Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Menjadi Dewasa

Menjadi Dewasa

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 8 Sep 2023
  • visibility 386
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Saat saya tengah membersihkan rumah, tiba-tiba ada suara dari batin yang membisikkan sesuatu. Sesuatu yang membuat perasaan saya tak nyaman dan mudah tersentuh. Barangkali saya lah yang memang terlalu perasa atau mengkhawatirkan sesuatu secara berlebih.

Istilah populer mengatakan bahwa manusia adalah makhluk sosial. Dimana dalam menjalani kehidupan ini mereka selalu membutuhkan manusia yang lainnya. Mereka tak bisa bekerja dan melakukan pekerjaan seorang diri. Meski hal ini ada pengecualian tertentu. Tetapi yang saya maksudkan disini adalah setiap individu pasti dan akan selalu bersinggungan dengan individu atau kelompok yang lain.

Dalam menjalani kehidupan horizontal bersama dengan manusia yang lainnya tersebut, tak jarang kita menemukan berbagai permasalahan dan perselisihan. Entah karena kesalahpahaman persepsi atau perbedaan pandangan. Angka 6 jika dilihat dari bawah maka akan menunjukkan angka 6 (enam). Namun jika melihatnya dari atas maka berubah menjadi 9 (sembilan). Ini merupakan satu contoh kecil dari perbedaan cara memandang satu objek yang sama. 

Kita tahu dalam kehidupan ini tak hanya ada satu objek saja untuk bisa menjadikan perbedaan pandangan tersebut. Dari mulai tim bubur diaduk atau tak diaduk, sampai perselisihan memilih dan mendukung calon pemimpin masa depan. Perselisihan-perselisihan itu tak dapat dihindarkan.

Kita tak bisa memaksakan atau mendikte orang lain agar selaras dan memahami keinginan kita. Karena memang pada dasarnya setiap makhluk dan individu diciptakan Tuhan dengan memiliki keberbedaan. Orang tua dan anak pun memiliki sifat yang berbeda meskipun dari satu garis keturunan. Contohnya saja mereka memiliki tanda tangan yang berbeda. Artinya garis takdir pun juga ikut berbeda. Kata kekasih saya waktu itu. 

Perselisihan-perselisihan tersebut nyatanya mampu diuraikan dengan makin dewasanya manusia dalam mengelola emosi dan perasaannya. Kita tak bisa mengubah orang lain, namun kita bisa mengubah mindset diri sendiri dalam menyikapinya. Contoh ketika kita sedang disakiti atau dikhianati pasangan kita, kita bisa memilih untuk tak melakukan hal yang sama kepadanya. Kecewa dan marah tentu boleh. Namun jangan sampai berlarut dan terlalu lama.

Amarah dan kekecewaan yang berlebih dapat merusak segala mood kita, dan dapat pula menyebabkan munculnya energi-energi negatif yang datang silih berganti. Karena tak dipungkiri dalam kehidupan ini selalu ada dua sisi. Positif negatif, baik dan buruk, siang dan malam, laki-laki dan perempuan, yang ada dan tiada, dan sebagainya.

Menurut yang saya ketahui dari beberapa konten horor experience, bahwa makhluk astral yang jahat biasanya suka menggoda dan mempengaruhi manusia untuk berbuat jahat juga. Hal ini bisa dipicu karena amarah manusia yang tak bisa dikendalikan. Sehingga mereka (makhluk astral) yang jahat seolah menemukan teman baru.

Tentu kita tak menginginkan hal ini terjadi pada diri kita kan? Oleh sebab itu, maka mawas diri dan kedewasaan kita perlu sekali untuk dilatih. Agar pada saat orang lain menyakiti kita, kita tak membalas menyakitinya. 

Anggap saja bahwa mereka sedang menunjukkan kualitas dirinya. Ketika di pagi hari mereka bilang iya, namun saat sore hari telah berubah menjadi tidak. Ibarat dari kedelai menjadi tempe. Anggap saja dia adalah orang yang tak jujur. Lalu apa yang mesti kita lakukan dengan hal itu? Memaafkan. Mudah mengucapkannya, tapi sangat sulit melakukan bukan. 

