Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ruqyah Massal Dilaksanakan Sehari, Masyarakat Minta Tambah

Ruqyah Massal Dilaksanakan Sehari, Masyarakat Minta Tambah

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 10 Nov 2019
  • visibility 200
  • comment 0 komentar

GEMBONG-Pelaksanaan ruqyah massal di Kecamatan Gembong yang diselenggarakan oleh Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) berjalan lancar. Namun demikian, banyak masyarakat merasa kecewa dengan agenda ini, sebab hanya dilaksanakan sehari saja.

“Saya mendapatkan laporan bahwa banyak masyarakat yang kecewa karena kegiatan ini hanya dilakukan sehari saja.” Tutur K. Sholikhin, Ketua MWC NU Gembong sambil berkelakar.

Peserta ruqyah massal laki-laki menerima pengobatan dari tim JRA

Panitia telah melaksanakan publikasi secara maksimal baik melalui media online maupun offline. Hanya saja, banyak masyarakat yang belum terjamah oleh info ini, sehingga beberapa diantaranya mengadu ke MWC untuk menyelenggarakan acara ruqyah massal lagi di lain waktu.

Sementara M. Shofi dari pihak JRA menegaskan bahwa pihaknya siap melaksanakan kegiatan serupa di Kecamatan Gembong untuk beberapa bulan mendatang. Baginya, kegiatan Minggu (10/11) pagi yang dilaksanakan di aula SMK NU Gembong tersebut hanyalah pengenalan ruqyah aswaja kepada masyarakat.

“Kami siap untuk di undang kembali, namun untuk kami belum bisa memberikan gambaran waktu, sebab bulan-bulan ini, tim JRA masih melakukan ruqyah massal di beberapa daerah” tuturnya.

Panitia kegiatan, M. Syaifuddin menegaskan bahwa peserta yang hadir dalam acara yang diselenggarakan sejak Minggu (10/11) pagi saampai sore tersebut terbilang sangat banyak. Perikaran jumlah peserta bisa dua sampai tiga kali lipat jika informasi yang disebarkan bisa lebih luas.

“Kami telah menyebarkan informasi bahkan sampai ke jama’ah-jama’ah tahlil, tapi tetap saja ada yang nyesel gak bisa ikut.” Tanggap Syaifuddin.

Sedikitnya, ada dua ratus peserta yang mengikuti ruqyah massal ini. Beberapa peserta bahkan berasal dari luar Kecamatan Gembong, seperti dari Kecamatan Dawe, Kudus.

Pengobatan Ala Nabi 

Rudy, salah satu penderita kecanduan rokok mengaku cukup senang dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan oleh JRA Pati, MWC-NU dan IPNU/IPPNU Gembong ini. Ia membeberkan kepada pcnupati.or.id bahwa dirinya merasa tenang setelah mendengar pemaparan K. Sholikhin terkait dengan dasar-dasar ruqyah berdasarkan hadits nabi.

“Awalnya saya ragu, tapi tetap berangkat. sampai di lokasi, mendengarkan pemaparan dari K. Sholikhin mengenai hadits-hadits yang mendasari pengobatan ini saya jadi seratus persen yakin.” Ungkapnya.

K. Sholikhin memaparkan beberapa kisah kenabian terkait dengan ruqyah dan suwuk. Diantaranya fadhilah Surat al Fatihah, khasiat dan barokah keringat nabi untuk pengobatan, dan masih banyak lagi.

“Bapak-Ibu jangan khawatir dengan metode pengobatan ini, apalagi yang menjalankan NU. Ruqyah sampai suwuk semua ada dasarnya” Ungkapnya.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivis Sejati! Biar Sukses Tetap Ingat IPPNU-nya

    Aktivis Sejati! Biar Sukses Tetap Ingat IPPNU-nya

    • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Muhimmatul Aliyah dan suami, sosok pengusaha sekaligus aktifis yang inspiratif.  JEPARA-Pandemi Global yang melanda dunia termasuk Indonesia pada awal tahun 2020 sangat berdampak pada segala sektor, terutama sektor ekonomi. Bisnis yang pada mulanya berjalan lancar tanpa hambatan, kini harus menanggung imbas dari aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Tentunya, peraturan dari pemangku kebijakan tersebut bertujuan […]

  • Silaturrahim dan Koordinasi PCNU ke Eks Kawedanan Jakenan

    Silaturrahim dan Koordinasi PCNU ke Eks Kawedanan Jakenan

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    JAKENAN – Roashow Turba Pengurus Cabang NU (PCNU) Kabupaten Pati kembali berlanjut. Ahad (22/9/2019) pagi, giliran MWCNU dan Ranting se-eks Kawedanan Jakenan yang dikunjungi menyusul dua gelaran serupa di eks-Kawedanan Tayu dan Pati Kota. Bertempat di Aula Kantor Camat Jakenan, PCNU Pati bertemu dengan jajaran pengurus MWCNU dan Ranting dari empat kecamatan sekaligus, Jakenan, Jaken, […]

  • PCNU-PATI

    Teks Istighosah

    • calendar_month Sen, 10 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 242
    • 0Komentar
  • Pengurus PAC Fatayat dan Ansor Tlogowungu Resmi Dilantik

    Pengurus PAC Fatayat dan Ansor Tlogowungu Resmi Dilantik

    • calendar_month Ming, 1 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id-  Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Tlogowungu beserta Pengurus Ranting (PR) Fatayat NU se-Kecamatan Tlogowungu dan PAC Ansor resmi dilantik.  Pelantikan itu bertempat di Aula Balai Desa Lahar, Ahad (1/1/2023) siang. Kegiatan itu dihadiri oleh ketua PCNU Pati KH Yusuf Hasyim, Ketua PC Ansor Pati Abdullah Syafiq, Ketua PC Fatayat NU Pati […]

  • LTN NU Pati Fokus “Perang” di Dunia Maya

    LTN NU Pati Fokus “Perang” di Dunia Maya

    • calendar_month Ming, 14 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 154
    • 0Komentar

    PATI-Kepengurusan baru Lembaga Ta’lif wan Nashr Nahdlatul Ulama (LTN-NU) menghelat rapat kerja Minggu siang (14/7). Agenda yang berlangsung di ruang pertemuan lantai 1 itu berlangsung santai meskipun membahas program-program serius. Arwani, ketua umum LTN-NU menyampaikan pamdangan-pandangannya mengenai dunia penerbitan dan jurnalistik. Menurutnya, kegiatan jurbalistik di era modern saat ini harus terfokus pada media online. Langkah […]

  • Mahasiswa Jogja Adakan Sarasehan Bahas Tasawuf Weton

    Mahasiswa Jogja Adakan Sarasehan Bahas Tasawuf Weton

    • calendar_month Sen, 13 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Gus Luthfi Mustofa (paling kiri) semangat memberikan materi ‘Tasawuf Weton’ dibawah bendera Matan. YOGYAKARTA – Mahasiswa Ahlut Thariqoh Al Mu’tabaroh an Nahdliyyah (MATAN) Yogyakarta menggelar Rotiban dan sarasehan di Selasar Masjid Kampus UIN Sunan Kalijaga Yigyakarta, Sabtu (11/12) lalu.  Acaara bertajuk ‘Majelis Lidz-Dzikr Rotib al Haddad dan Sinau Bareng’ tersebut merupakan agenda rutin Matan. Tema […]

expand_less