Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Canda Tawa Rasulullah

Canda Tawa Rasulullah

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 2 Jul 2016
  • visibility 426
  • comment 0 komentar

Kita bisa bayangkan rumah yang lampu penerangnya redup dengan rumah yang terang, pasti akan mempengaruhi semangat hidup penghuninya. Maka, senyum dan sedikit tawa riang benar-benar menjadi sebuah kebutuhan bagi umumnya manusia. Para ulama mantiq mengatakan” Manusia adalah merupakan hewan yang bisa tertawa.”
            Dari makolah di atas dapat di simpulkan tertawa adalah cirri khas manusia yang bisa membedakan dengan binatang. Namun, komedi saat ini tersaji dalam dosir melebihi kadar seharusnya serta tidak mendidik. Bukan mustahir hal tersebut akan membentuk karakter masyarakat yang memiliki kepribadian anti sosial bahkan dekadensi moral. Padahal dalam literature Islam (al-Quran dan As-Sunnah) di jelaskan, bahwa tertawa yang benar adalah tertawa yang tidak didorong oleh sikap mencela terhadap pihak lain, mencemooh atau melukai perasaan. (hal vi)
            Buku yang bertajuk humor fikih ini menjelaskan canda tawa ala Rasulullah terhimpun dalam 176 kisah lucu dan canda tawa yang baik untuk di jadikan teladan. Karena humor dalam buku ini tidak dibarengi dengan perkataan dusta, kebohongan sampai mengarang cerita karena sekedar ingin mengundang tawa ria. Humor disini ada batas-batasannya, humor yang penuh dengan makna serta meningkatkan wawasan Tarikhun Nabi.
            Tertawa merupakan fitrah manusia karena ia merupakan ekspresi kegimbiraan. Oleh sebab itu Islam tidak melarang manusia untuk tertawa. Kisah-kisah dalam buku ini setidaknya menjadikan bukti diperbolehkannya tertawa. Suatu hal yang wajar jika manusia tertawa. Karena tertawa adalah wujud kegembiraan yang di inginkan oleh setiap manusia. Seorang mukmin tidak boleh terlalu larut dalam kesedihan dan juga tidak boleh terlalu hanyut dalam kegembiraan. (hal 1)
            Buku ini lebih lengkapnya sebagai pituah tentang bagaimana menjalani hari-hari seperti Rasulullah. Bersuritauladan kepada baginda Rasulullah.  Humor-humor yang terkadung dalam buku ini memberikan banyak makna. Konsumen pembacanya pun bisa beragam. Bisa untuk menjadi dongengan anak-anak ketika akan tidur, atau bisa juga memberikan cerita yang penuh hikmah kepada anak didik kita di sekolah. Jika ingin mengakui umat Kanjeng Nabi Muhammad maka, bacalah  buku ini. Tabik.


Judul               :Fikih Humor
Penulis             : Qutub Izziddin Jamil Al-Syarwi, Lc
Penerbit           : Perpustakaan Mutamakin Pres
Tahun Terbit    :  Maret 2016
Tebal               : 136 hlm
ISBN               : 602-18105-3-8
Peresensi         : Niam At-Majha

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Shin Tae-yong: Nakhoda yang Terempas di Gelombang Perubahan

    Shin Tae-yong: Nakhoda yang Terempas di Gelombang Perubahan

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 406
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Ketika kabar pemecatan Shin Tae-yong mengemuka, publik pecinta sepak bola Indonesia seolah menyaksikan sebuah drama epik di atas panggung yang penuh kejutan. Layaknya kapten kapal yang dipaksa turun di tengah perjalanan, Shin meninggalkan jejak prestasi yang tak bisa disangkal. Ia membawa timnas Indonesia melampaui batas-batas yang selama ini tampak mustahil—menembus babak ketiga kualifikasi […]

  • Naharul Ijtima” PCNU dan LTMNU Kab. Pati

    Naharul Ijtima” PCNU dan LTMNU Kab. Pati

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2014
    • account_circle admin
    • visibility 542
    • 0Komentar

    Naharul Ijtima’ merupakan forum silaturahmi, koordinasi dan konsolidasi antara pengurus dan jama’ah Nahdlatul ‘Ulama yang dilaksanakan setiapsebulan sekali. Nahar artinya siang, sedangkan Ijtima’ artinya pertemuan. Pertemuan ini dilaksanakan pada waktu siang hari, biasanya waktunya ba’dal jum’at.  Kegiatan Naharul Ijtima’ ini sebagai pengganti tradisi Lailatul Ijtima’ yang dilaksanakan pada malam hari. Awalnya ini adalah kebiasaan para kiai […]

  • Mendahulukan Umroh atau Haji?

    Mendahulukan Umroh atau Haji?

    • calendar_month Rab, 23 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 382
    • 0Komentar

      Pak karyo adalah seorang petani dan beliau sudah di anggap cukup atau mampu secara finansial untuk melaksanakan rukun islam yang ke lima yaitu haji. Pak karyo sudah tahu mengenai haji yang hanya di wajibkan bagi mereka yang telah mampu melaksanakannya yakni mereka yang yelah memiliki cukup bekal dan ongkos menuju tanah suci, serta kemampuan […]

  • MTQ Tingkat Jateng Digelar di Pati

    MTQ Tingkat Jateng Digelar di Pati

    • calendar_month Rab, 24 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 325
    • 0Komentar

      Pcnupati.or id. – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXX tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2024 digelar di Kabupaten Pati. Kegiatan ini bakal berlangsung pada 25-28 April 2024. Adapun pembukaan dan penutupan kegiatan akan dihelat di Alun-Alun Pati. Kafilah dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah akan berkompetisi dalam sembilan cabang dan 24 golongan perlombaan. Kepala Kantor Kementerian […]

  • PCNU-PATI

    Lagi, Lazisnu Klakahkasihan Bikin Gebrakan

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 310
    • 0Komentar

    GEMBONG – pcnupati.or.id – Lagi, Lazisnu Ranting Desa Klakahkasihan, Kecamatan Gembong kembali membuat gebrakan. Bukan hanya memburu Mobil Layanan Ummat, mereka justru membuat kegiatan yang lebih bersifat urgent, yaitu Santunan yatim, dhuafa dan partisipasi pendidikan. Kegiatan bertajuk Lazisnu Klakahkasihan Progresif di Bulan Ramadhan tersebut dipusatkan di tiga dukuh, yaitu Salak, Domo dan Segawe. Sedikitnya, 15 yatim, 140 […]

  • Risih dengan Radikalisme Beragama, Ansor Pati Akan Gelar Kopdar

    Risih dengan Radikalisme Beragama, Ansor Pati Akan Gelar Kopdar

    • calendar_month Jum, 26 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 488
    • 0Komentar

    PATI-Ancaman radikalisme dalam beragama sudah kian nyata. Setidaknya inilah yang disampaikan oleh Muhammad Sahlan dalam sebuaj artikel yang diterbitkan oleh nu online. Indikasinya adalah banyaknya generasi muda yang mulai terpapar faham-faham fundamentalisme beragama. Parahnya, mereka bukan dari kalangan minim pendidikan, tapi justru para mahasiswa di perguruan tinggi yang lumayan mentereng di Indonesia. Artikel bejudul Radikalisme […]

expand_less