Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peringati Maulid dan HSN, dari Sunatan Massal sampai Mobil Layanan Ummat

Peringati Maulid dan HSN, dari Sunatan Massal sampai Mobil Layanan Ummat

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 25 Okt 2021
  • visibility 348
  • comment 0 komentar
Ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim (tengah) melaunching mobil layanan ummat MWC NU Margoyoso

MARGOYOSO – Beragam cara dijalankan oleh warga NU dalam memperingati hati santri tahun ini. Salah satunya yang dilakukan oleh MWC NU Margoyoso. 

K. Samuin Wage, ketua MWC NU Margoyoso menegaskan bahwa pihaknya disibukkan dengan beragam kegiatan dalam peringatan hari santri dan maulid Nabi Muhammad SAW. tahun ini. 

“Ada beberapa kegiatan yang kami laksanakan untuk memperingati bulan kelahiran nabi dan bula santri ini,” tuturnya. 

Setiaknya ada lima agend besar yang dilakukan oleh MWC NU Margoyoso dalam momen maulid dan hari santri 2021 yang dimulai sejak Rabu (20/10). Diantaranya, khotmil qur’an oleh semua Pengurus MWC dan Banom dan pelantikan 14 Pengurus Ranting dari 22 ranting yang ada.

Selain itu, MWC NU Margoyoso juga meluncurkan mobil layanam ummat yang nantinya akan dipergunakan sebagai kendaraan multifungsi. 

“Namanya layanan ummat, tentu tugasnya melayani ummat,” lanjut K. Samuin. 

Acara yang diakhiri dengan donor darah dan khitan massal tersebut berlangsung kondusif, meriah dan tentunya tetap menaati protokol kesehatan. 

Bahkan beberapa tokoh yang hadir, seperti K. Yisif Hasyim (Ketua PCNU Pati), KH. Ahmad Suhailiy dan KH. Ahmad Haris (jajaran Syuriyah) terbawa atmospher semangat dalam kegiatan tersebut. 

K. Suhaily, sebagai Ro’is Syuriyah NU Margoyoso memberikan wejangan kepada para hadirin, khususnya para pengurus NU dan Banom serta warga NU secara unum untuk tetap giat menggerakkan organisasi peninggalan para ulama Nusantara tersebut. Menurutnya, pengurus NU yang diakui santri oleh Jadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari bukan hanya yang ber-SK, namun siapapun yang mau berjuang total untuk NU. 

“Pengurus yang diakui santrinya Mbah Hasyim adalah bukan sekadar yang duduk manis jadi pengurus. Namun siapapun yang mau menguris NU secara totalitas,” ungkap K. Suhailiy. 

Selain itu, Ketua Cabang NU Pati, K. Yusuf Hasyim yang juga melaunching mobil layanan ummat berpesan kepada para pengurus MWC untuk senantiasa memperhatikan jama’ah (ummat) dan jam’iyyah (organisasi NU). Keduanya, lanjut pria asal Winong ini, merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. 

“Jama’ah an Nahdliyyah harus digerakkan dan di kelola lewat jam’iyyah agar berdaya guna dan memberikan manfaat sebesar-besarnya,” pungkasnya.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LP Maarif NU Jateng Gelar Temu Penulis dan Sastrawan

    LP Maarif NU Jateng Gelar Temu Penulis dan Sastrawan

    • calendar_month Sab, 9 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. – Pimpinan Wilayah (PW) Lembaga Pendidikan (LP) Maarif Nahdlatul Ulama Jawa Tengah, adakan temu penulis dan sastrawan terpilih, serta memberikan penghargaan kepada sejumlah media massa. Kegiatan bertema “Bahagia dalam berliterasi” itu digelar selama dua hari, yakni pada 9 dan 10 September 2023 di Hotel Muria, Kota Semarang. Panitia kegiatan, Hamidulloh Ibda, mengatakan, terdapat empat […]

  • Kurban di PB PMII

    Kurban di PB PMII

    • calendar_month Rab, 21 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Suasana malam takbiran di salah satu sudut Kantor PB PMII JAKARTA-Hari raya Idul Adha menjadi biasanya menjadi momen membahagiakan bagi umat islam. Datangnya pandemi tidak menghalangi keinginan untuk berbagi. Senin (19/7) tiga ekor sapi tampak berdiri gagah di depan kantor PB PMII di Kawasan Senen, Jakarta Pusat. Para pemuda yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam […]

  • Gus Mus: Sejak Kapan Pemilihan Rais Aam Seperti Pilkada?

    Gus Mus: Sejak Kapan Pemilihan Rais Aam Seperti Pilkada?

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Pati, NU OnlineAlmaghfurlah KH MA Sahal Mahfudh merupakan Rais Aam PBNU terakhir. Kedalaman ilmu dan keberpihakannya kepada masyarakat menjadi teladan bagi semua. Sulit rasanya mencari pengganti tokoh sekaliber Kiai Sahal untuk duduk di kursi Rais Aam.Pejabat Rais Aam Syuriah PBNU KH A Mustofa Bisri (Gus Mus) menuturkan hal tersebut saat memberi taushiyah pada Haul ke-1 […]

  • Menyemai Generasi Berkarakter

    Menyemai Generasi Berkarakter

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Di tengah berbagai krisis multidimensi yang melanda, bangsa Indonesia wajib bersyukur, sebab pada periode 2005-2035 telah dikaruniai Allah populasi usia produktif yang luar biasa besar dan belum pernah dialaminya sejak Indonesia merdeka. Jumlah populasi produktif tersebut akan menjadi nikmat berupa bonus demografi (demographic dividend), dan dapat menjadi momentum serta peluang untuk menyongsong 100 tahun Indonesia […]

  • Kalau Ada Fetish, Jangan Digeneralisasi

    Kalau Ada Fetish, Jangan Digeneralisasi

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.622
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Shalikhin* “Wow, coba lihat, susunya besar dan kencang,” kata seorang pria yang fetish pada payudara. Setiap melihat wanita dengan body montok, dia selalu berseloroh soal susu kepada siapapun yang berada di dekatnya. Dirinya beranggapan bahwa, semua lelaki sama, fetish pada susu. Ini namanya generalisasi. Padahal kenyataannya kan tidak demikian. Ada lelaki yang […]

  • Sang Syaikh Sufi YANG SELALU BERSEMBUNYI Kisah-Kisah di sekitar kehidupan KH.Abdullah Salam

    Sang Syaikh Sufi YANG SELALU BERSEMBUNYI Kisah-Kisah di sekitar kehidupan KH.Abdullah Salam

    • calendar_month Jum, 9 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 332
    • 0Komentar

    C.Tawadlu’       Tawadlu’adalah sikap mbah dullah yang juga menonjol.Konon,saat fisiknya masih kuat,setiap bulan  ramadan sesekali beliau menghidangkan santapan sahur hasil masakan sendiri dan tak mau dibantu.Ketika masih sehat,beliau memang terbiasa mengerjakan sendiri semua kebutuhan sehari-harinya : mulai menyiapkan makanan,minuman sampai dengan mencuci barang pecah belah dan pakaiannya sendiri.Bahkan bagi sebagian tamu-tamunya,sering kali beliau sendiri tak […]

expand_less