Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Santun(an)

Santun(an)

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 27 Mar 2024
  • visibility 53
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Menjelang hari kemenangan. Berbagai macam kegiatan banyak dilakukan. Mereka mengatakan memburu pahala; berlomba-lomba dalam kebaikan. Dan kegiatan tersebut seringkali dengan embel-embel mengentaskan kesedihan serta berbagi kebahagiaan terdahap mereka yang dalam menjalani hidup dan kehidupan belum mendapatkan keberuntungan. Dalam tanda kutip mereka yang sendari kecil telah ditinggalkan orang tuanya baik dari pihak Ibu atau Bapak.

Dan bagi sebagian orang anak-anak tersebut memperlukan uluran kasih sayang. Maka dari itu perlu di adakan kegiatan yang meriah dan wah. Mendatangkan mereka untuk mendapatkan label dari masyarakat setempat atau umum yaitu dengan kata dermawan dengan berbagi kebahagiaan terhadap anak-anak yang menurut mereka kurang mendapatkan kebahagiaan dan kasih sayang.

Sejujurnya, ketika mendengar kalimat santunan dalam hati saya teriris-iris yaitu dengan adanya ada di suruh maju kedepan di berikan paparline dan sambil diusap usap kepalanya di doakan dan diumumkan. Tanpa berbicara mereka mengatakan inilah anak-anak yang perlu mendapatkan uluran tangan; perlu mendapatkan kasih sayang bagi siapa saja. Terlebih lagi dengan dalil-dalil agama pula untuk menguatkan dan dijanjikan surga serta pahala yang berlipat-lipat.

“Mas…mas namanya orang memberi ya butuh apresiasi…!”

Ada benarnya pula dengan apa yang dikatakan oleh teman saya tersebut. Sebab saat ini siapa yang memberi perlu apresiasi dan siapa dermawan butuh pengakuan. Tapi bagaimana lagi karena kita saat ini hidup dimana semua harus perlu publikasi sebagai bukti. Dan semua kegiatan perlu di siarkan jika ingin mendapatkan pengakuan.

“Mas..kira-kira mereka yang dermawan itu pernah bertanya tentang hatinya dan perasaanya ketika disuruh maju ke depan dan dipertontonkan kepada orang banyak serta di kasih satu-satu paperline?”

Tentu tak pernah. Kalau boleh saya mengatakan kesedihan saat ini dapat dijual belikan untuk mendapatkan apa yang di inginkan. Dari kesedihan terbitlah sebuah kebahagiaan dan pengakuan. Meskipun masih dua pekan untuk menyongsong hari kemenangan; kita telah mendapati kegiatan-kegiatan yang bergiliran baik dari perusahaan atau pun ormas keagamaan. Niat dan maksud tujuannya adalah berbagi kebahagiaan di hari ramadhan.

“Namun tanpa mereka semua kegiatan santunan-santun(an) tak dapat dilaksanakan; terwujudkan terlepas dari pandangan sisi kanan dan sisi kiri serta sebelah”

Saya mengiyakan apa yang telah dikemukan teman saya tersebut. Akan tetapi berharapan pada sebuah harapan kedepannya ketika kita berbagi kebahagiaan sedikit banyak memikirkan tentang perasaan dan psikologi anak tersebut. Sebab seperti yang di katakan Naruto hanya orang yang pernah sakit yang dapat merasakan kesatikan orang lain. Kurang lebihnya seperti itu.

Dari santun(an)terdapat kebahagian; sedikit mengurangi kesedihan.

“Bernarkah begitu kawan?”

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hukum Mengubur Ari-Ari

    Hukum Mengubur Ari-Ari

    • calendar_month Jum, 17 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Assalamu ‘alaikum Wr Wb Saya mau tanya Sudah menjadi tradisi di indonesia khususnya di pulau jawa, bahwa setiapada orang melahirkan, maka mereka [keluarganya] mengubur ari-ari si bayi, di samping atau didepan rumahnya, apa sebenarnya hukum mengubur ari-ari tersebut, mohon penjelasannya. Terima kasih. Wa’alaikum salam Wr Wb Ari-ari yang dalam bahasa arab disebut al-masyimahterdapat dua macam, […]

  • PCNU-PATI Photo by Philip Oroni

    Demi Waktu

    • calendar_month Sen, 14 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Oleh M. Iqbal Dawami Hari berganti menjadi penanda bahwa waktu bergulir tak pernah berhenti. Kita bisa menghentikan aktivitas dan menunda-nunda hal yang mesti kita lakukan, tapi waktu tak bisa ditunda. Waktu sekarang ya sekarang. Hari ini ya hari ini, bukan hari yang kemarin. Waktu yang sudah kita lewati menjadi masa lalu, tak bisa dikembalikan. Belum […]

  • PCNU - PATI kaligrafi-kubah-masjid

    Kaligrafi di dalam Masjid

    • calendar_month Sab, 2 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sekarang banyak sekali berbagai macam kaligrafi tulisan arab dengan bentuk seperti pohon, masjid dll. Pertanyaan : Apakah boleh menulis huruf Al-Qur’an dengan khot yang berbagai macam bentuk? Jawaban : Boleh jika : 1. Tidak berbentuk makhluk yang bernyawa 2. Tidah ada unsur ihanah (merendahkan) 3. Menggunakan rosm / khot ustmani menurut mayoritas ulama’     Referensi : […]

  • PCNU-PATI

    Terdampak Banjir, Ratusan Warga Desa Sinomwidodo Tambakromo Mengungsi di Masjid

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id -Ratusan warga Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, harus mengungsi karena rumah mereka terdampak banjir bandang, Rabu (30/11/2022) lalu. Ratusan warga itu mengungsi di masjid desa setempat. Penjabat (Pj) Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro mengatakan, terdapat 200 keluarga yang harus mengungsi akibat musibah tersebut. ”Kurang lebih ada 200 KK, nanti kita juga akan monitoring […]

  • Selamat Menunaikan Ibadah Puasa. Photo by Abdullah Arif on Unsplash.

    Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

    • calendar_month Rab, 22 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Kamis besok saya dan Anda akan melakukan rutinitas yang tak seperti biasa. Jika saban pagi saya bisa sarapan, dan siang bisa minum jus alpukat dan sore minum kopi dengan teman. Rutinitas harian tersebut akan berubah selama satu bulan penuh. Bisa jadi saya dan Anda akan kaget dengan pergantian tersebut akan […]

  • Sakoma Jepara Wakili Perkemahan di Cibubur

    Sakoma Jepara Wakili Perkemahan di Cibubur

    • calendar_month Sel, 26 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Cibubur – Ajang perkemahan Pramuka Madrasah Nasional di Cibubur, Jakarta Selatan, diramaikan oleh perwakilan se Indonesiai. Dalam kegiatan itu, regu Penggalang Putra Jawa Tengah yang diwakili oleh Anggota Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif NU Jepara mengikuti Kemah Pramuka Madrasah Nasional di Bumi Berkemahan Cibubur Jakarta Selatan pada 17 – 22 November 2024. Hal itu diungkapkan Ketua […]

expand_less