Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dukung Inovasi Guru, LP Ma’arif NU Jateng Terbuka untuk Kolaborasi

Dukung Inovasi Guru, LP Ma’arif NU Jateng Terbuka untuk Kolaborasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 12 Nov 2024
  • visibility 369
  • comment 0 komentar

 

Semarang – Lembaga Pendidikan Ma’arif Pengurus WIlayah Nahdlatul Ulama PWNU Jawa tengah (LP Ma’arif PWNU Jateng) siap berkolaborasi dengan semua pihak untuk mendukung inovasi guru.

Hal itu disampaikan Koordinator Bidang Pengembangan Pendidikan Madrasah LP Ma’arif NU Jateng, HM. Miftahul Arief saat workshop ‘Waktunya Inovasi Pendidik’ di BBPMP Jateng, Srondol Semarang, Selasa (12/11/2024).

“LP Ma’arif Jateng senantiasa mendukung inovasi guru-guru di bawah LP Ma’arif, terutama dalam menghadapi disrupsi teknologi, maka stakeholder manapun yang terlibat dalam program tersebut, kita siap berkolaborasi,” tegasnya saat mewakili Ketua Umum LP Ma’arif Jateng, Fakhrudin Karmani.

Kegiatan yang dilaksanakan PT. Intan Pariwara kali ini menurutnya juga dalam rangka peningkatan kapasitas inovasi guru.

Dalam even yang dikemas dengan workshop plus simulasi smart class yang diikuti ratusan kepala dan guru se Semarang Raya itu, guru besar UM Malang, Prof. Heri Wahyono, memberikan penguatan pembelajaran inovatif dan relevansinya dengan konteks saat ini.

Menurutnya sekarang zaman sudah berubah, “anak sekarang sudah berinteraksi dengan teknologi, anak bebas mengadopsi budaya dari luar,” tegasnya.

Disitulah, menurut Prof Hari, guru sekarang harus siap, sehingga siap untuk membendung dampak negatif teknologi.

Sementara itu, CEO Intan Pariwara, Herbet Ang dalam opening speech menyatakan, Indonesia saat ini belum banyak dilirik investor pada bidang teknologi AI, “mereka lebih melirik luar negeri,” ungkap Herbet Ang.

Menurutnya, hasil riset menunjukkan salah satu penyebabnya karena Indonesia belum siap infrastruktur. Oleh karena itu, Intan pariwara menyiapkan semua sebagai investasi, agar guru tanggap pada fakta tersebut dan menghadapi era teknologi.

Dalam kesempatan yang sama, Sekdin Pendidikan Kota Semarang, Erwan Rachmat menyampaikan, tema yang diusung Intan Pariwara dalam workshop ini relevan keadaan sekarang.

“Melalui workshop, akan menerapkan strategi inovatif, dan teknologi terkini, agar sekolah siap menghadapi abad 21,” katanya membacakan sambutan kadinas pendidikan, Bambang Pramusinto.

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mojo Bersholawat dalam Rangka Sedekah Bumi

    Mojo Bersholawat dalam Rangka Sedekah Bumi

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2016
    • account_circle admin
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Pati. Perangkat Desa Mojo berkerjasama dengan Pengurus NU Ranting Mojo Cluwak Pati, Ansor, Banser, Fatayat, Muslimat dan Pemuda Dermo Wongsho mengadakan Sholawat bersama yang bertempat di Balai Desa Mojo,  19/8 kemarin.             “Acara sholawatan bersama di daerah kami memang belum populer akan tetapi kami akan terus berusaha mengadakannya sedikit demi sedikit, ini adalah kali pertama […]

  • Pendekar se-Kabupaten Serbu Juwana

    Pendekar se-Kabupaten Serbu Juwana

    • calendar_month Sab, 27 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 310
    • 0Komentar

    JUWANA-Para pendekar se-Kabupaten Pati berkumpul di Juana. Pasalnya, perhelatan pencak silat khas NU, Pagar Nusa Kembali di Gelar. Kali ini Pagar Nusa Pati menggelar kompetisi pencak silat tingkat Kabupaten di SMA 1 Juana. Kategori yang dipertandingkan pun sangat beragam, mulai dari seni hingga sambung dilombakan dalam gelanggang. Tak kurang, sebanyak 300 pendekar mengikuti perhelatan ini. […]

  • Jamaah Masjid Besar Baitul Muttaqin Santuni Yatim-Dhuafa

    Jamaah Masjid Besar Baitul Muttaqin Santuni Yatim-Dhuafa

    • calendar_month Sen, 17 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 321
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Pengurus Takmir Masjid Besar Baitul Muttaqin menyantuni yatim-dhuafa Senin (17/4) malam ini. Panitia penyelenggara menggelontorkan sedikitnya Rp 24,7 juta. Dana tersebut dikumpulkan dari masyarakat sekitar dan didonasikan kepada 113 yatim, dhuafa dan marbot. “Alhamdulillah santunan dari beliau-beliau sangat bermanfaat khususnya menjelang hari saya,” ujar Supardi, salah satu penerima donasi. Agenda yang dihelat sekaligus […]

  • PCNU - PATI Photo by Tanaphong Toochinda

    Anak Tantrum

    • calendar_month Jum, 22 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Hari minggu kemarin saat saya tengah berlibur dari rutinitas bekerja setiap hari, saya diajak ibu pergi ke pasar untuk membeli beberapa peralatan yang akan dibawa adik mondok. Sebelum pergi pagi-pagi sekali keponakan saya, Tsania sudah berada dirumah. Maklum ayah ibunya sedang di sawah dan ia dititipkan pada saya. Pagi itu, setelah melakukan aktivitas rumahan, saya […]

  • PCNU-PATI

    Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Semarang Bocorkan Ciri-ciri Guru Stres

    • calendar_month Kam, 5 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 473
    • 0Komentar

    Semarang – Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Semarang, Erwan Rachmat memberikan pengarahan, bahwa Deep Learning bukanlah kurikulum baru melainkan hanya pendekatan pembelajaran. Sejak dulu, dikatakannya, telah banyak berkembang pendekatan dan model pembelajaran seperti Active Learning, Contextual Theaching Learning, Cooperative Learning, dan lainnya. Pihaknya juga menghimbau agar guru di wilayah Kecamatan Gajahmungkur aktif dan inovatif dalam mendesain […]

  • PCNU-PATI Photo by Microsoft 365

    Jodoh Buat Bu Bidan Cantik

    • calendar_month Ming, 8 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Chapter 2 ————– “Bu Bidan, tolong istri saya! Dia kesakitan.” Keluar dari kamar Cempaka, lelaki berpostur tinggi besar itu tergopoh-gopoh  panik menuju tempat pendaftaran—dimana dua orang tengah sibuk melayani para ibu hamil yang sedang antri periksa. Tangan  mereka menggenggam buku KIA berwarna pink. “Oh ya, sebentar, Pak,” seru Tita. “Shanaya mana?” […]

expand_less