Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Fatwa » Hukum Adzan yang Lupa Beberapa Lafadz

Hukum Adzan yang Lupa Beberapa Lafadz

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 20 Jul 2019
  • visibility 656
  • comment 0 komentar

Bagaimana hukum adzan yang dilakukan saat ada beberapa kalimat atau bacaan yang terlupa atau terlewat tidak diucapkan? Karena kodrat manusia, maka lupa menjadi suatu hal yang lumrah terjadi. Pun bagi muadzin (orang yang melafalkan adzan), bisa terlupa tidak melafalkan salah satu kalimat adzan. Permasalahan ini lah yang kemudian diangkat dalam Bahtsul Masail yang diselenggarakan rutin oleh Lembaga Bahtsul Masail (LBM) MWC Nahdlatul Ulama Kec. Jakenan, pada April 2019 silam.

Adzan (أذان) dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia memiliki bentuk baku “Azan” dengan beberapa kata tidak baku seperti adan, adhan, atau adzan. Adzan merupakan merupakan panggilan bagi umat Islam untuk memberitahu masuknya salat fardu.

Adzan Lupa Lafal
Ilustrasi Muadzin dan masjid Kajen

Kalimat adzan yang lazim bagi nahdliyin adalah sebagai berikut:

(4x)  اَللهُ اَكْبَرُ
(2x)  اَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ
(2x)  اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَّسُوْلُ اللهِ
(2x) حَيَّ عَلَي الصَّلاَةِ
(2x) حَيَّ عَلَي الْفَلاَحِ
(2x) اَللهُ اَكْبَرُ
لا اِلَهَ اِلاَّ اللهُ

Kalimat-kalimat tersebut diucapkan secara berurutan.

Nah, bagaimana hukumnya jika seorang muadzin terlewat atau lupa tidak mengucapkan salah satu kalimat (lafadz) tersebut?

1. Pertanyaan

Pertanyaan seputar lupa mengucapkan salah satu kalimat saat ber-adzan ini dikemukakan oleh Ranting NU Desa Sidomulyo pada Bahtsul Masail Rutinan yang digelar oleh LBM MWC NU Kecamatan Jakenan.

Pertanyaanya dirumuskan sebagai berikut:

  1. Apabila Muadzin tersebut ingat setelah selesainya adzan bagaimanakah hukum adzan yang dilakukan?
  2. Apabila Muadzin tersebut ingat sebelum selesainya adzan bagaimanakah pula hukum adzan yang dilakukan?

2. Jawaban

Terkait dengan permasalahan terlupanya muadzin sehingga melewatkan salah satu atau beberapa kalimat adzan tersebut, forum Bahtsul Masail MWC Jakenan memutuskan jawaban sebagai berikut:

  1. Apabila Muadzin tersebut ingat setelah selesainya adzan maka adzan yang dilakukan tidak sah.
  2. Apabila Muadzin tersebut ingat sebelum selesainya adzan maka menjadi sah adzannya apabila muadzin mengulangi lafadz yang tertinggal secara tartib (urut).
Sehingga jika muadzin baru teringat jika ada bacaan yang terlewat setelah ia selesai adzan, maka adzan yang telah dikumandangkan dihukumi tidak sah. Sehingga perlu mengulangi adzan dari awal lagi. Namun jika muadzin ingat sebelum selesainya adzan, maka agar adzan tersebut menjadi sah perlu diulangi mulai lafadz yang terlupa (terlewat) hingga ke lafadz terakhir.

3. Ibarat


نهاية الزين  ص:98
ومبطلاتهما: الردّة والعياذ بالله منها، والجنون، والسكر، وقطعهما بسكوت أو كلام إن طال الفصل بحيث لا يعدّ الباقي مع الأول أذاناً ولا إقامة، بخلاف اليسير، وترك كلمة منهما، فإن عاد عن قرب وأتى بها وأعاد ما بعدها صح، وهذا في الكلمات التي لا بدّ منها للصحة، فلا يضر ترك الترجيع ولا التثويب، ولا يعود إليه لو تركه.

