Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Warung Kopi sebagai Sarana Bertukar Informasi

Warung Kopi sebagai Sarana Bertukar Informasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 31 Mei 2022
  • visibility 318
  • comment 0 komentar

Di era saat ini, tempat paling tepat untuk melakukan diskusi dan kongkow adalah warung kopi. Kenapa harus warung kopi? Menurut hemat penulis, warung kopi sekarang ini sudah menjadi tempat terbaik bagi kalangan mahaiswa untuk tempat diskusi dan mengerjakan sebuah tugas. 

Selain itu, banyak dari mahasiswa yang menghabiskan waktunya di warung kopi hanya sekedar untuk diskusi. Menurut pengamatan saya, warung kopi merupakan semacam sarana komunikasi sosial dan media interaksi sosial untuk berbagi dan bertukar informasi.  Karena melalui warung kopi, banyak terbangun konektivitas antar komunitas untuk berkumpul, diskusi, menulis, membaca, dan dijadikan tempat untuk menghibur satu sama lain.

Sedangkan budaya dan komunikasi di warung kopi merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Karena budaya mempengaruhi pola fikir, perilaku dan cara berkomunikasi individu. Begitu pula komunikasi menjadi alat untuk mengelola, mengembangkan, mensosialisasikan serta mewariskan budaya dari satu generasi ke generasi yang lainnya.

Dalam hal ini, kaitannya mengenai budaya dan komunikasi, dikenal sebuah teori yang kerangka kerjanya mengkonseptualisasi bentuk atau fungsi budaya sebagai sebuah sistem kode yang mengatur makna dan ideal yaitu teori kode berbicara. Pada dasarnya kegemaran berkumpul (nongkrong) di sebuah warung kopi tidak hanya terjadi di kalangan mahasiswa saja, namun di kalangan masyarakat pada umumnya.  Hal ini tidak lepas karena di warung kopi menyediakan banyak minuman baik panas, dingin, serta berbagai snack atau makanan ringan sebagai teman menikmati kopi, dengan harga yang murah dan terjangkau. Sehingga membuat mahasiswa betah untuk berlama-lama di dalam warung kopi. Selain harganya terjangkau dengan uang saku mahasiwa, warung kopi menjadi tempat diskusi setiap harinya.

Tempat Kongkow

Masing-masing daerah tentunya terdapat banyak warung kopi yang menjadi tempat kongkow mahasiswa untuk berkumpul, bersantai, berdiskusi, atau sekedar mengobrol ringan mengenai topik-topik yang sedang hangat. Nilai santai, non-formal, serta kebebasan mengutarakan pendapat merupakan daya tarik utama yang membuat para mahasiswa tertarik untuk menghabiskan sebagian waktu kuliahnya di sebuah warung kopi. Di warung kopi ini pula sering menjadi salah satu sumber informasi terbaru dan juga menjadi tempat berkumpulnya berbagai unsur masyarakat.

Dunia perkuliahan itu sendiri diartikan sebagai tahapan di mana para mahasiswa berusaha untuk merajut masa depannya melalui ruang-ruang perkuliahan dengan lapangan-lapangan non- akademik lainnya seperti, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM),organisasi organisasi ekstra,dan lain sebagainya.

Kampus merupakan kawah candra di muka tempat di mana para mahasiswa ditempatkan agar menjadi insan-insan yang berkulitas dan mampu mengemban tongkat estafet pembangunan negeri ini dari generasi sebelumnya. Dunia perkulihan tidak dapat dipandang sebagai area akademis semata. Di dalamnya terdapat panggung politik dan budaya yang bermacam-macam sesuai dengan latar belakang pelakunya. Tidaklah heran apabila kampus disebut sebagai tempat urban. Karena di kampuslah terdapat berbagai golongaan, agama, suku, ras, budaya, yang berbeda suatu dengan yang lainnya. Akan tetapi meskipun banyak sekali perbedaan yang terjadi,ada banyak pula kesamaan bentuk perilaku sosial. Selain itu, proses belajar yang menarik bagi penulis adalah banyaknya mahasiswa yg sering berada di warung kopi,terutama pada sore dan malam hari,yaitu di luar aktivitas perkuliahan.

Kehidupan mahasiswa pun tidak dapat dilepaskan dari dunia kampus dan sekitar kampusnya. Warung kopi merupakan tempat yang sering digunakan para mahasiswa nongkrong di luar aktifitasnya berkuliah. Di warung kopi inilah, meskipun hanya terlihat sekedar minum segelas atau secangkir kopi, sebenarnya ada yang menarik untuk dikaji. Komunikasi yang terjadi pada saat nongkrong menjadi kajian utama bagi penulis.

Pola komunikasi yang terjadi mengakibatkan adanya interaksi sosial dan tentunya akan memberikan hasil yaitu perilaku sosial. Setiap proses komunikasi akan memberikan stimulus yang dapat diproses menjadi persepsi. Dan ketika persepsi ini diterapkan akan menjadi perilaku dalam kehidupan sehari harinya.

