Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Pohon Durian dan Kupu-Kupu

Pohon Durian dan Kupu-Kupu

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 5 Des 2022
  • visibility 411
  • comment 0 komentar

Oleh: M. Iqbal Dawami

Sore itu, sembari menunggu azan ashar, aku duduk di saung yang letaknya di kebun kantor tempatku bekerja. Di depan saung ada pohon durian. Pohon yang dari hari ke hari, minggu ke minggu, dan bulan ke bulan, tidak ada pertumbuhan yang berarti. Aku tidak tahu bagaimana teorinya, mengapa pohon durian itu tidak tumbuh dengan wajar? Barangkali tanahnya tidak cocok. Atau mungkin cangkokannya tidak sempurna. Aku tidak tahu, walau membuat aku tergelitik untuk mencari tahu. Hmm, mungkin suatu hari aku akan mencari tahu.

Saat asyik mengamati pohon durian tersebut, tiba-tiba seekor kupu-kupu dengan sayap yang sangat indah hinggap di salah satu daun durian. Cantik sekali. Ia mulai bergerilya dari satu daun ke daun lainnya. Ia kemudian terbang kesana kemari dari satu pohon ke pohon lain. Kepakan sayapnya sungguh mempesona. Oh, alangkah senangnya kupu-kupu itu. Ia dapat terbang bebas sekehendak hatinya (jika memang ia punya hati), tidak ada keraguan, tidak ada paksaan, tidak ada ketakutan. Ia terus menjalankan hari-harinya dengan begitu.

Mungkin suatu ketika ia akan terperangkap oleh jaring laba-laba, atau tidak mendapatkan saripati bunga, atau bahkan tertangkap oleh manusia, tapi ia tidak peduli. Ia hanya menjalankan hidupnya dengan sepenuh hati. Itu saja. Ya, sesederhana itu.

Setelah melihat kupu-kupu itu dan kembali ke soal pohon durian itu, aku mencoba menengok ke dalam kehidupan manusia. Rupanya dua hal itu adalah cerminan hidup manusia. Ada orang yang tumbuh dengan anggun, namun ada juga yang tumbuh dengan statis. Itu biasa ditemukan dalam lingkungan manusia. Tapi, manusia bukanlah tumbuhan maupun hewan. Manusia yang dikaruniai akal dan pikiran mempunyai potensi untuk berubah. Perubahan itu bisa kepada ke arah positif maupun negatif.

Kupu-kupu yang berasal dari ulat kemudian menjadi kepompong adalah tamsil yang sangat indah bahwa manusia sejatinya harus mengalami metamorfosis menuju kehidupan yang lebih baik lagi. Kepompongnya boleh diibaratkan ujian yang dapat menghambat kesuksesan namun sejatinya kondisi tersebut memang diperlukan dalam perjuangan. Sepintas, kepompong akan mematikan si ulat, namun rupanya itu adalah proses menjadi kupu-kupu yang indah. Ujian pun demikian, sejatinya bukan untuk melemahkan, tetapi mempersiapkan seseoang menjadi pribadi yang lebih hebat. Ya, kupu-kupu mungkin tidak akan pernah bisa terbang kalau tidak melewati penderitaan di dalam kepompong itu.  

Konon, usia standar kupu-kupu hanya sekitar satu minggu. Dan apabila dikaruniai umur panjang maksimal hanya satu tahun. Tentu, dalam pandangan kita usia seperti itu sangatlah pendek. Tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan usia standar manusia. Tapi, hidupnya yang sebentar itu sungguh tidaklah sia-sia. Kupu-kupu tersebut selalu memberi banyak kegembiraan dan manfaat bagi alam semesta. Ia memerankan hidupnya dengan baik. Usia yang pendeknya itu mampu berbuat banyak. Maha Suci Tuhan yang menciptakan kupu-kupu dengan sebaik-baiknya. Maha Benar Tuhan yang menjadikan kupu-kupu sebagai teladan hidup manusia.

