Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Shin Tae-yong: Nakhoda yang Terempas di Gelombang Perubahan

Shin Tae-yong: Nakhoda yang Terempas di Gelombang Perubahan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
  • visibility 519
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.id – Ketika kabar pemecatan Shin Tae-yong mengemuka, publik pecinta sepak bola Indonesia seolah menyaksikan sebuah drama epik di atas panggung yang penuh kejutan. Layaknya kapten kapal yang dipaksa turun di tengah perjalanan, Shin meninggalkan jejak prestasi yang tak bisa disangkal. Ia membawa timnas Indonesia melampaui batas-batas yang selama ini tampak mustahil—menembus babak ketiga kualifikasi Piala Dunia, meloloskan tiga tim nasional (U20, U23, dan senior) ke Piala Asia, dan membangun kerangka tim nasional yang kokoh dengan mentalitas juara.

Namun, meskipun prestasi itu nyata, kehadirannya seolah dianggap belum cukup. Dalam satu keputusan yang mengundang tanya, PSSI memilih memutuskan kontrak sang nakhoda. Alasan yang dikemukakan, bahwa pendekatan fisik dan latihan lari dianggap tak memadai untuk melangkah lebih jauh, justru menimbulkan perdebatan. Bukankah Shin Tae-yong adalah pelatih pertama yang membawa Indonesia melangkah sejauh ini? Jika metode yang diterapkannya dinilai kurang, lalu bagaimana ia bisa mengukir pencapaian yang selama ini menjadi mimpi?

Keputusan ini memantik perasaan campur aduk—antara bingung dan kecewa. Ada kesan bahwa langkah ini diambil tanpa mempertimbangkan fondasi yang telah dibangun. Publik bertanya-tanya: apakah PSSI tengah mencari pendekatan yang benar-benar baru, atau hanya tergoda oleh janji-janji sesaat yang belum tentu memberi hasil nyata? Sebuah ironi jika momentum berharga ini justru dihentikan oleh ambisi jangka pendek yang belum tentu membawa timnas ke level yang lebih tinggi.

Harapan kini bertumpu pada pengganti Shin Tae-yong. Beban ekspektasi tentu tak ringan, karena publik ingin melihat capaian yang setidaknya sebanding—bahkan melampaui—apa yang telah dicapai sebelumnya. Namun, jika pengganti itu tak mampu membawa perubahan yang signifikan, maka keputusan ini akan dilihat sebagai langkah mundur yang menyakitkan.

Sebagai badan yang bertanggung jawab atas masa depan sepak bola Indonesia, PSSI diharapkan tidak hanya berpikir tentang kemenangan di depan mata, tetapi juga merancang perjalanan panjang yang kokoh. Kepercayaan publik adalah sesuatu yang berharga, dan langkah yang diambil hari ini akan menentukan apakah kepercayaan itu akan bertahan atau tergerus.

Pada akhirnya, keputusan ini mengajarkan kita tentang pentingnya kesinambungan dalam membangun sebuah tim. Shin Tae-yong telah menanam benih yang menjanjikan, dan kini, tantangannya adalah memastikan bahwa benih itu tumbuh menjadi pohon yang kokoh, bukan dibiarkan layu oleh badai keputusan yang terburu-buru. Sebab, seperti yang sering kita dengar, dalam sepak bola, kesabaran adalah kunci, dan stabilitas adalah jembatan menuju impian besar.

—Rizal Fauzi, 6 Januari 2025—

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU Pati Gelar Rapat Pleno, Tekankan Kinerja Lembaga

    NU Pati Gelar Rapat Pleno, Tekankan Kinerja Lembaga

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 525
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati menggelar Rapat Pleno I dengan tema “Meneguhkan Khidmat Jam’iyyah untuk Ummat”. Kegiatan itu bertempat di Aula SMKNU Pati, Ahad (13/7/2025). Rapat pleno ini dihadiri oleh pengurus PCNU Pati, ketua dan sekretaris Lembaga serta Badan Otonom (Banom), hingga para ketua Majelis Wakil Cabang (MWC). Ketua Tanfidziyah PCNU […]

  • PCNU-PATI

    Pesantren dan Pengembangan Ekonomi Umat

    • calendar_month Sab, 14 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 477
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Pesantren sebagaimana kita ketahui merupakan sebuah lembaga pendidikan tertua di Indonesia yang konsen dalam bidang keagamaan. Pesantren juga bisa diartikan sebagai sebuah ‘institusi budaya’ yang lahir atas prakarsa dan inisiatif tokoh masyarakat yang bersifat otonom. Sejak awal berdirinya, pesantren merupakan potensi strategis yang ada di tengah-tengah kehidupan sosial masyarakat. Karena mayoritas pesantren […]

  • Tiga Madrasah Tanda Tangani MoU Sahabat Sains Banin

    Tiga Madrasah Tanda Tangani MoU Sahabat Sains Banin

    • calendar_month Kam, 16 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 528
    • 0Komentar

    Foto bersama K. Yusuf Hasyim (kepala MTs Tarbiyatul Banin) dengan salah satu kepala MI yang menyepakati MoU Sahabat Sains Banin sedang menunjukkan piagam MoU didampingi Pengawas Madrasah Kecamatan Winong. WINONG – MTs Tarbiyatul Banin Winong yang merupakan salah satu madrasah unggulan sains, mulai mengembangkan jaringan ke beberapa madrasah ibtidaiyah. Berlokasi di BLK Tarbiyatul Banin, Rabu […]

  • GP Ansor Pati Buka Posko Mudik di Alun-Alun Juwana dan Pati

    GP Ansor Pati Buka Posko Mudik di Alun-Alun Juwana dan Pati

    • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 515
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pati membuka Posko Mudik di Alun-Alun Juwana, tepatnya di samping Masjid Al Mukarromah, dan di Alun-Alun Simpanglima Pati, tepatnya di depan Masjid Agung Baitunnur. Ketua PC GP Ansor Pati Abdullah Syafiq mengatakan, posko mudik dibuka untuk memberi pelayanan kepada masyarakat yang tengah dalam perjalanan. Pelayanan […]

  • PCNU-PATI

    PCNU Kabupaten Pati; Selenggarakan Bahtsul Masail Wakaf Uang

    • calendar_month Jum, 17 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 622
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Hingga saat ini fenomena wakaf uang di Indonesia relatif masih sangat minim. Dilaporkan oleh BWI (Badan Wakaf Indonesia) pada tahun 2023, dari potensi nasional yang bisa mencapai Rp. 180 triliun baru terserap secara akumulatif sekitar Rp. 2,23 triliun, atau kurang dari 2%. Sejak dicanangkan pada tahun 2010 memang belum maksimal. Sebetulnya regulasi terkait zakat […]

  • Yayasan PIM Mujahidin Bageng Kukuhkan Pengurus Baru, Bertekad Kembalikan Kejayaan

    Yayasan PIM Mujahidin Bageng Kukuhkan Pengurus Baru, Bertekad Kembalikan Kejayaan

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.428
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Jajaran Pengurus Yayasan Perguruan Islam Monumen (PIM) Mujahidin Bageng, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, mengukuhkan pengurus baru untuk masa khidmah 2025-2030. Pengukuhan dan serah amanah dilaksanakan di Pusat Kegiatan (Pusgia) PIM Mujahidin, Ahad (19/10/2025). Kegiatan ini ditandai secara simbolis dengan pengambilan ikrar pengurus yang dipimpin oleh Ketua Pembina Yayasan, H. Wahuri Muchtar. “Mudah-mudahan […]

expand_less