Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Santri Kilat dan Santri Virtual Ramadan

Santri Kilat dan Santri Virtual Ramadan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 6 Apr 2024
  • visibility 400
  • comment 0 komentar

Oleh Hamidulloh Ibda*

Setiap Ramadan, bahkan setiap hari, saya rajin menonton video Youtube para kiai-kiai yang saya kenal. Selain sosok kiai mainstream seperti Gus Baha, Gus Mus, Gus Ulil, saya sering menonton live streaming dari sejumlah channel dan kiai-kiai saya dulu seperti Kiai Muslim Assalamy, Kiai Kholilulrahman, Kiai Umar, dan lainnya yang aktif ngaji secara virtual. Selain saya yang pernah mondok, tentu banyak umat Islam yang rindu akan suasana pondok pesantren.

Namun, bagi yang tidak pernah mondok, tentu menjadi “santri kilat” dan “santri virtual” muncul di bulan Ramadan. Fenomena ini biasa, karena santri kilat dan santri virtual Ramadan makin marak ketika perkembangan teknologi digital membahana seperti ini. Kita bisa rebahan sembari mendengarkan kiai maknani gandul. Apakah ini termasuk kategori bandongan atau sorogan? Bagi saya tidak keduanya. Digitalisasi melahirkan fenomena santri virtual dan “kilat”, instan, cepat, dan praktik. Meski istilah kilat, dulu berlaku bagi peserta didik MI/SD, MTs/SMP, MA/SMA/SMK yang mengikuti program pesantren kilat di madrasah dan sekolahnya.

Apakah Mentradisi?

Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia menyambut bulan suci Ramadan dengan penuh sukacita dan keceriaan. Ramadan bukan hanya bulan puasa, tetapi juga waktu yang penuh berkah dan kesempatan untuk meningkatkan keimanan serta ketaqwaan kepada Allah SWT. Tradisi-tradisi yang kaya dan beragam dalam Ramadan telah menginspirasi berbagai inovasi, termasuk munculnya fenomena baru: santri kilat dan santri virtual.

Konsep santri kilat telah menjadi semacam inovasi dalam pendidikan agama Islam, terutama selama bulan Ramadan. Santri Kilat adalah program intensif yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan keagamaan dan spiritualitas dalam waktu yang singkat. Dalam kurun waktu yang relatif pendek, biasanya selama satu bulan penuh Ramadan, peserta santri kilat akan mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran agama yang intensif, yang mencakup pembacaan Al-Quran, pelajaran agama, diskusi keagamaan, dan ibadah lainnya.

Program santri kilat tidak hanya memberikan kesempatan bagi peserta untuk meningkatkan pengetahuan mereka tentang ajaran Islam, tetapi juga membantu mereka memperkuat ikatan spiritual mereka dengan Allah SWT. Dengan suasana Ramadan yang penuh berkah, peserta Santri Kilat dapat merasakan manfaat langsung dari intensitas ibadah dan pembelajaran yang mereka lakukan.

Di sisi lain, santri virtual juga mengatasi batasan jarak dan waktu. Fenomena santri virtual adalah respons terhadap tantangan teknologi dan jarak dalam menjalankan ibadah Ramadan. Santri Virtual adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan peserta atau peserta pelajaran agama Islam yang mengikuti program pembelajaran secara daring atau online. Dalam konteks Ramadan, santri virtual adalah mereka yang mengikuti kajian agama, ceramah, atau kegiatan ibadah lainnya melalui platform digital.

Program atau fenomena santri virtual menyediakan solusi bagi mereka yang tidak memiliki akses ke pesantren atau lembaga pendidikan agama Islam lokal, atau bagi mereka yang memiliki jadwal yang padat selama bulan Ramadan. Dengan bantuan teknologi, peserta santri virtual dapat tetap terhubung dengan kegiatan keagamaan dan memperdalam pemahaman mereka tentang ajaran Islam, meskipun dalam lingkungan yang berbeda atau dalam waktu yang terbatas.

 Menyatunya Tradisi dan Teknologi

Baik Santri Kilat maupun Santri Virtual adalah bentuk inovasi yang menarik dalam menjalankan ibadah Ramadan dan memperdalam pemahaman agama Islam. Meskipun mungkin terlihat berbeda secara konsep, keduanya memiliki tujuan yang sama: untuk memperkuat ikatan spiritual dengan Allah SWT dan meningkatkan pengetahuan tentang ajaran Islam.

Kedua konsep ini juga menunjukkan bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung praktik keagamaan dan memfasilitasi akses terhadap pembelajaran agama. Dalam era digital ini, penggunaan teknologi untuk tujuan keagamaan tidak hanya menjadi mungkin, tetapi juga semakin umum dan diterima secara luas.

Santri kilat dan santri virtual merupakan dua fenomena yang menarik dalam konteks ibadah Ramadan dan pendidikan agama Islam. Meskipun keduanya berbeda dalam pendekatan dan implementasi, keduanya memainkan peran penting dalam membantu umat Islam memperdalam pemahaman mereka tentang ajaran Islam dan memperkuat ikatan spiritual mereka dengan Allah SWT.

