Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Menolak Diskriminasi Wanita

Menolak Diskriminasi Wanita

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 11 Okt 2021
  • visibility 161
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikhah*



Masuk pada pembahasan tentang Perempuan dan tuntutan hak-hak mereka. Hadist dari Umu Salamah RA berkata, “Wahai Rasulullah: Saya tidak pernah mendengar Allah menyebutkan secara jelas perempuan didalam hijrah. Maka Allah menurunkan sebuah ayat: “Aku tidak menyia-nyiakan amal setiap orang diantara kalian baik laki-laki maupun perempuan. Sebagian dari kalian adalah bagian yang lainnya.” (QS. Ali Imron: 195)

Allah sangat mengapresiasi siapapun yang berperan. Maksudnya setiap amal apapun yang dilakukan oleh laki-laki ataupun perempuan pasti Allah akan memberikan sesuatu yang setimpal dengan perbuatan tersebut. Baik peran diranah domestik maupun publik. Jadi tidak ada peran yang diabaikan oleh Allah.

Hadist selanjutnya dari Abu Said Al-Khudri RA, “datang seorang perempuan kepada Rasulullah. Lalu perempuan itu berkata: bahwa para laki-laki itu pergi kepadamu untuk belajar tentang hadist-hadist engkau ya Rasulullah dan engkau mengajarkannya. Maka jadikanlah bagi kami (para perempuan) dari kesempatan itu dimana kami datang pada hari itu, lalu engkau ajari kami dari ilmu-ilmu yang diajarkan Allah kepadamu. Maka Rasulullah menjawab: Ya, berkumpullah kalian ditempat ini dan itu. Lalu berkumpullah para perempuan, dan Rasulullah datang memenuhi permintaan para perempuan itu untuk membuat majelis khusus perempuan. Maka Rasulullah memberikan pengajaran apa yang diajarkan Allah kepadanya.” (HR. Bukhori dan Muslim) Hadist ini sangat menarik untuk kita pahami maknanya.

Pertama, perempuan menuntut haknya dan Rasulullah menerima tuntutan itu. Jika selama ini ada yang mengatakan bahwa perempuan sebaiknya diam dan nerima, tidak usah aneh-aneh, hal itu tidaklah sama pada saat itu, ketika para perempuan menuntut haknya untuk diberikan ilmu yang sama dengan laki-laki dan Rasulullah menjawab tuntutan itu dengan mengiyakan dan memberikan kesempatan kepada para perempuan untuk belajar juga. Jadi, sesungguhnya menuntut itu tidak masalah. Siapa pun yang memiliki hak, tidak terbatas hanya pada laki-laki saja diperbolehkan untuk menuntut. Yang kedua, perempuan iu juga memiliki hak mendapatkan pendidikan dan pengajaran. Bahkan dalam konteks ini Rasulullah sendiri yang langsung memberikan pengajaran tersebut. Jadi, jika selama ini masih banyak yang menganggap bahwa perempuan itu tidak perlu diberi pendidikan yang tinggi, toh ujungnya berperan dalam rumah tangga, sebetulnya itu adalah hal yang keliru. Karena didalam hadist diatas dijelaskan bahwa ketika ada seorang perempuan yang protes atau menuntut hak kepada Rasulullah, Rasulullah dengan sikapnya mengakomodir dan mengiyakan tuntutan itu. Bahwa perempuan pun berhak mendapatkan ilmu yang sama dengan laki-laki.

Islam tidak membatasi peran seseorang berdasarkan jenis kelamin. Sepanjang itu dilakukan dalam rangka kebaikan, itu adalah sesuatu yang sah-sah saja. Sungguh luar biasa sekali pesan-pesan kemanusiaan didalam Islam, semoga menjadi spirit untuk kita senantiasa berbuat baik, menjadi semangat untuk kita ikut berkontribusi dalam pemajuan dan atau pemenuhan hak-hak siapapun. Jangan menjadi bagian dari orang-orang yang melanggar hak-hak orang lain.

