Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Belajar dari Jenderal Nobunaga

Belajar dari Jenderal Nobunaga

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 13 Jan 2025
  • visibility 718
  • comment 0 komentar

Oleh: M. Iqbal Dawami

Jenderal Jepang yang sangat dikenal, Nobunaga, memutuskan untuk maju berperang meskipun jumlah prajuritnya hanya sepersepuluh dari pasukan musuh. Keyakinannya tak tergoyahkan, tapi wajar saja kalau para prajuritnya ragu.

Di tengah perjalanan menuju medan perang, mereka berhenti di sebuah kuil Shinto. Setelah berdoa, Nobunaga keluar dengan wajah tenang dan berkata kepada prajuritnya:

“Sekarang, aku akan melempar koin. Kalau yang muncul gambar kepala, kita akan menang. Tapi kalau yang muncul angka, kita kalah. Nasib kita ditentukan sekarang.”

Koin dilempar, dan hasilnya gambar kepala. Suasana langsung berubah. Para prajurit yang tadinya ragu-ragu kini bersemangat penuh. Mereka maju dengan keyakinan tak tertandingi dan akhirnya menang dengan mudah.

Esok harinya, seorang ajudan mendekati Nobunaga dan berkata, “Tidak ada yang bisa melawan takdir yang sudah ditentukan.”

Nobunaga tersenyum kecil sambil mengeluarkan koin dari kantongnya, menunjukkan bahwa kedua sisi koin itu bergambar kepala.

Cerita di atas mengajarkan saya satu hal penting: dalam hidup, keyakinan sering kali menentukan hasil akhir. Nobunaga tahu bahwa pasukan yang ragu akan mudah dikalahkan, sekuat apa pun mereka. Maka, dia menciptakan keyakinan itu—bukan dengan kata-kata kosong, tapi dengan sebuah trik sederhana yang mampu mengubah keraguan menjadi keberanian.

Berapa banyak dari kita yang menghadapi situasi di mana semua tampak mustahil? Di mana rasa takut lebih besar daripada harapan? Terkadang, untuk menghadapi ketidakpastian, kita butuh sedikit dorongan—sebuah ilusi kecil yang mampu menyalakan semangat. Bukan untuk menipu diri sendiri, tapi untuk menciptakan keyakinan bahwa kita bisa menang.

Saya membayangkan diri saya berada di posisi prajurit-prajurit itu. Mungkin awalnya saya juga akan ragu. Namun, ketika melihat koin yang menunjukkan kepala, rasa takut itu perlahan hilang, digantikan oleh tekad. Ya, terkadang keyakinan butuh pemicu, dan pemicu itu bisa datang dari mana saja.

Hal yang paling menarik dari cerita ini adalah bahwa Nobunaga tidak benar-benar bergantung pada nasib. Dia memegang kendali penuh atas hasilnya. Koin dengan dua sisi bergambar kepala adalah bukti bahwa dia tidak meninggalkan segalanya pada keberuntungan. Dia menciptakan peluangnya sendiri.

Dalam hidup, kita sering kali dihadapkan pada situasi yang membuat kita merasa kalah sebelum mencoba. Kita merasa tidak cukup baik, tidak cukup siap, atau tidak cukup kuat. Tapi mungkin, seperti Nobunaga, kita perlu menciptakan ‘koin’ kita sendiri—sesuatu yang bisa mengubah keraguan menjadi keyakinan.

Kisah ini mengingatkan saya pada banyak momen di hidup saya, ketika saya harus membuat keputusan sulit. Saya belajar bahwa percaya pada diri sendiri adalah langkah pertama menuju kemenangan. Dan percaya bukan berarti buta terhadap realitas, tetapi memilih untuk tetap maju meski keadaan tidak ideal.

Jadi, ketika kita dihadapkan pada tantangan besar, mari tanyakan pada diri sendiri: apa koin bergambar kepala kita? Apa hal kecil yang bisa membuat kita percaya bahwa kemenangan itu mungkin? Karena pada akhirnya, yang menentukan bukanlah nasib semata, tetapi bagaimana kita menciptakan keyakinan dalam diri kita dan orang-orang di sekitar kita.

