Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ulama’ Umaro’ Kab. Pati Gelar Istighotsah Bersama

Ulama’ Umaro’ Kab. Pati Gelar Istighotsah Bersama

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 2 Nov 2019
  • visibility 233
  • comment 0 komentar

PATI-Pemerintah Kabupaten Pati bersama PCNU Pati secara rutin menggelar istighotsah bersama. Haryanto, Bupati Pati menegaskan bahwa kegiatan ini telah berjalan sejak ia pertama kali menjabat sebagai Bupati Pati. Perlu diketahui, bahwa periode ini merupakan periode ke dua kepemimpinannya.
Malam tadi, Jumat (1/11), istighotsah bersama ini kembali digelar di Pendopo Kabupaten Pati. Tujuannya cukup jelas, yakni demi keselamatan Pemerintahan dan Masyarakat Pati.
Suasana mahalul qiyam saat pembacaan Maulid Shimtud Duror paska pembacaan istighotsah di Pendopo Kabupaten Pati, Jumat (1/11) malam tadi. 
Acara dibuka dengan pembacaan washilah, dilanjutkan dengan tahlil dan istighotsah yang dipimpin langsung oleh Ro’is Syuriyah PCNU Pati, KH. ANiq Muhammadun. Agenda dilanjut dengan pembacaan maulid Shimtud Duror dan dilanjutkan dengan mauidloh hasanah atau tausiyah keagamaan.
Selain elemen Muspida dan PCNU, hadir pula komponen pengurus MWC NU se-Kabupaten Pati untuk menyantap siraman rohani empat puluh hari sekali ini. masing-masing pengurus MWC yang hadir rata-rata membawa dua puluh sampai tiga puluh jama’ahnya untuk turut serta dalam agenda temu ulama’ umaro’ dan warga Kabupaten Pati tersebut. Bukan hanya itu, komponen Banom juga dilibatkan untuk menyukseskan kegiatan ini.
“Kegiatan ini baik. Kita bisa bertatap muka langsung dengan ulama dan pemerintah dalam suasana yang cukup santai.” Ujar Fitrianto, salah satu hadirin rombongan MWC-NU Margorejo.
Proyeksi
Bupati Pati, Haryanto membuka sambutannya dengan mengajak masyarakat untuk menyikapi musibah kekeringan ini dengan bijak dan selalu berhati-hati. Menurutnya, pada kondisi kekeringan semacam ini, rawan terjadi kebakaran. Selain itu, ia mengajak warganya untuk melakukan introspeksi dan pembenahan sikap, semakin mendekatkan diri kepada Allah agar musibah ini segera usai.
Sementara itu, PCNU Pati yang diwakili oleh Dr. KH. Ahmad Khoiron, M.Ag., juga menyampaikan harapannya dengan majelis yang telah berjalan selama hampir sepuluh tahun tersebut. Menurutnya, istighotsah yang digelar bersama secara rutin dapat mengindarkan Pati dari segala mara bahaya. Hal ini sekaligus menjadi harapannya.
“Kita berdoa mudah-mudahan dengan washilah majelis yang mulai ini, Pati dapat semakin adem ayem, terhindar dari konflik-konflik yang membahayakan Kabupaten kita tercinta ini.” tuturnya.
Secara gamblang, kegiatan semacam ini memang dapat mempersatukan. Bagaimanapun tiga poros penting dalam sebuah pemerintahan dapat dipertemuka lewat acara semalam. Ulama, pemerintah dan rakyat, duduk dalam satu majelis secara santai merupakan representasi perdamaian.
Selain itu, istighotsah, bagi warga NU juga dipercaya sebagai solusi spiritual untuk menyelesaikan problem-problem di berbagai level, mulai dari organisasi, desa, kecamatan bahkan hingga problem nasional dan internasional. Sebab, metode ini juga pernah digunakan oleh Nabi Muhammad SAW. dalam menghadapi permasalahan-permasalahan besar.
“Kita melakukan istighotsah bukan hanya ketika dalam masalah besar. Namun sengaja kita rutinkan sebagai media berdoa untuk memohon keselamatan untuk Kabupaten Pati khususnya dan Indonesia pada umumnya” ungkap Dr. Jamal Makmur, Wakil Ketua Cabang NU Pati saat ditemui usai acara.
Acara ditutup dengan mauidloh hasanah yang diisi langsung oleh KH. Aniq Muhammadun. Dalam tausiyah singkatnya, KH. Aniq menyampaikan bahwa sarana-sarana kemaksiatan semakin mudah diakses. Oleh sebab itu, ia berpesan agar masyarakat semakin berhati-hati dan semakin jeli dalam menggunakan gatged sebagai sebuah kebutuhan yang tidak bisa dihindarkan di era digital ini.(lut/ltn)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU- PATI

