Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Terinspirasi Putri Syeh Ahmad Mutamakkin, SMK Cordova Luncurkan Produk Herbal

Terinspirasi Putri Syeh Ahmad Mutamakkin, SMK Cordova Luncurkan Produk Herbal

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 15 Agu 2021
  • visibility 533
  • comment 0 komentar

 

Doa bersama dalam proses peluncuran produk herbal perdana Jurusan Farmasi SMK Cordova Kajen

PATI-Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Cordova, Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Pati, melakukan branding produk “Surgi Joyo” Sabtu (14/8) siang. 

Bersamaan dengan branding produk, SMK Cordova juga meluncurkan logo baru untuk Program Keahlian Farmasi.

Mengusung slogan “Kembali ke Kearifan Lokal”, logo baru itu tercipta dari kombinasi dan stilisasi ornamen khas Kajen, di antaranya lambang dua naga yang merupakan ornamen Masjid Kajen.

Ketua Jurusan Farmasi SMK Cordova Zuliana Mufarrihah mengatakan, logo yang telah diluncurkan itu terinspirasi dari sesepuh Desa Kajen, yakni Putri dari Syeh Ahmad Mutamakkin.

“Logo kami perkuat supaya kami kembali ke jati diri khas Kajen. Kami terinspirasi dari sesepuh Kajen, yakni Nyai Alfiyah yang merupakan putri dari waliyullah Mbah Mutamakkin. Beliau merupakan herbalis abad ke-19 yang menjadi inspirasi kami,” jelas dia usai peresmian logo baru di Aula SMK Cordova.

Ia menjelaskan, selain rebranding logo jurusan Farmasi, pihaknya juga meluncurkan logo dan merek dari berbagai produk farmasi yang telah pihaknya hasilkan.

Dia menyebut, selama ini SMK Cordova sudah banyak menghasilkan berbagai macam produk. Namun, secara pemasaran masih belum kuat. 

“Selama ini produk kami sudah banyak, tapi pemasaran belum kuat karena belum punya branding. Hari ini kami luncurkan merek Surgi Joyo,” jelas dia.

Ditanya mengenai makna dari merek tersebut, Zuliana menjelaskan bahwa Surgi bermakna surga. Sedangkan Joyo artinya kejayaan. 

Adapun Logo Surgi Joyo sendiri terbentuk dari ornamen sulur bunga yang meliuk berbentuk angka sembilan dan mekar di ujungnya. Angka sembilan melambangkan 99 asmaul husna, dan sulur bunga yang mekar melambangkan husnul khotimah.

Zuliana menyebut, pihaknya lebih banyak menghasilkan produk-produk herbal. Sebab, itu sesuai semangat rebranding yang telah diusung, yakni kembali ke kearifan lokal Kajen, dengan teladan sosok herbalis Nyai Alfiyah.

“Produk herbal kami antara lain ada sirup telang, sirup rosella, teh bunga telang, kunyit asam, serbuk jahe, dan serbuk temulawak. Kami juga punya produk salep herbal yang sudah dipasarkan ke 70-an pondok pesantren di Kajen,” sebut dia.

Ia menambahkan, untuk sementara ini, pemasaran produk baru hanya terbatas di marketplace. Namun, ada beberapa toko modern di Kajen yang menawarkan kolaborasi untuk pemasaran produk dari SMK Cordova itu.(angga/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suluk Alif, Warisan Literasi Kritis Syekh Mutamakkin Kajen yang Memadukan Tauhid dan Budaya Jawa

    Suluk Alif, Warisan Literasi Kritis Syekh Mutamakkin Kajen yang Memadukan Tauhid dan Budaya Jawa

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.638
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Tradisi manuskrip di wilayah Kajen, Pati, bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan cermin dari keberislaman masyarakat Jawa yang khas. Filolog Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, Taufiq Hakim, mengungkapkan bahwa Islam di wilayah ini diresapi secara konvergen dan vernakular, menggabungkan ketauhidan yang kokoh dengan ekspresi rasa dan simbol budaya lokal. ​Poros dari peradaban Jawa-Muslim di […]

