Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Malam Nishfu Sya’ban, PCNU : Ikuti Aturan Pemerintah dan NU

Malam Nishfu Sya’ban, PCNU : Ikuti Aturan Pemerintah dan NU

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 7 Apr 2020
  • visibility 139
  • comment 0 komentar
K. Yusuf Hasyim, ketua PCNU Pati

PATI-Sya’ban merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam islam. Banyak diantara kaum muslimin yang mengisinya dengan kegiatan positif, seperti puasa, saling berma’afan serta meningkatkan intensitas ibadah.

Warga NU biasa mengisi Bulan Sya’ban dengan puasa pada pertengahan bulan luhur ini. Malam 15 Sya’ban atau sering disebut Malam Nishfu Sya’ban (setengah Sya’ban) masyarakat khususnya di kampung-kamung banyak melakukan kegiatan dzikir dan istighotsah bersama di masjid-masjid unuk memuliakan bulan ini.

PCNU Pati juga melontarkan ungkapannya mengenai hal ini. Pihak NU Kabupaten Pati menilai bahwa Nishfu Sya’ban merupakan momen yang baik untuk melakukan pertaubatan. Sebab pada bulan inilah amal ibadah manusia selama setahun penuh diserahkan kepada Allah.

“Kita gunakan malam Nishfu Sya’ban nanti untuk memdekat kepada Allah. Perbanyak doa dan dzikir.” Papar K. Yusuf Hasyim, ketua PCNU Pati saat ditemui tim LTN-NU, Selasa (7/4) siang tadi.

Namun Sya’ban yang biasanya berlangsung semarak, sebab mendekati Ramadhan, kali ini harus dilalui oleh segenap kaum muslimin dengan duka. Covid 19 yang telah mewabah di negeri ini, membuat sebagian ummat islam dilanda cemas.

“Kita tidak perlu cemas. Tetap tenang, berusaha, ikuti imbauan pemerintah dan NU.” Tandas K. Yusuf terkait penyebaran covid 19.

Malam Nishfu Sya’ban yang sedianya jatuh Rabu (8/4) besok malam takmpaknya harus dilaksanakan sendiri-sendiri di rumah masing-masing. Padahal bagi sebagian masyarakat, malam itu merupakan momen yang dinantikan.

“Malam 15 (Sya’ban) itu tempat dimana kita kumpul-kumpul makan bareng sebelum masuk puasa. Saya sedih jika tahun ini tidak ada istighotsahan di masjid kami.” Tutur Nashrul Ihsan, salah satu warga NU yang tinggal di Dukuh Tinab, Gembong.

K. Yusuf selaku pemegang tampuk kepemimpinan NU Pati turut angkat bicara akan kegelisahan warganya. Menurutnya, doa bersama tetap dilaksanakan dengan mengikuti intruksi pemerintah dan NU.

“Kita ikuti saja apa kata pemerintah dan PBNU serta PWNU. Kalaupun tidak bisa kumpul-kumpul di masjid kita bisa berdoa bersama di rumah bersama keluarga.” Tuturnya.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Anita Austvika

    Bandar

    • calendar_month Rab, 14 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Oleh :  Niam At Majha Sabtu kemarin saya sedang menikmati liburan di Kemuning Tawangmangu. Sebenarnya bukan liburan, akan tetapi diskusi membahas berbagai hal, dengan agenda utama menyikapi hiruk pikuk tahun politik sudah dihadapan sidang pemirsa. Bagaimana saya akan bersikap dengan adanya manuver-manuver senggol sana, sikut sini demi satu tujuan pemenangan. Dan rumah-rumah, kios-kios pemenangan telah […]

  • Ramadhan Berbagi, MAN 1 Pati Serahkan Donasi Rp 15 juta untuk Warga Palestina

    Ramadhan Berbagi, MAN 1 Pati Serahkan Donasi Rp 15 juta untuk Warga Palestina

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Bertepatan dengan momen Bulan Ramadhan 1446 Hijriyah, keluarga besar MAN 1 Pati menyalurkan donasi untuk saudara-saudara Palestina pada Jumat, (14/3/2025). Donasi yang terkumpul sejumlah Rp. 15 juta diserahkan secara langsung melalui Yayasan Padepokan Fatwa Kehidupan (PDFK) Cabang Kudus. Dalam kegiatan penyerahan yang berlangsung di Ruang Kepala Madrasah (Kamad) MAN 1 Pati tersebut, […]

  • Malam Tirakatan PPSA Berlangsung Sakral

    Malam Tirakatan PPSA Berlangsung Sakral

    • calendar_month Sen, 16 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Ustadz Asmu’in (tengah) sedang membaca manaqib Syaikh Abdul Qodir al Jilani di dampingi Gus Faiz Aminuddin (pegang mic) dalam acara malam tirakatan 17 Agustus 2021 di Ponpes Shofa Az Zahro’ (PPSA) Gembong-Pati GEMBONG-Ponpes Shofa Az Zahro’ (PPSA) Gembong, Senin (16/8) malam ini menyelenggarakan malam tirakatan 17 Agustus 2021. Ini merupakan agenda puncak dari rangkaian acara […]

  • Ulama Suu' dan Suu' Saja. Photo by Anna Jahn on Unsplash.

    Ulama Suu’ dan Suu’ Saja

    • calendar_month Kam, 11 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Di dunia ini, banyak sekali kisah ulama suu’ (ulama jahat). Sebut saja Barseso, ulama ribuan santri yang kepincut wedok-an akibat percaya ahli dzikir yang sebenarnya adalah syaithon. Atau Bal’am, seorang alim nan selalu kabul doanya, namun ia rela mengusik perjuangan Nabi Musa dan Harun AS akibat takut digantung Raja Balqa, musuh […]

  • Sudah Saatnya MWCNU Batangan  Lebih Maju

    Sudah Saatnya MWCNU Batangan Lebih Maju

    • calendar_month Sen, 7 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sabtu, (28/11/15) kemarin MWNU Kec Batangan mengadakan konferensi yang bertempat di MA Tarbiyatul Islamiyah Lengkong Batangan, turut hadir dalam acara tersebut para Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama, Muslimat, Fatayat, Muspika, Polsek, Dandim serta para tamu undangan. “Sudah waktunya reorganisasi ini di lakukan dan di gantikan yang muda, lebih berwawasan luas dan lebih semangat dalam memimpin, saya […]

  • Pembiasaan Ibadah Salat Dhuha, Asmaul Husna dan Dzikir Tahlil MI Terpadu Riyadhus Sholihin

    Pembiasaan Ibadah Salat Dhuha, Asmaul Husna dan Dzikir Tahlil MI Terpadu Riyadhus Sholihin

    • calendar_month Sab, 15 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Sukoharjo – Di zaman yang modern ini, dampak kemajuan teknologi pada kemampuan anak semakin terlihat. Semua dapat dilihat dari seberapa sering anak bermain gadget. Jika ini terus berjalan tanpa adanya kontrol orangtua, maka besar kemungkinan perkembangan otak anak akan terhambat karena cenderung asik dengan dunia online (game). Anak yang kecanduan gadget akan cenderung malas […]

expand_less