Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Viral! Soal Ulangan Madin Mencatut NU, NU Pati : Tetaplah Bijak

Viral! Soal Ulangan Madin Mencatut NU, NU Pati : Tetaplah Bijak

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 8 Des 2021
  • visibility 318
  • comment 0 komentar
Soal ulangan yang sedang menjadi perbincangan warga NU yang diunggah oleh akun Facebook Generasi muda NU

KARAWANG – Baru-baru ini, kabar kurang menyenangkan kembali menguak di sosial media. Akun Facebook Generasi muda NU mengunggah foto berisi soal ulangan yang disinyalir menyudutkan NU Rabu (8/12) siang.

Dalam soal pilihan ganda tersebut, tertera uraian soal sebagai berikut : ‘Di antara orang yang dimurkai oleh Allah SWT adalah … .’ Dari pertanyaan tersebut, opsi ‘D’ dengan jelas menyebutkan ‘Kelompok NU’. Hal ini tentu saja memicu amarah kaum nahdliyyin.

Pada gambar lain, tertera kop soal ‘Kementerian Agama Kantor Kabupaten Karawang, Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT)’. Dalan postingan gambar yang disertai caption : ‘Siapapun yang ada dibalik penyusun Soal ini, wajib di PECAT dari KEMENAG.

Cc Gusmen @gusyaqut @kemenag_krw

@gmnu_karawang tolong dikawal sampai tuntas’, terlihat jelas pemilik akun Generasi muda NU sangat geram dengan beredarnya soal tersebut.

Netizen pun tak turut memberi support kepada Generasi muda NU, Kemenag dan pihak-pihak terkait untuk mengusut tuntas permasalahan ini. Di antaranya disebutkan oleh akun Hendro Sutanto dalam kolom komentar,

Gini nih klo selama ini dibiarin.. ngerusaknya sdh dr dalam

Pemilik akun Ressandi Mega Hermawan juga menimpali dengan komentar : ‘WTF, kenapa gak kelompok kadrun gtu yg udah jelas’. 

Sampai berita ini diturunkan, belum diketahui siapa pembuat soal dan apa motifnya pelaku membuat soal yang sangat sensitif tersebut. Menanggapi hal ini, PCNU Pati mengimbau masyarakat khususnya warga Nahdliyyin Kabupaten Pati untuk tidak terpancing melakukan hate scpeech di sosial media. 

“Biar diklarifikasi dulu apa motifnya. Kalau sudah jelas baru kita ambil tindakan yang bijak. Jangan gegabah dan tetaplah menjadi NU yang rahmatan lil alamin. Tapi tetap harus kita kawal masalah ini sampai menemui titik terang. Sekali lagi, jangan terpancing emosi,” ungkap K. Yususf Hasyim, ketua PCNU Pati.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Memandikan Jenazah sambil Membaca Dzikir

    Memandikan Jenazah sambil Membaca Dzikir

    • calendar_month Ming, 14 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 514
    • 0Komentar

      Pertanyaan : Disuatu daerah ada orang yang saat memandikan jenazah sambil membaca asma’ul husna, tasbih dan dzikir-dzikir yang lain.Apakah hal itu diperbolehkan syara`? Jawaban :Syeikh isma’il zain al-yamaniy al-makkiymenyebutkan dalam kitab kumpulan fatwanya ;Qurrotul ‘Ain : Bahwa membaca tahlil, tasbih dan dzikir-dzikir yang lain saat memandikan jenazah dan prosesi tajhiz yang lain ( seperti […]

  • Gelar Puncak Acara Resepsi Hari Santri, PWNU Jateng Ajak Warga Jaga Kerukunan Jelang Pilkada 2024

    Gelar Puncak Acara Resepsi Hari Santri, PWNU Jateng Ajak Warga Jaga Kerukunan Jelang Pilkada 2024

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Semarang – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah akan menggelar Puncak Acara Resepsi Hari Santri yang terdiri dari Jalan Sehat Santri Jawa Tengah, Bazar Kreatif Santri Jawa Tengah, Seminar Kreatif ekonomi, dan berbagai pelatihan. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional PWNU Jawa Tengah 2024 dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya […]

  • PAC IPNU IPPNU Bersama JRA Jolosutro Pati Gelar Ruqyah

    PAC IPNU IPPNU Bersama JRA Jolosutro Pati Gelar Ruqyah

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2020
    • account_circle admin
    • visibility 246
    • 0Komentar

    PATI, PAC IPNU IPPNU Tlogowungu bersama JRA Jolosutro Kabupaten Pati menggelar Ruqyah Massal pada Minggu (26/1/2020) di Pendopo Kecamatan Tlogowungu. Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus MWC NU bersama Banom, Praktisi JRA dan forkopimcam Tlogowungu. “Kami melaksanaan ruqyah masal ini dalam rangka mendakwahkan Al-Qur’an sebagai obat yang utama dari segala penyakit baik medis maupun non medis.” […]

  • Menyiapkan Kader NU  Di Masa Depan

    Menyiapkan Kader NU Di Masa Depan

    • calendar_month Sel, 18 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Perkembangannya Nahdlatul Ulama (NU) mengalami peningkatan sangat signifikan dalam jumlah pengikutnya. Hal ini bisa dilihat dalam Lembaga Survei Indonesia melalui exit poll pada tahun 2013. Dalam rilis tersebut, data menunjukkan bahwa dari 249 juta penduduk Indonesia yang mempunyai hak pilih, sekitar 36 persen atau 91,2 juta adalah warga NU. Selain itu  Di dalam buku “NU […]

  • PCNU-PATI

    Menjadi Perempuan; Itu Tak Mudah

    • calendar_month Jum, 3 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Mengapa hanya karena terlahir sebagai perempuan selalu dilemahkan? Mengapa ruang bicaranya selalu ditutup? Apakah dia tak berhak mendapatkan haknya sebagai manusia? Mengapa dan mengapa hal ini masih sering dan terus terjadi? Apakah jika perempuan mendapatkan haknya yang setara dengan laki-laki akan menimbulkan masalah? Dan segala pertanyaan lainnya. Saya akan bercerita perihal […]

  • PCNU - PATI Photo by Mufid Majnun

    Santri Pemalas Termasuk `Uqûq al-Walidaini.

    • calendar_month Jum, 24 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Seorang santri ketika berangkat ke Pondok Pesantren oleh orang tuanya dipesan untuk seregep (giat) mengaji dan giat muthôla`ah, akan tetapi santri tersebut ketika di Pondok Pesantren termasuk malas ngaji dan muthôla`ah, seandainya orang tuanya tahu, tentu saja akan merasa prihatin dan marah. Pertanyaan : Jika suatu saat di Pondok Pesantren santri tersebut malas (jarang mengaji […]

expand_less