المهذب الجز:1 ص:107
ويجب أن يرتب الأذان لأنه إذا نكسه لم يعلم السامع أن ذلك أذان

Demikian terkait dengan kasus terjadinya muadzin yang mengumandangkan adzan dengan salah satu atau beberapa lafadz yang terlupa atau terlewat tidak diucapkan.
*) Artikel ini ditulis berdasarkan risalah Bahtsul Masail MWC Kec. Jakenan tanggal 2 Sya’ban 1440 H (7 April 2019) di Masjid Karangjati, Desa Jatisari Kecamatan Jakenan Pati.
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lampu Terang Di Balik Seribu Bambu

    Lampu Terang Di Balik Seribu Bambu

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 613
    • 0Komentar

    Keberadaan KH Gholib di daerah bambu seribu atau Pringsewu, Provinsi Lampung membawa “lampu yang terang”. Begitu H.A Musa Achmad pada tahun 1973 menggambarkannya. Lampu adalah madrasah, penerang anak-anak dengan pendidikan agama Islam. Berikut kisah KH Gholib dalam perjuangan di bidang agama, pendidikan dan sosial yang dituturkan Dr. Dra. Hj. Farida Ariyani, M.Pd, cucu KH Gholib, […]

  • Rutin Santuni 10 Ribu Yatim, Sukun Gandeng NU dan Muhammadiyah

    Rutin Santuni 10 Ribu Yatim, Sukun Gandeng NU dan Muhammadiyah

    • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 489
    • 0Komentar

    PATI – Perusahaan Rokok (PR) Sukun kembali menggelar kegiatan santunan 10 ribu anak yatim pada Ramadhan tahun ini. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan perusahaan asal Kudus tersebut. Agenda tersebut dilaksanakan di 10 kota di Jawa Tengah, salah satunya Pati. “Tahun ini merupakan tahun ke lima bagi kami dalam menjalankan program ini,” ungkap Koordinator Bidang […]

  • Bimtek LAZISNU Tayu: Meningkatkan Profesionalisme Pengurus dalam Mengelola Keuangan dan Administrasi

    Bimtek LAZISNU Tayu: Meningkatkan Profesionalisme Pengurus dalam Mengelola Keuangan dan Administrasi

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 418
    • 0Komentar

    Bimtek LAZISNU Tayu: Meningkatkan Profesionalisme Pengurus dalam Mengelola Keuangan dan Administrasi Nupati.or.id – Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) MWCNU Tayu, Kabupaten Pati, menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Administrasi Kesekretaritan dan Pengelolaan Keuangan pada Sabtu-Ahad (5-6/7/2025). Kegiatan itu berlangsung di rumah salah satu pengurus LAZISNU Tayu. Ketua LAZISNU Tayu, Moh Fatchurrohman mengatakan, kegiatan […]

  • Pelajar NU Gandeng Pagar Nusa Ajari Silat

    Pelajar NU Gandeng Pagar Nusa Ajari Silat

    • calendar_month Rab, 8 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 620
    • 0Komentar

      Para pelajar NU Pagerharjo, Wedarijaksa sedang belajar jurus pencak silat yang diajarkan oleh pendekar dari Pagar Nusa setempat. WEDARIJAKSA – Pelajar NU Pagerharjo berkolaborasi dengan sejumlah organisasi mengadakan acara pelatihan pencak silat. Kegiatan inj dilaksanakan di halaman Masjid Al-Mabrur, Senin (6/9) malam. Dalam agenda tersebut IPNU dan IPPNU Ranting Pagerharjo sengaja menggandeng  Ikatan Pencak […]

  • PCNU-PATI

    Nahdlatul Ulama dan Islam di Indonesia

    • calendar_month Rab, 23 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 448
    • 0Komentar

    NU merupakan organisasi sosial keagamaan yg unik. Didirikan oleh ulama pesantren tahun 1926 di Surabaya. Memiliki jaringan struktur kelembagaan Organisasi Ulama,kedudukan mereka dalam NU sangat penting. Tetapi peran mereka sebagai pemimpin yg berpengaruh pada komunitas mereka sendiri telah membentuk pranata lain, sehingga keberadaan mereka di dalam NU juga mewakili “kepentingan” pranata mereka. Akibatnya struktur itupun […]

  • Era VUCA dan BANI, Ini Kompetensi Plus Versi Hamidulloh Ibda yang Wajib Dikuasai Guru MI/SD

    Era VUCA dan BANI, Ini Kompetensi Plus Versi Hamidulloh Ibda yang Wajib Dikuasai Guru MI/SD

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 14.166
    • 0Komentar

    SEMARANG — Era disrupsi digital yang bergerak begitu cepat menuntut dunia pendidikan untuk terus beradaptasi. Mahasiswa sebagai calon pendidik tidak lagi bisa mengandalkan cara-cara konvensional jika ingin bertahan dan relevan di masa depan. Menanggapi tantangan besar ini, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN Walisongo Semarang menggelar Seminar Karier Pendidikan bertajuk “Merancangkan […]

expand_less