Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ruqyah Massal Dilaksanakan Sehari, Masyarakat Minta Tambah

Ruqyah Massal Dilaksanakan Sehari, Masyarakat Minta Tambah

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 10 Nov 2019
  • visibility 387
  • comment 0 komentar

GEMBONG-Pelaksanaan ruqyah massal di Kecamatan Gembong yang diselenggarakan oleh Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) berjalan lancar. Namun demikian, banyak masyarakat merasa kecewa dengan agenda ini, sebab hanya dilaksanakan sehari saja.

“Saya mendapatkan laporan bahwa banyak masyarakat yang kecewa karena kegiatan ini hanya dilakukan sehari saja.” Tutur K. Sholikhin, Ketua MWC NU Gembong sambil berkelakar.

Peserta ruqyah massal laki-laki menerima pengobatan dari tim JRA

Panitia telah melaksanakan publikasi secara maksimal baik melalui media online maupun offline. Hanya saja, banyak masyarakat yang belum terjamah oleh info ini, sehingga beberapa diantaranya mengadu ke MWC untuk menyelenggarakan acara ruqyah massal lagi di lain waktu.

Sementara M. Shofi dari pihak JRA menegaskan bahwa pihaknya siap melaksanakan kegiatan serupa di Kecamatan Gembong untuk beberapa bulan mendatang. Baginya, kegiatan Minggu (10/11) pagi yang dilaksanakan di aula SMK NU Gembong tersebut hanyalah pengenalan ruqyah aswaja kepada masyarakat.

“Kami siap untuk di undang kembali, namun untuk kami belum bisa memberikan gambaran waktu, sebab bulan-bulan ini, tim JRA masih melakukan ruqyah massal di beberapa daerah” tuturnya.

Panitia kegiatan, M. Syaifuddin menegaskan bahwa peserta yang hadir dalam acara yang diselenggarakan sejak Minggu (10/11) pagi saampai sore tersebut terbilang sangat banyak. Perikaran jumlah peserta bisa dua sampai tiga kali lipat jika informasi yang disebarkan bisa lebih luas.

“Kami telah menyebarkan informasi bahkan sampai ke jama’ah-jama’ah tahlil, tapi tetap saja ada yang nyesel gak bisa ikut.” Tanggap Syaifuddin.

Sedikitnya, ada dua ratus peserta yang mengikuti ruqyah massal ini. Beberapa peserta bahkan berasal dari luar Kecamatan Gembong, seperti dari Kecamatan Dawe, Kudus.

Pengobatan Ala Nabi 

Rudy, salah satu penderita kecanduan rokok mengaku cukup senang dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan oleh JRA Pati, MWC-NU dan IPNU/IPPNU Gembong ini. Ia membeberkan kepada pcnupati.or.id bahwa dirinya merasa tenang setelah mendengar pemaparan K. Sholikhin terkait dengan dasar-dasar ruqyah berdasarkan hadits nabi.

“Awalnya saya ragu, tapi tetap berangkat. sampai di lokasi, mendengarkan pemaparan dari K. Sholikhin mengenai hadits-hadits yang mendasari pengobatan ini saya jadi seratus persen yakin.” Ungkapnya.

K. Sholikhin memaparkan beberapa kisah kenabian terkait dengan ruqyah dan suwuk. Diantaranya fadhilah Surat al Fatihah, khasiat dan barokah keringat nabi untuk pengobatan, dan masih banyak lagi.

“Bapak-Ibu jangan khawatir dengan metode pengobatan ini, apalagi yang menjalankan NU. Ruqyah sampai suwuk semua ada dasarnya” Ungkapnya.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BNPT RI Monitoring FKPT Jateng, Dorong Inovasi dan Kemitraan

    BNPT RI Monitoring FKPT Jateng, Dorong Inovasi dan Kemitraan

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 339
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melaksanakan rangkaian kegiatan Monitoring Pelibatan Masyarakat dalam Pencegahan Terorisme di Jawa Tengah. Poin penting dalam Monitoring tersebut salah satunya adalah wacana pendirian FKPT mandiri di kabupaten/kota di Jawa Tengah. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Letkol (Sus) Dr. Harianto, […]

  • Filantropi Ramadan

    Filantropi Ramadan

    • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 494
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Ramadan dikenal sebagai bulan penuh berkah, ampunan, dan kesempatan untuk meningkatkan kebaikan. Salah satu julukan yang melekat pada bulan suci ini adalah Syahr al-Judd atau bulan kedermawanan. Julukan ini bukan tanpa alasan. Sepanjang bulan Ramadan, semangat untuk berbagi dan membantu sesama begitu terasa, mencerminkan esensi filantropi yang mendalam. Pada bulan ini, umat […]

  • MA BANIN; MADRASAH PLUS LIFE SKILL Dari Kitab Kuning Sampai Membatik

    MA BANIN; MADRASAH PLUS LIFE SKILL Dari Kitab Kuning Sampai Membatik

    • calendar_month Jum, 20 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Mentari di pagi itu begitu indah menampakkan wajahnya, mengiring kayuhan sepeda onthel yang sesekali menjerit-jerit karena usianya yang lapuk. Ya, pagi-pagi betul anak-anak harus sudah sampai di halaman Madrasah Tarbiyatul Banin. Tepat pukul 06.30 lantunan murotal ayat-ayat Alqur’anul Karim terdengar sayup-sayup dibacakan oleh siswa-siswi yang hari itu mendapat giliran mengiring mereka memasuki pintu gerbang madrasah. […]

  • kh-bisri-mustofa-scaled-jpg-2

    Resep Ampuh Mbah Bisri Untuk Menjadi Penulis Produktif

    • calendar_month Sab, 26 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 296
    • 0Komentar

      Menulis merupakan salah satu bentuk ketrampilan dengan cara mengungkapkan gagasan, ide, perasaan melalui bentuk tulisan. Sedangkan aktivitas menulis bisa terbentuk apabila diimbangi dengan memperbanyak membaca dan terus berlatih untuk menulis. Karena esensi menulis pada dasarnya merupakan sebuah bentuk komunikasi yang harus dituangkan dalam bentuk tulisan. Maka dengan begitu, tradisi menulis baik di sekolah, pesantren, […]

  • PCNU Pati Bantah Dukung Mutlak Lima Hari Sekolah

    Opsional Lima atau Enam Hari Sekolah Kewenangan Mutlak Satpen.

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 310
    • 0Komentar

      Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati membantah mendukung atau menolak secara mutlak penerapan lima hari sekolah. ’’PCNU Kabupaten Pati tidak menolak atau mendukung secara mutlak kebijakan 5 Hari Sekolah, karena disamping mekanismenya sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan, juga berharap tidak terjadi cacat prosedur dalam kebijakan-kebijakan yang ditempuh oleh Pemerintah Daerah,” ujar […]

  • Penutupan Lokalisasi Dipermasalahkan, MUI dan Beberapa Ormas Nyatakan Sikap

    Penutupan Lokalisasi Dipermasalahkan, MUI dan Beberapa Ormas Nyatakan Sikap

    • calendar_month Rab, 20 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Para tokoh dari berbagai Ormas tandatangani pernyataa sikap atas protes yang dilakukan forum Gerakan Rakyat Anti Korupsi (Gerak) untuk penutupan lokalisasi dan karaoke PATI – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pati bersama sejumlah ormas keagamaan memberikan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Pati untuk memberantas tempat-tempat lokalisasi dan karaoke ilegal di Bumi Mina Tani. Dukungan tersebut dituangkan […]

expand_less