Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Sisi Kontroversi Zakir Naik

Sisi Kontroversi Zakir Naik

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 17 Apr 2017
  • visibility 387
  • comment 0 komentar

DR. Zakir Naik, begitulah panggilan sosok yang menjadi viral akhir-akhir ini di dunia maya. Ia adalah seorang dokter sekaligus pendakwah (pembicara dalam masalah keagamaan) hebat. Namanya kini mulai diperbincangkan dunia. Hampir semua orang dari seluruh pelosok dunia mengenalnya setidaknya pernah mendengar nama dan kehebatan dakwahnya. Kehebatan dakwahnya telah berhasil mengislamkan ratusan ribu nonmuslim. Tidak hanya itu, melalui debat-debatnya dalam berdakwah, ia mampu menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan oleh nonmuslim kepadanya tentang Islam. Pastor (pemimpin agama Kristen) pun kewalahan bila berdebat dengannya.
Zakir Naik kini telah menjadi “demam”di seluruh dunia. Bahkan, sosoknya sangat fenomenal. Akibatnya, muncul dua kubu terkait dengannya, yaitu kubu yang pro dan kubu yang kontra. Namanya kemudian dipuja oleh para pendukungnya, dan dikecam oleh orang yang membencinya. Banyak orang yang mengagumi kemampuannya dalam berdebat dan pengetahuannya yang luas. Tetapi, tidak sedikit pula orang yang mengecamnya.
Pertanyaan utama yang diusung buku ini adalah siapakah Zakir Naik itu?
Pemilik nama lengkap dr. Zakir Abdul Karim Naik ini benar-benar mengguncang seluruh jagat beberapa tahun belakangan ini. betapa tidak, melalui ceramah-ceramahnya, ia telah berhasil mengislamkan ribuan orang nonmuslim. Banyak orang, setelah mendengar ceramahnya atau setelah mendapat jawaban atas pertanyaan yang diajukan kepadanya, atau setelah berdebat dengannya, pada akhirnya memeluk islam.(hlm.13)
Keberhasilan Zakir Naik dalam mengislamkan banyak non muslim itu menjadi bukti bahwa ia adalah sosok pendakwah yang hebat. Ia adalah seorang orator ulung dan jago dalam berdebat. Tidak hanya itu, keberhasilannya juga menjadi indikasi dari kecerdasan dan keluasan ilmu yang dimiliki. Zakir Naik juga hafal kitab dari agama lain. Dan faktor terakhir yang menunjang kesuksesannya dalam berceramah sehingga banyak dari pendengarnya yang masuk Islam adalah karena ia menjelaskan agama dengan logika.(hlm14)
Meskipun Zakir Naik telah terbukti sebagai seorang orator dan ahli debat ulung serta mengalahkan para pemimpin agama lain dalam berdebat tentang agama, namun masih ada beberapa golongan yang meragukan keilmuan agama yang dimilikinya. Inilah yang kemudian melahirkan sisi kontroversi dari sosok Zakir Naik.
Salah satu kontroversi Zakir Naik adalah banyaknya orang yang meragukan kepantasan gelar “ulama” yang disematkan kepadanya. Hal ini karena Zakir Naik tidak pernah menjelaskan riwayat pendidikannya secara jelas. Bahkan, ia tidak diketahui berguru kepada tentang keislaman. Alasan lain mengapa banyak orang yang meragukan keilmuan agamanya adalah karena bacaan al-Qur’an yang kurang nyaman didengar dan terkesan mengabaikan kaidah tajwid. Hal ini tentu bertolak belakang dengan kemampuannya menghafal Alqur’an.
Bahkan, elhooda.net sebuah sumber yang banyak memberitakan tentang sosok Zakir Naik pernah mengutip pernyataan Syekh Al-Habib Mir Asadullah Qadiri, Hyderabab, India (Pemimpin Correct Islamic Faith International Association) bahwa Zakir Naik hanya belajar dan mengkaji buku-buku agama Islam selama 3 tahun saat ia kuliah kedokteran. Pertanyaannya, bagaimana mungkin seseorang mampu menguasai ilmu agama secara sempurna bila hanya belajar selama tiga tahun?
Jadi intinya, keraguan terhadap keilmuan agama Zakir Naik ini adalah terkait dengan ketidaksempurnaannya dalam menguasai al-Qur’an. Di satu sisi ia hafal seluruh ayat dalam al-Qur’an, tetapi disisi lain ia kurang memperhatikan tajwid dalam melantunkan ayat-ayat al-Qur’an.(hlm.22)
Pada akhirnya, meskipun Zakir Naik memiliki sisi kontroversi, baik dalam fatwa maupun keilmuannya, satu hal yang jelas bahwa ia telah berjasa besar dalam menyebarkan Islam. Bahkan, ia berhasil membungkam suara-suara yang menjelekkan islam, khususnya yang datang dari kalangan nonmuslim.

