Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Malam Nishfu Sya’ban, PCNU : Ikuti Aturan Pemerintah dan NU

Malam Nishfu Sya’ban, PCNU : Ikuti Aturan Pemerintah dan NU

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 7 Apr 2020
  • visibility 242
  • comment 0 komentar
K. Yusuf Hasyim, ketua PCNU Pati

PATI-Sya’ban merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam islam. Banyak diantara kaum muslimin yang mengisinya dengan kegiatan positif, seperti puasa, saling berma’afan serta meningkatkan intensitas ibadah.

Warga NU biasa mengisi Bulan Sya’ban dengan puasa pada pertengahan bulan luhur ini. Malam 15 Sya’ban atau sering disebut Malam Nishfu Sya’ban (setengah Sya’ban) masyarakat khususnya di kampung-kamung banyak melakukan kegiatan dzikir dan istighotsah bersama di masjid-masjid unuk memuliakan bulan ini.

PCNU Pati juga melontarkan ungkapannya mengenai hal ini. Pihak NU Kabupaten Pati menilai bahwa Nishfu Sya’ban merupakan momen yang baik untuk melakukan pertaubatan. Sebab pada bulan inilah amal ibadah manusia selama setahun penuh diserahkan kepada Allah.

“Kita gunakan malam Nishfu Sya’ban nanti untuk memdekat kepada Allah. Perbanyak doa dan dzikir.” Papar K. Yusuf Hasyim, ketua PCNU Pati saat ditemui tim LTN-NU, Selasa (7/4) siang tadi.

Namun Sya’ban yang biasanya berlangsung semarak, sebab mendekati Ramadhan, kali ini harus dilalui oleh segenap kaum muslimin dengan duka. Covid 19 yang telah mewabah di negeri ini, membuat sebagian ummat islam dilanda cemas.

“Kita tidak perlu cemas. Tetap tenang, berusaha, ikuti imbauan pemerintah dan NU.” Tandas K. Yusuf terkait penyebaran covid 19.

Malam Nishfu Sya’ban yang sedianya jatuh Rabu (8/4) besok malam takmpaknya harus dilaksanakan sendiri-sendiri di rumah masing-masing. Padahal bagi sebagian masyarakat, malam itu merupakan momen yang dinantikan.

“Malam 15 (Sya’ban) itu tempat dimana kita kumpul-kumpul makan bareng sebelum masuk puasa. Saya sedih jika tahun ini tidak ada istighotsahan di masjid kami.” Tutur Nashrul Ihsan, salah satu warga NU yang tinggal di Dukuh Tinab, Gembong.

K. Yusuf selaku pemegang tampuk kepemimpinan NU Pati turut angkat bicara akan kegelisahan warganya. Menurutnya, doa bersama tetap dilaksanakan dengan mengikuti intruksi pemerintah dan NU.

“Kita ikuti saja apa kata pemerintah dan PBNU serta PWNU. Kalaupun tidak bisa kumpul-kumpul di masjid kita bisa berdoa bersama di rumah bersama keluarga.” Tuturnya.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembahasan Raperda Pesantren Ditarget Selesai Pertengahan November

    Pembahasan Raperda Pesantren Ditarget Selesai Pertengahan November

    • calendar_month Sen, 31 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pesantren dikebut oleh Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati. Pembahasan ini ditargetkan rampung pada pertengahan November 2022. Ketua Komisi D DPRD Pati, Wisnu Wijayanto mengatakan, Komisinya akan menyelesaikan pembahasan Raperda tersebut paling lambat sampai 14 Oktober mendatang.  “Tanggal 2 sampai 4 November kita pembahasan. […]

  • PCNU-PATI

    Berbukalah yang Manis, Bukan Janji Manis

    • calendar_month Ming, 17 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Berbukalah yang Manis, Bukan Janji Manis Oleh Hamidulloh Ibda   Kita bikin kue lapis//bikin puding yang manis//sambil menunggu buka//nyalakan api//air direbus//berbukalah yang manis//bukan janji manis//sambil bikin cemilan//mari siapkan//gorengan tahu.   Lagu parodi “Kita Bikin Romantis” yang dibawakan Teuku Mail dari lagu “Kita Bikin Romantis” (2024) karya MALIQ & D’Essentials ini viral di TikTok, Youtube, dan […]

  • NU Kultural sebagai Basis Masyarakat Sipil

    NU Kultural sebagai Basis Masyarakat Sipil

    • calendar_month Sab, 8 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 774
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Dalam Khittah Nahdlatul Ulama (NU), istilah NU merujuk pada dua makna yang saling terkait, yaitu NU sebagai sebuah organisasi dan NU sebagai komunitas anggotanya. KH. Abdul Muchit Muzadi dalam buku, Ensiklopedia Khittah NU, dijelaskan bahwa istilah NU Jam’iyyah (NU secara struktural) dan NU Jamaah (NU secara kultural) sering kali digunakan untuk […]

  • Ratusan Siswa Banin Datangi Makam Pepunden

    Ratusan Siswa Banin Datangi Makam Pepunden

    • calendar_month Jum, 19 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    WINONG-Ratusan peserta didik Yayasan Tarbiyatul Banin memadati komplek pemakaman Desa Pekalongan, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati. Pemandangan ini selalu terjadi setiap kali menjelang peringatan sedekah bumi dan Haul Ki Ageng Rante Kencono Wulung yang diselenggarakan setiap bulan Dzulqo’dah dalam kalender hijriyah. Para peserta didik sedang berkumpul di Makam Ki Ageng Rante Kencono Wulung Hadirnya rombongan peserta […]

  • Menyoal Corona, PCNU : Jangan Sebar Hoax

    Menyoal Corona, PCNU : Jangan Sebar Hoax

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 265
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim, Ketua Tanfidziyah PCNU Pati PATI-Merebaknya Virus Corona atau Covid 19, membuat sebagaian warga panik. Kepanikan ini terjadi akibat beredarnya berita-berita hoax atau bohong di sekeliling masyarakat. Dengan adanya respon masyarakat yang berlebih, PCNU Pati merasa perlu melakukan tindakan. Bagaimanapun mayoritas masyarakat Kabupaten Pati beragama islam dan sebagian besar lagi berhaluan NU. “Kami […]

  • 46 Santri Baru MI Hidayatul Islam Terima Edukasi dari Damkar

    46 Santri Baru MI Hidayatul Islam Terima Edukasi dari Damkar

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 479
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Puluhan peserta didik baru MI Hidayatul Islam (MHI) Gembong, Pati melakukan kunjungan di Kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Pati. Kegiatan ini dilakukan pada Kamis (17/7) pagi. Momen tersebut merupakan rangkaian Matsama (Masa Ta’aruf Siswa Madrasah) tahun pelajaran 2025/2026. Menurut Sumarni, kepala MHI, sedikitnya ada empat puluh enam siswa baru yang turut andil dalam […]

expand_less