Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Selamat Hari Ibu

Selamat Hari Ibu

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 23 Des 2022
  • visibility 227
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Berbicara soal peringatan hari ibu kemarin, kiranya sangat tepat jika tulisan saya kali ini bercerita tentang keseharian ibunda tercinta. Sosok inspiratif yang senantiasa mengajarkan saya banyak hal. Mulai dari bagaimana bersikap sebagai seorang perempuan hingga soal urusan perdapuran.

Bagi saya ibu adalah seorang perempuan biasa yang memiliki semangat luar biasa. Ibu tak mengenal lelah. Saban hari aktivitasnya begitu padat. Saat pagi setelah bangun tidur, ibu pasti mengikuti sholat subuh berjamaah dimushola. Bahkan tak hanya sholat subuh saja, melainkan lima waktu itu ibu usahakan untuk berjamaah. Kecuali ada udzur dan sebab yang mengharuskan ia melaksanakan sholat dirumah.

Lalu setelah pulang dari mushola, ibu pasti berbelanja bahan masakan di salah satu warga. Ibu akan memasak meski pekerjaan sebagai buruh serabutan sedang menantinya. Maka dengan kelihaiannya ibu akan memasak dengan waktu yang sangat efisien. Namun, jika ia sedang tak ingin memasak, maka saya yang akan menggantikannya. Sebagai bentuk keikutsertaan mengambil peran mengurus rumah. Selain memasak, untuk pekerjaan domestik lain, sudah sepenuhnya menjadi hal rutin yang saya kerjakan.

Kembali soal pekerjaan ibu. Ibu termasuk orang yang gemar beraktivitas. Saya pernah bertanya perihal kesibukannya itu, apakah tak merasa capek dan semacamnya. Ibu dengan tersenyum menjawab bahwa dirinya akan capek dan sakit justru jika tak melakukan aktivitas. Barangkali itu juga menjadi alasan, mengapa saya juga merasakan hal yang sama. Meski daya tahan fisiknya jauh lebih kuat ibu.

Suatu ketika, ibu pernah bercerita pada saat saya masih kuliah, ia sering tak dikirimi uang oleh bapak. Setiap kali bapak pulang dari kota seberang, bapak akan selalu bilang bahwa uangnya dikirimkan untuk mencukupi kebutuhan saya selama kuliah. Respon yang ditunjukkan ibu bukan kemarahan, justru ibu berkata tak masalah karena dirinya masih mempunyai tabungan.

Secara tak langsung, apapun yang dilakukan ibu telah mengajari saya bahwa menjadi seorang perempuan itu berhak bebas. Mandiri dan berdikari dengan kemampuannya sendiri. Tak banyak bergantung pada pasangan. Dan bapak pun juga tak mempermasalahkan jika saat ia pulang dari kota seberang, ibu tak menemaninya dirumah. Bapak memahami karakter dan keinginan ibu untuk tetap bekerja. Sungguh, kesalingan pasangan yang membuat saya ingin menirunya suatu saat kelak.

Ibu bukan seorang ratu ataupun ibu negara. Ibu hanyalah seorang perempuan biasa, yang terkadang bisa melakukan sebuah kesalahan. Dihari ini dimana semua orang merayakan cinta kasihnya untuk sang ibu tercinta, saya turut membelikan sebuah gamis untuk ibu. Meski harganya tak seberapa, namun itulah sedikit wujud cinta saya terhadapnya. Selamat hari ibu untuk ibu saya tercinta, dan untuk seluruh ibu di dunia. Semoga senantiasa dilimpahi kebahagiaan yang tiada tara. Sekian

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menyoal Corona, PCNU : Jangan Sebar Hoax

    Menyoal Corona, PCNU : Jangan Sebar Hoax

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim, Ketua Tanfidziyah PCNU Pati PATI-Merebaknya Virus Corona atau Covid 19, membuat sebagaian warga panik. Kepanikan ini terjadi akibat beredarnya berita-berita hoax atau bohong di sekeliling masyarakat. Dengan adanya respon masyarakat yang berlebih, PCNU Pati merasa perlu melakukan tindakan. Bagaimanapun mayoritas masyarakat Kabupaten Pati beragama islam dan sebagian besar lagi berhaluan NU. “Kami […]

  • Peduli Korban Banjir Rob di Pesisir Pati, Lazisnu Tayu Salurkan Bantuan

    Peduli Korban Banjir Rob di Pesisir Pati, Lazisnu Tayu Salurkan Bantuan

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 287
    • 0Komentar

    PATI – Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, menyalurkan bantuan untuk warga terdampak banjir rob di Desa Tunggulsari dan Desa Dororejo, Rabu (11/6/2025). Ketua UPZIS MWCNU Tayu Moh Fatchurrohman mengatakan, pihaknya menyalurkan seratusan paket sembako dan sejumlah uang tunai ke dua desa tersebut. Bantuan didistribusikan oleh […]

  • PCNU - PATI Photo by Manas Taneja

    Hukum Minum Air Yang Berada di Masjid

    • calendar_month Jum, 1 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 396
    • 0Komentar

          Ada seorang melakukan perjalanan pada saat dia berpuasa.Ketika waktu maghrib tiba,dia mampir ke masjid untuk melakukan solat.karena seharian berpuasa,dia haus,maka dia sekalian minum air dari kulah masjid. Pertanyan: Bagaimana hukum minum air yang berada di masjid? Jawaban : Boleh apabila dilokasi tersebut  tidak ada larangan tertentu Referensi : Al Fatawiy Al Fiqhiyyah Al Kubro […]

  • Semarak Hari Santri di Pati, LKNU Gelar Kegiatan Sosial

    Semarak Hari Santri di Pati, LKNU Gelar Kegiatan Sosial

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.446
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) PCNU Kabupaten Pati menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) dan Khitanan Massal. Kegiatan ini dilakulan dalam rangka peringatan Hari Santri 2025. ‎LKNU Pati, Ahmad Qosim mengatakan, pihaknya menggelar kegiatan di beberapa lokasi, yakni berkat kerja sama dengan sejumlah Puskesmas dan MWCNU. “Salah satunya pengobatan gratis di Dukuhseti, pada […]

  • Kelas Advokasi Non-Litigasi HMPS HKI UIN Gus Dur, Suarakan Keadilan di Media Sosial

    Kelas Advokasi Non-Litigasi HMPS HKI UIN Gus Dur, Suarakan Keadilan di Media Sosial

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.025
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Hukum Keluarga Islam (HKI) mengadakan Kelas Advokasi Non Litigasi yang bertempat di Aula Fakultas Syariah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan selama tiga hari, Rabu, Jumat dan Sabtu (5,7,8/11/2025). Kegiatan yang diikuti oleh 32 peserta ini menghadirkan lima narasumber yang punya pengalaman di bidangnya. Salah satu materi pada acara […]

  • PCNU-PATI

    Pergolakan Permikiran Islam

    • calendar_month Sel, 3 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Ahmad Wahib meninggal dalam usia yang masih muda. Sebuah sepeda motor dengan kecepatan tinggi telah menabraknya dipersimpangan jalan Senen Raya-Kalilio. Peristiwa itu terjadi tanggal 31 Maret malam tahun 1973. Ketika itu Wahib baru saja keluar dari kantor Majalah Tempo, tempat ia bekerja sebagai calon reporter. Tragisnya, pengemudi motor tersebut adalah seorang pemuda, justru bagian dari […]

expand_less