Aku teringat cerita Thich Nhat Hanh, seorang biksu dari Vietnam, saat ia berkunjung ke biara Zen. Pada papan kayu di luar aula meditasi, ia melihat empat kalimat yang tertera di sana. Kalimat terakhirnya adalah, “Jangan sia-siakan hidupmu.” Hidup kita terdiri dari hari dan jam, setiap jamnya sangat berharga. []

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selapanan dan Syukuran Garasi Om Second Semarang Digelar Bersama Jamaah Rabu Legi

    Selapanan dan Syukuran Garasi Om Second Semarang Digelar Bersama Jamaah Rabu Legi

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6.943
    • 0Komentar

    ‎ ‎Temanggung – Tradisi keagamaan yang sarat nilai spiritual kembali dihidupkan melalui kegiatan Selapanan sekaligus Syukuran Garasi Om Second yang digelar pada Selasa malam Rabu Legi, 13 Januari 2026, bertempat di Garasi Om Second, Blok A.5 Perum Graha Mandiri Residence Patemon, Kecamatan Gunungpati, Semarang. ‎ ‎Kegiatan ini menjadi momentum rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus […]

  • Pedoman Memulai Bisnis dari Hobi

    Pedoman Memulai Bisnis dari Hobi

    • calendar_month Ming, 8 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 295
    • 0Komentar

      Jika berbicara hobi, pasti semua orang mempunyai hobi.Akan tetapi jarang sekali orang yang mau menjadikan hobinya itu untuk memperkaya diri. Padahal apabila kita memulai sebuah bisnis berdasarkan dari hobi tentunya di dalam menjalankannya dengan sepenuh hati. Sebab pekerjaan yang kita jalani berdasarkan kehendak hati.             Sering kali kita tidak menyadari bahwa apa yang sering […]

  • Foto: Santunan 10 ribu anak yatim PT Sukun di Kabupaten Pati disebut sebagai tradisi yang baik. (pcnupati/Hanafi)

    Santunan 10 Ribu Anak Yatim PT Sukun, PCNU Pati: Teladan Perusahaan Lain

    • calendar_month Sel, 11 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

    PCNUPATI.OR.ID, Pati – Santunan 10 Ribu Anak Yatim PT Sukun mendapatkan apresiasi dari Ketua PCNU Pati, KH Yusuf Hasyim. Ia menyebutkan, acara yang digelar rutin ini sebagai contoh atau teladan yang perlu diikuti perusahaan lain. Setelah menggelar di beberapa kabupaten/kota. Santunan 10 Ribu Anak Yatim PT Sukun kini menyambangi Kabupaten Pati, Selasa (11/3/2025). Acara yang […]

  • PCNU Pati Lantik Pengurus KBIH ZAM-ZAM NU

    PCNU Pati Lantik Pengurus KBIH ZAM-ZAM NU

    • calendar_month Jum, 20 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Berdasarkan  hasil keputusan KBIH Zam-Zam NU Pati Pada 16 Oktober 2015 bertempat di Gemilang Resto Juwana yang telah menetapkan ketua terpilih mengantikan ketua lama yaitu H. Sa’dullah dengan menyusun Pengurus KBIH Zam-Zam NU yang baru Periode II Tahun 2015-2019, maka terpilihlah H. Mustamaji sebagai Ketua yang baru.             “Harapan saya ketua yang baru ini akan […]

  • PCNU - PATI 100 Tokoh yang Mengubah Indonesia

    100 Tokoh yang Mengubah Indonesia

    • calendar_month Sel, 28 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Buku ini merangkum riwayat hidup tokoh-tokoh besar bangsa Indonesia yan paling berpengaruh tokoh protagonis, bisa juga antagonis. Mereka bisa saja pahlawan pemersatu bangsa, bisa pula seorang tokoh gerakan separatis. Mereka bisa seorang tokoh politik, bisa pula datang dari dunia seni atau bisnis.

  • Sah! Fatayat NU Winong Dilantik, Pengurus Ngotot Buat Fatayat Olshop

    Sah! Fatayat NU Winong Dilantik, Pengurus Ngotot Buat Fatayat Olshop

    • calendar_month Sel, 7 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Asmonah (kanan), Ketua PC Fatayat NU Pati secara simbolis menyerahkan jabatan PAC Fatayat NU Winong kepada Ana Nailu Rohmah, ketua PAC usai acara pelantikan PAC Fatayat NU Winong. WINONG – PAC Fatayat NU Winong resmi dilantik pada Minggu (5/12) lalu. Bukan hanya pemgurus anak cabang, para Pengurus Ranting Fatayat NU juga turut dilantik dalam satu […]

expand_less