Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Resolusi Jihad NU 22 Alasan Hari Santri

Resolusi Jihad NU 22 Alasan Hari Santri

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 30 Okt 2015
  • visibility 818
  • comment 0 komentar

 Seperti yang di agendakan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama yaitu ziarah  ke makam KH. Ahmad Sahal Mahfudz dan KH. Ahmad Mutamakin Kajen.  Sebelum pergi ziarah para peserta kirab terlebih dahulu singgah singgah di Pondok Pesantren Maslakul Huda, Kajen, Margoyoso, Pati.
 Kemudian mereka membaca Ikrar Santri yang dipimpin Aizudin Abdurrahman. Aizudin atau akrab disapa Gus Aiz menjelaskan, kirab resolusi jihad ini telah menempuh perjalanan sejak Ahad (18/10) dari Tugu Pahlawan Surabaya, melewati 30 kabupaten/kota hingga finish nanti di Tugu Proklamasi Jakarta. Di beberapa daerah yang dilewati, pihaknya selalu melakukan ziarah  ke makam wali dan ulama serta sowan ke sejumlah kiai NU.
“Sebelum sampai Pati, kita sowan ke Mbah Maemun Zubair, KH.Musthofa Bisri (Rembang) dan ziarah ke makam Mbah Mutamakin Kajen dan KH Sahal Mahfudz (Kajen, Pati),”terang Gus Aiz.
            Dalam memperingati Hari Santri ini, bukan sekedar berkirab, akan  tetapi merenungkan bagaimana para Kiai membimbing para santri dan ketaatan para santri kepada Kiai. Di zaman dulu Kiai orang yang melayani kebutuhan para santri bahkan ketika santri menghadapi masa sulit mencarinya solusinya ke Kiai, jelas Rois Syuriah PCNU Pati KH. M. Aniq Muhammadun dalam menyambut para Rombongan Kirab Hari Santri.
            Ada dua puluh dua alasan kenapa hari santri ini di peringati salah satunya yaitu Pertama, komunitas santri selalu berkomitmen menjaga bangsa dan keutuhan NKRI dalam praktek keagamaan santri menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. Dua, sejarah kaum santri terhubung langsung dengan jaringan ulama yang dimulai pada masa Wali Songo dan kemudian tersambung dalam jaringan pengetahuan atau (sanad) dan kekerabatan. Tiga, nilai-nilai Islam yang menjadi ekspresi keagamaan kaum santri terwujud dalam praktek keagamaan Islam Nusantara.
Empat, Islam Nusantara merupakan identitas keislaman yang memberi ruang penghargaan atas nilai-nilai lokal yang sejalan dengan kaidah keislaman. Islam nusantara merupakan ber Islam kau muslim di Indonesia bahkan Asia Tenggara yang sejalan dengan konteks dan nilai-nilai islam yang menjadi risalah Nabi Muhammad.
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PMH Al-Kautsar Gandeng LTN NU Gelar Training Jurnalistik

    PMH Al-Kautsar Gandeng LTN NU Gelar Training Jurnalistik

    • calendar_month Jum, 26 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 598
    • 0Komentar

    Pesantren Mathali’ul Huda Al-Kautsar mengadakan Training of Journalism untuk pengelola media pesantren pada Jumat (26/7) di Gedung PDF PMH Al-Kautsar. Training tersebut menghadirkan M. Sofyan Alnashr dan Arwani dari LTN NU Pati sebagai trainer. Acara training diawali dengan materi pengantar jurnalistik, tehnik reportase dan wawancara. Kemudian sesi kedua dilanjutkan dengan manajemen redaksional dan praktik penerbitan […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Menikah Tepat dan Akurat. Photo by Jeremy Wong Weddings on Unsplash.

    Menikah Tepat dan Akurat

    • calendar_month Jum, 22 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 500
    • 0Komentar

    Menikah muda, bahagia di saat malam pertama, setelahnya dilema. Menikah di usia dini saat ini telah menyebar masif dikalangan masyarakat. Dalihnya supaya tak menimbulkan fitnah dan uh ah, selanjutnya terjadilah penambahan populasi manusia, tanpa harus sah. Namun sepertinya menikah di usia belia bisa jadi hanya untuk topeng semata, atau memang secara sengaja dilakukan untuk segera […]

  • PCNU-PATI

    Kekuatan Iman dan Karakter

    • calendar_month Kam, 3 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 787
    • 0Komentar

    Oleh: M. Iqbal Dawami Dalam buku “Maihendrasmi Rachman: Mengelola Diri dan Relasi dengan Karakter”, Dr. Edi Sutarto mengisahkan perjalanan hidup seorang wanita tangguh bernama Maihendrasmi Rachman, yang akrab dipanggil Uni Emi. Uni Emi lahir dan besar di lingkungan keluarga yang penuh disiplin dan kerja keras. Semasa kecil, orang tuanya menanamkan nilai-nilai ketertiban dan kemandirian yang […]

  • PCNU Pati Berharap Pembahasan Raperda Pesantren Segera Dituntaskan

    PCNU Pati Berharap Pembahasan Raperda Pesantren Segera Dituntaskan

    • calendar_month Rab, 26 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 355
    • 0Komentar

    PATI – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati berharap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren yang tengah dibahas oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, segera disahkan.  Hal itu diungkap oleh Ketua PCNU Pati, KH Yusuf Hasyim. Pihaknya mendesak agar Raperda tersebut segera dibahas dan diselesaikan. Pihaknya juga akan mengadakan audiensi dengan […]

  • Belajar dari Jenderal Nobunaga

    Belajar dari Jenderal Nobunaga

    • calendar_month Sen, 13 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 715
    • 0Komentar

    Oleh: M. Iqbal Dawami Jenderal Jepang yang sangat dikenal, Nobunaga, memutuskan untuk maju berperang meskipun jumlah prajuritnya hanya sepersepuluh dari pasukan musuh. Keyakinannya tak tergoyahkan, tapi wajar saja kalau para prajuritnya ragu. Di tengah perjalanan menuju medan perang, mereka berhenti di sebuah kuil Shinto. Setelah berdoa, Nobunaga keluar dengan wajah tenang dan berkata kepada prajuritnya: […]

  • MI Ma`arif Keji Semarang Best Practice dalam Kongres Pendidikan PBNU

    MI Ma`arif Keji Semarang Best Practice dalam Kongres Pendidikan PBNU

    • calendar_month Jum, 24 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 626
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Jakarta – Dalam rangkaian Harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke-102, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyelenggarakan Kongres Pendidikan dengan tema “Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045 dan Kemaslahatan Umat Manusia”. Acara dibuka oleh Ketua Umum PBNU KH. Cholil Yahya Staquf. Kegiatan dilaksanakan di Hotel Bidakara Jakarta pada 21-23 Jakarta 2025. Dalam kesempatan tersebut hadir Menteri […]

expand_less