Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Potensi Zakat di Pati 20 Milyar

Potensi Zakat di Pati 20 Milyar

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 25 Jan 2016
  • visibility 595
  • comment 0 komentar

IPMAFA mengadakan diskusi bersama tentang potensi zakat di negara Indonesia. Zakat adalah proyek Tuhan yang diperuntukkan untuk mengentaskan kemiskinan dan keterbelakangan umat. Oleh sebab itu, potensi zakat harus digali secara maksimal. Zakat harus setara dengan rukun Islam yang lain, khususnya shalat, puasa, dan lebih-lebih haji. Untuk menggerakkan potensi zakat yang sangat besar tersebut, para tokoh berkumpul dalam forum FGD (Focus Group Discussion) yang diselenggarakan Prodi Manajemen Zakat Wakaf Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA). KH. M. Aniq Muhammadun dan KH. Ali Munfaat dari ormas Nahdlatul Ulama mendorong pentingnya gerakan penyadaran zakat kepada orang-orang yang wajib mengeluarkan zakat (muzakki).Sedangkan Bapak Sutaji dari Pengurus Daerah Muhammadiyah Pati mendorong supaya potensi zakat di Pati digerakkan oleh seluruh elemen masyarakat. “Potensi zakat di Pati ini secara individu adalah 20 milyar”, tegas Pak Sutaji. Oleh sebab kata Pak Sutaji, Prodi Zakat Wakaf IPMAFA harus didukung supaya mampu melahirkan kader-kader amil zakat (pengelola zakat) yang jujur, amanah, dan professional. Kader-kader inilah yang nanti diharapkan mampu menggerakkan potensi zakat untuk program pengentasan kemiskinan dan keterbelakangan umat. Program “Berhenti Miskin” harus terus disosialisasikan supaya umat Islam lepas dari belenggu kemiskinan menuju kemandirian dan kesejahteraan, kata Pak Sutaji memberi semangat.
Dalam konteks ini, kader-kader amil zakat yang professional menjadi kuncinya. Hampir mutahil, potensi zakat yang besar bisa tergali secara maksimal jika amilnya tidak professional. Amil yang amanah dan professional akan melahirkan kepercayaan masyarakat yang akhirnya mereka menyalurkan zakatnya ke lembaga zakat. KH. Imam Zarkasih selaku Ketua Baznas Pati menyampaikan kompetensi lulusan amil zakat yang harus dilahirkan Prodi Zawa Ipmafa adalah mempunyai kompetensi di bidang keilmuan yang meliputi ilmu fiqh, ilmu hukum, dan regulas; kompetensi di bidang manajemen; dan kompetensi di bidang komunikasi. Pak Muslihan dari Penyelenggara Syariah Kemenag Pati menambahkan kompetensi lulusan dengan keimanan, ketakwaan, dan mampu menjadi motor penggerak zakat di wilayahnya masing-masing dengan manajemen yang transparan, akuntabel, dan kredibel. Syafii dari Baitul Mal Fastabiq menekankan kader amil zakat harus seorang relawan yang mempunyai militansi dan all out mengelola zakat dengan etos kerja yang tinggi. Mumu Mubarak dari Arta Mas Syariah menguatkan kompetensi dengan menambah akhlak yang mulia dan kemampuan inovasi yang canggih sehingga mampu menarik muzakki dan donatur lainnya. Pak Samidi dari BMT Al-Fath menginginkan lulusannya mampu bermasyarakat dengan baik dan amanah.
Kompetensi ini harus dikuasai untuk menggerakkan potensi zakat yang sangat besar. Banyak sekali lembaga zakat yang tidak berkembang karena amilnya tidak amanah, sehingga muzakki lebih suka menyalurkan zakatnya sendiri. Perwakilan dari Lazisnu Juwana, Muhibbin dari Lazisnu Tayu, dan Surahmat dari Lazisnu Trangkil mengharapkan Prodi Zawa Ipmafa mampu melahirkan kader-kader yang tangguh dan amanah dengan manajemen yang professional. Harapan besar juga disampaikan Hendri Sutrisno dari RSI Pati, supaya lulusan Prodi ini mampu berperan aktif dalam mengentaskan kemiskinan. Civitas akademika Ipmafa mendukung gerakan sadar zakat ini dan insya Allah dalam waktu dekat Prodi Zakat Wakaf akan membuat laboratorium praktikum Zakat untuk membekali kompetensi keilmuan teoritis dan skills praktis mahasiswa supaya mereka mampu menjadi amil zakat yang amanah, professional, dan produktif, kata Dr. Jamal Ma’mur, MA, Kaprodi Zawa yang memimpin FGD.(Red)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‎Mensos Launching Program NU Pendidikan PWNU Jawa Tengah

