Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Kapan Terjadinya Lailatul Qadar?

Kapan Terjadinya Lailatul Qadar?

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
  • visibility 470
  • comment 0 komentar

Oleh Hamidulloh Ibda*

Soal Lailatulqadar atau Lailatul Qadar, telah saya tulis sejak dulu. Dimulai dari Lailatul Qadar Momentum Perubahan (2013), Membongkar Matematika Lailatul Qadar (2018), dan Misteri Lailatul Qadar (2024). Namun, saya masih penasaran dan belum benar-benar merasakan dan mengetahui terjadinya Lailatul Qadar.

Dalam berbagai kesempatan kita pasti sudah paham bahwa Lailatul Qadar adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan. Lailatul Qadar menjadi salah satu malam yang sangat dinantikan oleh umat Islam di bulan Ramadan. Keistimewaannya yang luar biasa membuatnya menjadi momen yang sangat penting bagi setiap Muslim. Malam ini memberikan kesempatan emas untuk memperoleh ampunan Allah, mendapatkan pahala yang berlipat ganda, dan merasakan kedekatan dengan Sang Pencipta.

Namun, banyak yang bertanya-tanya, kapan sebenarnya Lailatul Qadar itu terjadi? Bagaimana kita bisa memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya?

Lailatul Qadar disebutkan dalam Al-Qur’an dengan sangat istimewa dalam surat Al-Qadar (QS. 97:1-5). Allah berfirman:

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam Lailatul Qadar. Dan tahukah kamu apakah malam Lailatul Qadar itu? Malam Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadar: 1-3)

Malam Lailatul Qadar memiliki banyak keutamaan. Pahala yang diterima pada malam itu jauh lebih besar daripada amal yang dilakukan selama seribu bulan. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk berusaha menghidupkan malam ini dengan ibadah, doa, dan permohonan kepada Allah.

 Kapan Terjadinya Lailatul Qadar?

Meskipun tidak ada yang tahu dengan pasti kapan Lailatul Qadar terjadi, Nabi Muhammad SAW memberikan petunjuk yang sangat jelas mengenai malam tersebut. Dalam beberapa hadis, beliau menyebutkan bahwa Lailatul Qadar kemungkinan besar terjadi pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, terutama pada malam-malam ganjil (21, 23, 25, 27, atau 29). Rasulullah SAW bersabda: “Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadan.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dengan demikian, malam Lailatul Qadar bisa terjadi pada salah satu malam dari lima malam ganjil dalam sepuluh malam terakhir Ramadan. Oleh karena itu, kita harus mempersiapkan diri dengan beribadah secara sungguh-sungguh sepanjang sepuluh malam terakhir ini, karena malam yang penuh keberkahan itu bisa datang kapan saja.

Menghidupkan Lailatul Qadar

Lailatul Qadar adalah malam yang penuh rahmat dan ampunan, dan kita memiliki kesempatan untuk mendapatkan semua itu dengan menghidupkannya dengan ibadah. Bagaimana cara kita bisa menghidupkan Lailatul Qadar dan meraih segala keberkahan yang ada di malam yang istimewa itu?

Pertama, salat malam (tahajud). Salah satu amalan utama yang bisa dilakukan pada malam Lailatul Qadar adalah salat malam, atau tahajud. Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang mendirikan salat pada malam Lailatul Qadar dengan iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Salat tahajud merupakan kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah, memohon ampunan, dan berdoa dengan penuh harapan. Setiap rakaat yang dilakukan dengan ikhlas dan khusyuk di malam itu akan mendapatkan pahala yang luar biasa.

Kedua, memperbanyak doa dan permohonan. Selain salat malam, memperbanyak doa pada malam Lailatul Qadar adalah cara lain untuk meraih keberkahan malam tersebut. Rasulullah SAW mengajarkan doa yang sangat istimewa untuk dibaca pada malam ini: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, lagi Maha Mulia, maka ampunilah aku.” (HR. Tirmidzi).

Doa ini mengandung permohonan agar Allah mengampuni dosa-dosa kita dan memberikan rahmat-Nya yang besar. Kita juga dapat memanjatkan doa-doa lain, baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun umat Islam di seluruh dunia.

Ketiga, membaca Al-Qur’an. Ramadan adalah bulan Al-Qur’an, dan di malam Lailatul Qadar, membaca Al-Qur’an akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Kita harus berusaha untuk memperbanyak bacaan Al-Qur’an, baik di siang hari maupun malam hari. Membaca Al-Qur’an dengan penuh pemahaman dan khusyuk adalah salah satu bentuk ibadah yang paling utama, dan akan mendekatkan kita kepada Allah.

Keempat, sedekah dan berbuat kebaikan. Tidak hanya ibadah dalam bentuk salat dan doa, tetapi sedekah dan perbuatan baik lainnya juga sangat dianjurkan di malam Lailatul Qadar. Membantu orang lain, memberi makan orang yang membutuhkan, atau berbuat baik dalam bentuk lainnya akan mendatangkan pahala yang besar. Sebagaimana dalam hadis, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa setiap amal kebaikan di bulan Ramadan dilipatgandakan pahalanya.

Lailatul Qadar adalah anugerah yang sangat besar dari Allah bagi umat Islam. Untuk itu, kita harus menghadapi malam tersebut dengan penuh keseriusan. Jangan sampai kesempatan emas ini berlalu begitu saja tanpa kita memanfaatkannya dengan ibadah yang maksimal.

