Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sudah Saatnya Warga Nahdliyyin Melek Politik

Sudah Saatnya Warga Nahdliyyin Melek Politik

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 27 Mar 2015
  • visibility 392
  • comment 0 komentar

LAKPESDAM NU — Wakil Ketua PBNU As’ad Sa’id Ali menyatakan, warga nahdliyyin harus berpolitik agar tidak mudah diombang-ambing pihak manapun. Selain tiu, dengan melek politik, cita-cita NU untuk menjaga NKRI dapat terwujud.
Hal itu dikatakan As’ad dalam acara pembukaan Program Pengembangan Wawasan Keulamaan (PPWK), di Pondok Pesantren Raudlatul Muta’allimin, Desa Langgardalem, Kecamatan Kota, Jumat (20/3) lalu.
“Warga Nu harus berpolitik, khususnya mereka yang aktif di partai politik. Dengan begitu, NU akan semakin kuat dan bisa mewujudkan keutuhan NKRI,” kata As’ad.
Tanpa berpolitik, rakyat Indonesia, khususnya warga NU yang merupakan mayoritas penduduk di negeri ini, akan mudah digoyang pihak asing. Sebagaimana dalam ekonomi yang tak dikuasai warga Nahdliyyin, ekonomi Indonesia sekarang ini mudah terombang-ambing karena dikuasai asing.
Dia mengatakan, politik yang dijalankan harus tetap dalam koridor NU ala paham Ahlus Sunnah wal Jamaah. Politik NU harus lemah lembut, tidak menjegal satu sama lain. Dan politik dalam NU tidak mengenal kekerasan.
Selain itu, kata As’ad, dalam berpolitik warga Nahdliyyin harus menebar nilai-nilai kebaikan. Politik NU itu mengajak, bukan menakuti. Karena prinsip yang terus dijaga NU yakni menyebar nilai Islam yang member rahmat bagi semesta.
“Dalam berpolitik, warga NU juga tidak boleh haus kekuasaan. Seperti contoh guru kita Gus Dur, yang tidak pernah berniat menjadi presiden. Namun ketika dikehendaki rakyat, beliau amanah”, ujarnya.
Dia menambahkan, politik harus didasari kekuatan ekonomi. Selahingga dalam berpolitik tidak rakus harta. Kudus bisa menjadi contoh. Karena semangat dagang warga Kudus yang sebagian besar warga Nahdliyyin, menunjukkan kekuatan ekonomi. Sehingga saat terjun ke dunia politik, mereka tidak silau dengan harta.
“Saya bangga menjadi orang Kudus. Karena dengan semangat berdagang yang dimiliki, menjadi kekuatan tersendiri bagi warga yang terjun ke dunia politik. Mereka tidak akan silau dengan harta, dan akan bekerja untuk rakyatnya secara sungguh-sungguh”, jelasnya.
Sumber: Koran Muria (Faisol Hadi Suwoko/Imron Lakpesdam NU)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa siswi SMA dan MTs Joyo Kusumo Gelar Penanaman 1.000 Pohon di Desa Pasuruhan dan Jetis Pesagi

    Siswa siswi SMA dan MTs Joyo Kusumo Gelar Penanaman 1.000 Pohon di Desa Pasuruhan dan Jetis Pesagi

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Dalam rangka mewujudkan komitmen terhadap kelestarian alam dan pendidikan karakter berbasis lingkungan, SMA dan MTs Joyo Kusumo sukses menyelenggarakan kegiatan penanaman 1.000 pohon di Desa Pasuruhan dan Jetis Pesagi, Kecamatan Kayen. Acara yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari ini tidak hanya melibatkan seluruh civitas akademika sekolah/ madrasah di bawah naungan Yayasan Joyo […]

  • Pelajar NU untuk Bangsa

    Pelajar NU untuk Bangsa

    • calendar_month Jum, 10 Feb 2017
    • account_circle admin
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Cabang IPNU dan IPPNU mengadakan Pendidikan dan Latihan sebagai salah satu faktor penting dalam kehidupan dan jalannya roda regenerasi dalam sebuah Organisasi. Yang mana dalam DIKLAT tersebut terjadinya proses regenerasi dan transfer ilmu pengetahuan serta doktrin awal tentang organisasi. Tidak terkecuali Corp Brigade Pembangunan (CBP) dan Korp Pelajar Putri (KPP) yang merupakan […]

  • LazizNU Pati selalu hadir - PCNU PATI

    LAZISNU Pati Selalu Hadir

    • calendar_month Jum, 8 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Pati. PC Lazisnu Pati didatangi oleh seorang pemuda dengan maksud ingin meminta bantuan. Pemuda tersebut bernama Chandra Hasudungan Panggabean. Chandra merupakan warga Desa Cimekar Rt 01 Rw 07 Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung. Kamis 31 Maret 2022 beberapa hari lalu “Ia bercerita mulanya berangkat dari Surabaya, sebelumnya bekerja di salah satu perusahaan yang ada disana. Karena […]

  • PCNU-PATI

    Kerja Harian (di) Tirikan

    • calendar_month Rab, 12 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Saya baru saja selesai minum kopi pada sebuah cafe di salah satu yang ada di bumi mina. Aktifitas minum kopi tersebut bukan tanpa maksud dan tujuan. Akan tetapi sebab ada berbagai hal, ada kisah cerita yang di curhat kan, ada sebuah halangan rintangan yang harus segera di selesaikan dan di […]

  • PC IPNU Sowan ke MWC-NU Gembong

    PC IPNU Sowan ke MWC-NU Gembong

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    GEMBONG-Pengurus Cabang IPNU/IPPNU Pati secara masif menggalang keaktifan ditingkat bawah. Program utamanya adalah pembentukan pengurus sampai di tingkat ranting. Dari total 21 PAC di Kabupaten Pati, hanya Kecamatan Gembong yang belum memiliki Pengurus Anak Cabang IPNU/IPPNU. Koordinasi PC IPNU/IPPNU Pati dengan MWC-NU Gembong Oleh sebab itu, Selasa (23/7) sore, Pengurus Cabang IPNU/IPPNU melakukan silaturrohim di […]

  • Fatayat NU Jateng Gelar Diklat di Brimob Simangon

    Fatayat NU Jateng Gelar Diklat di Brimob Simangon

    • calendar_month Jum, 19 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Puluhan kader Fatayat NU dari masing-masing kabupaten di Jawa tengah mengikuti Diklat Terpadu I Garfa di Semarang, 19 sampai 21 Nopember 2021 SEMARANG –  Sayap Pemudi NU, Pimpinan Wilayah Fatayat NU Jawa Tengah kembali membuat gebrakan. Diawali Jumat (19/11) pagi tadi, para pemudi tangguh tersebut telah memadati halaman Brimob Simangon Semarang.  Mereka berasal dari utusan […]

expand_less