Oleh karena itu, komunikasi dan interaksi sosial di warung kopi menjadi pilihan paling tepat untuk dijadikan sebagai tempat kedua mahasiswa untuk memecahkan sebuah tugas perkuliahan dan menjadi solusi yang paling tepas sebagai tempat untuk membangun keakraban sosial dengan mahasiswa lain maupun dengan masyarakat sekitar.

Dengan demikian, warung kopi tidak hanya sekedar sebagai tempat untuk melepas penat, tetapi juga sebagai tempat untuk memperbanyak pertemanan dengan melakukan solidaritas ngopi dan bertukar sapa satu dengan lainnya. (Siswanto)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MWC NU Winong Gelar Pelantikan Bersama Muslimat dan GP Ansor

    MWC NU Winong Gelar Pelantikan Bersama Muslimat dan GP Ansor

    • calendar_month Rab, 25 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

    WINONG – Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Winong menggelar pelantikan pengurus pada Rabu, 25/12 2019, menghadirkan KH. Ubaidillah Shodaqoh, Rois Syuriah PWNU Jateng, yang memberikan pembinaan langsung. Acara yang bertempat di gedung NU Kecamatan Winong tersebut juga bersamaan dengan pelantikan pengurus Muslimat, GP Ansor, Pengurus Ranting, dan Banom lainnya. Pelantikanyang berlangsung khidmat tersebut sekaligus […]

  • PCNU-PATI

    KSPPS BMT USB dan Mahasiswa PMI IPMAFA Sumbangkan Air Bersih ke Desa Terdampak Kekeringan

    • calendar_month Sen, 30 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 520
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Pati. Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) BMT Usaha Syariah Bersama (USB) bekerja sama dengan mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) dalam aksi sosial penyaluran air bersih ke desa-desa yang terdampak kekeringan di Kabupaten Pati. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kedua lembaga untuk memberikan kontribusi nyata […]

  • Ikuti Intruksi PC, MWC Tayu Segera Benahi Pengurus Ranting

    Ikuti Intruksi PC, MWC Tayu Segera Benahi Pengurus Ranting

    • calendar_month Sab, 21 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 343
    • 0Komentar

    TAYU-Pengurus MWC-NU Tayu menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan para Pengurus Ranting se-Kecamatan Tayu, Jumat (20/9). Setidaknya, ada 23 perwakilan Ranting NU yang menghadiri Rakor di gedung MTs. PIA lantai 2 tersebut. “Ada 23 utusan Ranting yang hadir ditambah dengan beberapa pengurus MWC” ungkap Ulum Sholeh, sekretaris MWC NU Tayu. gedung MTs. PIA Tayu, lokasi Rakor […]

  • Perkuat Pembelajaran Ke-NU-an, Ma'arif NU Jepara Gelar Workshop

    Perkuat Pembelajaran Ke-NU-an, Ma’arif NU Jepara Gelar Workshop

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 359
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.idJepara – Dalam rangka capacity building guru-guru ke- NU-an, LP. Ma’arif NU PCNU Jepara menggelar Workshop Penguatan Aswaja guru MI, MTs, MA, dan SMP se- Kecamatan Donorojo dan Kecamatan Keling. Kegiatan yang digelar di Gedung MWC NU Donorojo hari Selasa 25 Februari 2025 diikuti 70 guru Ke- NU- an di lingkungan LP Ma’arif NU […]

  • Silaturahim NU Se Dunia ke XVIII di Saudi Arabia

    Silaturahim NU Se Dunia ke XVIII di Saudi Arabia

    • calendar_month Kam, 8 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 386
    • 0Komentar

    JARWAL-Pertemuan Diaspora NU yang diadakan setiap musim haji di Mekkah Al Mukaromah ini awalnya digagas oleh PCI NU Arab Saudi 18 tahun lalu. Agenda ini akhirnya dijadikan agenda tahunan yang selalu diadakan pada saat musim haji dan dilaksanakan biasanya sebelum pelaksanaan wukuf di Arofah Suasana pertemuan NU se-dunia di Arab Saudi Silaturahim warga NU dunia […]

  • PWI Pati Salurkan Air Bersih ke Dua Desa Terdampak Kekeringan

    PWI Pati Salurkan Air Bersih ke Dua Desa Terdampak Kekeringan

    • calendar_month Sab, 23 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Sejumlah wilayah di Kabupaten Pati masih mengalami krisis air bersih. Di antaranya Kecamatan Pucakwangi. Melihat kondisi ini, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pati menggandeng agen LPG mengirimkan bantuan air bersih ke dua desa di wilayah Kecamatan Pucakwangi, yaitu di Desa Plosorejo dan Tanjungsekar, Sabtu (23/9/2023) siang. Masing-masing desa diberikan satu tangki air bersih.  […]

expand_less