Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Seramnya Rumah Hantu di Ruko Salza Pati

Seramnya Rumah Hantu di Ruko Salza Pati

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 21 Mei 2023
  • visibility 617
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id – Keberadaan rumah hantu menjadi tempat hiburan baru bagi masyarakat di Kabupaten Pati.

Wahana yang memacu adrenalin ini berada di lantai dua Ruko Salza, sebelah timur Alun-alun Kabupaten Pati. 

Setiap harinya, wahana ini dipadati oleh pengunjung. Mereka rela mengantre untuk bisa merasakan sensasi seram di dalam wahana Rumah Hantu yang mengusung tema Misteri Penjaga Bangsal Rumah Sakit Angker.

Penanggungjawab lapangan, Eko Sulistio mengatakan, wahana rumah hantu ini digelar oleh Spectacular Live Horor Show dari Surabaya.

Di Kabupaten Pati, event ini berlangsung mulai 28 April hingga 28 Mei 2023. Itu buka setiap hari mulai pukul 12.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Khusus hari Jumat, wahana dibuka mulai pukul 14.00 WIB.

“Animo masyarakat di Pati, baik. Sehari bisa 200 sampai 300 pengunjung,” kata Eko, (20/5/2023).

Dia menjelaskan, rumah hantu di Pati ini terinspirasi dari Rumah Sakit Kristen (RSK) Tayu yang kini sudah terbengkalai. Tempat itu memang dikenal horor oleh masyarakat Pati. 

“Kita mengangkat tema menyesuaikan daerah masing-masing,” terang Eko.

Ia menuturkan, ada dua konsep di wahana rumah hantu ini, yakni Horor Box dan lorong hantu. 

“Wahana ada dua konsep. Pertama jalan kaki, yang satu horor box. Jadi, satu wahana satu tiket,” tutur dia. 

Adapun untuk hari Senin – Kamis, harga tiketnya Rp10 ribu per orang. Sementara pada hari Jumat – Minggu Rp15 ribu per orang. 

Di dalam wahana lorong rumah sakit hantu, pengunjung diberi misi untuk mencari kunci gembok yang disimpan di dalam kamar jenazah di ujung labirin. Nantinya, kunci tersebut digunakan untuk membuka pintu keluar labirin.

Sepanjang penyusuran, pengunjung akan disambut oleh kru yang didandani menyerupai hantu suster, hantu dokter, hantu pasien, genderuwo, hingga pocong. 

Jantung pengunjung bakal berdebar-debar karena mereka tidak tahu di lorong mana yang akan ada hantunya.

Setelah pengunjung berhasil mendapati kunci di dalam kotak P3K yang berada di sebuah kamar yang didekorasi seperti kamar jenazah, pengunjung baru bisa keluar dari lorong hantu itu.

Namun, pengunjung akan semakin tegang karena saat hendak membuka pintu, hantu-hantu itu akan terus melangkah dan berteriak mendekati pengunjung. Hal ini akan membuat pengunjung panik dan keluar labirin sambil lari terbirit-birit.

Sementara di wahana Horor Box, pengunjung dipersilakan duduk di suatu ruangan. Setelah itu, lampu mendadak dimatikan. 

Pengunjung akan dikagetkan dengan bergetarnya tempat duduk mereka karena  kedatangan kru yang didandani menyerupai hantu-hantu. 

Hantu-hantu itu keluar dari berbagai penjuru dan mendekati pengunjung, kemudian berkeliling di tempat duduk mereka. Hal ini tentu sangat mendebarkan. 

Salah satu pengunjung, Luthfi Majid, mengatakan, adanya wahana rumah hantu ini bisa menjadi alternatif dalam berlibur.

Dia berangkat bersama tiga orang temannya ke lokasi tersebut. Bahkan, ia rela mengantre satu jam lebih untuk bisa merasakan sensasi seram di dalam rumah hantu itu. 

“Sangat seru dan mendebarkan. Ini sangat cocok buat hiburan anak muda,” kata pemuda asal Kecamatan Wedarijaksa ini. 

Kru Alami Kejadian Mistis

Eko Sulistio menyebut, pihaknya pernah mengalami kejadian aneh ketika menggelar event rumah hantu. 

“Kalau selama di Pati belum, waktu kita event di kota lain itu ada kejadian. Jadi ada yang pernah lihat penampakan, penampakannya nyata. Cerita dari kru kita, itu yang menampakkan diri seperti kuntilanak. Waktu itu dalam wahana,” terang dia.

