Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gerakan Sadar Zakat Dimulai Sejak Dini

Gerakan Sadar Zakat Dimulai Sejak Dini

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 16 Nov 2017
  • visibility 548
  • comment 0 komentar

Pati. Kesadaran berzakat harus dimulai sejak dini, supaya ketika sudah dewasa, kesadaran tersebut tetap menyatu dalam jiwa. Dalam rangka membangun kesadaran zakat sejak dini itulah, Program Studi Manajemen Zakat Wakaf IPMAFA mengadakan Pelatihan Manajemen Zakat Wakaf di Madrasah Aliyah NU Miftahul Huda Gabus kemarin. Rais Syuriyah MWCNU Gabus Pati, K. Abdurrahman Adam menyambut baik pelatihan tersebut. Diharapkan dengan pelatihan ini, wawasan dan pemahaman siswa-siswi tentang zakat dan wakaf bertambah dan melahirkan kesadaran berzakat yang dimulai dari kegiatan bersedekah sebagai manifestasi berbagi dan peduli kepada orang lain, utamanya mereka yang membutuhkan, seperti fakir-miskin.
Dr. Jamal Ma’mur Asmani, MA, Ketua Prodi Manajemen Zakat Wakaf IPMAFA mengatakan, zakat sudah dirintis Nabi sejak di Mekkah dengan nama ajaran tolong menolong. Nabi membangun persaudaraan yang erat antar sesama umat Islam. Satu dengan yang lain seperti satu bangunan yang saling menguatkan. Secara formal, zakat diperintahkan pada tahun kedua Hijriyah di Madinah, setelah posisi Islam kuat. Ini menunjukkan bahwa efektivitas pengelolaan zakat membutuhkan intervensi Negara dengan kekuatan strukturalnya dan aparat penegak hokum yang tegas dan disiplin. “Tanpa peran Negara, potensi besar zakat tidak bisa digali secara maksimal” tegas Dr. Jamal.
Sekarang ini, potensi zakat nasional sebesar 280 trilyun, namun yang tergali baru 4,5 trilyun, baik yang dihimpun oleh BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) dan LAZ (Lembaga Amil Zakat) di seluruh Indonesia. Ini tentu sebuah ironi untuk Indonesia, negara dengan penduduk muslim terbesar dunia. Untuk menggalakkan penghimpunan zakat, maka tidak ada jalan kecuali meningkatkan kapasitas kelembagaan BAZNAS dan LAZ. Manajemen yang diterapkan harus berbasis transparansi, akuntabilitas, partisipasi aktif, totalitas dan profesionalitas. Jangan sampai lembaga zakat dikelola secara amburadul dan hanya menggunakan waktu sisa. Zakat bisa tegak sebagaimana haji jika dikelola dengan prinsip all-out, totalitas, sehingga pikiran dan usaha dikerahkan untuk mengelola zakat dari perencanaan, pembagian kerja, pelaksanaan, pelaporan, dan pengawasan intensif. Semua amil zakat harus sosok orang yang mempunyai integritas moral (jujur-tanggung jawab) dan kapabilitas memadai (visioner-komunikatif).
Ah. Luthfi selaku Sekretaris Prodi dan narasumber kedua menyatakan, dibutuhkan tata kelola zakat yang kreatif-inovatif dengan program yang menarik, sehingga mampu menarik muzakki (orang yang wajib berzakat). Amil zakat harus proaktif menggali zakat, tidak pasif menunggu muzakki. Haryanto selaku narasumber ketiga menyatakan, pentingnya menerapkan strategi fundraising yang jitu sehingga mendapatkan hasil maksimal. Sedangkan Naimah selaku narasumber keempat menekankan pentingnya akuntansi zakat yang transparan dan akuntabel, sehingga semua proses bisa termonitoring dengan baik dan mencegah terjadinya penyelewengan harta zakat. Dengan akuntansi zakat yang baik, kepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat akan naik, sehingga penghimpunan zakat akan meningkat tajam.


