Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Tantrum

Tantrum

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 25 Agu 2023
  • visibility 270
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Setiap manusia memiliki tantrum yang berbeda. Anak kecil hingga dewasa sekalipun tanpa sengaja pasti mengalami kondisi dimana keinginan yang telah diciptakan berakhir tak sesuai harapan. Tantrum bisa berbeda bentuknya. Ada yang marah-marah, menangis yang berlebih, atau membanting barang. Tantrum tersebut bisa terjadi karena kurang pandainya kita mengontrol emosi.

Saya ada cerita tentang keponakan yang masih sangat menonjolkan ke-tantruman-nya. Maklum usianya sekitar 6 tahun. Singkat cerita dia sedang bermain di kamar saya. Saat itu saya tengah asyik dengan handphone sebab memang ada hal penting yang mesti diselesaikan segera. Saya memang salah sebab telah mendiamkannya tanpa memberi ajakan untuk bermain. 

Akhirnya dia tertarik pada sederet perlengkapan make up saya disebelah lemari. Walaupun tak selengkap milik beauty blonder atau para MUA lokal maupun kancah Internasional, setidaknya beberapa item seperti bedak, moisturizer, dan lipstik telah mampu memoles wajah saya sedemikian rupa.

Keponakan saya saat itu melihat bungkusan bedak yang baru saya beli tetapi belum sempat untuk dibuka. Saya sengaja meletakkannya begitu saja sebab stok bedak lama masih ada sisa-sisa sedikit. Saya terbiasa menunggu sampai benar-benar habis dahulu, baru mengganti dengan yang baru. Kemudian dia meminta izin kepada saya untuk dijadikannya alat bermain. Saya tak memberinya izin sebab bedak bukan untuk dijadikan mainan.

Saya bukannya pelit. Akan tetapi jika saya izinkan, pasti akan ia coba diwajahnya. Ketika izin tak didapatkan dan saya masih berkutik dengan handphone, ia akhirnya membuka plastik dan wadah bedanya sesuka hatinya. Saya hanya melihat dirinya dengan tatapan yang biasa saja. Saya tak marah karena memang saya tengah belajar bagaimana menahan dan mengontrol emosi seperti yang diucapkan kekasih. Hingga kemudian saya berkata,

“Tadi mbak kan ndak memberi izin adik, kenapa adik tetap membuka wadah bedaknya? Itu namanya ndak baik sayang. Kan bedak ini bukan punya adik. Jadi adik tak boleh sembarangan membukanya.”

Setelah saya berkata begitu, dia malah menangis dengan kencang hingga ibu, nenek, dan ibu saya mendengar. Para ibu-ibu itu lantas dengan kompaknya menanggapi tangisan itu dengan bertanya ada apa. Apakah telah disakiti oleh saya? Lalu berkata bahwa saya akan dimarahi mereka.

Dalam batin saya, ini ibu-ibu kenapa. Ada seorang anak yang salah kenapa malah menyalahkan pihak lain? Bukankah seharusnya ia mendampingi si anak agar mengerti jika perbuatannya telah salah untuk kemudian diarahkan pada yang seharusnya?

Setelah peristiwa itu, saya mengambil kesimpulan bahwa bagaimana kita (para orang tua) ingin anaknya berkembang jika mindset kita masih suka menyalahkan pihak lain tanpa introspeksi diri terlebih dahulu. Anak kecil memang tak bisa dituntut untuk menjadi dewasa, akan tetapi orang dewasa lah yang seharusnya lebih dewasa. Jika anak kecil tak diberi tahu mana yang salah dan mana yang benar, sampai ia dewasa pun mindsetnya akan begitu. Menangis adalah jalan ninja untuk mendapatkan sesuatu.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekolah dan Madrasah Ma'arif Perlu Perkuat Branding

    Sekolah dan Madrasah Ma’arif Perlu Perkuat Branding

    • calendar_month Rab, 22 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 367
    • 0Komentar

      Brebes – Lembaga Maarif NU Kabupaten Brebes mengadakan pelatihan yang diperuntukkan untuk tenaga kependidikan, guru dan siswa dilingkungan kabupaten Brebes. Acara ini di laksanakan di gedung PC NU Brebes di Jl. Yos Sudarso No. 36 Brebes. Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 50 peserta dari perwakilan guru maupun siswa di lingkungan Kabupaten Brebes pada […]

  • PCNU-PATI

    Literasi Fiqih Ibadah & Launching Buku “Fiqih Nelayan” Berlangsung Sukses

    • calendar_month Sab, 7 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Bendar, 7 September 2024 – Acara literasi fiqih ibadah dan launching buku berjudul “Fiqih Nelayan” berhasil dilaksanakan di Balai Desa Bendar dengan dihadiri oleh 30 peserta dari anggota paguyuban tradisional, JTB, Porse Seine, asosiasi nelayan dan beberapa Nahkoda di desa Bendar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada masyarakat nelayan tentang fiqih ibadah yang […]

  • PCNU-PATI Photo by geralt

    Celeng, Babi, dan Anjir

    • calendar_month Sel, 25 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 493
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda Tiga bentuk umpatan di atas sengaja saya jadikan judul pada artikel ini. Mengingat, ragam bahasa yang digunakan anak-anak dan remaja kita, sekarang ini memprihatinkan. Di semua level. Entah pra sekolah, SD/MI hingga SMA/SMK/MA. Di kota dan desa sama. Meski bentuk umpatannya berbeda. Umpatan ditinjau dari bentuknya pun beragam. Pertama, nama binatang seperti […]

  • BLKK An Noor Cetak Santri Barista Profesional

    BLKK An Noor Cetak Santri Barista Profesional

    • calendar_month Jum, 27 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Pengurus Yayasan An Noor, Ziyad Naim Shobah (kiri) bersama para peserta pelatihan barista di BLKK An Noor Kajen MARGOYOSO – Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) An-Noor Kajen yang berbasis kompetensi Barista telah mengakhiri pelatihan, Selasa (24/8) lalu. Sedikitnya ada 16 peserta yang mayoritas lolos dalam pelatihan di BLKK yang berada di bawah naungan Yayasan An […]

  • Tabligh, Dekadensi Moral Pemuda Akibat Narkoba

    Tabligh, Dekadensi Moral Pemuda Akibat Narkoba

    • calendar_month Kam, 30 Mar 2017
    • account_circle admin
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Jajaran Sie Pendidikan Panti Asuhan Darul Hadlanah Yayasan Muslimat NU Pati, menggelar tabligh dengan mengambil tema Dekadensi Moral Pemuda Akibat Narkoba, Senin , 27 Maret 2017, malam.             Tema tersebut di ambil karena banyak pertimbangan, apabila kita mengamati realita yang ada ditengah masyarakat, budaya mengkonsumsi narkoba sudah menjadi hal yang biasa, bahkan tidak hanya dikonsumsi […]

  • PCNU - PATI Photo by Wasa Crispbread

    Sekali Tersakiti; Setelah itu, Berhenti

    • calendar_month Rab, 10 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Kemarin malam saat sedang menikmati secangkir teh, sebagai pengantar istirahat malam saya mendapatkan pesan di Whatsapp dari orang yang saya sayangi. Singkat padat dan terkendali. “Mas kejadian tadi buat tulisan buat hari Rabu ya,” Saya langsung mengiyakan saja permintaanya; sedangkan tulisan dengan judul Dari Rumah Ke Rumah akan saya publish pada […]

expand_less