  • Peradaban Minus Manusia

    Peradaban Minus Manusia

    • calendar_month Sel, 19 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 539
    • 0Komentar

    Pati. Genosida di Palestina adalah bukti terang-benderang betapa manusia tak lagi punya malu untuk memamerkan kebiadabannya. “Tidak hanya kehilangan rasa malu, tapi malah aktif mengembangkan beragam narasi untuk membendung empati publik internasional terhadap korban mereka. Mulai dari narasi tentang hak mempertahankan diri sampai anti-semitisme,” demikian ujar Anis Sholeh Ba’asyin dalam acara Ngaji NgAllah Suluk Maleman […]

  • Mahasiswa Prodi PMI IPMAFA Pertajam Analisis Sosial Lewat Studi Banding di Desa Wisata Umbul Ponggok, Klaten

    Mahasiswa Prodi PMI IPMAFA Pertajam Analisis Sosial Lewat Studi Banding di Desa Wisata Umbul Ponggok, Klaten

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 428
    • 0Komentar

    Klaten — Segenap Mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati melaksanakan kegiatan studi banding ke Desa Wisata Umbul Ponggok, Klaten. Selasa, 1 Juli 2025. Adapun kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan keilmuan serta memahami secara langsung praktik pemberdayaan masyarakat berbasis potensi desa. Acara diawali dengan sesi diskusi yang dipandu […]

  • Momen halal Bi Halal MWCNU Winong, Ranting NU dan Banomnya Sepakat Dukung Penuh Klinik NU HALAL BI HALAL Pratama Rawat Inap

    Momen halal Bi Halal MWCNU Winong, Ranting NU dan Banomnya Sepakat Dukung Penuh Klinik NU HALAL BI HALAL Pratama Rawat Inap

    • calendar_month Rab, 23 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Winong mengadakan acara Halal Bihalal pada minggu, 20 April 2025. Halal Bihalal yang dilaksanakan bertempat di Gedung Klinik Pratama Rawat Inap NU Winong ini dihadiri oleh Ketua PCNU Kab Pati KH Yusuf Hasyim, S.Ag, M.SI, Pengurus MWCNU Winong, Muspika Kec Winong, Badan Otonom Muslimat NU, Fatayat […]

  • Melawan Gerakan Sosmed Wahabi

    Melawan Gerakan Sosmed Wahabi

    • calendar_month Sen, 17 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 552
    • 0Komentar

     Oleh : M. Dani Habibi* Kita tentu sudah mengetahui bahwa negara Indonesia adalah negara yang mempunyai penduduk muslim terbesar di dunia. Hal ini tentu menjadi lahan subur bagi para penggerak Islam baik yang bersifat tradisonal, modern atau fundamental.  Setiap gerakan Islam, pastinya punya ciri khas masing-masing. Mulai dari yang bercorak tradisionalis seperti menjaga tradisi leluhur […]

  • Perjalanan ke Lokasi Muktamar, Katib Syuriyah PWNU Jateng Wafat

    Perjalanan ke Lokasi Muktamar, Katib Syuriyah PWNU Jateng Wafat

    • calendar_month Sen, 20 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 634
    • 0Komentar

    KH. Imam Sya’roni, Katib Syuriyah PWNU Jateng JAKARTA – Kabar duka menyelimuti PWNU Jawa Tengah jelang Muktamar NU ke-34 di Lampung 22-23 Desember mendatang. Pasalnya, Katib Syuriyah PWNU Jateng, KH. Imam Sya’roni dikabarkan wafat saat perjalanan menuju lokasi muktamar.  Pengasuh Ponpes As Sa’adah, Gayamsari Semarang tersebut sempat dilarikan ke RSCM Jakarta untuk mendapatkan pertolongan medis. […]

expand_less