Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Naskah Pegon dan Peradaban Nusantara

Naskah Pegon dan Peradaban Nusantara

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 9 Okt 2015
  • visibility 238
  • comment 0 komentar

Dalam kosa kata bahasa Indonesia, kata ‘naskah’ digunakan tidak terbatas pada dokumen tulisan tangan semata, melainkan juga mencakup dokumen cetak lainnya. Naskah atau bisa disebut manuskrip biasanya ditulis di atas alas kertas eropa, daluang, ataupun daun lontar, yang berkembang antara abad 17 hingga abad 20 di Nusantara.
Manuskrip merupakan satu-satunya media yang digunakan untuk menyimpan pesan ajaran keagamaan dan kebudayaan tertentu, juga menjelaskan suatu peristiwa tertentu oleh seseorang ataupun kelompok masyarakat. Naskah pandalulungan adalah naskah kuno dari proses pergulatan antara beragam etnis yang memiliki akar sosial dan kultural. Naskah pandalulungan umumnya adalah kitab dengan tulisan arab pegon atau arab pesantren.
            Buku Merajut Kenusantaraan Melalui Naskah ini menghadirkan berbagai pembahasan penting terkait dengan naskah pandalulungan  dalam pembentukan peradaban di Nusantara. Peradaban Nusantara dibentuk oleh peradaban kitab pandalulungan, yang notabene diproduksi oleh pesantren. Sebagai contoh, dari 1.450 judul naskah koleksi perpustakaan Kraton Surakarta, yang keseluruhannya telah dikatalogisasi oleh Nancy Florida, hanya 17 naskah yang ditulis di masa kebangkitan kebudayaan-kesastraan surakarta yang dipelopori para orientalis Belanda pada abad 19, kurang lebih 500 naskah yang dapat dikategorikan sebagai kesastraan Islam/ pandalulungan.
             Buku ini bisa dikatakan kaya materi sejarah naskah kuno terutama pandalulungan. Naskah juga disertai deskripsi dan analisis naskah itu sendiri. Misalnya, Naskah Fathul ‘Arifin karya KH. Shirotol Mustaqim tahun 1963 setebal 344 halaman dan terbagi menjadi dua jilid yang berisi tentang ajaran Syeh Kemuning, pengalaman keruhanian yang harus dijalankan untuk mencapai kebenaran tertinggi.
            Ada beberapa hal yang membuatnya kurang menarik, yaitu dalam hal warna gambar dalam buku, sebab dicetak dengan warna hitam putih. Tetapi, terlepas dari itu buku ini sangat layak untuk dijadikan refrensi karena disajikan dalam bentuk naratif berdasarkan penelitian yang bisa dipercaya.
Judul Buku                  : Merajut Kenusantaraan Melalui Naskah
Penulis                         : Muhammad Ardiansyah dan Qomarus Sholeh
Jumlah Halaman          : Xiv + 111 Halaman
Kategori                      : Budaya & Seni
Cetakan                       : 2015
Penerbit                       : Pustaka Pelajar
ISBN                           : 978-602-0905-31-0
Peresensi                     : Mirza Sastroatmodjo, Penyair, Mahasiswa PBSI Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    4 Langkah yang Perlu Dilakukan Ketika Terjadi Banjir 

    • calendar_month Sel, 3 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Oleh : Angga Saputra Sejumlah wilayah di Kabupaten Pati tergenang banjir baru-baru ini. Ketinggian air pun bervariasi, bahkan ada yang mencapai satu meter lebih. Di beberapa desa, banjir merupakan bencana musiman yang hampir terjadi setahun sekali. Para warga rerdampak pastinya banyak yang mengalami kerugian materiil. Nah, kira-kira apa saja yang bisa kalian lakukan ketika banjir […]

  • PCNU-PATI Photo by Lena Polishko

    Percaya

    • calendar_month Sen, 5 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Benar hidup tak semudah langkahkan kaki Kadang berat, kadang letih Suatu hari kan ku ingat hari ini Mampu berdiri, walau tak bisa berlari Ku rasa bebanku terlalu berat Apa ku kuat? Selalu bertanya Apa ku bisa Ada saja masalah yang datang menghadang Esok kan bagaimana ku tak tau apa Hari […]

  • Genjot Mutu, Ma'arif NU Jateng Siap Gelar Diklat Pengawas Penggerak

    Genjot Mutu, Ma’arif NU Jateng Siap Gelar Diklat Pengawas Penggerak

    • calendar_month Sab, 10 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Semarang – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi TIM Pengawas Penggerak pada Sabtu (10/6/2023). Kegiatan yang berlokasi di lantai 2 kantor LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah ini diikuti oleh Sekretaris PWNU Jawa Tengah KH. Hudalloh Ridwan, Ketua LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah R. Andi Irawan dan jajaran pengurus, […]

  • Menggalakkan Tradisi Menulis di Kalangan Pesantren Pati

    Menggalakkan Tradisi Menulis di Kalangan Pesantren Pati

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Peradaban Islam adalah “peradaban buku”. Tidaklah berlebihan dengan pernyataan itu, mengingat Al-Qur’an—sebagai kitab suci—dapat disebut sebagai teks sentral dalam sejarah peradaban Islam. Hal itu bisa dibuktikan lewat sejarah. Penanda pertama ditandai dengan turunnya ayat Al-Qur’an yang pertama kali, berbunyi: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan […]

  • Tingkatkan Mutu SDM, Pelajar NU Wedarijaksa Gelar Learning Together

    Tingkatkan Mutu SDM, Pelajar NU Wedarijaksa Gelar Learning Together

    • calendar_month Jum, 13 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

      Prosesi kegiatan ‘Learning Together’ Departemen Organisasi PAC IPNU-IPPNU Wedarijaksa Masa pandemi tidak lantas menyurutkan semangat Pengurus Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Wedarijaksa.  Departemen Organisasi PAC IPNU-IPPNU di kecamatan tersebut justru membuat gebrakan baru. Sebuah program yang diberi nama ‘Learning Together’ justru lahir di tengah pandemi covid-19. Dimana organisasi-organisasi lain kerepotan untuk tetap menjalankan roda organisasi.  […]

  • NU Trangkil, Wanita Haidh Boleh Baca Qur’an dengan Syarat

    NU Trangkil, Wanita Haidh Boleh Baca Qur’an dengan Syarat

    • calendar_month Jum, 1 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Suasana Bahtsul masail MWCNU Trangkil di Masjid Sirojul Anam, Wonokerto, Pasucen TRANGKIL – MWC NU Kecamatan Trangkil melaksanakan Bahstul Masa’il, Jumat (1/10) siang tadi. Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Sirojul Anam Wonokerto, Pasucen tersebut menghasilkan satu hukum fikih yang cukup bermanfaat bagi kehidupan masyarakat khususnya para penghafal al-Qur’an.  “Forum ilmiah ini menjadi rutinan kita,” […]

expand_less