Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa Jogja Adakan Sarasehan Bahas Tasawuf Weton

Mahasiswa Jogja Adakan Sarasehan Bahas Tasawuf Weton

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 13 Des 2021
  • visibility 503
  • comment 0 komentar
Gus Luthfi Mustofa (paling kiri) semangat memberikan materi ‘Tasawuf Weton’ dibawah bendera Matan.

YOGYAKARTA – Mahasiswa Ahlut Thariqoh Al Mu’tabaroh an Nahdliyyah (MATAN) Yogyakarta menggelar Rotiban dan sarasehan di Selasar Masjid Kampus UIN Sunan Kalijaga Yigyakarta, Sabtu (11/12) lalu. 

Acaara bertajuk ‘Majelis Lidz-Dzikr Rotib al Haddad dan Sinau Bareng’ tersebut merupakan agenda rutin Matan. Tema yang diambil pun sangat beragam. Bukan hanya itu, para mahasiswa santri tersebut juga menghadirkan para pemateri yang menguasai bidang pembahasan. 

Dalam kesempatan Sabtu (11/12) lalu, rutinan Matan mengangkan tema yang cukup jarang dibahas dalam forum ilmiah. Dengan topik ‘Tasawuf Weton’, Gus Luthfi Musthofa yang didapuk sebagai pemantik, menjelaskan panjang lebar mengenai keterkaitan antara weton dan tasawuf. 

Pria asal Grobogan ini memulai orasinya dengan mengungkapkan moderasi islam. Hal ini sebagai pembuka agar ummat islam, khususnya mahasiswa bisa dengan bijak memaknai weton. 

“Sebagai ahlus sunnah wal jamaah, islam mengajarkan umatnya untuk berada di tengah-tengah (tawasuth). Tidak fanatik kanan maupun kiri. Termasuk dalam memahami ajaran weton, tidak ada paksaan dan tidak ada fanatisme didalamnya,” ungkap Gus Luthfi membuka diskusi. 

Dalam diskusi tersebut, dirinya menjelaskan secara rinci mengenai weton, neptu dan hal-hal yang berkaitan dengan keduanya. Setelah memaparkan materi yang cukup rumit tersebut  Gus Luthfi memaparkan bahwa weton adalah bukti ketelitian dan kecerdasan leluhur Nusantara, khususnya Jawa. 

“Weton dan neptu adalah akumulasi rumus-rumus kehidupan manusia alam semesta yang telah disusun sedemikian rupa oleh para leluhur dahulu kala dan dapat menjadi salah satu sarana memahami rambu-rambu kehidupan selanjutnya,” tuturnya. 

Gus Luthfi memungkasi diskusi dengan sebuah nasihat yang sangat bijak. Ia menyebut bahwa mengaitkan weton dengan akidah adalah sebuah kekeliruan.

“Weton hanyalah alat dan tidak ada hubungannya dengan aqidah sehingga tidak bisa disebut perbuatan syirik,” tutup dia.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wisuda ke-2 STT Pati Jadi Momentum Penguatan Link and Match Bersama PCNU Pati

    Wisuda ke-2 STT Pati Jadi Momentum Penguatan Link and Match Bersama PCNU Pati

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.655
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id-Sekolah Tinggi Teknik (STT) Pati mengukuhkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang siap berkontribusi bagi daerah dan nasional melalui penyelenggaraan Wisuda ke-II. Acara yang berlangsung khidmat di Aula STT Pati, Kamis (18/12), meluluskan 40 sarjana dari program studi Informatika dan Teknik Elektro. Momen akademis ini turut dimeriahkan oleh kehadiran Sekretaris PCNU […]

  • Pendaftaran Porseni IPNU IPPNU Pati Sudah Dibuka, Ini Juknisnya

    Pendaftaran Porseni IPNU IPPNU Pati Sudah Dibuka, Ini Juknisnya

    • calendar_month Sab, 3 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 561
    • 0Komentar

    KOTA-Pendaftaran Pekan Olah Raga dan Seni (Porseni) IPNU dan IPPNU Cabang Pati tahun 2021 sudah dibuka mulai Jumat (2/6) kemarin. Seluruh pelajar yang aktif dalam organisasi tersebut bisa mengikuti lomba yang diselenggarakan hingga tanggal 25 Juli 2021. “Pendaftarannya sudah kami buka, untuk lombanya hingga tanggal 25 Juli, kecuali cabang duta pelajar NU sampai 2 Agustus […]

  • PCNU-PATI

    MWCNU Trangkil Luncurkan Mobil Layanan Umat

    • calendar_month Sab, 4 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 439
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id- TRANGKIL – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Trangkil meluncurkan Mobil Layanan Umat (MLU) di Kantor MWC setempat, Sabtu (4/4/2023).  Launching ditandai dengan pemotongan pita oleh Ketua PCNU Pati, KH. Yusuf Hasyim. Dilanjutkan dengan penyiraman air kembang oleh Ketua Tanfidziah KH. Sya’roni dan Rais Syuriah MWCNU Trangkil KH Badrudin Syatibi. Ketua Lazisnu MWCNU […]

  • PCNU Pati: Takbir Keliling Pakai Sound Horeg Melenceng dari Nilai Islam

    PCNU Pati: Takbir Keliling Pakai Sound Horeg Melenceng dari Nilai Islam

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.278
    • 0Komentar

      Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati tak sepakat dengan peraturan yang memperbolehkan takbiran keliling menggunakan sound horeg. Mereka menilai hal tersebut sudah melenceng dengan tradisi dan nilai IsIam. PKetua PCNU Pati, Yusuf Hasyim, menjelaskan esensi takbir keliling di malam Idulfitri yakni mengagungkan asma Allah. Bukan untuk hura-hura atau bersenang-senang di tengah […]

  • gysd-jpg-2

    Belajar dari Gus Dur

    • calendar_month Jum, 25 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 600
    • 0Komentar

      “Dengan lelucon, kita sejenak melupakan kesulitan hidup. Dengan humor, pikiran kita jadi sehat.” Kalau ada orang yang mendapatkan gelar bertitel “Doktor Honoris Causa” itu sudah biasa.  Sedangkan kalau ada orang yang mendapatkan gelar bertitel “Doktor Humoris causa” itu baru luar biasa. Kira-kira itulah gelar yang pas untuk disematkan kepada KH. Abdurrahman Wahid atau yang […]

  • Tim Riset MA Salafiyah Kajen Pati Raih Juara 3 Kompetisi NIPRO ITS

    Tim Riset MA Salafiyah Kajen Pati Raih Juara 3 Kompetisi NIPRO ITS

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 433
    • 0Komentar

    PATI – Tiga siswa Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen Pati berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih juara 3 dalam kompetisi NIPRO (National Innovation Project) yang diselenggarakan oleh Departemen Teknik Kimia Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, pada 4–5 Oktober 2025. Mereka adalah Alief Fachriza Sulistyo (XII A), Muhamad Agus Zakki (XII A), dan Azza […]

expand_less