Untuk menghidupkan Lailatul Qadar, kita harus mempersiapkan diri dengan meningkatkan kualitas ibadah kita. Ramadan adalah bulan untuk memperbaiki diri, untuk memperbanyak amal shalih, dan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Setiap malam di sepuluh malam terakhir adalah peluang yang berharga. Jangan sia-siakan waktu tersebut. Mari berusaha agar kita bisa merasakan keberkahan Lailatul Qadar dan mendapat ampunan dari Allah.

Selain beribadah sendiri, mari ajak keluarga, teman, dan orang-orang di sekitar kita untuk bersama-sama menghidupkan malam Lailatul Qadar. Ingat, tidak ada yang tahu kapan malam tersebut akan datang, namun kita bisa memaksimalkan setiap malam dengan beribadah dengan penuh kesungguhan. Semoga Allah memberikan taufik dan hidayah-Nya kepada kita semua untuk menghidupkan Lailatul Qadar dengan ibadah yang penuh keikhlasan dan berharap rahmat-Nya.

Semoga kita semua dapat meraih Lailatul Qadar, malam yang penuh berkah, dan mendapatkan ampunan serta rahmat dari Allah Swt.

Apakah Anda sudah menemukan dan mendapatkan Lailatul Qadar? Tolong beri tahu saya!

 

*Dr. Hamidulloh Ibda, penulis lahir di Pati, dosen dan Wakil Rektor I Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung (2021-2025), Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah (2024-2029), reviewer 31 Jurnal Internasional terindeks Scopus, Editor Frontiers in Education terindeks Scopus Q1 (2023-sekarang), dan dapat dikunjungi di website Hamidullohibda.com.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ikamba Gabus Buka Bulan Maulid dengan Az Zahir

    Ikamba Gabus Buka Bulan Maulid dengan Az Zahir

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 348
    • 0Komentar

    GABUS-Ikamba atau Ikatan Alumni Madrasah Abadiyah Gabus membuka bulan Robi’ul Awwal 1441 H. dengan cara yang istimewa. Organisasi alumnu yang dipunggawai oleh Suwarto sebagai ketua Ikamba menhadirkan Sholawat Az Zahir pada penghujung Bulan Shafar (27/10) kemarin. Habib Ali Zainal Abidin (pegang mic) dan Az Zahir saat tampil di Madrasah Abadiyah Gabus bersama Ikamba (foto : […]

  • PCNU-PATI

    Pemuda Jateng Diajak Cegah Radikalisme

    • calendar_month Sab, 25 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 332
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id –  Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah adakan Festival Aksi Musik Anak Bangsa (ASIK BANG), Rabu (22/11/2023) malam. Kegiatan ini dilaksanakan di Atap Langit Cofee n Eatery Tembalang Semarang, dan dibuka oleh Ketua FKPT Jawa Tengah Prof. Dr. Syamsul Ma’arif. “Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak generasi muda terlibat […]

  • PCNU-PATI Photo by Allec Gomes

    Puisi-Puisi Eska Mariska

    • calendar_month Ming, 27 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Rasa Tak Pernah Tumbuh malam mengurung perasaan yang sudah layu membelenggunya hingga sekarat tidak membiarkannya tumbuh, hanya mendesaknya untuk tetap utuh 15 September 2022 Bayangmu Menghilang terlunta-lunta aku mengejar bayangmu di bawah guyuran hujan dalam cengkaraman pagi yang menggigil tapi kamu terus berlari, meninggalkan jejak dan terhapus akannya 15 Oktober 2022  Lupakan Aku berhenti mengeja […]

  • Gus Dur, Toleransi dan Pribumisasi Islam

    Gus Dur, Toleransi dan Pribumisasi Islam

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.518
    • 0Komentar

    Oleh: Jamal Ma’mur Asmani KH. Abdurrahman Wahid yang akrab dipanggil Gus Dur, kemarin dianugerahi Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto. Tentu sangat layak Gus Dur mendapat gelar Pahlawan Nasional karena pemikiran dan perjuangannya yang luar biasa. Dalam konteks pemikiran, banyak sekali gagasan besar yang dilahirkan Gus Dur. Antara lain: Pertama, pribumisasi Islam. Islam adalah doktrin […]

  • Harapkan Ketua IPNU Terpilih Lanjutkan Program, Termasuk Perbanyak Ranting dan Komisariat

    PC IPNU Harapkan Ketua Terpilih Lanjutkan Program, Termasuk Perbanyak Ranting dan Komisariat

    • calendar_month Ming, 17 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 621
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kabupaten Pati Periode 2019-2023 akhirnya memasuki masa purna. Ketua PC IPNU Pati, Matsna Zakiyyatus Salwa mengucapkan terima kasih kepada segenap pengurus yang telah membersamai dan berjuang hingga akhir periode. Ia juga meminta maaf jika selama memimpin PC IPNU Pati banyak terdapat kekurangan. “Suatu pelajaran hidup […]

  • Malam Ini, Tiga Habib Satu Panggung

    Malam Ini, Tiga Habib Satu Panggung

    • calendar_month Rab, 6 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 451
    • 0Komentar

    GEMBONG-Maulid Nabi menjadi salah satu ajang bersuka cita bagi sebagian kaum muslimin. Kesemarakan dalam menyambut hari kelahiran junjungan Nabi Agung Muhammad menggema di mana-mana. Robi’ul Awwal yang merupakan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW juga menjadi momentum emas bagi umat untuk meluapkan kecintaan kepada bagindanya tersebut. Di Kabupaten Pati, hampir seluruh masjid dan mushollah menggelar acara […]

expand_less