Seperti Nobunaga, mari kita jadi pemimpin bagi diri sendiri, atau istilah Pramoedya Ananta Toer, menjadi tuan untuk diri sendiri. Mari kita belajar menciptakan keberanian, meskipun hanya dari trik kecil atau dorongan sederhana. Karena dalam hidup, keberanian dan keyakinan adalah dua hal yang selalu membawa kita mendekat pada kemenangan.

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MA Manabi’ul Falah Adakan Pelatihan Manajemen Keuangan untuk Siswa Baru

    MA Manabi’ul Falah Adakan Pelatihan Manajemen Keuangan untuk Siswa Baru

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 565
    • 0Komentar

    Direktur BPR Artha Mas Abadi sedang memberi pengaeahan kepada salah satu peaerta didik MA Manabi’ul Falah MARGOYOSO-Mengatur adalah hal yang terdengar mudah. Namun tidak semua orang tepat guna dalam mengelola keuangannya sendiri. Kesadaran untuk mengelola keuangan sejak dini memang perlu dilakukan untuk meciptakan kebiasaan mengelola uang dengan baik dan benar. Ini adalah salah satu tujuan […]

  • Rundown Acara Muktamar ke-34 NU Tahun 2021

    Rundown Acara Muktamar ke-34 NU Tahun 2021

    • calendar_month Sel, 21 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 994
    • 0Komentar

    Rundown Muktamar ke-34 NU Pati – Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) segera dilaksanakan besok 22 hingga 23 Desember 2021. Berdasar Rundown Acara yang diterima NU Pati, pembukaannya digelar pada Rabu (22/12) mulai pukul 10.00 hingga 12.00 dan akan dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin.  Selain acara pembukaan, pelaksanaan Muktamar ke-34 […]

  • Puasa dari Godaan Hiburan

    Puasa dari Godaan Hiburan

    • calendar_month Ming, 9 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 585
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Bulan Ramadan bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga saat yang tepat untuk membersihkan hati, pikiran, dan kebiasaan sehari-hari. Salah satu fenomena modern yang kini banyak menyita waktu dan perhatian adalah kecanduan game online. Para santri, mahasiswa, hingga masyarakat umum, banyak yang terjerumus dalam dunia virtual hingga lupa […]

  • Haul Syekh Mizan Margotuhu Kidul Margoyoso, Berikut Rangkaian Kegiatannya

    Haul Syekh Mizan Margotuhu Kidul Margoyoso, Berikut Rangkaian Kegiatannya

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 696
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Warga Desa Margotuhu Kidul dan Desa Semerak, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, mengadakan serangkaian kegiatan dalam rangka Haul Waliyullah Ahmad Mizan. Zaenal Abidin, selaku ketua panitia haul menjelaskan, pihaknya telah menyelenggarakan kegiatan sejak hari Selasa (2/9/2025) yang dimulai dari manaqib dan tahlil oleh para petani tambak dan segenap masyarakat Margotuhu Kidul dan Semerak. […]

  • PCNU-PATI

    MHI Gembong Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

    • calendar_month Rab, 4 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- GABUS – Keluarga MI Hidayatul Islam (MHI)  Gembong-Pati melakukan aksi sosial. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Kosekan, Gabus pada Rabu (4/1) sore. Desa tersebut menjadi salah satu langganan banjir setiap musim penghujan. Kepala MHI Gembong, Sholikhin menegaskan bahwa Desa Kosekan menjadi tujuan penyaluran bantuan karena di daerah tersebut jarang tersorot kamera.  “Dulu pernah kami […]

  • Dukung Inovasi Guru, LP Ma'arif NU Jateng Terbuka untuk Kolaborasi

    Dukung Inovasi Guru, LP Ma’arif NU Jateng Terbuka untuk Kolaborasi

    • calendar_month Sel, 12 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 470
    • 0Komentar

      Semarang – Lembaga Pendidikan Ma’arif Pengurus WIlayah Nahdlatul Ulama PWNU Jawa tengah (LP Ma’arif PWNU Jateng) siap berkolaborasi dengan semua pihak untuk mendukung inovasi guru. Hal itu disampaikan Koordinator Bidang Pengembangan Pendidikan Madrasah LP Ma’arif NU Jateng, HM. Miftahul Arief saat workshop ‘Waktunya Inovasi Pendidik’ di BBPMP Jateng, Srondol Semarang, Selasa (12/11/2024). “LP Ma’arif […]

expand_less