Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ulama’ Umaro’ Kab. Pati Gelar Istighotsah Bersama

Ulama’ Umaro’ Kab. Pati Gelar Istighotsah Bersama

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 2 Nov 2019
  • visibility 248
  • comment 0 komentar

PATI-Pemerintah Kabupaten Pati bersama PCNU Pati secara rutin menggelar istighotsah bersama. Haryanto, Bupati Pati menegaskan bahwa kegiatan ini telah berjalan sejak ia pertama kali menjabat sebagai Bupati Pati. Perlu diketahui, bahwa periode ini merupakan periode ke dua kepemimpinannya.
Malam tadi, Jumat (1/11), istighotsah bersama ini kembali digelar di Pendopo Kabupaten Pati. Tujuannya cukup jelas, yakni demi keselamatan Pemerintahan dan Masyarakat Pati.
Suasana mahalul qiyam saat pembacaan Maulid Shimtud Duror paska pembacaan istighotsah di Pendopo Kabupaten Pati, Jumat (1/11) malam tadi. 
Acara dibuka dengan pembacaan washilah, dilanjutkan dengan tahlil dan istighotsah yang dipimpin langsung oleh Ro’is Syuriyah PCNU Pati, KH. ANiq Muhammadun. Agenda dilanjut dengan pembacaan maulid Shimtud Duror dan dilanjutkan dengan mauidloh hasanah atau tausiyah keagamaan.
Selain elemen Muspida dan PCNU, hadir pula komponen pengurus MWC NU se-Kabupaten Pati untuk menyantap siraman rohani empat puluh hari sekali ini. masing-masing pengurus MWC yang hadir rata-rata membawa dua puluh sampai tiga puluh jama’ahnya untuk turut serta dalam agenda temu ulama’ umaro’ dan warga Kabupaten Pati tersebut. Bukan hanya itu, komponen Banom juga dilibatkan untuk menyukseskan kegiatan ini.
“Kegiatan ini baik. Kita bisa bertatap muka langsung dengan ulama dan pemerintah dalam suasana yang cukup santai.” Ujar Fitrianto, salah satu hadirin rombongan MWC-NU Margorejo.
Proyeksi
Bupati Pati, Haryanto membuka sambutannya dengan mengajak masyarakat untuk menyikapi musibah kekeringan ini dengan bijak dan selalu berhati-hati. Menurutnya, pada kondisi kekeringan semacam ini, rawan terjadi kebakaran. Selain itu, ia mengajak warganya untuk melakukan introspeksi dan pembenahan sikap, semakin mendekatkan diri kepada Allah agar musibah ini segera usai.
Sementara itu, PCNU Pati yang diwakili oleh Dr. KH. Ahmad Khoiron, M.Ag., juga menyampaikan harapannya dengan majelis yang telah berjalan selama hampir sepuluh tahun tersebut. Menurutnya, istighotsah yang digelar bersama secara rutin dapat mengindarkan Pati dari segala mara bahaya. Hal ini sekaligus menjadi harapannya.
“Kita berdoa mudah-mudahan dengan washilah majelis yang mulai ini, Pati dapat semakin adem ayem, terhindar dari konflik-konflik yang membahayakan Kabupaten kita tercinta ini.” tuturnya.
Secara gamblang, kegiatan semacam ini memang dapat mempersatukan. Bagaimanapun tiga poros penting dalam sebuah pemerintahan dapat dipertemuka lewat acara semalam. Ulama, pemerintah dan rakyat, duduk dalam satu majelis secara santai merupakan representasi perdamaian.
Selain itu, istighotsah, bagi warga NU juga dipercaya sebagai solusi spiritual untuk menyelesaikan problem-problem di berbagai level, mulai dari organisasi, desa, kecamatan bahkan hingga problem nasional dan internasional. Sebab, metode ini juga pernah digunakan oleh Nabi Muhammad SAW. dalam menghadapi permasalahan-permasalahan besar.
“Kita melakukan istighotsah bukan hanya ketika dalam masalah besar. Namun sengaja kita rutinkan sebagai media berdoa untuk memohon keselamatan untuk Kabupaten Pati khususnya dan Indonesia pada umumnya” ungkap Dr. Jamal Makmur, Wakil Ketua Cabang NU Pati saat ditemui usai acara.
Acara ditutup dengan mauidloh hasanah yang diisi langsung oleh KH. Aniq Muhammadun. Dalam tausiyah singkatnya, KH. Aniq menyampaikan bahwa sarana-sarana kemaksiatan semakin mudah diakses. Oleh sebab itu, ia berpesan agar masyarakat semakin berhati-hati dan semakin jeli dalam menggunakan gatged sebagai sebuah kebutuhan yang tidak bisa dihindarkan di era digital ini.(lut/ltn)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • fff-png-2

