Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Indonesia Tetap Merdeka, Meski Rakyat Sengsara

Indonesia Tetap Merdeka, Meski Rakyat Sengsara

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 7 Sep 2022
  • visibility 441
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Baru bulan lalu kita tertawa bahagia merayakan hari kemerdekaan, hari merdeka, nusa dan bangsa, hari lahirnya bangsa Indonesia, Merdeka, Sekali merdeka tetap merdeka, Kita tetap setia tetap sedia, sepenggal lirik dari lagu Coklat. Dan bulan lalu kita merayakan Kemerdekaan yang ke 77 tahun, beraneka ragam, bermacam macam perlombaan di hadirkan dan di adakan, mulai dari yang berseragam atau pun tanpa seragam, semua ikut meramaikan, dan sedikit melupakan angsuran dari bank, yang ketika naik jabatan membuka kredit kendaraan, dengan dalih untuk menaikkan taraf kehidupan, guna membedakan mana pegawai kantoran dan pegawai srabutan.

Itulah kehidupan, angan dan keinginan tiada akhir; ibaratnya semakin banyak gaya maka akan timbul banyak tekanan.  Jadi makin bergaya maka makin tertekan. Mungkin pada tahun ini saya dan Anda di paksa untuk bertahan atau legowo menerima segala keputusan pemerintah, yang katanya telah merdeka 77 tahun berlalu. Menaikkan harga bahan bakar tak ubahnya seperti menaikkan harga gorengan di pinggir jalan. Pagi kedelai sorenya tempe, itulah Indonesia beraneka ragam suku dan budayanya.

Saya dan Anda tak bisa lari dari kenyataan ini, semua harus dihadapi apapun itu, semua tak dapat di pungkiri apabila harga kebutuhan pokok akan ikut merangkak sejalan dengan naiknya bahan bakar minyak; sebuah revolusi mental yang menjadi beban berat masyarakat.

Indonesia akan tetap merdeka meskipun rakyat makin sengsara. Kenaikan bahan bakar minyak tak dibarengi dengan kesejahteraan gaji para buruh pabrik, karyawan harian lepas dan lain sebagainya. Masih banyak di kabupaten kabupaten se Indonesia dari Sabang hingga sebelum Merauke yang gajinya dibawah UMK (Upah Minimum Kabupaten) para buruh mau nuntut, mau demo bingung, sebab rakyat belum merdeka. Hak bicara di kelola sedemikan rupa. Padahal keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Wajar saja BBM naik lha wong subsidi untuk rakyat di cabut, sudah tak diberlakukan, dengan maksud dan tujuan agar masyarakat mandiri dan berdikari “ujar teman saya.

Subsidi dicabut setelahnya akan ada bagi bagi uang ke masyarakat seringkali,  seharusnya di berikan malahan tak mendapatkannya. Itulah Indonesia kalau tepat guna tentu bukan Indonesia kita, yang beragam suku dan budayanya. Jadi teringat dengan Galang Rambu Anarki, BBM naik tinggi, Susu tak terbeli orang pintar tarik subsidi, Mungkin bayi kurang gizi.

Kembali kepada kenaikan harga bahan bakar minyak, seandainya, andai kata, jika kalau dan kemungkinan saya dan Anda apakah pernah berfikir liar rakyat bekerjasama satu padu berjuang sekuat tenaga, tumpah darah satu Indonesia agar  untuk dua tahun saja tak membayar pajak kepada negara, sekali kali gantian biar ikut merasakan, bukan rakyat terus yang merasakan subsidi hilang, akan tetapi pemerintah juga ikut merasakan bagaimana rasanya pajak tak terbayarkan. Setimpal bukan?