    Ketua PCNU Cerita Pengalaman Haji : Tidak Bisa Mencium Hajar Aswad (2-habis)

    • calendar_month Jum, 5 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    WINONG – Cerita haji dari ketua PCNU Pati belum usai. Bahkan untuk menceritakan seputar pelayanan pemerintah, KH. Yusuf Hasyim memaparkannya selama hampir dua jam.  Banyak servis pemerintah yang sangat memuaskan, mulai dari kesehatan, makanan dan bahkan tempat menginap.  Pelayanan lain yang juga sangat membekas adalah servis lapangan. Menurutnya, disepanjang jalan, ada petugas PPIH yang memberikan […]

  • Sekolah Inovasi Pangan Gelombang Dua Mantab Cetak Pemuda Sadar Kedaulatan Pangan

    Sekolah Inovasi Pangan Gelombang Dua Mantab Cetak Pemuda Sadar Kedaulatan Pangan

    • calendar_month Ming, 7 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Antusiasme para pemuda peserta Sekolah Inovasi Pangan gelombang kedua di MMH Tayu. TAYU – Setelah melaksanakan kegiatan Sekolah Inovasi Pangan di Kecamatan Winong (4/11) lalu, PCNU Pati menggandeng Forbil kembali melaksanakan kegiatan serupa di wiliyah Pati utara. Tepatnya, di gedung MTs. MMH Tayu.  Sama seperti di Winong, agenda tersebut juga diklasifikasi menjadi dua kelas. Bedanya, […]

  • PAC IPNU IPPNU Wedarijaksa Audiensi dengan Pemerintah Kecamatan

    PAC IPNU IPPNU Wedarijaksa Audiensi dengan Pemerintah Kecamatan

    • calendar_month Jum, 10 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Umar, Ketua PAC IPNU Wedarijaksa (kiri) sedang berdiskusi dengan Camat  Setempat, Eko Purwantoro  WEDARIJAKSA – PAC IPNU Wedarijaksa baru saja lakukan audiensi dengan Pemerintahan Kecamatan Wedarijaksa, Rabu (8/9). Perjumpaan yang berlangsung relatif singkat ini dilakukan di rumah dinas Camat Wedarijaksa.  Dalam kesempatan tersebut PAC IPNU IPPNU Wedarijaksa dalam hal ini ditandangi langsung oleh Umar, selaku […]

  • PCNU-PATI Photo by sam sul

    Peran Pesantren Sebagai Pengembangan Civil Society

    • calendar_month Sab, 3 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Berbicara tentang pemberdayaan masyarakat dalam konteks Indonesia, tentunya sangat kompleks sekali ranah dan dimensinya.  Mulai dari banyaknya angka kemiskinan, keterbelakangan masyarakat, dan kurang terciptanya lapangan pekerjaan yang merata, sehingga dari situ dibutuhkan para agen perubahan sosial untuk memberikan sumbangsih pemikiran dan solusi terhadap masyarakat. Agar problem solving di masyarakat bisa teratasi […]

  • Menumbuhkan Partisipasi Sosial Masyarakat Melalui Community Realation

    Menumbuhkan Partisipasi Sosial Masyarakat Melalui Community Realation

    • calendar_month Sab, 18 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 184
    • 0Komentar

     Oleh : Siswanto Kesadaran merupakan sifat positif seseorang dalam menerima suatu hal yang bersifat positif. Bila dikaitkan dengan lingkungan hidup, kesadaran berarti kepedulian seseorang terhadap lingkungan hidup, serta kesediaan melakukan berbagai konsekuensi kegiatan yang disyaratkan dalam pemeliharaan kelestarian lingkungan hidup tersebut. Kesediaan yang dilakukan atas kesadaran bukan atas dasar paksaan, tetapi dilaksanakan atas dasar kesukarelaan. […]

  • LAKPESDAM NU Pati Berikan Percontohan Vertikultur

    LAKPESDAM NU Pati Berikan Percontohan Vertikultur

    • calendar_month Jum, 29 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia NU Pati melakukan pendampingan di Panti Asuhan Darul Hadlanah Desa Waturoyo Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati, Rabu (27/1). Kegiatan ini merupakan program dari divisi lingkungan yang konsen dalam bentuk pendampingan di bidang pemberdayaan seperti daur ulang sampah, tanaman vertikultur, holtikultur dan penghijuan. Pada kegiatan ini misalnya, Lakpesdam melakukan kegiatan dalam […]

expand_less