Jika mau belajar lama-kelamaan akan menjadi mudah. Sama halnya dengan kita belajar matematika. Jika belum mengetahui rumusnya, maka akan sulit mengerjakan. Begitu juga dengan menjalani hidup dan kehidupan ini. Kita hanya belum tahu rumusnya mengendalikan diri saja. Belajar dan terus belajar adalah solusi yang tepat untuk senantiasa menemukan kebahagiaan ditengah perselisihan-perselisihan tadi.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Duet K. Muslim – KH. Fu’ad Abdillah Siap Pimpin NU Dukuhseti Hingga 2026

    Duet K. Muslim – KH. Fu’ad Abdillah Siap Pimpin NU Dukuhseti Hingga 2026

    • calendar_month Rab, 12 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 401
    • 0Komentar

      Para pengurus MWC NU Dukuhseti berfoti bersama usai konferensi DUKUHSETI – Majelis Wakil Cabang Nahdhatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Dukuhseti sukses menggelar Konferensi XII. Agenda agung tersebut guna memilih Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah masa khidmah 2022-2026.  Kegiatan yang digelar di Gedung Haji Kecamatan Dukuhseti pada Minggu (9/1) ini, turut dihadiri oleh jajaran Pengurus MWCNU, […]

  • Turba di Tayu, Ketua IPNU : Kita Ingin Jalin Kedekatan

    Turba di Tayu, Ketua IPNU : Kita Ingin Jalin Kedekatan

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 471
    • 0Komentar

    TAYU-Pelaksanaan Turba (Turun Ke Bawah) yang diagendakan Pengurus Cabang IPNU/IPPNU Kabupaten Pati mendarat di Tayu. Ini merupakan kali pertama PC IPNU/IPPNU melaksanakan Turba. Kegiatan Turba PC IPNU/IPPNU di Gedung Istighotsah Al Asyiq, Pule, Tayu Tujuan diagendakannya kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan program-program kerja cabang. Harapannya, para pengurus IPNU/IPPNU yang hadir dalan kesempatan tersebut dapat mendukung […]

  • Wabup Nadia Muna Tegaskan Informasi Konten Kreatif Belum Tentu Benar dan Valid

    Wabup Nadia Muna Tegaskan Informasi Konten Kreatif Belum Tentu Benar dan Valid

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.843
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Temanggung — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung menyelenggarakan talkshow bertema “Santri Melek Digital: Menjaga Akhlak di Era Modern” pada Sabtu, 25 Oktober 2025. Acara tersebut digelar di Aula Lantai Tiga INISNU Temanggung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB dan dihadiri oleh […]

  • PCNU-PATI

    Islamku Islam Anda Islam Kita

    • calendar_month Rab, 30 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 490
    • 0Komentar

    Dalam buku tersebut beliau menjelaskan secara gamblang bagaimana seharusnya umat islam dalam menjalankan sebuah sistem yang ada. Bahkan tulisan beliau ini sangat relevan di masa sekarang dalam masalah sosial, ekonomi dan politik. Padahal buku ini ditulis jauh sebelum seperti saat ini. Disinilah dilihat bahwa beliau memiliki pemikiran jangka panjang dan berkelanjutan dimasa datang perihal perkembangan […]

  • Semua Sekolah/Madrasah Ma`arif NU Jawa Tengah Diwajibkan Inklusif

    Semua Sekolah/Madrasah Ma`arif NU Jawa Tengah Diwajibkan Inklusif

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 462
    • 0Komentar

    Semarang – Lembaga Pendidikan Maarif NU Jawa Tengah melalui Pengawas Penggerak Maarif NU ingin mematikan bahwa semua Lembaga Pendidikan dibawah naungan Maarif baik Sekolah dan Madrasah tidak boleh menolak calon Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK). Hal itu disampaikan oleh Ketua LP Maarif NU Jawa Tengah, R Andi Irawan dalam kegiatan Bimbingan Teknis Pengawas Penggerak Maarif […]

  • PCNU-PATI

    LP3IA Tegaskan Tak Ada Izin Ndalem terkait Penerbitan Buku ‘Bahagia Beragama Bersama Gus Baha’

    • calendar_month Kam, 19 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 600
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- REMBANG – Ponpes Tahfudzul Qur’an LP3iA, Narukan, Kragan, Rembang, baru-baru mengeluarkan maklumat terkait penerbitan buku yang mencatut nama Gus Baha’, pengasuh pesantren tersebut. Hal itu disebarluaskan melalui postingan akun Instagram @ceramahgusbaha pada Rabu (18/1) petang. Adapun isi dari Maklumat tersebut di antaranya: 1. Pihak pesantren dan pihak ndalem tidak pernah menginginkan hal-hal materiil apapun […]

expand_less