Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sudah Saatnya Warga Nahdliyyin Melek Politik

Sudah Saatnya Warga Nahdliyyin Melek Politik

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 27 Mar 2015
  • visibility 461
  • comment 0 komentar

LAKPESDAM NU — Wakil Ketua PBNU As’ad Sa’id Ali menyatakan, warga nahdliyyin harus berpolitik agar tidak mudah diombang-ambing pihak manapun. Selain tiu, dengan melek politik, cita-cita NU untuk menjaga NKRI dapat terwujud.
Hal itu dikatakan As’ad dalam acara pembukaan Program Pengembangan Wawasan Keulamaan (PPWK), di Pondok Pesantren Raudlatul Muta’allimin, Desa Langgardalem, Kecamatan Kota, Jumat (20/3) lalu.
“Warga Nu harus berpolitik, khususnya mereka yang aktif di partai politik. Dengan begitu, NU akan semakin kuat dan bisa mewujudkan keutuhan NKRI,” kata As’ad.
Tanpa berpolitik, rakyat Indonesia, khususnya warga NU yang merupakan mayoritas penduduk di negeri ini, akan mudah digoyang pihak asing. Sebagaimana dalam ekonomi yang tak dikuasai warga Nahdliyyin, ekonomi Indonesia sekarang ini mudah terombang-ambing karena dikuasai asing.
Dia mengatakan, politik yang dijalankan harus tetap dalam koridor NU ala paham Ahlus Sunnah wal Jamaah. Politik NU harus lemah lembut, tidak menjegal satu sama lain. Dan politik dalam NU tidak mengenal kekerasan.
Selain itu, kata As’ad, dalam berpolitik warga Nahdliyyin harus menebar nilai-nilai kebaikan. Politik NU itu mengajak, bukan menakuti. Karena prinsip yang terus dijaga NU yakni menyebar nilai Islam yang member rahmat bagi semesta.
“Dalam berpolitik, warga NU juga tidak boleh haus kekuasaan. Seperti contoh guru kita Gus Dur, yang tidak pernah berniat menjadi presiden. Namun ketika dikehendaki rakyat, beliau amanah”, ujarnya.
Dia menambahkan, politik harus didasari kekuatan ekonomi. Selahingga dalam berpolitik tidak rakus harta. Kudus bisa menjadi contoh. Karena semangat dagang warga Kudus yang sebagian besar warga Nahdliyyin, menunjukkan kekuatan ekonomi. Sehingga saat terjun ke dunia politik, mereka tidak silau dengan harta.
“Saya bangga menjadi orang Kudus. Karena dengan semangat berdagang yang dimiliki, menjadi kekuatan tersendiri bagi warga yang terjun ke dunia politik. Mereka tidak akan silau dengan harta, dan akan bekerja untuk rakyatnya secara sungguh-sungguh”, jelasnya.
Sumber: Koran Muria (Faisol Hadi Suwoko/Imron Lakpesdam NU)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU PATI. Fatayat NU Ranting Desa Tanjungrejo, Mengadakan Pelatihan Sabun Herbal Susu

    Fatayat NU Ranting Desa Tanjungrejo, Mengadakan Pelatihan Sabun Herbal Susu

    • calendar_month Sab, 25 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pimpinan Ranting Fatayat NU desa Tanjungrejo kecamatan Margoyoso, mengadakan kegiatan rutinan sekaligus pelatihan pembuatan sabun herbal susu Whitening, Jumat, 10/6 kemarin. “Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama satu hari, hal ini adalah tindak lanjut dari kegiatan beberapa waktu lalu yang telah di adakan oleh pimpinan cabang Fatayat NU Pati,”jelas Nining Ketua Pimpinan Fayatat NU […]

  • Gus Rozin; Tugas Besar Ma`arif Mencerdasakan Anak Bangsa

    Gus Rozin; Tugas Besar Ma`arif Mencerdasakan Anak Bangsa

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Semarang –  Ketua Pengurus Wilayah NU Jawa Tengah, KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin) memimpin doa dan pemotongan pita sebagai simbol diresmikannya kantor baru Lembaga Pendidikan Ma`arif NU Jawa Tengah yang berlokasi di Jl. Majapahit No.70 Pandean Lamper, Gayamsari Kota Semarang. Peresmian kantor Ma`arif merupakan rangkaian dari perayaan Hari Santri Nasional (HSN) yang diselenggarakan oleh […]

  • PCNU-PATI

    Belajar Merdeka

    • calendar_month Rab, 17 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Rutinitas setiap malam  tanggal 17 Agustus adalah tirakatan, perayaan, memeriyahkan, sebagai wujud kebahagiaan, atas terlepasnya penjajahan dan memperingati para pejuang yang rela berkorban, jiwa dan raga untuk merebut kemerdekaan negara kita, Indonesia. Apabila di tahun ini saya dan Anda telah merayakan kemerdekaan ke 77 tahun, usia yang tak lagi muda, […]

  • PCNU-PATI

    Tantrum

    • calendar_month Jum, 25 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Setiap manusia memiliki tantrum yang berbeda. Anak kecil hingga dewasa sekalipun tanpa sengaja pasti mengalami kondisi dimana keinginan yang telah diciptakan berakhir tak sesuai harapan. Tantrum bisa berbeda bentuknya. Ada yang marah-marah, menangis yang berlebih, atau membanting barang. Tantrum tersebut bisa terjadi karena kurang pandainya kita mengontrol emosi. Saya ada cerita […]

  • Lestarikan Khazanah Spiritual, Komunitas Joko Tingkir Ziarahi Makam Wali Pati

    Lestarikan Khazanah Spiritual, Komunitas Joko Tingkir Ziarahi Makam Wali Pati

    • calendar_month Jum, 25 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 344
    • 0Komentar

    GEMBONG-Komunitas Joko Tingkir yang diprakarsai oleh para pemuda Dukuh Sentul, Desa Gembong Kecamatan Gembong tekankan tentang pentingnya menjaga eksistensi budaya. Sebelumnya, komunitas yang baru berdiri dua tahun silam ini bergerak di bidang sosial kemasyarakatan dan program-program peduli lingkungan, seperti agenda-agenda bhakti sosial dan upaya pelestarian Waduk Gembong. Benar saja, Komunitas Joko Tingkir merupakan salah satu […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriyah

    Tanya Jawab Bersama Syuriyah

    • calendar_month Jum, 7 Jul 2017
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh Banyak terjadi di desa-desa, masyarakat memberikan zakatnya kepada modin (kesra) dan pemuka agama. Padahal orang-orang yang diberi zakat tersebut kelihatan kecukupan, bahkan ada yang kaya. Atas nama apakah orang-orang tersebut dalam golongan mustahiq az-zakah (orang-orang yang berhak menerima zakat) ? Wa’alaikum salam warohmatullohi wabarokatuh                                               Orang yang menerima zakat dalam pertanyaan di […]

expand_less