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Secangkir Kopi, Doa, dan Jalan Panjang Menuju Aceh

    Secangkir Kopi, Doa, dan Jalan Panjang Menuju Aceh

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.174
    • 0Komentar

      Malam belum sepenuhnya ramah ketika rombongan relawan NU Peduli PWNU Jawa Tengah kembali menghidupkan mesin. Di sebuah rest area sunyi, secangkir kopi hitam berpindah dari tangan ke tangan. Hangatnya sederhana, namun cukup untuk menjaga mata tetap terjaga dan hati tetap kuat. Di situlah, di antara lelah dan doa, perjalanan kemanusiaan menuju Aceh Timur terus […]

  • PCNU - PATI Photo by Pexels

    Salam Via Hand Phone

    • calendar_month Rab, 29 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 991
    • 0Komentar

    HP adalah barang elektronik yang sangat praktis. Dengan menggunakan HP orang dapat berhubungan dengan siapa saja,kapan saja dan dimana saja. Pertanyaan: Bagaimana hukumnya salam kepada orang yang bukan mahrom baik itu Via SMS/call? Jawaban : Hukumnya sebagaimana asalnya Catatan : bagi perempuan hukumnya haram memulai salam kepada laki-laki lain dan mejawab salam nya. bagi laki-laki […]

  • Lagi, Putra Margoyoso Ukir Prestasi di Tingkat Asean

    Lagi, Putra Margoyoso Ukir Prestasi di Tingkat Asean

    • calendar_month Sel, 12 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 537
    • 0Komentar

    MARGOYOSO-Miftahul Huda (34), putra asli Margoyoso telah berhasil mengharumkan Indonesia dalam kancah internasional. Bukan hanya Indonesia, ia juga telah berhasil membawa nama baik NU melalui kaligrafi. Dalam ajang Pertandingan Kaligrafi Nusantara (Khat) 2019 yang digelar di Kinabalu, Negeri Sabah, Malaysia tersebut, Huda sukses menyabet gelar juara II dalam kategori Khat Tsuluts dan Nasakh tingkat Asean. […]

  • Pelantikan Kepala MTs Ma'arif Sapuran, LP Ma'arif NU Wonosobo Tekankan Lima Amanah Kepemimpinan Nahdliyah

    Pelantikan Kepala MTs Ma’arif Sapuran, LP Ma’arif NU Wonosobo Tekankan Lima Amanah Kepemimpinan Nahdliyah

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.676
    • 0Komentar

    WONOSOBO – Suasana penuh khidmat menyelimuti aula MTs Ma’arif Sapuran pada Sabtu (1/8/2026) saat digelar pelantikan Kepala MTs Ma’arif Sapuran. Dalam prosesi tersebut, Sri Wahyu Susilowati, S.Pd. resmi menerima estafet kepemimpinan dari Arif Muchtar, S.E. yang telah mengabdikan diri sebagai kepala madrasah selama dua periode atau delapan tahun. Hadir dalam acara tersebut Rois Syuriah MWCNU […]

  • Rokok Bagian Dari Kehidupan Masyarakat

    Rokok Bagian Dari Kehidupan Masyarakat

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2015
    • account_circle admin
    • visibility 517
    • 0Komentar

     NU Online; Nahdlatul Ulama melalui Pengurus Pusat Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (Lesbumi) dan Sarekat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) menyatakan siap melawan dan melakukan somasi jika Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) melakukan somasi kepada Kementerian Sosial. Seperti diketahui, Mensos Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Orang Rimba dalam rangka menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya 11 orang karena […]

  • Mengoptimalkan Peran NU Untuk Kesejahteraan Sosial

    Mengoptimalkan Peran NU Untuk Kesejahteraan Sosial

    • calendar_month Sel, 24 Jan 2017
    • account_circle admin
    • visibility 518
    • 0Komentar

    Penduduk Indonesia mayoritas memeluk agama Islam dan masih banyak yang berfikiran bahwa masalah sosial adalah kehendak Tuhan atau dalam bahasa agamanya disebut taqdir. Kita tidak bisa menghindari istilah taqdir karena istilah tersebut sudah popular di kalangan umat Islam. Jika ada masalah muncul yang sulit untuk diatasi, maka itu kehendak Tuhan atau taqdir. Jadi, peran Tuhan […]

expand_less