Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ruqyah Massal Dilaksanakan Sehari, Masyarakat Minta Tambah

Ruqyah Massal Dilaksanakan Sehari, Masyarakat Minta Tambah

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 10 Nov 2019
  • visibility 424
  • comment 0 komentar

GEMBONG-Pelaksanaan ruqyah massal di Kecamatan Gembong yang diselenggarakan oleh Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) berjalan lancar. Namun demikian, banyak masyarakat merasa kecewa dengan agenda ini, sebab hanya dilaksanakan sehari saja.

“Saya mendapatkan laporan bahwa banyak masyarakat yang kecewa karena kegiatan ini hanya dilakukan sehari saja.” Tutur K. Sholikhin, Ketua MWC NU Gembong sambil berkelakar.

Peserta ruqyah massal laki-laki menerima pengobatan dari tim JRA

Panitia telah melaksanakan publikasi secara maksimal baik melalui media online maupun offline. Hanya saja, banyak masyarakat yang belum terjamah oleh info ini, sehingga beberapa diantaranya mengadu ke MWC untuk menyelenggarakan acara ruqyah massal lagi di lain waktu.

Sementara M. Shofi dari pihak JRA menegaskan bahwa pihaknya siap melaksanakan kegiatan serupa di Kecamatan Gembong untuk beberapa bulan mendatang. Baginya, kegiatan Minggu (10/11) pagi yang dilaksanakan di aula SMK NU Gembong tersebut hanyalah pengenalan ruqyah aswaja kepada masyarakat.

“Kami siap untuk di undang kembali, namun untuk kami belum bisa memberikan gambaran waktu, sebab bulan-bulan ini, tim JRA masih melakukan ruqyah massal di beberapa daerah” tuturnya.

Panitia kegiatan, M. Syaifuddin menegaskan bahwa peserta yang hadir dalam acara yang diselenggarakan sejak Minggu (10/11) pagi saampai sore tersebut terbilang sangat banyak. Perikaran jumlah peserta bisa dua sampai tiga kali lipat jika informasi yang disebarkan bisa lebih luas.

“Kami telah menyebarkan informasi bahkan sampai ke jama’ah-jama’ah tahlil, tapi tetap saja ada yang nyesel gak bisa ikut.” Tanggap Syaifuddin.

Sedikitnya, ada dua ratus peserta yang mengikuti ruqyah massal ini. Beberapa peserta bahkan berasal dari luar Kecamatan Gembong, seperti dari Kecamatan Dawe, Kudus.

Pengobatan Ala Nabi 

Rudy, salah satu penderita kecanduan rokok mengaku cukup senang dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan oleh JRA Pati, MWC-NU dan IPNU/IPPNU Gembong ini. Ia membeberkan kepada pcnupati.or.id bahwa dirinya merasa tenang setelah mendengar pemaparan K. Sholikhin terkait dengan dasar-dasar ruqyah berdasarkan hadits nabi.

“Awalnya saya ragu, tapi tetap berangkat. sampai di lokasi, mendengarkan pemaparan dari K. Sholikhin mengenai hadits-hadits yang mendasari pengobatan ini saya jadi seratus persen yakin.” Ungkapnya.

K. Sholikhin memaparkan beberapa kisah kenabian terkait dengan ruqyah dan suwuk. Diantaranya fadhilah Surat al Fatihah, khasiat dan barokah keringat nabi untuk pengobatan, dan masih banyak lagi.

“Bapak-Ibu jangan khawatir dengan metode pengobatan ini, apalagi yang menjalankan NU. Ruqyah sampai suwuk semua ada dasarnya” Ungkapnya.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemimpin Tegas Pemberani

    Pemimpin Tegas Pemberani

    • calendar_month Jum, 21 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. Jamal Makmur Salah satu kader terbaik NU Pati telah berpulang ke rahmatullah, yaitu KH. Imam Shofwan. Beliau pernah menduduki posisi puncak sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Pati periode 2009-2013. Beliau terpilih bersama KH. Asmui Syadzali dalam konferensi NU di Pondok Ar-Roudloh At-Thohiriyyah asuhan KH. A. Mu’adz Thohir Kajen Margoyoso Pati. Beliau menggantikan KH. […]

  • Redaktur LTN NU Didaulat Pimpin Pemuda Lahar

    Redaktur LTN NU Didaulat Pimpin Pemuda Lahar

    • calendar_month Ming, 13 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 397
    • 0Komentar

    Angga Saputra (kiri) menerima mandat sebagai ketua Karang Taruna Desa Lahar TLOGOWUNGU – Pengurus Karang Taruna Manunggaling Pemuda Lahar (Mandala) resmi dilantik. Pelantikan di selenggarakan di Aula Balai Desa Lahar, Sabtu (12/2) malam.   Pelantikan tersebut dihadiri oleh kepala desa setempat beserta perangkat, serta pengurus karang truna Kecamatan Tlogowungu.  Ketua Karang Taruna Manda, Angga Saputra, […]

  • Buka GLM Part 3, Ketua Ma’arif NU: Kita Darurat Literasi

    Buka GLM Part 3, Ketua Ma’arif NU: Kita Darurat Literasi

    • calendar_month Sel, 12 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 341
    • 0Komentar

      Ketua Ma’arif NU Jateng Sebut Literasi Indonesia Darurat Semarang – Melalui Zoom Meeting, Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus Part 3 Gerakan Literasi Karya Tulis Ilmiah pada Selasa (12/11/2024) dibuka resmi oleh Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhrudin Karmani. Pihaknya menyampaikan bahwa hasil asesmen kompetensi guru di madrasah Kemenag RI, tingkat literasi […]

  • Kiai Kampung Yang Rendah Hati

    Kiai Kampung Yang Rendah Hati

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Almaghfurlah KH Ahmad Suyuthi merupakan sosok kiai yang alim tetapi rendah hati. Kontribusinya dalam forum Sidang Syuriah Bulanan di pendopo maqbaroh Syeikh KH Ahmad Mutamakkin Kajen, Margoyoso, Pati, Jawa Tengah, diakui para ulama dan tokoh masyarakat. Khususnya ketika PCNU dipimpin oleh sahabat karibnya, KH Suyuthi Abdul Qodir, Pendiri Pesantren Raudlatul Ulum Guyangan.Katib Syuriah KH Abdul […]

  • Santri Salafiyah Angkat Masalah Sosial Di Panggung Teater

    Santri Salafiyah Angkat Masalah Sosial Di Panggung Teater

    • calendar_month Sab, 30 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 284
    • 0Komentar

    MARGOYOSO – Teater Aliyah Salafiyah (TEASA) MA Salafiyah Kajen kembali menggelar pertunjukan teater pada hari jum’at (29/11) siang. Mereka mengangkat cerita naskah lakon yang berjudul Tragedi Satria yang diadaptasi dari cerpen yang berjudul Ibu Yang Anaknya Di Culik itu karya Seno Gumira Ajidarma. Salah satu adegan Teasa yang diperankan oleh santriwati Salafiyah, Kajen, Margoyoso Pada […]

  • PCNU-PATI Photo by Aditya Nara

    Hujan

    • calendar_month Rab, 23 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Hujan masih tetap air. Belum berubah menjadi gumpalan es. Dan hujan pun masih biasa biasa saja, tak akan membawa bencana ketika manusianya tak sewena wena. Hujan adalah anugerah bagi siapa saja yang bisa berpasrah. Hujan adalah air yang bisa mengalir, menumbuhkan rerumputan dan segala macam tanaman yang berada di permukaan bumi. […]

expand_less