Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Puasa setelah Puasa

Puasa setelah Puasa

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 2 Apr 2024
  • visibility 289
  • comment 0 komentar

Oleh Hamidulloh Ibda*

Kebanyakan orang memandang, memahami, menginterpretasi bahwa puasa ya hanya puasa Ramadan. Ya, benar kalau itu puasa wajib sebagai bagian dari rukun Islam. Namun, sebenarnya banyak puasa setelah puasa, puasa di atas puasa, puasa pasca puasa.

Realitasnya, setelah bulan Ramadan yang penuh berkah berlalu, umat muslim di seluruh dunia seringkali berpikir tentang bagaimana mereka dapat mempertahankan spiritualitas dan keberkahan setelah bulan suci itu berakhir. Padahal kebanyakan setelah puasa Ramadan sebulan, kita kaghok, kaget, bahkan culture shock (gegar budaya). Nah, salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan melanjutkan puasa sunah setelah Ramadan. Puasa sunah merupakan puasa yang dianjurkan dalam agama Islam, selain puasa wajib seperti puasa Ramadan. Puasa ini adalah kesempatan bagi umat muslim untuk terus mendekatkan diri pada Allah SWT dan meningkatkan ibadah mereka.

Puasa setelah Puasa, Apa Saja?

Banyak sekali deretan puasa sunah setelah puasa wajib di bulan Ramadan. Pertama, puasa enam hari di bulan Syawal. Setelah Ramadan, salah satu puasa sunah yang sangat dianjurkan adalah puasa enam hari di bulan Syawal. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadan, kemudian dia berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia seperti berpuasa setahun penuh.” (HR. Muslim). Puasa ini tidak harus dilakukan secara berturut-turut setelah Idul Fitri, tetapi bisa dilakukan kapan saja selama bulan Syawal. Ini adalah kesempatan yang luar biasa bagi umat Muslim untuk mendapatkan pahala yang besar dengan melakukan ibadah yang relatif ringan.

Kedua, puasa Daud, yaitu puasa di mana seseorang berpuasa setiap hari dan berbuka setiap malam. Puasa ini dilakukan dengan cara berpuasa sehari dan berbuka pada hari berikutnya. Ini adalah puasa yang dianjurkan untuk menumbuhkan rasa syukur dan kesabaran.

Ketiga, puasa Senin dan Kamis. Puasa sunah Senin dan Kamis juga merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Rasulullah SAW bersabda, “Amal-amal itu disampaikan pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka amalku disampaikan ketika aku sedang berpuasa.” (HR. Tirmidzi). Puasa Senin dan Kamis adalah cara yang bagus untuk memperkuat ikatan spiritual dengan Allah SWT dan mengikuti jejak Rasulullah SAW.

Keempat, puasa Ayyamul Bidh. Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunah yang dilakukan pada hari ke-13, ke-14, dan ke-15 setiap bulan Hijriah. Puasa ini merupakan amalan yang sangat dianjurkan karena mengikuti sunah Rasulullah SAW dan diberkati oleh Allah SWT.

Kelima, puasa Arafah, yaitu puasa dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah, yaitu hari sebelum Hari Raya Idul Adha. Rasulullah SAW bersabda, “Aku berharap kepada Allah bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang telah lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim). Puasa Arafah adalah amalan yang sangat dianjurkan bagi mereka yang tidak sedang menjalankan ibadah haji. Ini adalah kesempatan untuk mendapatkan pengampunan Allah SWT dan mendekatkan diri pada-Nya.

Puasa sunah setelah Ramadan adalah cara yang baik untuk mempertahankan spiritualitas dan keberkahan setelah bulan suci itu berakhir. Dengan melanjutkan praktik puasa sunah, umat Muslim dapat terus mendekatkan diri pada Allah SWT dan meningkatkan ibadah mereka sepanjang tahun. Semoga Allah menerima amalan kita dan memberkahi kita dengan keberkahan yang tak terhingga. Aamiin.

Ibadah setelah Ramadah

Selain deretan ibadah puasa di atasm setelah bulan Ramadan, ada beberapa ibadah yang cocok dilakukan oleh umat Islam untuk mempertahankan dan meningkatkan keberkahan spiritual mereka. Pertama, melanjutkan tradisi tadarus membaca Al-Qur’an. Membaca Al-Qur’an secara rutin merupakan ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Setelah Ramadan, umat Islam dapat melanjutkan kebiasaan membaca Al-Qur’an setiap hari untuk terus mendekatkan diri pada ajaran Allah SWT.

Kedua, istikamah memberikan sedekah. Memberikan sedekah adalah ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam, terutama setelah bulan Ramadan. Umat Islam dapat memperpanjang semangat kebaikan yang dimiliki selama Ramadan dengan terus memberikan sedekah kepada yang membutuhkan.

Ketiga, istikamah berzikir, tahlilan, selawatan, dan berdoa. Berzikir (mengingat Allah) dan berdoa adalah cara yang baik untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT. Setelah Ramadan, umat Islam dapat melanjutkan praktik berzikir dan berdoa secara rutin untuk memperoleh ketenangan hati dan keberkahan hidup.

Keempat, istikamah salat sunah. Melakukan salat sunah secara rutin adalah cara yang baik untuk memperkuat ikatan spiritual dengan Allah SWT. Salat sunah seperti tahajjud, rawatib (shalat sunah sebelum atau sesudah salat wajib), dan shalat dhuha adalah beberapa contoh yang bisa dilakukan setiap hari.

