Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Resolusi Jihad NU 22 Alasan Hari Santri

Resolusi Jihad NU 22 Alasan Hari Santri

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 30 Okt 2015
  • visibility 989
  • comment 0 komentar

 Seperti yang di agendakan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama yaitu ziarah  ke makam KH. Ahmad Sahal Mahfudz dan KH. Ahmad Mutamakin Kajen.  Sebelum pergi ziarah para peserta kirab terlebih dahulu singgah singgah di Pondok Pesantren Maslakul Huda, Kajen, Margoyoso, Pati.
 Kemudian mereka membaca Ikrar Santri yang dipimpin Aizudin Abdurrahman. Aizudin atau akrab disapa Gus Aiz menjelaskan, kirab resolusi jihad ini telah menempuh perjalanan sejak Ahad (18/10) dari Tugu Pahlawan Surabaya, melewati 30 kabupaten/kota hingga finish nanti di Tugu Proklamasi Jakarta. Di beberapa daerah yang dilewati, pihaknya selalu melakukan ziarah  ke makam wali dan ulama serta sowan ke sejumlah kiai NU.
“Sebelum sampai Pati, kita sowan ke Mbah Maemun Zubair, KH.Musthofa Bisri (Rembang) dan ziarah ke makam Mbah Mutamakin Kajen dan KH Sahal Mahfudz (Kajen, Pati),”terang Gus Aiz.
            Dalam memperingati Hari Santri ini, bukan sekedar berkirab, akan  tetapi merenungkan bagaimana para Kiai membimbing para santri dan ketaatan para santri kepada Kiai. Di zaman dulu Kiai orang yang melayani kebutuhan para santri bahkan ketika santri menghadapi masa sulit mencarinya solusinya ke Kiai, jelas Rois Syuriah PCNU Pati KH. M. Aniq Muhammadun dalam menyambut para Rombongan Kirab Hari Santri.
            Ada dua puluh dua alasan kenapa hari santri ini di peringati salah satunya yaitu Pertama, komunitas santri selalu berkomitmen menjaga bangsa dan keutuhan NKRI dalam praktek keagamaan santri menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. Dua, sejarah kaum santri terhubung langsung dengan jaringan ulama yang dimulai pada masa Wali Songo dan kemudian tersambung dalam jaringan pengetahuan atau (sanad) dan kekerabatan. Tiga, nilai-nilai Islam yang menjadi ekspresi keagamaan kaum santri terwujud dalam praktek keagamaan Islam Nusantara.
Empat, Islam Nusantara merupakan identitas keislaman yang memberi ruang penghargaan atas nilai-nilai lokal yang sejalan dengan kaidah keislaman. Islam nusantara merupakan ber Islam kau muslim di Indonesia bahkan Asia Tenggara yang sejalan dengan konteks dan nilai-nilai islam yang menjadi risalah Nabi Muhammad.
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Galakkan Zakat Pertanian 

    • calendar_month Sel, 23 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 611
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. Jamal Makmur Salah satu sektor zakat yang harus digalakkan adalah zakat pertanian. Mayoritas masyarakat Indonesia adalah petani, sehingga potensi zakat pertanian sangat besar. Ironis, potensi besar belum digarap secara serius. Praktisi lembaga filantropi Islam harus sejak dini menggalakkan potensi zakat sektor ini untuk kemaslahatan bangsa Indonesia, khususnya program pemberdayaan ekonomi. MWCNU Trangkil memulai […]

  • RA. KH. Hasyim Asy’ari  Sukoharjo Gelar Parenting Ramadan

    RA. KH. Hasyim Asy’ari Sukoharjo Gelar Parenting Ramadan

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 592
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Sukoharjo – Raudhatul Athfal KH. Hasyim Asy’ari Sukoharjo mengadakan acara Buka Bersama, Kajian Ramadhan dan Parenting Bertemakan “Mengajarkan Anak Beribadah di Bulan Ramadhan Untuk Menanamkan Keimanan Sejak Dini”, dengan Nara Sumber Ustadz Syamsul Ashri, S.Pd. Dalam Kajian Ramadhan sekaligus Parenting, Ustadz Syamsul Ashri, S.Pd yang juga selaku Kepala MI Terpadu Riyadus Sholihin Kecamatan Nguter, […]

  • PCNU-PATI

    KKN IPMAFA Membekali Pelatihan Tanaman Toga di Desa Kadilangu

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 597
    • 0Komentar

    Pcnupati.or,id- Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) – Dalam rangka mengsukseskan program kerja, KKN Hypatia melaksanakan Sosialisasi Pentingnya Tanaman Toga sekaligus Simulasi Penanaman Tanaman Toga di Desa Kadilangu. (Selasa, 22/8/23) Dalam acara tersebut Tim KKN menghadirkan pemateri Siswanto, S. sos., M.A yang merupakan Dosen Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI). Beliau menjelaskan bahwasannya “Tanaman Toga adalah […]

  • Sambut Putusan MK, Ketua LP Ma'arif NU Jateng: MBG Tidak Boleh "Membajak" Hak Operasional Sekolah

    Sambut Putusan MK, Ketua LP Ma’arif NU Jateng: MBG Tidak Boleh “Membajak” Hak Operasional Sekolah

    • calendar_month Sab, 1 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.553
    • 0Komentar

    SEMARANG — Putusan terbaru Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai pemisahan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari porsi wajib (mandatory spending) anggaran pendidikan sebesar 20% mendapat sambutan positif dari kalangan pengelola pendidikan swasta. Langkah ini dinilai sebagai angin segar sekaligus upaya nyata penyelamatan anggaran pendidikan nasional agar tidak “terpangkas” oleh program di luar sektor pembelajaran. Dalam […]

  • Menggali Potensi Lokal

    Menggali Potensi Lokal

    • calendar_month Jum, 31 Mar 2017
    • account_circle admin
    • visibility 448
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kec Juwana mengadakan Konferensi, hal tersebut di lakukan sesuai dengan ketentuan dalam organisasi Nahdlatul Ulama apabila sudah berakhir masa jabatan maka akan di lakukan reorganisasi. bertempat di Kantor MWCNU Juwana Jl. Juwana Tayu Km 2 Dukutalit Juwana. Minggu, 26/3 kemarin. Setelah Ketua Siswoyo memberikan laporan pertanggung jawaban […]

  • Gus Rozin: Wisuda Bukan Akhir, Tapi Awal Pengabdian kepada Masyarakat

    Gus Rozin: Wisuda Bukan Akhir, Tapi Awal Pengabdian kepada Masyarakat

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.484
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Rektor Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati, KH Abdul Ghafar Rozin memberikan sambutannya pada Wisuda Pascasarjana Magister Pendidikan Bahasa Arab 2025 yang diselenggarakan pada di Aula 2 Kampus IPMAFA, Sabtu (8/11/25). Dalam sambutannya, Gus Rozin sapaan akrabnya menyampaikan bahwa wisuda tidak boleh dimaknai hanya sebagai ajang pemberian ijazah tanpa makna yang mendalam. […]

expand_less