Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Dakwah ‘Salah Server’

Dakwah ‘Salah Server’

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 24 Nov 2022
  • visibility 205
  • comment 0 komentar

Oleh: Maulana Karim Sholikhin*

Seorang putra wali (yang juga wali) diberangkatkan haji oleh ayahnya. Namun setiba di Pasai, ia bersama temannya malah memilih ‘sekolah’ disana. Tentunya langkah ini diambil untuk memperdalam agama yang sudah diajarkan oleh sang ayah sebelumnya.

Pulang ke jawa, tanah kelahirannya, si putra wali ini mengawali debut dakwah di Kediri. Waktu itu, di sana belum tersentuh islam. Mayoritas masih Hindu-Budha plus penganut animis dan dinamis yang jumlahnya tak sedikit. Bahkan kabarnya, dukun-dukun sakti juga masih banyak di sana.

Di Kediri, ia berdakwah dengan metode yang, ya begitu, lah. Arca-arca ditumbangkan, Dukun-dukun diperangi. Bahkan, dengan kesaktiannya, aliran Kali Brantas pun disumpal sehingga tidak mengaliri daerah-daerah yang warganya menolak mentah-mentah agama nabi ini.

Alih-alih bertambah follower, model dakwah ini justru membuat pribumi berjaga jarak dengan dia. Antara takut, kesal ditambah benci. Ibarat bikin gerakan anti minuman harom di club malam, salah server!

Karena tak kunjung sukses, iapun merantau ke Demak dan belajar lagi di sana. Dirinya mencoba memahami bagaimana para ulama bisa mendapatkan simpati masyarakat.

Jawabannya satu! Ternyata, semakin radikal suatu ajakan, maka semakin keras pula penolakan terhadapnya. Meteri itulah yang ia dapat di Kadipaten Demak Bintoro. Sebuah ilmu sederhana sarat makna.

Akhirnya, ia merevisi metodologi yang  diimani sementara waktu. Aliran dakwah yang semula radikal pun total berubah menjadi lebih sejuk dan humanis lewat tasawuf, seni rupa, arsitektur dan tak ketinggalan, ilmu kejadugan juga.

Cara ini ternyata manjur. Usai dari Demak ia hijrah ke Lasem dan Tuban, hingga akhirnya wafat di sana dengan predikat pendakwah sukses dengan ribuan follower dan subscriber bibarkati dakwah cinta dan kasih.

Bahkan karena kebijaksanaannya, putra wali bernama Sayyid Makdum Ibrahim atau Sunan Bonang ini dimandati Bupati Tuban untuk menjadi Wali negara yang ngurusi agama (kalau sekarang mungkin menteri agama).

Inilah kalau orang berilmu tinggi, biar pernah salah tapi berani belajar dan merevisi kesalahan. Bukan malah ngotot mempertahankan asumsi yang diimani.

*Penulis adalah Pendidik di Ponpes Shofa Az Zahro’ dan MI Hidayatul Islam

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Korban Meninggal Akibat Banjir Bandang di Sinomwidodo Tambakromo Jadi 2 Orang

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Korban meninggal akibat banjir bandang yang menerjang Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, bertambah. Camat Tambakromo, Mirza Nur Hidayat mengatakan, korban meninggal kini menjadi dua orang. Sebelumnya, seorang warga bernama Sumirah (60) meninggal karena hipotermia, pada Rabu (30/11/2022). ”Kondisi tadi malam ada satu warga yang terjebak. Dia manula, kena penyakit, kita kesulitan antisipasi […]

  • Unik! Ditengah Ramadhan, Pelajar NU Margoyoso Gelar Ngaji Budaya

    Unik! Ditengah Ramadhan, Pelajar NU Margoyoso Gelar Ngaji Budaya

    • calendar_month Sen, 25 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 203
    • 0Komentar

    MARGOYOSO – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Kecamatan Margoyoso menggelar Gebyar Ramadan dan Workshop Kebudayaan. “Ngaji Budaya” bersama sejarawan muda Pati ini bertempat di Aula Serbaguna Kecamatan Margoyoso, Minggu (24/4/2022) Puluhan delegasi dari pimpinan ranting sekecamatan Margoyoso memadati lokasi dengan penuh antusias. Acara tersebut diisi […]

  • PCNU-PATI

    Ramadan Bulan Produktif Berkarya

    • calendar_month Kam, 4 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Ramadan sebagai bulan suci dalam agama Islam, tidak hanya merupakan waktu untuk meningkatkan ibadah spiritual, tetapi juga merupakan kesempatan untuk menjadi lebih produktif dalam berkarya. Berkarya apa? Apakah ngonten video Youtube, TikTok, menulis artikel ilmiah, artikel populer, esai, menulis puisi, cerpen, novel, atau apa? Ya, bagi saya berkarya apa saja asal positif. […]

  • Perempuan Tak Jadi Sebab Jauh dari Agama

    Perempuan Tak Jadi Sebab Jauh dari Agama

    • calendar_month Rab, 17 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Hadist dari Sayyidah ‘Aisyah RA, Sesungguhnya Rasulullah bersabda kepada Ummu Salamah: “Janganlah engkau sakiti aku tentang ‘Aisyah. Karena sesungguhnya wahyu itu tidak pernah datang kepadaku ketika aku berada dalam satu selimut bersama dengan salah seorang dari kalian selain Aisyah. (HR.Bukhori) Penjelasan dari hadist ini adalah bahwa seorang perempuan itu tidak menghalangi atau bahkan menjauhkan laki-laki […]

  • Kisah Wanita Rusia Belajar Silat Pagar Nusa

    Kisah Wanita Rusia Belajar Silat Pagar Nusa

    • calendar_month Jum, 20 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Deni Dadawuk, pelatih pencak silat NU Pagar Nusa bersama murid bulenya, Nedeljka Mileusnic. (Foto : Gasmi) KUNINGAN – Seni bela diri memang memilik daya tarik tersendiri di mata penikmatnya. Tidak terkecuali pencak silat, seni bela diri asli Indonesia.  Baru-baru ini jagat persilatan nusantara digegerkan oleh seorang wanita berusia 27 tahun asal Siberia, Rusia. Dia adalah […]

  • PCNU-PATI

    Pengurus Maarif Jateng Lakukan Audit Internal LSP P2

    • calendar_month Jum, 23 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. Semarang – Bertempat di SMK Ma’arif NU Kudus, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah melakukan audit internal terhadap LSP P2 Ma’arif Jateng pada Rabu (21/12/2022). “Tujuan pelaksanaan audit ini adalah untuk memastikan supaya lembaga sertifikasi profesi Ma’arif NU Jawa Tengah dikelola secara transparan akuntabel dan memenuhi standar-standar keuangan secara profesional,” demikian disampaikan Ketua […]

expand_less