Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ruqyah Massal Dilaksanakan Sehari, Masyarakat Minta Tambah

Ruqyah Massal Dilaksanakan Sehari, Masyarakat Minta Tambah

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 10 Nov 2019
  • visibility 258
  • comment 0 komentar

GEMBONG-Pelaksanaan ruqyah massal di Kecamatan Gembong yang diselenggarakan oleh Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) berjalan lancar. Namun demikian, banyak masyarakat merasa kecewa dengan agenda ini, sebab hanya dilaksanakan sehari saja.

“Saya mendapatkan laporan bahwa banyak masyarakat yang kecewa karena kegiatan ini hanya dilakukan sehari saja.” Tutur K. Sholikhin, Ketua MWC NU Gembong sambil berkelakar.

Peserta ruqyah massal laki-laki menerima pengobatan dari tim JRA

Panitia telah melaksanakan publikasi secara maksimal baik melalui media online maupun offline. Hanya saja, banyak masyarakat yang belum terjamah oleh info ini, sehingga beberapa diantaranya mengadu ke MWC untuk menyelenggarakan acara ruqyah massal lagi di lain waktu.

Sementara M. Shofi dari pihak JRA menegaskan bahwa pihaknya siap melaksanakan kegiatan serupa di Kecamatan Gembong untuk beberapa bulan mendatang. Baginya, kegiatan Minggu (10/11) pagi yang dilaksanakan di aula SMK NU Gembong tersebut hanyalah pengenalan ruqyah aswaja kepada masyarakat.

“Kami siap untuk di undang kembali, namun untuk kami belum bisa memberikan gambaran waktu, sebab bulan-bulan ini, tim JRA masih melakukan ruqyah massal di beberapa daerah” tuturnya.

Panitia kegiatan, M. Syaifuddin menegaskan bahwa peserta yang hadir dalam acara yang diselenggarakan sejak Minggu (10/11) pagi saampai sore tersebut terbilang sangat banyak. Perikaran jumlah peserta bisa dua sampai tiga kali lipat jika informasi yang disebarkan bisa lebih luas.

“Kami telah menyebarkan informasi bahkan sampai ke jama’ah-jama’ah tahlil, tapi tetap saja ada yang nyesel gak bisa ikut.” Tanggap Syaifuddin.

Sedikitnya, ada dua ratus peserta yang mengikuti ruqyah massal ini. Beberapa peserta bahkan berasal dari luar Kecamatan Gembong, seperti dari Kecamatan Dawe, Kudus.

Pengobatan Ala Nabi 

Rudy, salah satu penderita kecanduan rokok mengaku cukup senang dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan oleh JRA Pati, MWC-NU dan IPNU/IPPNU Gembong ini. Ia membeberkan kepada pcnupati.or.id bahwa dirinya merasa tenang setelah mendengar pemaparan K. Sholikhin terkait dengan dasar-dasar ruqyah berdasarkan hadits nabi.

“Awalnya saya ragu, tapi tetap berangkat. sampai di lokasi, mendengarkan pemaparan dari K. Sholikhin mengenai hadits-hadits yang mendasari pengobatan ini saya jadi seratus persen yakin.” Ungkapnya.

K. Sholikhin memaparkan beberapa kisah kenabian terkait dengan ruqyah dan suwuk. Diantaranya fadhilah Surat al Fatihah, khasiat dan barokah keringat nabi untuk pengobatan, dan masih banyak lagi.

“Bapak-Ibu jangan khawatir dengan metode pengobatan ini, apalagi yang menjalankan NU. Ruqyah sampai suwuk semua ada dasarnya” Ungkapnya.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selamat! KH. Sofyan Kembali Pimpin NU Kayen

    Selamat! KH. Sofyan Kembali Pimpin NU Kayen

    • calendar_month Ming, 12 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Konferensi MWC NU Kayen yang memandatkan KH. Sofyan sebagai ketua, berlangsung lancar KAYEN – MWC NU Kayen sukses melaksanakan Konferensi yang ke 9. Acara tersebut bertempat di Gedung MWC NU Kec. Kayen pada Minggu (12/12) Perhelatan Konferensi yang di jadwal di bulan Oktober sesuai dengan batas akhir SP yang berlaku, baru bisa terlaksana di bulan […]

  • Awali puasa dengan puasa

    Mudik: Rindu Bapak

    • calendar_month Sab, 29 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Tahun 2025 ini, pemudik turun. Berdasarkan hasil survei (Neraca.co.id, 24/3/2025) yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan hingga akademisi yang menyatakan jumlah pemudik Lebaran 2025 diperkirakan 146,48 juta orang atau sekitar 52 persen dari penduduk Indonesia, turun 24 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 193,6 juta pemudik. Meski prediksi angka pemudik turun, […]

  • Man in Black Leather Jacket and Black Knit Cap Sitting on Brown Wooden Chair

    Pembakaran Kemenyan saat Manaqiban

    • calendar_month Sen, 20 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Pada saat membaca “ manaqib Syeikh Abdul Qodir Jailani “ ada sebagian masyarakat yang mempunyai adat  membakar kemenyan disamping jam’iyah manaqib tersebut. Asap tersebut sebagai penghormatan kehadiran beliau . Pertanyaan : Bagaimana hukumnya membakar kemenyan tersebut ? Jawaban : Boleh Referensi : Bulhoh at Thullab hal 53-54 2. Benarkah Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani hadir saat […]

  • Ma’arif NU Jateng akan Gelar Istighotsah Bersama Habib Umar Muthohar

    Ma’arif NU Jateng akan Gelar Istighotsah Bersama Habib Umar Muthohar

    • calendar_month Kam, 15 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 176
    • 0Komentar

    R. Andi Irawan, ketua PW LP Ma’arif NU Jawa Tengah SEMARANG-LP Ma’arif NU Jawa Tengah menampakkan kepeduliaannya terhadap penyebaran Covid-19 yang belum juga reda. Salah satunya adalah melalui istighotsah dan doa bersama.  Rencananya, Sabtu (17/7) mendatang, Lembaga NU yang membidangi pendidikan tersebut akan melaksanakan istighotsah secara virtual.  Jika tidak ada halangan, kegiatan yang disiarkan melalui […]

  • Terdampak Pandemi Covid-19, Mahasiswa KKN IAIN Kudus Lakukan Observasi UMKM

    Terdampak Pandemi Covid-19, Mahasiswa KKN IAIN Kudus Lakukan Observasi UMKM

    • calendar_month Ming, 12 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 187
    • 0Komentar

    TAMBAKROMO, Mahasiswa KKN IAIN Kudus Kemarin melakukan observasi terhadap pelaku UMKM yang terdampak pandemi Covid-19 . Pandemi Covid-19 ini memberikan pengaruh yang cukup siginifikan terhadap aspek kehidupan, tidak terkecuali Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang juga terkena dampak dari pandemi Covid-19 tersebut. Kasno, salah satu pembuat tempe dari Desa Tambakromo Kecamatan Tambakromo mengeluhkan menurunkannya […]

  • Gus Rozin: Santri Harus Menjadi Pelopor Pertanian dan Kemandirian Ekonomi

    Gus Rozin: Santri Harus Menjadi Pelopor Pertanian dan Kemandirian Ekonomi

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.414
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id SEMARANG – Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KH Abdul Ghaffar Rozin mengajak seluruh warga nahdliyin untuk menjadikan Hari Santri 2025 sebagai momentum memperkuat prestasi, bukan sekadar euforia perayaan. Hal itu ia sampaikan dalam pembukaan rangkaian puncak Hari Santri 2025 PWNU Jateng di Stadion Pandanaran Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, […]

expand_less