Judul               : Dr. Zakir Naik Mengguncang Dunia
Penulis             : Rizem Aizid
Penerbit           : Diva Press, Yogyakarta
Cetakan           : Pertama Januari 2017
Tebal Buku      : 192 halaman
ISBN               : 978-602-391-276-6
Perresensi        : Siswanto (Mahasiswa Pascasarjana UIN Sunan Kali Jaga Yogyakarta)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Fadi Xd

    Apa Kabar Cinta?

    • calendar_month Sen, 28 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Sudahkah kita bersyukur hari ini? Setiap nafas yang kita hirup adalah karunia-Nya. Tanpa bernafas kita tak bisa berbuat apa-apa. Sudahkah kita bersyukur atas apa yang kita makan dan minum hari ini? Tanpa rezeki-Nya kita mungkin sudah kelaparan dan kehausan. Sudahkah kita berbuat baik kepada orang lain? Tanpa orang lain kita […]

  • PCNU-PATI Photo by Jigar Panchal

    Jiwa Sheril Part I

    • calendar_month Ming, 10 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Oleh : J. Intifada Hari ini masih pagi, tapi kawan-kawan sudah berbisik sana sini. Anjar membawa surat kecil berwarna putih. Aku melihat sekilas dan mencoba merebut. Anjar menghindar dan bel masuk berbunyi. Secepat kilat Anjar pergi dan aku tak memperhatikannya lagi. Mataku tertuju pada sosok tengil yang rapi. Wajah chinese dengan senyumnya manis. Memasuki kelas […]

  • PK IPNU IPPNU MA Rudlatusy Syubban Adakan Makesta

    PK IPNU IPPNU MA Rudlatusy Syubban Adakan Makesta

    • calendar_month Sel, 25 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Salah satu prosesi Makesta PK IPNU-IPPNU Raudlatusy Syubban MARGOYOSO – Pimpinan Komisariat IPNU IPPNU Raudlatusy Syubban sukses adakan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) pada Kamis-Jum’at (20-21/1). Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai proses kaderisasi pertama untuk anggota IPNU IPPNU.  Kegiatan yang berlokasi di MA Raudlatusy Syubban, Desa Sekarjalak, Kecamatan Margoyoso ini diikuti sedikitnya 49 peserta.  Materi yang disampaikan […]

  • 2000 Anggota Fatayat-Muslimat Pucakwangi Hadiri Rutinan

    2000 Anggota Fatayat-Muslimat Pucakwangi Hadiri Rutinan

    • calendar_month Ming, 28 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 256
    • 0Komentar

    PUCAKWANGI-Minggu (28/7) pagi Desa Sitimulyo Kecamatan Pucakwangi tiba-tiba menghijau. Ini bukan dikarenakan fenomena alam, namun karena sedikitnya 2000 anggota Fatayat-Muslimat hadir dalam acara rutin pertemuan triwulanan. Para pemgurus PAC Fatayat Pucakwangi sedang menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Fatayat sebagai pembuka acara Ketua PAC Fatayat Pucakwangi, Umi Kalsun, S.Pd.I. menyatakan kegiatan triwulan ini merupakan agenda […]

  • Akademi Pendidikan Da’I  Nusantara

    Akademi Pendidikan Da’I Nusantara

    • calendar_month Kam, 3 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Persatuan Guru Nahdlatul Ulama Pati (Pergunu) dalam waktu dekat akan mengadakan Akademi Pendidikan Da’i Nusantara hal tersebut dilakukan agar supaya menemukan Da’i-Da’i yang berbakat atau pun bakat menjadi Da’i belum terasah. Karena warga Nahliyin Pati khususnya  untuk saat ini telah kekurangan Da’i yang sesuai dengan faham ahlussunah waljamaah dan  fenomena sekarang yang terjadi sebagian Da’i […]

  • Jelang Ramadhan, Lazisnu dan Poroz Gelontorkan 4,5 M untuk Warga Palestina

    Jelang Ramadhan, Lazisnu dan Poroz Gelontorkan 4,5 M untuk Warga Palestina

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 263
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Lazisnu PBNU bersama dengan Perkumpulan Organisasi Zakat (Poroz) berencana bakal menyumbangkan Rp 4,5 M. ke Palestina. Bantuan ini ditujukan guna memenuhi kebutuhan ramadhan warga di negeri tersebut. Pelepasan pengiriman bantuan ini dilaksanakan di kantor Kementerian Agama RI Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Jumat (21/2) dan dipimpin langsung oleh Prof Waryono, Direktur Pemberdayaan […]

expand_less