Dengan terus mengembangkan konsep-konsep inovatif seperti santri kilat dan santri virtual, umat Islam dapat memanfaatkan waktu Ramadan dengan lebih efektif untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan mereka, serta memperkuat komunitas umat Islam secara keseluruhan.

Melalui perkembangan teknologi, sistem ngaji telah mengalami banyak perubahan. Saya bisa menyebut ini terjadi bandongan virtual atau sorogan virtual yang bisa diakses kapan saja, olah siapa saja, dan di mana saja. Tapi ingat, ini hanya alat dan metode. Soal karakter, keberkahan, pengalaman, ya jelas tidak mungkin didapatkan sepenuhnya oleh alumni pesantren kilat dan lulusan pesantren virtual. Begitu nggak?

*Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., penulis lahir di Pati, 17 Juni. Saat ini menjadi dosen Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung, Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah 2018-2023, Pengurus LTN NU PCNU Kabupaten Temanggung 2019-2024, Kabid Media, Hukum, dan Humas Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah 2020-sekarang, aktif menjadi reviewer 19 jurnal internasional terindeks Scopus, reviewer 9 jurnal internasional, editor dan reviewer 25 jurnal nasional.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PC IPNU IPPNU Pati Dukung Pemerintah Bongkar Kawasan LI

    PC IPNU IPPNU Pati Dukung Pemerintah Bongkar Kawasan LI

    • calendar_month Sel, 15 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Masna Zakiatus Salwa, Ketua PC IPNU Kabupaten Pati PATI – PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati mendukung penuh pembongkaran kawasan Lorong Indah (LI) yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati pada Kamis (3/2). Dukungan dan apresiasi ini disampaikan langsung oleh Ketua PC IPNU Pati, Mastna Zakikiyatus Salwa. “Kami PC IPNU IPPNU Pati, badan otonom dari Nahdlatul […]

  • Kampoeng Ramadhan Sumohadiwijayan Fasilitasi UMKM Berjualan  

    Kampoeng Ramadhan Sumohadiwijayan Fasilitasi UMKM Berjualan  

    • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Margoyoso. Kampung Ramadhan Sumohadiwijayan adalah acara rutin yang diadakan setiap bulan ramadhan. Acara ini digelar di sekitar balai desa Kajen, Margoyoso Pati selama 15 hari yang dimulai pada tanggal 1 ramadhan. Beragam Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) turut meramaikan dengan aneka makanan dan minuman yang dijual untuk buka puasa. Untuk tahun ini, ada 64 stan […]

  • Lazisnu Pati dan Baznas Pati, Jajaki Kerjasama Pengelolaan Zakat

    Lazisnu Pati dan Baznas Pati, Jajaki Kerjasama Pengelolaan Zakat

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2020
    • account_circle admin
    • visibility 411
    • 0Komentar

    Pati Kota – Pengurus NU Care – LAZISNU Pati, Selasa 28/01/2020 mengadakan pertemuan dengan Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Pati. Dalam pertemuan yang terselenggara di kantor Baznas Pati tersebut digagas berbagai kemungkinan kerjasama antar dua lembaga pengelola zakat itu. Ketua NU Care-LAZISNU Pati, Muhammad Niam, melaporkan bahwa kepengurusan Lazisnu yang baru telah bekerja dengan […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Menikah Tepat dan Akurat. Photo by Jeremy Wong Weddings on Unsplash.

    Menikah Tepat dan Akurat

    • calendar_month Jum, 22 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 475
    • 0Komentar

    Menikah muda, bahagia di saat malam pertama, setelahnya dilema. Menikah di usia dini saat ini telah menyebar masif dikalangan masyarakat. Dalihnya supaya tak menimbulkan fitnah dan uh ah, selanjutnya terjadilah penambahan populasi manusia, tanpa harus sah. Namun sepertinya menikah di usia belia bisa jadi hanya untuk topeng semata, atau memang secara sengaja dilakukan untuk segera […]

  • IPNU IPPNU Jateng Ajak Anggota Jadi Enterpreneur Muda

    IPNU IPPNU Jateng Ajak Anggota Jadi Enterpreneur Muda

    • calendar_month Rab, 24 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 345
    • 0Komentar

      Suasana Economy Creative Student Expo (ECSE) yang diselenggarakan oleh PW IPNU & IPPNU Jawa Tengah, Rabu (24/11).  Dalam rangka meningkatkan kemandirian organisasi Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jawa Tengah ajak anggota untuk jadi enterpreneurship muda.  Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua PW IPNU Jawa […]

  • Siswa MA Salafiyah Kajen Gotong Royong Bersihkan Rumah Warga Bulumanis Kidul yang Kebanjiran

    Siswa MA Salafiyah Kajen Gotong Royong Bersihkan Rumah Warga Bulumanis Kidul yang Kebanjiran

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.075
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Puluhan siswa Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kabupaten Pati, turun langsung membantu membersihkan rumah dan lingkungan warga Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, yang terdampak banjir. Aksi gotong royong ini menjadi wujud kepedulian pelajar terhadap masyarakat yang mengalami bencana banjir. Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan pada Ahad (11/1/2026) dengan pendampingan beberapa guru. Para siswa […]

expand_less