    ‎Mensos Launching Program NU Pendidikan PWNU Jawa Tengah

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11.017
    • 0Komentar

    ‎Semarang – Bertempat di MG Setos Hotel Semarang, Menteri Sosial Republik Indonesia Drs. KH. Saifullah Yusuf (Gus Ipul), secara resmi melaunching Program NU Pendidikan PWNU Jawa Tengah pada Kamis (9/4/2026). ‎ ‎Hal itu terungkap dalam rangkaian kegiatan Halalbihalal dan Launching Program NU Pendidikan PWNU Jawa Tengah kerjasama antara LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, LAZISNU […]

  • Gemukkan GLM Ramadan

    Gemukkan GLM Ramadan

    • calendar_month Rab, 26 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 658
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah periode 2024-2029 menggelar Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan 1446 H di delapan titik di Jawa Tengah, yaitu Blora, Pati, Pemalang, Wonosobo, Temanggung, Magelang, Purworejo, dan Sukoharjo. GLM Ramadan 1446 H mengusung tema “Gerakan Murid Ma’arif Menulis Kreatif […]

  • Cek Fakta! Video Viral Jemaah Salat Disodok Tongkat Bukan di Pati

    Cek Fakta! Video Viral Jemaah Salat Disodok Tongkat Bukan di Pati

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.265
    • 0Komentar

      PATI – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, Ahmad Syaiku, menanggapi beredarnya video viral yang menunjukkan aksi tidak terpuji sekelompok anak-anak dan remaja saat pelaksanaan ibadah salat di masjid. ​Dalam video tersebut, tampak sejumlah remaja menyodok jemaah yang sedang bersujud menggunakan tongkat. Mirisnya, imam salat pun tak luput dari aksi jahil tersebut. ​Video […]

  • Harlah Fatayat NU Diwarnai Agenda Serba 70

    Harlah Fatayat NU Diwarnai Agenda Serba 70

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Logo resmi HUT Fatayat NU ke-70 PATI-Perayaan Hari Lahir (Harlah) Fatayat NU ke 70 dirayakan dengam berbagai agenda. Masing-masing daerah memeiliki legiatan sendiri-sendiri untuk menyambutnya. Salah satunya adalah Pengurus Cabang Fatayat NU Pati. Dengan tajuk ‘Bhakti untuk Negeri Merawat Bumi, PC Fatayat NU Pati menggelar beberapa kegiatan. Agenda 70 Khataman, 70 selawat thibbul qulub, 70 […]

  • Peran Strategis Pesantren Dalam Moderasi Agama

    Peran Strategis Pesantren Dalam Moderasi Agama

    • calendar_month Jum, 13 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 542
    • 0Komentar

      Pengurus Rabithah Ma’ahid Islamiyyah (RMI) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah masa khidmah 2024-2029 bekerjasama dengan Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah menggelar halaqah “Menggali Nilai Moderasi dan Penguatan Pesantren” di The Wujil Resort & Conventions, Semarang, Kamis hingga Sabtu (12-14/10/2024). Kepala Kanwil Kementerian […]

  • Kiai Karismatik Dari Kajen

    Kiai Karismatik Dari Kajen

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 507
    • 0Komentar

    Tokoh Ulama; Orang pertama yang disowani Gus Dur segera setelah dia jadi presiden adalah Almarhum Kiai Abdullah Salam di Kajen, Pati, yang lebih akrab dipanggil Mbah Dullah. Saat mendengar Gus Dur hendak bertandang ke rumahnya, awalnya Mbah Dullah keberatan, sebab saat itu Gus Dur sudah jadi umara (penguasa). Tetapi pada akhirnya Mbah Dullah bilang: “Kalau […]

expand_less