Kelima, memperbaiki akhlak. Salah satu tujuan utama dari puasa Ramadan adalah untuk meningkatkan akhlak dan karakter seseorang. Setelah Ramadan, umat Islam dapat terus berusaha memperbaiki akhlak mereka dengan menjaga kesabaran, mengendalikan kemarahan, dan meningkatkan kebaikan dalam interaksi sehari-hari.

Keenam, mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Mengikuti sunnah Rasulullah SAW adalah ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Setelah Ramadan, umat Islam dapat terus mempelajari dan mengikuti contoh Rasulullah SAW dalam berbagai aspek kehidupan mereka.

Ketujuh, menjaga hubungan silaturahmi. Menjaga hubungan silaturahmi dengan keluarga, teman, dan tetangga adalah bagian penting dari ibadah dalam Islam. Setelah Ramadan, umat Islam dapat terus menjaga dan memperkuat hubungan sosial mereka untuk mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

Kedelapan, istikamah mujahadan, istigasah, ziarah kubur, dan amalan lain yang mendekatkan diri kepada Allah, Rasulullah, sahabat nabi, dan kekasih Allah Swt. Kesembilan, meningkatkan semua bentuk ibadah yang menyelaraskan hablumminallah, hablumminannas, dan hablumminalalam, Dengan melanjutkan dan memperkuat ibadah-ibadah di atas setelah Ramadan, umat Islam dapat mempertahankan dan meningkatkan keberkahan spiritual mereka sepanjang tahun. Begitu!

*Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., penulis lahir di Pati, 17 Juni. Saat ini menjadi dosen Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung, Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah 2018-2023, Pengurus LTN NU PCNU Kabupaten Temanggung 2019-2024, Kabid Media, Hukum, dan Humas Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah 2020-sekarang, aktif menjadi reviewer 18 jurnal internasional terindeks Scopus, reviewer 9 jurnal internasional, editor dan reviewer 25 jurnal nasional.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa MA Miftahul Ulum Semarakkan Haul Nyai Ageng Ngerang

    Siswa MA Miftahul Ulum Semarakkan Haul Nyai Ageng Ngerang

    • calendar_month Sen, 2 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 315
    • 0Komentar

    TAMBAKROMO-Dalam rangka Haul Nyai Ageng Ngerang, panitia menyelenggarakan segudang acara. Salah satunya adalah Karnaval Kirab Budaya yang dihelat Sabtu (31/8) siang. Untuk mensukseskan agenda ini, panitia menggandeng MA Miftahul Ulum, Tambakromo. Para peserta Kirab Budaya Haul Nyai Ageng Ngerang yang terdiri dari para peserta didik MA Miftahul Ulum Tambakromo Peran serta peserta didik MA Miftahul […]

  • Tanya Jawab Bersama  Rois Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Rois Syuriah

    • calendar_month Sel, 30 Agu 2016
    • account_circle admin
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Pertanyaan. Assalamua`laikum Sekarang adalah bulan agustus, dan sebentar lagi tanggal 17 agustus yang mana pada tanggal itu bangsa indonesia memeringati hari kemerdekaan indonesia yang ke 71, banyak dari masyarakat yang melakukan upacara kemerdekaan, dan pada proses upacara ada bentuk penghormatan kepada bendera merah putih, ada sebagian pendapat dari masyarakat yang mengatakan bahwa penghormatan pada bendera […]

  • PCNU-PATI Photo by Marcel Strauß

    Pesantren sebagai Agen Perubahan Sosial Masyarakat

    • calendar_month Sab, 20 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Pondok pesantren sebagaimana kita ketahui merupakan salah satu institusi pendidikan tertua di Indonesia yang ada dalam masyarakat dan mempunyai peran yang sangat urgent dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Karena di dalam pesantren tidak hanya memberikan pengetahuan dan ketrampilan teknis kepada santri, melainkan yang lebih penting adalah menanamkan nilai-nilai […]

  • Lewati Proses Panjang, Tanah Wahid Hasyim Resmi Milik NU Lagi

    Lewati Proses Panjang, Tanah Wahid Hasyim Resmi Milik NU Lagi

    • calendar_month Sab, 11 Jul 2020
    • account_circle admin
    • visibility 341
    • 0Komentar

    PATI-Sabtu (11/7) menjadi hari bahagia bagi PCNU Pati. Pasalnya, bukan hanya para pengurus harian yang berjumpa dengan pengurus MWC-NU untuk pertama kali selama pandemi, namun pertemuan yang berlangsung mulai pukul 13.30 sampai 16.30 WIB. tersebut memiliki makna tersendiri. Penyerahan verkas secara simbolis oleh tim ad hoc advokasi kasus tanah Wahid Hasyim yang diwakili oleh sekretaris […]

  • PAC IPNU Trangkil Bentuk Komesariat

    PAC IPNU Trangkil Bentuk Komesariat

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 252
    • 0Komentar

    TRANGKIL – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Trangkil sukses membentuk Pimpinan Komisariat (PK) Madrasah Aliyah Khoiriyatul Ulum Tegalharjo pada Sabtu (3/9/2022) yang bertempat di MA Khoiriyatul Ulum Tegalharjo, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati. Acara tersebut diikuti oleh seluruh siswa dan siswi Madrasah Aliyah Khoiriyatul Ulum […]

  • PCNU-PATI

    Ratusan Santri Pati Ziarah di Makam Gus Hasyim

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati melaksanakan apel sekaligus berziarah di Taman Makam Pahlawan Giri Dharma, Selasa (22/10/2024) sore. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2024. Satusan santri mengikuti kegiatan ini dengan khidmat. Kegiatan apel sekaligus ziarah dipimpin oleh Penjabat (Pj) Bupati Pati Sujarwanto Dwiatmoko. Usai apel, rombongan […]

expand_less