Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Ciptakan Cat Pelapis Anti-Korosi dari Limbah Lokal

Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Ciptakan Cat Pelapis Anti-Korosi dari Limbah Lokal

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
  • visibility 669
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id – Tim riset Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, yang terdiri atas Alief Fachriza Sulistyo (XII A), Muhamad Agus Zakki (XII A), dan Azza Man Tasya (XII F), berhasil menciptakan cat pelapis anti-korosi ramah lingkungan yang diberi nama “Greencoat”.

Bahkan berkat inovasi itu mereka berhasil meraih juara 3 dalam kompetisi NIPRO (National Innovation Project) yang diselenggarakan oleh Departemen Teknik Kimia Industri di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, pada 4–5 Oktober 2025.

Alief Fachriza menjelaskan bahwa inovasi “Greencoat” mereka ciptakan sebagai respons terhadap fenomena banjir rob yang sering melanda beberapa wilayah, seperti Desa Tunggulsari Kecamatan Tayu, Pati, dan Sayung Kabupaten Demak. Menurut Alief, air rob dapat mempercepat proses korosi pada kendaraan, sehingga diperlukan solusi untuk melindungi kendaraan dari kerusakan akibat korosi tersebut.

“Akibat paparan air laut yang kaya ion klorida di wilayah tersebut dapat mempercepat proses korosi pada sistem rangka baut dan sistem suspensi kendaraan,” kata dia saat ditemui di sekolahnya, Senin (13/10/2025).

Alief menjelaskan bahwa pelapis anti-korosi konvensional yang beredar di pasaran memiliki beberapa kelemahan, seperti biaya yang mahal, memiliki kandungan toksik, sulit terurai, dan berpotensi mencemari lingkungan. Oleh karena itu, mereka menciptakan pelapis anti-korosi yang ramah lingkungan dan lebih efektif dalam melindungi dari korosi. Pelapis ini berbahan limbah kulit udang dan daun jambu biji.

“Produk greencoat ramah lingkungan dari kitosan yang kami peroleh dari limbah kulit udang yang melimpah di Kecamatan Margoyoso. Kemudian kami memperoleh tanin dari daun jambu biji yang kami peroleh di wilayah Kajen Margoyoso,” terang dia.

Adapun keunggulan produk ini, lanjut Alief, yaitu ramah lingkungan karena biodegradable (dapat terurai alami) serta lebih murah karena berbasis limbah lokal.

“Produk kami apabila diaplikasikan itu meskipun mengalami peluruhan secara bertahap yang dinamakan slow release itu membuktikan produk kami ramah lingkungan,” ungkap dia.

Alief menambahkan, inovasi Greencoat juga telah didaftarkan untuk mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) sebagai bentuk perlindungan atas hasil riset yang telah dilakukan.

“Produk ini sudah kami patenkan dengan sertifikat HAKI yang membuktikan bahwa inovasi yang kami kembangkan benar-benar baru dan belum pernah dipublikasikan oleh pihak lain,” tandas dia.

Isyarotuz Zakiyyah, guru pembimbing tim, menuturkan bahwa proses pembuatan pelapis anti-korosi ramah lingkungan yang mereka kembangkan memiliki kendala utama dalam penentuan formula yang tepat.

“Pembuatan formulasinya memerlukan waktu yang cukup lama, karena kita melakukan uji coba berulang kali dengan metode trial dan error,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, proses ini memakan waktu sekitar dua bulan hingga akhirnya mereka berhasil menemukan formula yang efektif.

Sementara itu, Kepala MA Salafiyah Kajen, Masrukhan, menyampaikan bahwa pihak madrasah sangat mendukung para siswa dalam menciptakan sebuah inovasi.