Shofii selaku Kepala Sekolah MA NU Miftahul Huda menyampaikan banyak terima kasih kepada Prodi Manajemen Zakat Wakaf IPMAFA yang berkenan memberikan bekal ilmu dan skills manajemen kepada siswa-siswi tentang zakat dan wakaf. Khusus tentang zakat, di OSIS akan dibentuk LAZIS (Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah), sehingga ada wahana aktualisasi dalam berzakat, tidak hanya berkutat dengan teori
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Follow Up Makesta, IPNU IPPNU Jetak Ziarahi Makam Tokoh Desa

    Follow Up Makesta, IPNU IPPNU Jetak Ziarahi Makam Tokoh Desa

    • calendar_month Sab, 2 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 548
    • 0Komentar

      Para kader IPNU IPPNU Jetak berpose usai berziarah di salah satu makam tokoh desa  WEDARIJAKSA – Dalam rangka follow up Makesta ke 3, PR IPNU IPPNU Desa Jetak menggelar ziarah ke sejumlah makam tokoh desa, Jum’at (1/10). Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh peserta Makesta IPNU IPPNU Desa Jetak. Selain itu Ketua PAC IPNU IPPNU […]

  • PC IPNU IPPNU Pati Gelar Rakorcab dan Peringatan Harlah

    PC IPNU IPPNU Pati Gelar Rakorcab dan Peringatan Harlah

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 762
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pati menggelar Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) sekaligus Peringatan Harlah IPNU IPPNU, Jumat (14/3/2025). Kegiatan ini berlangsung di Islamic Center Masjid Agung Baitunnur Pati, dan dihadiri oleh 200-an peserta dari perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU se-Kabupaten […]

  • PCNU PATI - Perdana, Pelajar NU Sukolilo Sukses Gelar Webinar

    Perdana, Pelajar NU Sukolilo Sukses Gelar Webinar

    • calendar_month Kam, 28 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 393
    • 0Komentar

    SUKOLILO – PAC IPNU IPPNU Sukolilo sukses mengadakan Webinar Ramadan dengan tema “Jalan Dakwah IPNU IPPNU. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Ahad (24/4/2022) melalui live streaiming IG PAC. Turut hadir sebagai narasumber dalam kesempatan ini, Dr. Abdul Hamid, M. Pd. Ia merupakan alumni PAC IPNU Sukolilo yang saat ini menjadi dosen di UIN Sunan Ampel Surabaya. […]

  • Jika Kematian Menjadi Impian

    Jika Kematian Menjadi Impian

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 513
    • 0Komentar

    Kehidupan dan kematian adalah kepastian dan titah Allah bagi semua umat manusia di dunia ini. Kematian merupakan misteri dan momok bagi kebanyakan orang. Tak jarang dari mereka yang lari ketakutan dengan berbagai alasan karena menghindari kematian. Benarkah kematian itu menakutkan, atau justru kematian adalah kenikmatan?Buku karya Prof. Dr. M. Qurasy Shihab ini menjelaskan tentang hakikat hidup […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Pancasila dan Tiga Model Ukhuwah

    • calendar_month Sab, 19 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Oleh: Siwanto, MA Dalam perjalanan ‘melahirkan’ Indonesia, penetapan Pancasila sebagai dasar Negara merupakan suatu model penting. Sebab, penetapan Pancasila juga merupakan suatu trasformasi budaya yang tidak mudah untuk memadupadankan sekaligus menyatukan adanya kepelbagian. Bahkan jika melihat fakta-fakta historis, bangsa Nusantara telah memiliki modal sosial yang sangat berharga, suatu karakter kepribadian yang khas. Karakter itu tercermin […]

  • Fatayat Se-Kabupaten Pati Sepakati 5 Poin Babon

    Fatayat Se-Kabupaten Pati Sepakati 5 Poin Babon

    • calendar_month Sen, 30 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 390
    • 0Komentar

    PATI-PC Fatayat NU Pati menggelar pertemuan rutin perdana dengan PAC-PAC yang ada, Minggu (29/9). Madrasah Manbauk Ulum, Sinoman Pati menjadi lokasi bertemunya puluhan pimpinan Anak Cabang Fatayat se-Kabupaten Pati tersebut. Pertemuan ini nantinya akan berjalan selama tiga bulan sekali. Lokasinya disebar di seluruh PAC. Untuk putaran pertama ini, jatuh pada PAC Pati Kota. Para Pengurus […]

expand_less