Hadist-hadist dan penjelasan diatas hanya sebagian sedikit dari pembahasan pada kitab Assittin Al-Adliyyah, namun kiranya saya minta maaf karena hanya itu yang mampu saya uraikan. Semoga bermanfaat. ()


*Pengurus Lazisnu Pati

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 13 PRNU se-Kecamatan Gembong Adakan Musyawarah Ranting secara Marathon

    13 PRNU se-Kecamatan Gembong Adakan Musyawarah Ranting secara Marathon

    • calendar_month Ming, 29 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 202
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – MWCNU Gembong, melalui ketuanya, K. Sholikhin menegaskan bahwa dirinya berupaya untuk benar-benar menertibkan NU di Kecamatan Gembong sesuai aturan yang ada. “Kita punya AD/ART dan Perkumpulan Peraturan NU. Itu yang kami jadikan referensi utama,” tandasnya kepada pcnupati.or.id, Ahad (29/10). Keseriusan ini, diwujudkan melalui penataan organisasi mulai tingkat ranting NU. Bahkan, lanjut Kiai Sholikhin, […]

  • Upzis Gunungwungkal dapat Pembinaan dari PC

    Upzis Gunungwungkal dapat Pembinaan dari PC

    • calendar_month Sel, 30 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Monitoring dan Pembinaan Lazisnu Pati kepada Upzis Kecamatan Gunungwungkal yang dipusatkan di rumah K. Faishol, Ketua MWCNU GUNUNGWUNGKAL – Unit Pengumpul Zakat, Infaq, dan Sedekah (Upzis) Nahdlatul Ulama NU-Care Lazisnu Kecamatan Gunungwungkal mendapat giliran safari monitoring dan pembinaan yang dilakukan PC Lazisnu Kabupaten Pati. Selasa (23/11) di kediaman K. Faishol, selaku ketua MWC Kecamatan Gunungwungkal […]

  • Anis Sholeh Ba’asyin dalam Ngaji NgAllah Suluk Maleman ‘Meniti Langit, Menapak Bumi’ yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (18/1) kemarin.

    Suluk Maleman Ke 13 Membahas Pentingnya Menjaga Nurani

    • calendar_month Ming, 19 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Memasuki tahun ke -13, Suluk Maleman tetap konsisten mengajak masyarakat untuk menjaga nurani di tengah carut marut peradaban. Anis Sholeh Ba’asyin, penggagas Suluk Maleman, kembali menekankan pentingnya bersikap adil agar tak mudah terombang-ambing. Untuk itu manusia perlu menjaga kuda-kuda keberadaannya, yaitu nurani dan akal sehat, agar tak gampang digoyang badai pengaruh buruk. “Di Amerika […]

  • PCNU-PATI

    Daun Yang Jatuh Tak Membenci Angin

    • calendar_month Sab, 12 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Kehadirannya bagai seorang malaikat bagi keluargaku, dimana dia merengkuh ibu dan juga adikku dari kehidupan kelam hidup di jalanan yang miskin dan nestapa. Dia memberikan kebutuhan yang kami butuhkan baik itu makan, tempat berteduh, sekolah, dan juga janji-janji di masa depan yang lebih baik. Sungguh merupakan malaikat yang diberikan langit untukku, juga memberikan kami kasih […]

  • Dhuhafa Menerima Sembako dari PAC Fatayat

    Dhuhafa Menerima Sembako dari PAC Fatayat

    • calendar_month Ming, 2 Jun 2019
    • account_circle admin
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Tayu – Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah menggelar kegiatan bakti sosial. Mereka mengadakan bakti sosial dengan membagikan sembako sebanyak 550 bungkus kepada para dhuafa se-Kecamatan Tayu dengan distribusi per ranting 22 orang. “Kegiatan ini adalah kegiatan tahunan PAC Fatayat NU kecamatan Tayu, dimulai dari kegiatan khatmul Qur’an yang […]

  • Jemaah Haji Pati Tahun 2026 Tembus 1.387 Porsi

    Jemaah Haji Pati Tahun 2026 Tembus 1.387 Porsi

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.742
    • 0Komentar

      Pati – Jumlah jemaah haji Kabupaten Pati tahun 2026 diprediksi tembus 1.387 porsi. Saat ini, mereka tengah membuat paspor dan melakukan pelunasan biaya haji. Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Pati Umi Istianah mengaku tidak ada kuota jemaah haji tingkat kabupaten/kota. Kuota jemaah haji terfokus di tingkat provinsi. Kuota jemaah haji reguler […]

expand_less