Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mustasyar PCNU Pati KH Abdul Mujib Sholeh Tutup Usia

Mustasyar PCNU Pati KH Abdul Mujib Sholeh Tutup Usia

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 26 Jan 2024
  • visibility 261
  • comment 0 komentar
 Pcnupati,or.id- PATI – Mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pati, Abdul Mujib Sholeh, tutup usia, Kamis (25/1/2024) malam. Almarhum dimakamkan di kompleks pemakaman Madrasah Miftahul Huda (MMH) Tayu, Jumat (26/1/2024).
Ribuan pelayat pun berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati ini.
Sejumlah tokoh tampak hadir dalam pemakaman KH Abdul Mujib Sholeh. Seperti Rais Syuriyah PBNU KH Aniq Muhammadun, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pati KH Ahmad Khoiron, hingga Mantan Bupati Pati Haryanto.
Menantu Almarhum, Wifkil Hana mengatakan, KH Abdul Mujib Sholeh meninggal pada Kamis malam. Ia pun mengaku kaget mendengar kabar duka ini. Sebab, sepekan sebelum meninggal, Almarhum masih memimpin pengajian rutinan.
“Sepekan sebelumnya masih ngaji rutinan,” kata dia saat ditemui di rumah duka.
Sementara mantan Bupati Pati, Haryanto, mengaku bahwa dirinya sangat terkesan dengan perjuangan KH Abdul Mujib Sholeh. Menurut Haryanto, Almarhum adalah orang yang sangat baik.
”Beliau menjadi Ketua MUI cukup lama. Meskipun usianya sepuh, beliau rajin sekali. Meskipun ada acara malam atau pagi, beliau selalu hadir. Beliau juga memberikan petuah-petuah untuk kehidupan beragama, sehingga Kabupaten Pati merasa kehilangan,” tutur Haryanto.
Haryanto berharap setelah berpulangnya KH Abdul Mujib Sholeh, muncul ulama lainnya yang bisa berperan seperti Almarhum. Baik di bidang agama, pendidikan, dan masyarakat.
”Saya merasa sangat kehilangan. Mudah-mudahan akan muncul pengganti beliau untuk perkembangan agama di Kabupaten Pati,” ucap dia.
Haryanto menceritakan, KH Abdul Mujib Sholeh sangat aktif mendorong untuk penutup lokalisasi Lorong Indah (LI) di Margorejo. Sehingga lokasi yang sudah berdiri puluhan tahun itu ditutup dan diratakan dengan tanah pada 2022 lalu.
”Beliau selalu aktif saat pembongkaran LI bersama NU, Muhammadiyah maupun FKUB,” jelas dia.
”Beliau sempat mengatakan bahwa nyawa saya ini, saya wakafkan untuk berjuang agama agar lebih baik,” lanjut Haryanto.
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muhammad Salman Pimpin IPNU Pati 2019-2021

    Muhammad Salman Pimpin IPNU Pati 2019-2021

    • calendar_month Ming, 14 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Muhammad Salman bersama Pengurus IPNU Demisioner dan PW IPNU. Dok: Umam Margoyoso – Muhammad Salman akhirnya terpilih menjadi Ketua Pimpinan Cabang IPNU (Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama) kabupaten Pati periode 2019-2021 Salman mengungguli dua calon lainnya dalam pemilihan langsung yang digelar dalam Konferensi Cabang (Konfercab) IPNU-IPPNU, Ahad,14 Juli 2019. Sebagaimana diberitakan PCNU Pati sebelumnya, PC IPNU-IPPNU […]

  • LPPNU Pati Turut Serta dalam Penanaman Pohon di Pegunungan Kendeng

    LPPNU Pati Turut Serta dalam Penanaman Pohon di Pegunungan Kendeng

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Dalam rangka penghijauan di Pegunungan Kendeng, Laskar Lereng Muria (LLM) bekerja sama dengan beberapa organisasi kemasyarakatan, termasuk Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Pati, melakukan penanaman seribu pohon. Penanaman itu tepatnya di wilayah Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo, Pati, Selasa (18/2/2025). Ketua LPPNU Kabupaten Pati, Sutrisno mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian […]

  • PCNU - PATI

    Atlas Wali Songo

    • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Dalam keserbaterbatasan segala hal, alhamdulillah buku ATLAS WALI SONGO dengan pendekatan multidisiplin: historis; arkeologi; aetiologis; etno-historis, dan kajian budaya dapat terselesaikan. Isi buku ini sangat membumi dengan proses sinkretisasi-asimilatif dan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Fakta mencengangkan di buku ini adalah bahwa kerajaan Islam pertama di Jawa bukanlah Kerajaan Demak (abad 15), melainkan Kerajaan Lumajang yang […]

  • PCNU-PATI Photo by papazachariasa

    Superbrand

    • calendar_month Rab, 24 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Saat saya sedang menikmati secangkir kopi dan sambil njagong kesana kemari dengan tema yang tak terarah layaknya talkshow yang ada di televisi nasional atau pun chanel chanel YouTube yang di arahkan untuk branding atau menonjolkan sosok seseorang untuk meraih sebuah simpatisan dari orang lain dan sebagian orang yang mempunyai pengaruh […]

  • Dampak 5 Hari Sekolah Versi Survei Ipmafa Pati: Ancam TPQ hingga Pembelajaran Tak Maksimal

    Dampak 5 Hari Sekolah Versi Survei Ipmafa Pati: Ancam TPQ hingga Pembelajaran Tak Maksimal

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 269
    • 0Komentar

      Pati – Hasil survei Fakultas Tarbiyah Institut Pesantren Mathali’ul Falah (Ipmafa) Pati menunjukkan masyarakat khawatir lima hari sekolah menimbul sejumlah dampak negatif bila tetap dilakukan di Kabupaten Pati. Ipmafa menggelar survei pada tanggal 30 Juni hingga 2 Juli 2025. Sebanyak 208 responden terlibat dalam survei ini. Terdiri dari 53,4% laki-laki dan 46,6% perempuan. ”Mayoritas […]

  • Keyakinan Orang Puasa. Photo by Rachael Gorjestani on Unsplash.

    Keyakinan Orang Puasa

    • calendar_month Kam, 16 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Saat ini, kaum muslimin-muslimat di seantero jagad tengah bersiap-siap menyambut bulan suci. Ada yang gembira, ada yang cuek, bahkan ada yang ketar-ketir menghadapi puasa. Hanya saja, menurut ahli agama, dari ketiga macam manusia tersebut, yang beruntung adalah yang dengan senang hati, bungah, bombong manah, lapang dada menyongsong Ramadhan. Lebih bejo lagi, […]

expand_less