Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Selamat Hari Ibu

Selamat Hari Ibu

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 23 Des 2022
  • visibility 300
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Berbicara soal peringatan hari ibu kemarin, kiranya sangat tepat jika tulisan saya kali ini bercerita tentang keseharian ibunda tercinta. Sosok inspiratif yang senantiasa mengajarkan saya banyak hal. Mulai dari bagaimana bersikap sebagai seorang perempuan hingga soal urusan perdapuran.

Bagi saya ibu adalah seorang perempuan biasa yang memiliki semangat luar biasa. Ibu tak mengenal lelah. Saban hari aktivitasnya begitu padat. Saat pagi setelah bangun tidur, ibu pasti mengikuti sholat subuh berjamaah dimushola. Bahkan tak hanya sholat subuh saja, melainkan lima waktu itu ibu usahakan untuk berjamaah. Kecuali ada udzur dan sebab yang mengharuskan ia melaksanakan sholat dirumah.

Lalu setelah pulang dari mushola, ibu pasti berbelanja bahan masakan di salah satu warga. Ibu akan memasak meski pekerjaan sebagai buruh serabutan sedang menantinya. Maka dengan kelihaiannya ibu akan memasak dengan waktu yang sangat efisien. Namun, jika ia sedang tak ingin memasak, maka saya yang akan menggantikannya. Sebagai bentuk keikutsertaan mengambil peran mengurus rumah. Selain memasak, untuk pekerjaan domestik lain, sudah sepenuhnya menjadi hal rutin yang saya kerjakan.

Kembali soal pekerjaan ibu. Ibu termasuk orang yang gemar beraktivitas. Saya pernah bertanya perihal kesibukannya itu, apakah tak merasa capek dan semacamnya. Ibu dengan tersenyum menjawab bahwa dirinya akan capek dan sakit justru jika tak melakukan aktivitas. Barangkali itu juga menjadi alasan, mengapa saya juga merasakan hal yang sama. Meski daya tahan fisiknya jauh lebih kuat ibu.

Suatu ketika, ibu pernah bercerita pada saat saya masih kuliah, ia sering tak dikirimi uang oleh bapak. Setiap kali bapak pulang dari kota seberang, bapak akan selalu bilang bahwa uangnya dikirimkan untuk mencukupi kebutuhan saya selama kuliah. Respon yang ditunjukkan ibu bukan kemarahan, justru ibu berkata tak masalah karena dirinya masih mempunyai tabungan.

Secara tak langsung, apapun yang dilakukan ibu telah mengajari saya bahwa menjadi seorang perempuan itu berhak bebas. Mandiri dan berdikari dengan kemampuannya sendiri. Tak banyak bergantung pada pasangan. Dan bapak pun juga tak mempermasalahkan jika saat ia pulang dari kota seberang, ibu tak menemaninya dirumah. Bapak memahami karakter dan keinginan ibu untuk tetap bekerja. Sungguh, kesalingan pasangan yang membuat saya ingin menirunya suatu saat kelak.

Ibu bukan seorang ratu ataupun ibu negara. Ibu hanyalah seorang perempuan biasa, yang terkadang bisa melakukan sebuah kesalahan. Dihari ini dimana semua orang merayakan cinta kasihnya untuk sang ibu tercinta, saya turut membelikan sebuah gamis untuk ibu. Meski harganya tak seberapa, namun itulah sedikit wujud cinta saya terhadapnya. Selamat hari ibu untuk ibu saya tercinta, dan untuk seluruh ibu di dunia. Semoga senantiasa dilimpahi kebahagiaan yang tiada tara. Sekian

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU PATI - Ilustrasi Bendera Tauhid

    Bendera Tauhid

    • calendar_month Kam, 9 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 570
    • 0Komentar

    Hiruk pikuk di Indonesia terutama melalui media sosial memang luar biasa, terutama kasus bendera yang bertuliskan kalimat tauhid. Terlepas dari tujuan aatau modus seseorang atau kelompok, kita benar benar prihatin terutama ujaran dan kata kata yang tidak berakhlak untuk menyudutkan golongan atau kelompok tertentu. Agama sebagai payung hukum dan akhlak terpuji seakan hilang dan yang […]

  • BP4 Pati Adakan Praktek Ubudiyah Santri Putri

    BP4 Pati Adakan Praktek Ubudiyah Santri Putri

    • calendar_month Sab, 4 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 657
    • 0Komentar

    Pati, RMI, Badan Pelayanan Pondok Pesantren Putri (BP4) Pati mengadakan pelatihan bimbingan ubudiyah. Bertempat di aula Madrasah Stanawiyah/Aliyah Al-Hikmah, Kajen, hadir puluhan santri putri utusan dari berbagai pesanten di kecamatan Margoyoso dan sekitarnya. Tampak sebagai narasumber Ibu Nyai Umdah El-Baroroh (pengasuh Pondok Pesantren Mansajul Ulum, Cebolek) dan Ibu Nyai Royyanach Ahal (pengasuh Pondok Pesantren Permata […]

  • PCNU-PATI

    Dosen dan Mahasiswa Prodi PGMI INISNU Borong Tujuh Penghargaan Nasional

    • calendar_month Sel, 1 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 429
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Temanggung – Dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung mendapatkan (7) tujuh penghargaan dari Perkumpulan Dosen Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PD-PGMI) se-Indonesia dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-9 PD-PGMI yang diselenggarakan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Jawa Barat pada hari terakhir, Ahad […]

  • Inspiratif, Santri Jombang Juara Dua Lomba Kaligrafi Dunia

    Inspiratif, Santri Jombang Juara Dua Lomba Kaligrafi Dunia

    • calendar_month Sab, 24 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 392
    • 0Komentar

    JOMBANG-Bangga dan penuh semangat. Demikianlah ekspresi yang ditampilkan Zainul Mujib usia dinobatkan sebagai juara dua lomba kaligrafi tingkat dunia. Zainul berhak atas gelar tersebut setelah menyingkirkan 90-an seniman kaligrafi dari penjuru dunia. Zainul Mujib, Santri Denanyar, peraih juara 2 lomba kaligrafi internasional di Berlin, Jerman. (Foto : nu online) Dalam ajang yang digelar di Rumah […]

  • Photo by Wolfgang Hasselmann

    Terima Kasih Telah Mencintaiku

    • calendar_month Ming, 25 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Oleh : J. Intifada Terima kasih sudah menyapaku hari ini. Rasanya seperti tidak nyata. Beberapa hari yang lalu kamu menyapa. “Lama tak ada kabar?” aku hanya memandangi pesanmu dengan ragu. Kemudian aku abaikan. Belum sempat aku membalas, kamu sudah ada di hadapanku dengan senyum sumringahmu. Bersamamu malaikat kecil dan penjaga hatimu sekarang. Kita berkenalan dan […]

  • 73 Kader Pagar Nusa Pati Disahkan menjadi Pelatih

    73 Kader Pagar Nusa Pati Disahkan menjadi Pelatih

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 489
    • 0Komentar

      Nupati.or.id – Pimpinan Cabang (PC) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Kabupaten Pati telah mengesahkan 73 kader pendekar menjadi pelatih dan anggota tetap. Pengesahan itu berlangsung di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Sultan Agung, Kecamatan Sukolilo, Ahad (6/7/2025). Ketua Panitia Kegiatan, Ari Sofwan, mengatakan bahwa kegiatan seperti ini rutin dilakukan setiap tahunnya sebagai bagian dari jenjang kaderisasi formal […]

expand_less