Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Menolak Diskriminasi Wanita

Menolak Diskriminasi Wanita

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 11 Okt 2021
  • visibility 304
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikhah*



Masuk pada pembahasan tentang Perempuan dan tuntutan hak-hak mereka. Hadist dari Umu Salamah RA berkata, “Wahai Rasulullah: Saya tidak pernah mendengar Allah menyebutkan secara jelas perempuan didalam hijrah. Maka Allah menurunkan sebuah ayat: “Aku tidak menyia-nyiakan amal setiap orang diantara kalian baik laki-laki maupun perempuan. Sebagian dari kalian adalah bagian yang lainnya.” (QS. Ali Imron: 195)

Allah sangat mengapresiasi siapapun yang berperan. Maksudnya setiap amal apapun yang dilakukan oleh laki-laki ataupun perempuan pasti Allah akan memberikan sesuatu yang setimpal dengan perbuatan tersebut. Baik peran diranah domestik maupun publik. Jadi tidak ada peran yang diabaikan oleh Allah.

Hadist selanjutnya dari Abu Said Al-Khudri RA, “datang seorang perempuan kepada Rasulullah. Lalu perempuan itu berkata: bahwa para laki-laki itu pergi kepadamu untuk belajar tentang hadist-hadist engkau ya Rasulullah dan engkau mengajarkannya. Maka jadikanlah bagi kami (para perempuan) dari kesempatan itu dimana kami datang pada hari itu, lalu engkau ajari kami dari ilmu-ilmu yang diajarkan Allah kepadamu. Maka Rasulullah menjawab: Ya, berkumpullah kalian ditempat ini dan itu. Lalu berkumpullah para perempuan, dan Rasulullah datang memenuhi permintaan para perempuan itu untuk membuat majelis khusus perempuan. Maka Rasulullah memberikan pengajaran apa yang diajarkan Allah kepadanya.” (HR. Bukhori dan Muslim) Hadist ini sangat menarik untuk kita pahami maknanya.

Pertama, perempuan menuntut haknya dan Rasulullah menerima tuntutan itu. Jika selama ini ada yang mengatakan bahwa perempuan sebaiknya diam dan nerima, tidak usah aneh-aneh, hal itu tidaklah sama pada saat itu, ketika para perempuan menuntut haknya untuk diberikan ilmu yang sama dengan laki-laki dan Rasulullah menjawab tuntutan itu dengan mengiyakan dan memberikan kesempatan kepada para perempuan untuk belajar juga. Jadi, sesungguhnya menuntut itu tidak masalah. Siapa pun yang memiliki hak, tidak terbatas hanya pada laki-laki saja diperbolehkan untuk menuntut. Yang kedua, perempuan iu juga memiliki hak mendapatkan pendidikan dan pengajaran. Bahkan dalam konteks ini Rasulullah sendiri yang langsung memberikan pengajaran tersebut. Jadi, jika selama ini masih banyak yang menganggap bahwa perempuan itu tidak perlu diberi pendidikan yang tinggi, toh ujungnya berperan dalam rumah tangga, sebetulnya itu adalah hal yang keliru. Karena didalam hadist diatas dijelaskan bahwa ketika ada seorang perempuan yang protes atau menuntut hak kepada Rasulullah, Rasulullah dengan sikapnya mengakomodir dan mengiyakan tuntutan itu. Bahwa perempuan pun berhak mendapatkan ilmu yang sama dengan laki-laki.

Islam tidak membatasi peran seseorang berdasarkan jenis kelamin. Sepanjang itu dilakukan dalam rangka kebaikan, itu adalah sesuatu yang sah-sah saja. Sungguh luar biasa sekali pesan-pesan kemanusiaan didalam Islam, semoga menjadi spirit untuk kita senantiasa berbuat baik, menjadi semangat untuk kita ikut berkontribusi dalam pemajuan dan atau pemenuhan hak-hak siapapun. Jangan menjadi bagian dari orang-orang yang melanggar hak-hak orang lain.

