Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Viral! Soal Ulangan Madin Mencatut NU, NU Pati : Tetaplah Bijak

Viral! Soal Ulangan Madin Mencatut NU, NU Pati : Tetaplah Bijak

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 8 Des 2021
  • visibility 283
  • comment 0 komentar
Soal ulangan yang sedang menjadi perbincangan warga NU yang diunggah oleh akun Facebook Generasi muda NU

KARAWANG – Baru-baru ini, kabar kurang menyenangkan kembali menguak di sosial media. Akun Facebook Generasi muda NU mengunggah foto berisi soal ulangan yang disinyalir menyudutkan NU Rabu (8/12) siang.

Dalam soal pilihan ganda tersebut, tertera uraian soal sebagai berikut : ‘Di antara orang yang dimurkai oleh Allah SWT adalah … .’ Dari pertanyaan tersebut, opsi ‘D’ dengan jelas menyebutkan ‘Kelompok NU’. Hal ini tentu saja memicu amarah kaum nahdliyyin.

Pada gambar lain, tertera kop soal ‘Kementerian Agama Kantor Kabupaten Karawang, Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT)’. Dalan postingan gambar yang disertai caption : ‘Siapapun yang ada dibalik penyusun Soal ini, wajib di PECAT dari KEMENAG.

Cc Gusmen @gusyaqut @kemenag_krw

@gmnu_karawang tolong dikawal sampai tuntas’, terlihat jelas pemilik akun Generasi muda NU sangat geram dengan beredarnya soal tersebut.

Netizen pun tak turut memberi support kepada Generasi muda NU, Kemenag dan pihak-pihak terkait untuk mengusut tuntas permasalahan ini. Di antaranya disebutkan oleh akun Hendro Sutanto dalam kolom komentar,

Gini nih klo selama ini dibiarin.. ngerusaknya sdh dr dalam

Pemilik akun Ressandi Mega Hermawan juga menimpali dengan komentar : ‘WTF, kenapa gak kelompok kadrun gtu yg udah jelas’. 

Sampai berita ini diturunkan, belum diketahui siapa pembuat soal dan apa motifnya pelaku membuat soal yang sangat sensitif tersebut. Menanggapi hal ini, PCNU Pati mengimbau masyarakat khususnya warga Nahdliyyin Kabupaten Pati untuk tidak terpancing melakukan hate scpeech di sosial media. 

“Biar diklarifikasi dulu apa motifnya. Kalau sudah jelas baru kita ambil tindakan yang bijak. Jangan gegabah dan tetaplah menjadi NU yang rahmatan lil alamin. Tapi tetap harus kita kawal masalah ini sampai menemui titik terang. Sekali lagi, jangan terpancing emosi,” ungkap K. Yususf Hasyim, ketua PCNU Pati.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMK Cordova Bentuk Komisariat IPNU-IPPNU

    SMK Cordova Bentuk Komisariat IPNU-IPPNU

    • calendar_month Jum, 27 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Pati. SMK Cordova Margoyoso Pati mendeklarasikan pembentukan Komisariat IPNU/IPPNU, dengan mengambil tema“Membangun Kader yang Berkompeten dalam Berorganisasi”23/09/kemarin. Acara bertempat di Masjid SMK Cordova deklarasi dimulai dengan tahlil yang dipimpin Kepala SMK Cordova Muhammad Niam Sutaman, diikuti dengan menyanyikan lagu kebangsaan  Indonesia Raya, Mars Sybbanul Watan,  Mars Cordova dan Mars IPNU/IPPNU. Muhammad Niam, menegaskan bahwa sekolah […]

  • Resmi Dibuka, Ini Cabang Perlombaan Persimanu I Ma'arif NU Jateng

    Resmi Dibuka, Ini Cabang Perlombaan Persimanu I Ma’arif NU Jateng

    • calendar_month Rab, 12 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Semarang – Perkemahan Prestasi Ma’arif NahdlatuI Ulama (Persimanu) I Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif NU (Sakoma NU) JawaTengah resmi dibuka oleh Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Drs. KH. Muhamad Muzammil di Bumi Perkemahan Munjuluhur Kabupaten Purbalingga pada pada Rabu (12/7/2023). Ketua Sakoma NU Jawa Tengah Kak H. Shobirin mengatakan, bahwa kegiatan Persimanu I Jawa Tengah tahun […]

  • Menyiapkan Kader NU  Di Masa Depan

    Menyiapkan Kader NU Di Masa Depan

    • calendar_month Sel, 18 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Perkembangannya Nahdlatul Ulama (NU) mengalami peningkatan sangat signifikan dalam jumlah pengikutnya. Hal ini bisa dilihat dalam Lembaga Survei Indonesia melalui exit poll pada tahun 2013. Dalam rilis tersebut, data menunjukkan bahwa dari 249 juta penduduk Indonesia yang mempunyai hak pilih, sekitar 36 persen atau 91,2 juta adalah warga NU. Selain itu  Di dalam buku “NU […]

  • AI Membantu Umat Muslim Berpuasa?

    AI Membantu Umat Muslim Berpuasa?

    • calendar_month Sel, 18 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 689
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Opo isa janjane? La kok puasa dibantu AI? Di era digital yang serba cepat ini, kecerdasan buatan (AI) telah merambah ke berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam membantu umat Muslim menjalankan ibadah puasa Ramadan. Bagaimana AI dapat memfasilitasi dan meningkatkan kualitas ibadah kita selama bulan suci ini?   Bulan Ramadan, bulan […]

  • Tampil Unggul, SMK NU Lasem Raih Juara 1 LKS Automobile Technology

    Tampil Unggul, SMK NU Lasem Raih Juara 1 LKS Automobile Technology

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.397
    • 0Komentar

      REMBANG, Kerja keras dan latihan konsisten akhirnya membuahkan hasil manis bagi siswa SMK NU Lasem, Syaiful Anwar yang sukses menempati posisi Juara 1 dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) bidang Automobile Technology tingkat kabupaten. Ajang bergengsi tersebut digelar pada Minggu (29/3) di SMK Muhammadiyah Rembang dan diikuti oleh sejumlah SMK yang memiliki jurusan otomotif. Kompetisi […]

  • Pelajar Islam Berbudaya untuk Toleransi dan Persatuan Bangsa  KONGRES XVII I  IPPNU

    Pelajar Islam Berbudaya untuk Toleransi dan Persatuan Bangsa KONGRES XVII I IPPNU

    • calendar_month Kam, 3 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Negara-negara berkembang hanya menjadi penonton bagi masuk dan berkembangnya nilai-nilai negara maju yang dianggap nilai-nilai global ke wilayah negaranya. Bagi Indonesia, merasuknya nilai-nilai Barat yang menumpang arus globalisasi ke kalangan masyarakat Indonesia merupakan ancaman bagi budaya asli yang mencitrakan lokalitas khas daerah di negeri ini. Kesenian-kesenian daerah seperti wayang, gamelan, dan tari menghadapi ancaman serius […]

expand_less