiameter 2 sampai dengan 3 cm, permukaan batang halus dan akar tunggang berukuran sedang. Lebih mudahnya, serahkan kepada orang telah memiliki sertifikat penangkaran bibit. 
Tanaman jeruk nipis ini akan berbuah pertama kali saat dia sudah berumur 3 tahun, tapi buah yang dihasilkan masih sedikit. Untuk bisa tumbuh maksimal, pohon jeruk nipis harus ditanam di ketinggian  200 m – 1.300 m di atas permukaan air laut, dengan curah hujan tahunan 1.000 mm – 1.500 mm/ tahun, bulan basah (diatas 100mm/ 5 bulan : 5 bulan – 12 bulan, bulan kering atau bulan kemarau (dibawah 60 mm/ bulan : 0 bulan- 6 bulan, kelembapan sedang – tinggi, penyinaran matahari sedang. 
Media tanam tekstur tanah lempung berpasir, lempung dan lempung liat sangat baik baginpertumbuhannya. Namun, lempung sampai lempung berpasir dengan fraksi liat 72% debu 25-50% dan pasir < 50%, cukup humus, tata air dan udara baik merupakan kompilasi paling cocok untuk jika ingin menanam jeruk nipis. 
Ditambah lagi, kedalaman air tanah 40 cm – 170 cm dari permukaan tanah. Kedalaman perakanan di bawah 40 cm dari permukaan tanah. Kesuburan sedang sampai tinggi. Air tanah yang optimal berada pada kedalaman 150 – 200 cm dibawah permukaan tanah. Pada musim kemarau 150 cm dan pada musim hujan 50 cm. 
Tanaman jeruk ini menyukai air yang mengandung garam 10%. Dan lebih subur jika di tanam dekat dekat air seperti dekan dengan pembuangan air atau dekat dengan kolam. 

Panen 

Panen adalah langkah penting dalam budidaya jeruk nipis. Buah jeruk nipis sudah mulai berbuah pada saat umur 3 tahun. Pada umur ini buah yang di hasilkan masih sedikit tapi sudah bisa di pakai untuk bumbu di dapur. 
Pada saat berusia 4 sampai 5 tahun tanaman jeruk nipis ini rata – rata sudah menghasilkan 20 kg buah jeruk nipis segar. Sedangkan pada tanaman jeruk nipis dewasa sekitar umur 6 sampai 15 tahun bisa menghasilkan 50 kg perbuah bahkan bisa lebih. Tanaman Jeruk nipis sudah bisa dipanen sekitar usia 7 bulan setelah berbunga. 
Tanda- tanda buah jeruk sudah dapat di petik adalah kulit buahnya sudah berubah dari warna kehijauan menjadi kekuningan, buah jeruk tidak terlalu keras, dan pada buah bagian bawahnya sudah empuk jika di pegang. Setelah proses panen selesai.
Selanjutnya Cuci jeruk nipis dengan air setelah di cuci bersihkan kemudian keringkan dengan lap bersih. Pisahkan buah jeruk nipis ukuran besar sedang kecil. Selanjutnya masukkan jeruk nipis ke dalam keranjang dan jeruk bisa di jual atau di simpan untuk persediaan sendiri. 
*Mahasiswi IPMAFA Pati
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Potensi Zakat di Pati 20 Milyar

    Potensi Zakat di Pati 20 Milyar

    • calendar_month Sen, 25 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 575
    • 0Komentar

    IPMAFA mengadakan diskusi bersama tentang potensi zakat di negara Indonesia. Zakat adalah proyek Tuhan yang diperuntukkan untuk mengentaskan kemiskinan dan keterbelakangan umat. Oleh sebab itu, potensi zakat harus digali secara maksimal. Zakat harus setara dengan rukun Islam yang lain, khususnya shalat, puasa, dan lebih-lebih haji. Untuk menggerakkan potensi zakat yang sangat besar tersebut, para tokoh […]

  • PCNU- PATI Photo by ddimitrova

    Memahami Bahasa Anak

    • calendar_month Jum, 12 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Pada minggu yang lalu, saya membantu ibu mempersiapkan hidangan untuk menyambut teman-teman bapak yang hendak singgah ke rumah. Mereka datang dari kota seribu candi, berniat ziarah ke makam salah satu wali yang ada di kota kelahiran saya ini. Dibalik kesibukan didapur, keponakan saya Tsania tiba-tiba merengek minta ditemani belajar membaca. Maklum […]

  • Harlah NU ke-94 di Madrasah Mazro’atul Ulum

    Harlah NU ke-94 di Madrasah Mazro’atul Ulum

    • calendar_month Jum, 7 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Wedarijaksa 6/2/2020. Ikatan Siswa – siswi Madrasah Mazro’atul Ulum (ISMU) mengadakan acara memperingati Hari Lahir Nahdlatul Ulama yang ke-94 bertempat di Aula Madrasah Mazro’atul Ulum. Acara diikuti mulai dari murid MI, MTs, dan MA. Kegiatan sholawatan dipimpin langsung oleh Ahmad Syukron Ketua Jamaah Bersholawat (Jamber NU) Suwaduk Wedarijaksa, yang juga dulu Ketua IPNU ranting Suwaduk. […]

  • Konferensi MWCNU Pati Menggunakan AHWA

    Konferensi MWCNU Pati Menggunakan AHWA

    • calendar_month Jum, 16 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 477
    • 0Komentar

    Sabtu 12 September 2015 kemarin MWCNU (Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama) mengadakan konferensi MWNU Pati yang bertempat di Gedung Majlis Ta’lim Perguji (Depan Masjid Baitul Qodir Puri Pati). Konsep Ahlul Hali Wal ‘Aqdi yang diperdebatkan di Muktamar NU Jombang ketika di praktekkan di tingkat MWC NU ternyata tidak ada masalah. Justru terlihat sangat santun dan […]

  • BLKK An Noor Cetak Santri Barista Profesional

    BLKK An Noor Cetak Santri Barista Profesional

    • calendar_month Jum, 27 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 541
    • 0Komentar

    Pengurus Yayasan An Noor, Ziyad Naim Shobah (kiri) bersama para peserta pelatihan barista di BLKK An Noor Kajen MARGOYOSO – Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) An-Noor Kajen yang berbasis kompetensi Barista telah mengakhiri pelatihan, Selasa (24/8) lalu. Sedikitnya ada 16 peserta yang mayoritas lolos dalam pelatihan di BLKK yang berada di bawah naungan Yayasan An […]

  • Kanjengan Meriahkan Haul Syekh Mutamakkin

    Kanjengan Meriahkan Haul Syekh Mutamakkin

    • calendar_month Rab, 8 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 607
    • 0Komentar

      Potret Desa Kajen dan Masjid Kajen dari udara. Sumber : kajen-margoyoso.desa.id Sekelompok pemuda Desa Kajen yang tergabung dalam komunitas budaya Kaneman Kajen Jonggringan (Kanjengan) turut memeriahkan Haul Waliyullah Syekh Ahmad Mutamakkin. Kanjengan menggelar serangkaian acara yakni bincang buku, peluncuran buku, kidungan manuskrip dan ngaji bareng di puncak acara. “Karena pandemi, semua dilaksanakan secara daring […]

expand_less