“Ada kejadian lain waktu di Kota Pangkal Pinang, kru kesurupan hantu chinese. Waktu itu kita bacakan surat-surat Al- Qur’an dia hanya ketawa saja. Waktu dia mau keluar itu tidak sengaja, yang dirasukin kan cewek jadi waktu itu kita mau ganti bajunya. Berhubung yang dirasuki cewek juga, itu hantunya malu waktu mau dibuka bajunya, akhirnya dia pergi,” lanjut dia.

Eko menambahkan, sebelum menempati lokasi yang akan dijadikan wahana, pihaknya terlebih dahulu menggelar selamatan. 

“Sebelum menempati kita tidak ada ritual, tapi selamatan sebelum pembukaan,” tandas dia. (Angga/LTN).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IPNU IPPNU Jateng Ajak Anggota Jadi Enterpreneur Muda

    IPNU IPPNU Jateng Ajak Anggota Jadi Enterpreneur Muda

    • calendar_month Rab, 24 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 332
    • 0Komentar

      Suasana Economy Creative Student Expo (ECSE) yang diselenggarakan oleh PW IPNU & IPPNU Jawa Tengah, Rabu (24/11).  Dalam rangka meningkatkan kemandirian organisasi Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jawa Tengah ajak anggota untuk jadi enterpreneurship muda.  Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua PW IPNU Jawa […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.219
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda Tema tulisan seperti ini sudah banyak diketik banyak penulis. Diunggah banyak website. Dijelaskan pada Influecer dan Youtuber. Didakwahkan para pendakwah. Saya beberapa kali juga menulisnya di website resmi PCNU Pati. Namun, perlu ditegaskan lagi, mengapa etika bermedia sosial di bulan Ramadan menjadi penting untuk ditulis ulang di Pcnupati.or.id ini? Ya, jawab […]

  • Kemenag Kucurkan Bantuan untuk Pesantren

    Kemenag Kucurkan Bantuan untuk Pesantren

    • calendar_month Sen, 2 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 433
    • 0Komentar

    JAKARTA-Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) membuka tangan lebar-lebar bagi para pengelola pondok pesantren di seluruh Indonesia. Baru-baru ini, melalui Direktorat Pendidikan Islam Subdit Pendidikan Pesantren, Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI membuka penerimaan proposal bantuan.] Setidaknya ada tiga jenis peruntukan bantuan yang ditawarkan oleh Kemenag. Di antaranya, pendidikan lifeskill dan pengembangan ekonomi pesantren; bantuan pesantren […]

  • Menumbuhkan Literasi di Civitas Akademik - PCNU PATI

    Menumbuhkan Literasi di Civitas Akademik

    • calendar_month Sel, 12 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 447
    • 0Komentar

    Dalam rangka menumbuhkan semangat literasi (baca dan tulis) di ranah akademik, segenap civitas akademika Universitas Muria Kudus (UMK) mengadakan workshop kepenulisan. Sabtu, (9/4/2022).Bertempat di Gedung U Kampus UMK. Acara yang diikuti oleh semua civitas akademika dan mengundang pelajar di sekitar Kudus disambut dengan baik dan antusias dari peserta.Muhammad Ilham selaku panitia pelaksana menjelaskan, bahwa “ […]

  • LTN NU PATI DAMPINGI PESANTREN MEMBUAT BLOG

    LTN NU PATI DAMPINGI PESANTREN MEMBUAT BLOG

    • calendar_month Jum, 6 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Margoyoso- (04/11/15) Pasca Kegiatan Diskusi Jihad Cyber dan pelatihan pembuatan blog di SMK Cordova Margoyoso yang diadakan LTN NU dan Lakpesdam. Tim dari LTN NU Pati melakukan pendampingan terhadap pesantren-pesantren yang serius menindaklanjutinya. Salah satunya adalah pesantren An-Nur Sucen Terangkil, Pesantren Mabdaul Huda Buludana Maroyoso, dan Pesantren Ar-Raudoh Kajen, dan Ponpes Shofa Azzahro Gembong. Menurut […]

  • RMI NU dan LPDP Launching Program Asistensi Beasiswa Santri, Ini Link-nya

    RMI NU dan LPDP Launching Program Asistensi Beasiswa Santri, Ini Link-nya

    • calendar_month Rab, 15 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 508
    • 0Komentar

    JAKARTA – Tenaga pendidikan pesantren tak melulu harus anti dunia akademik. Perpaduan antar keduanya justru dapat menciptakan kemajuan dalam dunia pesantren.  Kesadaran inilah yang mendorong Pengurus Besar RMI NU untuk menggandeng Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk mengakomodir insan-insan pesantren agar bisa melanjutkan pendidikan formal di universitas-universitas baik dalam maupun luar negeri.  Agenda besar bertajuk […]

expand_less