    Bekerja Menjadi WTS

    • calendar_month Ming, 27 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

      1.       Dizaman sekarang ini banyak sekali yang namanya WTS (wanita tuna susila), diantara alasan wts-wts tersebut adalah  bekerja sebagai WTS guna menghidupi kebutuhan hidup dirinya dan juga keluarganya.   Pertanyaan : a.      Bagaimana hukum menjadi WTS dengan alasan diatas, dan bagaimana jika karena menuruti hawa nafsu ?   Jawaban :Menjadi WTS sudah jelas hukumnya […]

  • PCNU-PATI Photo by Mailchimp

    Hak Berbicara, Hak Berpendapat

    • calendar_month Jum, 3 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Kawan : “Kamu kan belum menikah dan punya anak, kok nulisnya tentang anak-anak sih.” Saya : “Lho memang ada keharusan untuk memiliki anak (biologis) dulu, baru boleh menulis tentang anak-anak?” Beberapa hari yang lalu, saya ditegur oleh salah seorang kawan. Saya yang notabene sering menulis tentang dunia parenting dan seputar perempuan, […]

  • Gus Ghofar, Sekjend PBNU Era Gus Dur Wafat

    Gus Ghofar, Sekjend PBNU Era Gus Dur Wafat

    • calendar_month Jum, 6 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Sekjend PBNU saat ini, Helmi Faishol Zaini (kiri) bersama Sekjend PBNU Era Gus Dur, KH. Abdul Ghofar Rahman (kanan) yang sedang terbaring sakit. JAKARTA-KH. Abdul Ghaffar Rahman atau Gus Ghofar berpulang Kamis (5/8) malam tadi. Sekretaris Jendral PBNU era Gus dur tersebut menghembuskan nafas terakhir pada pukul 20.38 WIB di Rumah Sakit pusat Angkatan Darat […]

  • Masjid Besar Gembong Santuni 110 Yatim-Dhuafa

    Masjid Besar Gembong Santuni 110 Yatim-Dhuafa

    • calendar_month Jum, 29 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    GEMBONG – Pengurus Takmir Masjid Besar Baitul Muttaqin Gembong baru saja menyelenggarakan peringatan nuzulul qur’an, Kamis (23/4) malam tadi. Bukan hanya itu, panitia kegiatan yang digawangi oleh K. Sholikhin menegaskan dalam acara tersebut juga dilaksanakan santunan yatama, janda, lansia dan dhuafa. Berdasarkan laporan panitia, sedikitnya ada 9 yatim dan 101 lansia, janda dan dhuafa yang […]

  • Serba-serbi Festival Ramadhan IPNU-IPPNU Wedarijaksa Ke 13

    Serba-serbi Festival Ramadhan IPNU-IPPNU Wedarijaksa Ke 13

    • calendar_month Jum, 29 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA – Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Wedarijaksa mengadakan Festival Ramadhan yang ke-13 bertempat di Madrasah Diniyah Tibyanul Falah, Desa Sidoharjo Kecamatan Wedarijaksa. Pagelaran ini dibuka dan dihadiri oleh Ketua Tanfidziyah, Kiai Nabhan Ulinnuha MWC NU Wedarijaksa, Majelis IPNU-IPPNU Wedarijaksa, juga tampak hadir Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Kabupaten Pati. Acara yang berlangsung 26-28 April 2022, […]

  • PCNU PATI - UPZISNU Kalimulyo Santuni Yatim dan Sumbang Masjid

    UPZISNU Kalimulyo Santuni Yatim dan Sumbang Masjid

    • calendar_month Kam, 28 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 163
    • 0Komentar

    UPZISNU NU-CARE Desa Kalimulyo Kec. Jakenan memberikan santunan anak yatim dan bantuan pembangunan masjid setempat, senilai Rp 10 juta, Kamis, malam (28/04). Selain santunan untuk anak yatim, diberikan juga bingkisan untuk imam masjid dan musala. Penyerahan dilaksanakan bersamaan dengan acara Malam Khataman yang digelar di Masjid Baitul Abidin Kalimulyo. Ketua UPZISNU Kijingan Kalimulyo, dalam sambutannya […]

expand_less