Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Resolusi Jihad NU 22 Alasan Hari Santri

Resolusi Jihad NU 22 Alasan Hari Santri

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 30 Okt 2015
  • visibility 966
  • comment 0 komentar

 Seperti yang di agendakan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama yaitu ziarah  ke makam KH. Ahmad Sahal Mahfudz dan KH. Ahmad Mutamakin Kajen.  Sebelum pergi ziarah para peserta kirab terlebih dahulu singgah singgah di Pondok Pesantren Maslakul Huda, Kajen, Margoyoso, Pati.
 Kemudian mereka membaca Ikrar Santri yang dipimpin Aizudin Abdurrahman. Aizudin atau akrab disapa Gus Aiz menjelaskan, kirab resolusi jihad ini telah menempuh perjalanan sejak Ahad (18/10) dari Tugu Pahlawan Surabaya, melewati 30 kabupaten/kota hingga finish nanti di Tugu Proklamasi Jakarta. Di beberapa daerah yang dilewati, pihaknya selalu melakukan ziarah  ke makam wali dan ulama serta sowan ke sejumlah kiai NU.
“Sebelum sampai Pati, kita sowan ke Mbah Maemun Zubair, KH.Musthofa Bisri (Rembang) dan ziarah ke makam Mbah Mutamakin Kajen dan KH Sahal Mahfudz (Kajen, Pati),”terang Gus Aiz.
            Dalam memperingati Hari Santri ini, bukan sekedar berkirab, akan  tetapi merenungkan bagaimana para Kiai membimbing para santri dan ketaatan para santri kepada Kiai. Di zaman dulu Kiai orang yang melayani kebutuhan para santri bahkan ketika santri menghadapi masa sulit mencarinya solusinya ke Kiai, jelas Rois Syuriah PCNU Pati KH. M. Aniq Muhammadun dalam menyambut para Rombongan Kirab Hari Santri.
            Ada dua puluh dua alasan kenapa hari santri ini di peringati salah satunya yaitu Pertama, komunitas santri selalu berkomitmen menjaga bangsa dan keutuhan NKRI dalam praktek keagamaan santri menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. Dua, sejarah kaum santri terhubung langsung dengan jaringan ulama yang dimulai pada masa Wali Songo dan kemudian tersambung dalam jaringan pengetahuan atau (sanad) dan kekerabatan. Tiga, nilai-nilai Islam yang menjadi ekspresi keagamaan kaum santri terwujud dalam praktek keagamaan Islam Nusantara.
Empat, Islam Nusantara merupakan identitas keislaman yang memberi ruang penghargaan atas nilai-nilai lokal yang sejalan dengan kaidah keislaman. Islam nusantara merupakan ber Islam kau muslim di Indonesia bahkan Asia Tenggara yang sejalan dengan konteks dan nilai-nilai islam yang menjadi risalah Nabi Muhammad.
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketum PBNU Didapuk sebagai Wakil Presiden Religion for Peace

    Ketum PBNU Didapuk sebagai Wakil Presiden Religion for Peace

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 442
    • 0Komentar

    JAKARTA-Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil Siradj menerima anugerah sebagai vice president (wakil presiden) Religion for Peace. Dikonfirmasi dari Deputy Secretary General Religion for Peace, Kiyoichi Sugino, pengangkatan Ketua Umum PBNU tersebut atas dasar track record yang berhasil dicetak melalui NU. “900 orang dari delegasi 125 negara menyepakati hal tersebut” ungkap Kiyoichi di Gedung PBNU, […]

  • Angkat Tema Eco Theology Education, INISNU Gelar Seminar Internasional

    Angkat Tema Eco Theology Education, INISNU Gelar Seminar Internasional

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.705
    • 0Komentar

      Temanggung – Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung menggelar Seminar Internasional bertajuk “The Transformation of Eco Theology Education”, Senin (19/1/2026) yang berpusat di aula lantai 2 INISNU dan secara virtual melalui Zoom Meeting yang diikuti ratusan peserta dari Indonesia, India, Malaysia, dan USA. Kegiatan ini menjadi forum akademik strategis untuk mendiskusikan transformasi pendidikan ekoteologi […]

  • Teater Suryo Pati IPMAFA Pentaskan "Palsu" sebagai Kritik Sosial

    Teater Suryo Pati IPMAFA Pentaskan “Palsu” sebagai Kritik Sosial

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16.795
    • 0Komentar

      PATI– Unit Kegiatan Mahasiswa Teater Suryo Pati Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) kembali menggelar pentas teater di halaman kampus IPMAFA, Kamis (19/7/2026). Pentas dengan tema “Palsu” ini berhasil menarik perhatian banyak penonton. Sejumlah mahasiswa, seniman Pati, hingga warga sekitar tampak antusias menyaksikan setiap adegan yang disuguhkan. Jadikan Panggung untuk Menyuarakan Kritik Sutradara pentas, Nanda, […]

  • Calon Penerima Beasiswa Kuliah Lazisnu Pati Jalani Tes Wawancara

    Calon Penerima Beasiswa Kuliah Lazisnu Pati Jalani Tes Wawancara

    • calendar_month Rab, 15 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 412
    • 0Komentar

      Para calon penerima beasiswa Lazisnu Pati sedanf menjalani tes wawancara di Kantor Cabang NU Pati. PATI- PC Lazisnu Kabupaten Pati menyelenggarakan tes seleksi wawancara kepada peserta calon penerima beasiswa kuliah S1 di gedung PCNU Kabupaten Pati, Jumat (10/09). Koordinator program Teguh Santoso mengatakan kegiatan ini merupakan lanjutan dari tahap sebelumnya setelah dilakukannya tahap seleksi […]

  • Malamatiyyah; Sebuah Pencarian Ridho Ilahi

    Malamatiyyah; Sebuah Pencarian Ridho Ilahi

    • calendar_month Kam, 27 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 539
    • 0Komentar

    Pati. Perpustakaan Mutamakkin mengadakan bedah buku Malamatiyyah karya Sahal Japara dengan mendatangkan penulisnya dan sebagai pembanding Mohammad Aniq pemerhati sastra pesantren, Minggu kemarin malam di aula Perpustakaan Mutamakin Kajen Pati.  Ganu Yahya selaku Ketua Perpustakaan menjelaskan, bahwa acara bedah buku kumpulan cerpen ini  diselenggarakan dengan tujuan memberikan apresiasi sekaligus motivasi kepada santri-santri  agar lebih giat […]

  • Pendekar se-Kabupaten Serbu Juwana

    Pendekar se-Kabupaten Serbu Juwana

    • calendar_month Sab, 27 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 422
    • 0Komentar

    JUWANA-Para pendekar se-Kabupaten Pati berkumpul di Juana. Pasalnya, perhelatan pencak silat khas NU, Pagar Nusa Kembali di Gelar. Kali ini Pagar Nusa Pati menggelar kompetisi pencak silat tingkat Kabupaten di SMA 1 Juana. Kategori yang dipertandingkan pun sangat beragam, mulai dari seni hingga sambung dilombakan dalam gelanggang. Tak kurang, sebanyak 300 pendekar mengikuti perhelatan ini. […]

expand_less