Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Muharroman di Suwaduk, Tokoh Masyarakat Ingatkan Bahaya Gadget Bagi Anak

Muharroman di Suwaduk, Tokoh Masyarakat Ingatkan Bahaya Gadget Bagi Anak

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 9 Sep 2019
  • visibility 411
  • comment 0 komentar

WEDARIJAKSA-Tahun baru hijriyah memang masih hangat. Setidaknya hingga akhir Muharrom nanti diperkirakan masih banyak daerah-daerah yang akan memperingati tahun baru islam ini.

Minggu (8/9) Malam, ratusan warga memadati Musholla Baiturrohin, Suwaduk, Wedarijaksa. Kedatangan mereka adalah untuk mengikuti acara peringatan tahun baru hijriyah yang diselenggarakan oleh pengurus musholla.

Para yatama saat pengikuti pengajian dlam rangka peringatan tahun baru hinriyah di Musholla Baitunnur, Suwaduk, Wedarijaksa.

“Kegiatan ini memang kami laksanakan untuk menyambut tahun baru 1441 hijriyah” ungkap Umam, salah seorang panitia.

Dalam acara Minggu malam tersebut, panitia juga menyelenggarakan acara santunan yatim piatu. Sedikitnya ada 18 anak yatim yang menerima santunan. Tidak disebutkan berapa jumlah nominalnya, namun anak-anak yatim dan warga tampak antusias.

Antusiasme para hadirin bertambah dengan kehadiran KH. Muslihan (pembina Yayasan Mazro’atul Ulum) dan KH. Ahmad Kurdi dari Rembang yang didapuk untuk memberikan tausyiyah. Dalam sambutannya, KH. Muslihan menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan era digital. Salah satunya adalah bahaya gadget bagi anak-anak.

Menurutnya, gadget terutama HP, telah menjadi hal wajar di tengah-tengah masyarakat, termasuk anak-anak yang notabenenya maaih di bawah umur. Tanpa pengawasan orang tua dan penggunaan yang berlebihan, HP bisa menjadi sumber marabahaya.

“Tugas anak-anak adalah belajar dan bermain. Kalau orang tua membiarkan anak-anaknya terus menerus menggunakan HP tanpa kontrol, dua tugas anak akan tereduksi. Maka jangan salahkan jika anak kehilangan satu poros alaminya” tegas KH. Muslihan.

Sementara KH. Ahmad Kurdi, menyampaikan banyak materi dalam ceramahnya. Ia menceritakan mukjizat Nabi Muhammad yang turun pada 10 Muharrom, kisah nabi Yunus yang ditelan ikan paus, dan berbagai kisah penuh hikmah lainnya.

Para jamaah dengan seksama menyimak ceramah inspiratif teraebut. Pada penghujung acara, KH. Ahmad Kurdi memanjatkan doa agara para penyantun yatama mendapatkan balasan setimpal dari Allah SWT. Selain itu, ia juga bermunajat untuk para anak yatim penerima santunan agar kedepannya mampu menjadi generasi sholih dan holihan.(fikrul/karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    IPPNU Kajen Punya Target Terbitkan Buku Biografi Bu Nyai

    • calendar_month Rab, 1 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 506
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id- MARGOYOSO – Dalam rangka memperingati 1 abad NU, Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PR IPPNU) Desa Kajen menggelar workshop penulisan biografi ulama perempuan dan bu nyai di desa santri tersebut. Workshop digelar di Aula ICK area Masjid Kajen lantai 2. Ketua PR IPPNU Kajen Citra Rahma Febriaziza mengatakan, workshop digelar untuk melatih […]

  • Bicara Pilpres 2024, Ini Kata Syuriyah NU

    Bicara Pilpres 2024, Ini Kata Syuriyah NU

    • calendar_month Ming, 17 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 432
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. – Rapat Koordinasi (Rakor) PCNU Kabupaten Pati bersama Lembaga Banom dan MWCNU se-Kabupaten Pati berhasil digelar, Ahad (17/9) siang. Rakor tersebut merupakan amanat rekomendasi pada saat Konferensi PCNU beberapa tahun lalu. Sedikitnya, setiap tiga bulan PCNU Pati melaksanakan Rakor untuk membahas permadalahan jama’ah dan jam’iyyah. “Koordinasi bulan ini, dijalankan setidaknya sampai Desember, setelah itu […]

  • Tulis Buku hingga Viral, Ini Misi Gus Nanal

    Tulis Buku hingga Viral, Ini Misi Gus Nanal

    • calendar_month Sel, 21 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 561
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Kiai Nanal Ainal Fauz atau akrab disampa Gus Nanal kembali membuat gebrakan. Kiai muda asal Pati itu, baru-baru ini melaunching sebuah buku dengan tema yang cukup ramai dipergunjingkan khalayak. Hingga berita ini diturunkan, buku dengan judul Fakta Sejarah: Hubungan Ulama Nusantara dan Sadah Ba’alawi tersebut sudah laku ribuan copy. Padahal, buku terbitan […]

  • Salat Jaga Jarak Lebih Utama saat Pandemi, Ini Penjelasannya

    Salat Jaga Jarak Lebih Utama saat Pandemi, Ini Penjelasannya

    • calendar_month Ming, 11 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 499
    • 0Komentar

    KH. Abdul Qohar, Pengasuh PP. Al Ma’arif Gembong saat menyampaikan pendapatnya tentang salat berjamaah dengan jaga jarak GEMBONG- KH. Abdul Qohar, Pengasuh Ponpes Al Ma’arif Gembong baru-baru ini mengeluarkan pendapat tentang salat jemaah di era pandemi ini. Hal itu disampaikan olehnya Sabtu (10/7) malam usai ngaji Malam Minggu Ihya Ulumuddin di pondoknya.  Menurut pria yang […]

  • Pentingnya Mengawal Kader NU Sejak Usia Dini

    Pentingnya Mengawal Kader NU Sejak Usia Dini

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 490
    • 0Komentar

    Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) MTs Bustanul Ulum bersama PAC IPNU Wedarijaksa WEDARIJAKSA-Mengenal NU sejak dini sangat penting apalagi bagi masyarakat sudah berdomisili di tengah-tengah warga yang mayoritas Nahdliyyin. Tentu, mau tidak mau, kesadaran untuk membiasakan diri menjadi NU harus ditanamkan sejak kecil. MTs Bustanul Ulum Wedarijaksa, Pati adalah salah satu lembaga pendidikan yang sadar […]

  • PCNU-PATI

    Dapat Dua Penghargaan, Dr. Ibda Berkiprah Jadi Reviewer 19 Jurnal Scopus di 14 Negara

    • calendar_month Sen, 22 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 495
    • 0Komentar

    Temanggung – Dosen Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah  (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., mendapatkan dua penghargaan sebagai doktor dengan pencapaian RPL tanpa bebas ujian terbuka, dan dosen of the year dalam bidang publikasi ilmiah terbanyak. Hal itu terungkap pada Sidang Senat Terbuka dalam Rangka Dies […]

expand_less