Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Relawan NU Peduli Jawa Tengah Bergerak ke Aceh, Menapak Jejak Sejarah Ratu Kalinyamat

Relawan NU Peduli Jawa Tengah Bergerak ke Aceh, Menapak Jejak Sejarah Ratu Kalinyamat

  • account_circle admin
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 7.779
  • comment 0 komentar

 

Aceh — Relawan NU Peduli Jawa Tengah diberangkatkan ke Aceh untuk membantu pemulihan masyarakat pasca banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025. Misi kemanusiaan ini tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga menegaskan kembali ikatan sejarah dan emosional antara Jawa dan Aceh yang telah terjalin sejak ratusan tahun lalu.

Sejarah mencatat, pada tahun 1551 dan 1574, penguasa Jepara Ratu Kalinyamat mengirimkan bantuan militer besar ke Kesultanan Aceh (Malaka) yang saat itu diserang penjajah Portugis. Armada tersebut terdiri dari sekitar 300 kapal dan 15.000 pasukan, menjadikannya salah satu ekspedisi maritim terbesar di Asia Tenggara pada abad ke-16.
Pengiriman pasukan tersebut tidak terlepas dari hubungan erat Ratu Kalinyamat dengan Aceh. Suaminya, Sultan Hadlirin, diketahui berasal dari Aceh. Upaya itu dilakukan secara total untuk membantu kerajaan yang memiliki ikatan sejarah dan emosional dengannya. Dari peristiwa itulah Ratu Kalinyamat dikenang sebagai ratu maritim terkuat di Jawa.

Berabad-abad kemudian, Aceh kembali menghadapi ujian berat. Banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025 berdampak pada 18 kabupaten dan kota. Ribuan rumah warga dilaporkan rusak berat dan hanyut tersapu banjir lumpur serta material kayu, meninggalkan kerusakan yang luas. Hingga kini, sejumlah wilayah masih membutuhkan pendampingan dan pemulihan berkelanjutan.

Menanggapi kondisi tersebut, PWNU Jawa Tengah mengerahkan kader-kader terbaiknya melalui program NU Peduli Jawa Tengah. Pengiriman relawan dilakukan dalam beberapa gelombang untuk memastikan keberlanjutan program pemulihan di daerah terdampak.

Program yang dijalankan meliputi pembangunan kembali masjid dan mushola, pendirian TPQ dan balai pengajian, sekolah darurat, serta layanan trauma healing bagi anak-anak dan masyarakat terdampak bencana.

Ketua PWNU Jawa Tengah KH. Abdul Ghofar Rozin dalam arahannya kepada para relawan menekankan pentingnya menjaga semangat pengabdian dan keikhlasan dalam melayani masyarakat Aceh. Ia menyampaikan bahwa misi kemanusiaan ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan sejarah, sekaligus wujud nyata persaudaraan antardaerah.

Langkah Relawan NU Peduli Jawa Tengah ini dinilai sebagai simbol keberlanjutan hubungan Aceh–Jawa, dari masa perjuangan melawan penjajah hingga solidaritas kemanusiaan di masa kini. (Hasan)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Rozin: Santri Harus Menjadi Pelopor Pertanian dan Kemandirian Ekonomi

    Gus Rozin: Santri Harus Menjadi Pelopor Pertanian dan Kemandirian Ekonomi

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.362
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id SEMARANG – Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KH Abdul Ghaffar Rozin mengajak seluruh warga nahdliyin untuk menjadikan Hari Santri 2025 sebagai momentum memperkuat prestasi, bukan sekadar euforia perayaan. Hal itu ia sampaikan dalam pembukaan rangkaian puncak Hari Santri 2025 PWNU Jateng di Stadion Pandanaran Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, […]

  • PCNU-PATI Photo by NEOM

    Menjadi Dewasa

    • calendar_month Jum, 8 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Saat saya tengah membersihkan rumah, tiba-tiba ada suara dari batin yang membisikkan sesuatu. Sesuatu yang membuat perasaan saya tak nyaman dan mudah tersentuh. Barangkali saya lah yang memang terlalu perasa atau mengkhawatirkan sesuatu secara berlebih. Istilah populer mengatakan bahwa manusia adalah makhluk sosial. Dimana dalam menjalani kehidupan ini mereka selalu membutuhkan […]

  • Doa Bersama Sebelum Belajar

    Doa Bersama Sebelum Belajar

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2016
    • account_circle admin
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Pati. Madrasah Ibtidaiyah Khoiriyah Sitiluhur yang beralamat di Jln. Raya Pati – Gunung Rowo Km.14 Sitiluhur Gembong Pati, setiap kali akan melakukan kegiatan belajar mengajar, setiap murid dan guru-guru dianjurkan untuk doa bersama, membaca shalawat, asma’ul Husna.             “Kami selaku guru akan memberikan sulitauladan yang baik, untuk anak didik kami, terutama dalam menuntut ilmu, maka […]

  • Pingin Syahid kok Pakai Syahwat. Photo by Everton Vila on Unsplash.

    Pingin Syahid kok Pakai Syahwat

    • calendar_month Kam, 8 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Agama mana yang memperbolehkan pertumpahan darah sebagai media syiar? Pertanyaan ini tampak klise, tapi nyatanya hingga sekarang, masih banyak kekerasan atas nama agama. Syi’ar katanya! Memusuhi para pembangkang agama. Lantas seperti apa kriteria pembangkang yang dimaksud? Apa itu thaghut? Apakah semua kafir layak dibunuh? Semua serba abu-abu. Aksi terorisme dengan kedok […]

  • Pesta Demokrasi MWC NU : Petahana Bangkit Kembali

    Pesta Demokrasi MWC NU : Petahana Bangkit Kembali

    • calendar_month Sab, 28 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Konferensi MWC NU Kecamatan Tayu Kembali digelar. Kali ini, pemilihan ketua NU di tingkat kecamatan tersebut dilaksanakan di MTs. Miftahul Huda, Tayu. Agenda yang berlangsung Jumat (28/12) tersebut mengukuhkan kembali kepemimpinan K. Ahmad Sarwo sebagai orang nomor satu di jajaran Tanfidziyah MWCNU Tayu. “Saya sampaikan terimakasih atas kepercayaannya kembali, dan saya mohon dukungan […]

  • Menengok Vonis Harvey Moeis dan Viralnya Ceramah KH Zainuddin MZ

    Menengok Vonis Harvey Moeis dan Viralnya Ceramah KH Zainuddin MZ

    • calendar_month Sel, 7 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Oleh: Umar Hanafi Pati – Belakangan ini publik Indonesia gemas dengan vonis terdakwa korupsi tambang timah Bangka Belitung, Harvey Moeis. Edan saja, dengan kerugian negara mencapai Rp 300 triliun, suami aktris cantik Sandra Dewi itu hanya divonis 6,5 tahun penjara. Vonis Harvey Moeis menyayat rasa keadilan masyarakat.  Publik pun membanding-bandingkan dengan vonis kasus pidana lainnya. […]

expand_less