Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Relasi Aman Tanpa Penundukan

Relasi Aman Tanpa Penundukan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 7 Apr 2023
  • visibility 129
  • comment 0 komentar

Oleh: Inayatun Najikah

Kembali menulis soal perempuan. Beberapa waktu yang lalu saya membaca sebuah postingan dari pegiat dan aktivis gender ternama diakun sosial medianya. Ia menuliskan sebuah tanggapan atas sebuah cuitan seorang pria. Bukan cuitan, namun lebih tepatnya tentang curahan hati perihal hubungan dengan pasangannya.

Pria ini menuliskan sebuah kalimat unek-unek tentang dirinya yang tak dihargai oleh pasangannya. Dia menuliskan bahwa pasangannya ini memilih fokus pada studinya diluar negeri dibanding dengerin ucapannya. Ia tak memberi izin pada pilihan pasangannya tersebut. Karena hal itu pula maka rencana mereka menikah pun dipastikan mundur. Itu menurut versi cerita dia.

Dari curhatan yang dituliskan si laki-laki ini, akhirnya banyak menuai tanggapan dari warganet salah satunya aktivis gender yang saya kagumi. Sang aktivis memberikan tanggapan berupa ucapan doa agar pasangan ini bisa segera putus. Karena menurut pandangannya si laki-laki hanya ingin mendominasi dan berkuasa atas pasangannya.

Saya sepakat dengan apa yang disampaikan sang aktivis. Karena dengan si laki-laki berbuat seperti itu, ia telah membatasi gerak dan aktivitas pasangannya. Studinya, karirnya, dan bahkan lainnya itu harus sesuai dengan yang dia inginkan. Benar apa yang dikatakan sang aktivis, bahwa dengan begitu ia menunjukkan bahwa relasi menikah baginya adalah suatu penundukan untuk sang istri bukan atas dasar cinta.

Ternyata tak mudah menjadi perempuan kan. Sudah memiliki pasangan pun belum tentu hidupnya bisa bebas. Dan yang belum memiliki pasangan pun akan mendapat label sok jual mahal atau terlalu tinggi kriterianya. Sebegitu rumitnya menjalani hidup terlahir menjadi seorang perempuan kah? Atau ada yang salah dengan persepsi dalam memandang seorang perempuan di masyarakat kita?

Entahlah. Bagaimanapun itu setiap manusia terlahir disertai berbagai masalah yang berbeda satu dengan lainnya. Tinggal bagaimana sikap kita menghadapi atau malah memilih untuk menghindarinya. Semua pilihan ada ditangan kita. Dan yang terpenting adalah semua makhluk bebas untuk bahagia dan menentukan pilihannya sendiri tanpa terkecuali untuk para perempuan juga. Sekian.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jama’ah Kolo Kolo Sebar Masker Gratis

    Jama’ah Kolo Kolo Sebar Masker Gratis

    • calendar_month Jum, 3 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Salah satu anggota Jama’ah KoloKolo membagi masker kepada Jamaah Sholat Jumat di Masjid Jami’ Baitul Muttaqin, Gembong GEMBONG-Banyaknya Masjid yang menghentikan sementara praktik sholat jumat membuat sebagian warga resah. Pemberhentian sementara ini adalah untuk mencegah persebaran wabah virus corona atau covid 19. Berdasarkan intruksi PWNU Jawa Tengah, daerah yang masih merupakan zona kuning, tetap diharuskan […]

  • NU Sukolilo Pilih Ketua Baru

    NU Sukolilo Pilih Ketua Baru

    • calendar_month Sen, 29 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Suasana konferensi MWC NU Sukolilo  SUKOLILO – MWC NU Kecamatan Sukolilo menggelar konferensi pada Minggu (28/11) lalu. Kegiatan yang dihelat di Gedung MWC NU tersebut berbarengan dengan Konferensi Anak Cabang Ansor dan Muslimat NU.  Agenda sakral ini diselenggarakan dalam rangka menentukan nakhoda NU Sukolilo lima tahun ke depan. Beberapa nama muncul ke permukaan, namun konferensi […]

  • Lazisnu Pati Buka Beasiswa Tingkat SD dan SMP

    Lazisnu Pati Buka Beasiswa Tingkat SD dan SMP

    • calendar_month Sel, 17 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Penyerahan secara simbolik beasiswa PC Lazisnu Pati KAYEN-PC Lazisnu Kabupaten Pati memberikan bantuan berupa beasiswa kepada anak-anak usia sekolah SD dan SMP atau sederajat di beberapa wilayah yang ada di Kabupaten Pati.  Agus Arif Mustofa, selaku manager penyaluran PC Lazisnu Pati mengatakan bahwa program ini merupakan salah satu kegiatan yang dicanangkan pengurus dan tim managerial […]

  • PR IPNU IPPNU Desa Godo Winong Gelar Makesta

    PR IPNU IPPNU Desa Godo Winong Gelar Makesta

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2020
    • account_circle admin
    • visibility 131
    • 0Komentar

    WINONG – PR IPPU IPPNU Desa Godo Kecamatan Winong Kemarin (Minggu, 09/08/2020) mengadakan masa kesetian anggota (MAKESTA) yang dilaksanakan di Yayasan Miftahul Huda desa Godo. Acara dilaksanakan selama 2 hari kemarin (8-9/08/2020) ini di ikuti oleh anggota IPNU IPPNU Desa Godo dan anggota IPNU IPPNU dari sekitar dan dihadiri oleh pengurus PAC IPNU IPPNU Winong dan […]

  • Dhuhafa Menerima Sembako dari PAC Fatayat

    Dhuhafa Menerima Sembako dari PAC Fatayat

    • calendar_month Ming, 2 Jun 2019
    • account_circle admin
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Tayu – Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah menggelar kegiatan bakti sosial. Mereka mengadakan bakti sosial dengan membagikan sembako sebanyak 550 bungkus kepada para dhuafa se-Kecamatan Tayu dengan distribusi per ranting 22 orang. “Kegiatan ini adalah kegiatan tahunan PAC Fatayat NU kecamatan Tayu, dimulai dari kegiatan khatmul Qur’an yang […]

  • PCNU-PATI

    NU dan Kesadaran Kebangsaan dalam Pluralitas Bernegara

    • calendar_month Sab, 24 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Nahdlatul Ulama (NU) yang didirikan pada 31 Januari 1926 lahir dari gagasan sejumlah kiai pesantren yang tersebar di Pulai Jawa-Madura. Paling tidak, ada dua sosok kunci yang berjasa dalam tumbuh-kembangnya NU, yakni Hadhratu Syaikh Hasyim Asy’ari dan KH. Wahab Hasbullah. Jika KH. Wahab sebagai penggerak organisatornya, maka Hadhratu Syaikh Hasyim Asy’ari  […]

expand_less