“Saya atas nama pimpinan lembaga sangat bersyukur. Ini menunjukkan bahwa MA Salafiyah konsen dengan perkembangan riset dan kami selalu berkomitmen untuk membuat madrasah kami lebih maju,” ungkap dia. (Angga/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Sound Horeg dan Marwah Takbir Keliling

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.872
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Sejak merantau di Semarang sekira 2008 silam, saya sudah tak terlalu aktif mengikuti perkembangan takbir keliling di Kabupaten Pati. Wajar ya, karena sudah tak menetap di sana. Saya amati, dalam satu dekade terakhir, tiap acara rakyat dipastikan ada horeg atau sound horeg (ada yang menulis sound horek). Entah itu acara […]

  • Pengurus IKA PMII Pati Gelar Rapat Kerja, Ketua PCNU Ingatkan 3M

    Pengurus IKA PMII Pati Gelar Rapat Kerja, Ketua PCNU Ingatkan 3M

    • calendar_month Ming, 27 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 549
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Pati periode 2025-2030 menggelar pelantikan sekaligus rapat kerja, pada Minggu (27/4/2025) sore. Kegiatan itu berlangsung di Joglo Pergerakan Sahabat Muslihan, Desa Tegalharjo, Kecamatan Trangkil. Para pengurus dilantik langsung oleh Bendahara Umum Pengurus Wilayah IKA PMII Jawa Tengah, M. Mahbub Zaki. Pada […]

  • Keterangan foto: Anis Sholeh Ba’asyin dalam NgAllah Suluk Maleman ‘MataAirMata Merdeka’ yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (16/8).

    Sangkan Paran Kemerdekaan

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 577
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Suluk Maleman edisi ke- 164 yang digelar pada Sabtu (16/8) menjadi salah satu momen spesial. Pada momen yang bertepatan dengan malam tirakatan itu, masyarakat diajak memaknai kembali arti kemerdekaan. Penggagas Suluk Maleman, Anis Sholeh Ba’asyin menyebut banyak pengertian kemerdekaan yang harus dimaknai ulang. Terlebih setelah memasuki usia ke 80 Republik Indonesia. “Seperti kita […]

  • Dua Santri Wahid Hasyim Persembahkan dua Piala Di Bidang Tilawah

    Dua Santri Wahid Hasyim Persembahkan dua Piala Di Bidang Tilawah

    • calendar_month Kam, 30 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 573
    • 0Komentar

    Agus Sukari, Kepala Yayasan Wahid Hasyim  Pati bersama dua santrinya yang berprestasi di bidang tilawah usai MTQ Pelajar dan Umum Kemenag Kabupaten Pati, Rabu (29/9) kemarin. PATI – Dua santri Pondok Pesantren Wahid Pati menyabet gelar juara dalam ajang MTQ Pelajar dan Umum yang diselenggarakan oleh Kemenag Kabupaten Pati. Dalam lomba yang berlangsung Rabu (29/9) […]

  • RMI NU Gandeng AWS Gelar Kompetisi Santri Berhadiah Rp 40 Juta

    RMI NU Gandeng AWS Gelar Kompetisi Santri Berhadiah Rp 40 Juta

    • calendar_month Rab, 14 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Pamflet Kompetisi Santri 4.0  buah Kerja sama RMI NU dan Amazon Web Service. JAKARTA- Robithoh Maahid Islamiyyah Nahdlatul Ulama (RMI-NU) merupakan lembaga di bawah payung NU yang menaungi pesantren-pesantren NU di Indonesia. Baru-baru ini, RMI NU menyelenggarakan program yang cukup mengesankan.  Dengan menggandeng Amazon Web Service (AWS) anak perusahaan teknologi multinasional asal Amerika, Amazon Inc., […]

  • NU Peduli dan Lazisnu Berbagi

    NU Peduli dan Lazisnu Berbagi

    • calendar_month Jum, 22 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 517
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati melalui LAZISNU (Lembaga Amil Zakat Infaq Shodaqoh Nahdlatul Ulama) mendistribusikan bantuan kepada posko-posko NU Peduli dibeberapa MWC (Majelis Wakil Cabang), Jumat (22/03). Pemberian bantuan tersebut dalam rangka mensupport kebutuhan yang diperlukan untuk warga yang terdampak bencana di sejumlah titik. Syaiful Huda selaku manajer fundrising PC Lazisnu Pati mengatakan pemberian […]

expand_less