Hadist-hadist dan penjelasan diatas hanya sebagian sedikit dari pembahasan pada kitab Assittin Al-Adliyyah, namun kiranya saya minta maaf karena hanya itu yang mampu saya uraikan. Semoga bermanfaat. ()


*Pengurus Lazisnu Pati

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • INISNU Perkuat Kerjasama Internasional dengan Maahad Tahfiz Vokasional Aman Bistari Malaysia

    INISNU Perkuat Kerjasama Internasional dengan Maahad Tahfiz Vokasional Aman Bistari Malaysia

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 472
    • 0Komentar

      Malaysia – Dalam rangkaian Pancadharma Internasional, Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung melaksanakan MoU, MoA, riset, PkM, dan lawatan silaturahmi pada Rabu (27/8/2025) di Maahad Tahfiz Vokasional Aman Bistari Selangor, Malaysia yang sering disebut MTAVB tepatnya di Kampung Seri Aman Luar, 47100 Puchong, Selangor. Kedatangan rombongan diterima langsung oleh pimpinan Maahad Tahfiz Vokasional Aman […]

  • Tiga Desa di Gabus Pati Diterjang Puting Beliung, Puluhan Rumah Rusak

    Tiga Desa di Gabus Pati Diterjang Puting Beliung, Puluhan Rumah Rusak

    • calendar_month Sab, 15 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 461
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id, Pati – Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Jawa Tengah diterjang angin puting beliung, Sabtu (15/2/2025) sore. Akibatnya, puluhan rumah di tiga desa rusak. Tiga desa yang diterjang angin puting beliung yakni Desa Tambahmulyo, Desa Gabus dan Desa Penanggungan. Angin puting beliung itu datang sekitar pukul 15.00 WIB. Desa yang mengalami kerusakan terparah yakni Desa […]

  • PCNU-PATI

    PAC Muslimat NU Dukuhseti Dilantik, Ketua Bersyukur

    • calendar_month Sel, 6 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 462
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Hajat rutin Pelantikan PAC Dukuhseti dan PR Muslimat Se-Kecamatan Dukuhseti sukses diselenggarakan. Kegiatan sakral tersebut dihelat pada Ahad (4/12) lalu di Gedung Haji Dukuhseti.  Dalam agenda tersebut, hadir secara langsung untuk melantik, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Pati, Hj. Ummu Hanik. Selain melantik punggawa Muslimat NU Dukuhseti, dia juga menitip wejangan.  “Organisasi bisa […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Ramadan dan Perjumpaan Budaya Lokal

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.873
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Ada banyak perjumpaan budaya lokal sebelum, saat, dan setelah Ramadan alias Lebaran Idulfitri. Saya saja banyak menulis soal nyadran, dugeran, dandangan, seperti Penguatan Tasawuf Sosial Lewat Nyadrani (2018), Nyadran dan Penguatan Nasionalisme (2018), Nyadran Jelang Ramadan, Bukan Kemusyrikan (2018), Penguatan Nilai-Nilai Sufisme dalam Nyadran sebagai Khazanah Islam Nusantara (2018), Dugderan: Ekspresi Warga Semarang Sambut Ramadan (2025), dan Nyadran, Dugeran, […]

  • Kupas PAUD Inklusif Jawa Tengah, Dosen INISNU Temanggung Yuni Setya Hartati Sukses Pertahankan Disertasi di UIN Sunan Kalijaga

    Kupas PAUD Inklusif Jawa Tengah, Dosen INISNU Temanggung Yuni Setya Hartati Sukses Pertahankan Disertasi di UIN Sunan Kalijaga

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.801
    • 0Komentar

      YOGYAKARTA – Program Studi S3 Studi Islam Konsentrasi Pendidikan Anak Usia Dini Islam Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN SUKA) Yogyakarta menggelar sidang promosi doktor pada Rabu pagi, 18 Februari 2026. Sidang yang berlangsung di lantai 1 Gedung Pascasarjana tersebut menghadirkan promovenda dosen sekaligus Kaprodi S1 Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah […]

  • PCNU-PATI

    KH Muhammad Muchson Yamin

    • calendar_month Jum, 30 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 559
    • 0Komentar

    Oleh : Ahmad  Halman  Syahin   Assegaf Riwayat Hidup Dan Keluarga KH. Muhson memiliki nama lengkap Muhammad Muchson Yamin bin H.Muhammad Yamin dan ibu adalah Hj. Siti Aminah .Kiai Muchson (yang akrab dipanggil mbah Muh) lahir pada tanggal 3 Maret 1952 di Wonorejo merupakan salah satu desa di Tlgowungu dan mempunyai satu kakak perempuan yaitu Hajah […]

expand_less