Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Pohon Durian dan Kupu-Kupu

Pohon Durian dan Kupu-Kupu

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 5 Des 2022
  • visibility 249
  • comment 0 komentar

Oleh: M. Iqbal Dawami

Sore itu, sembari menunggu azan ashar, aku duduk di saung yang letaknya di kebun kantor tempatku bekerja. Di depan saung ada pohon durian. Pohon yang dari hari ke hari, minggu ke minggu, dan bulan ke bulan, tidak ada pertumbuhan yang berarti. Aku tidak tahu bagaimana teorinya, mengapa pohon durian itu tidak tumbuh dengan wajar? Barangkali tanahnya tidak cocok. Atau mungkin cangkokannya tidak sempurna. Aku tidak tahu, walau membuat aku tergelitik untuk mencari tahu. Hmm, mungkin suatu hari aku akan mencari tahu.

Saat asyik mengamati pohon durian tersebut, tiba-tiba seekor kupu-kupu dengan sayap yang sangat indah hinggap di salah satu daun durian. Cantik sekali. Ia mulai bergerilya dari satu daun ke daun lainnya. Ia kemudian terbang kesana kemari dari satu pohon ke pohon lain. Kepakan sayapnya sungguh mempesona. Oh, alangkah senangnya kupu-kupu itu. Ia dapat terbang bebas sekehendak hatinya (jika memang ia punya hati), tidak ada keraguan, tidak ada paksaan, tidak ada ketakutan. Ia terus menjalankan hari-harinya dengan begitu.

Mungkin suatu ketika ia akan terperangkap oleh jaring laba-laba, atau tidak mendapatkan saripati bunga, atau bahkan tertangkap oleh manusia, tapi ia tidak peduli. Ia hanya menjalankan hidupnya dengan sepenuh hati. Itu saja. Ya, sesederhana itu.

Setelah melihat kupu-kupu itu dan kembali ke soal pohon durian itu, aku mencoba menengok ke dalam kehidupan manusia. Rupanya dua hal itu adalah cerminan hidup manusia. Ada orang yang tumbuh dengan anggun, namun ada juga yang tumbuh dengan statis. Itu biasa ditemukan dalam lingkungan manusia. Tapi, manusia bukanlah tumbuhan maupun hewan. Manusia yang dikaruniai akal dan pikiran mempunyai potensi untuk berubah. Perubahan itu bisa kepada ke arah positif maupun negatif.

Kupu-kupu yang berasal dari ulat kemudian menjadi kepompong adalah tamsil yang sangat indah bahwa manusia sejatinya harus mengalami metamorfosis menuju kehidupan yang lebih baik lagi. Kepompongnya boleh diibaratkan ujian yang dapat menghambat kesuksesan namun sejatinya kondisi tersebut memang diperlukan dalam perjuangan. Sepintas, kepompong akan mematikan si ulat, namun rupanya itu adalah proses menjadi kupu-kupu yang indah. Ujian pun demikian, sejatinya bukan untuk melemahkan, tetapi mempersiapkan seseoang menjadi pribadi yang lebih hebat. Ya, kupu-kupu mungkin tidak akan pernah bisa terbang kalau tidak melewati penderitaan di dalam kepompong itu.  

Konon, usia standar kupu-kupu hanya sekitar satu minggu. Dan apabila dikaruniai umur panjang maksimal hanya satu tahun. Tentu, dalam pandangan kita usia seperti itu sangatlah pendek. Tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan usia standar manusia. Tapi, hidupnya yang sebentar itu sungguh tidaklah sia-sia. Kupu-kupu tersebut selalu memberi banyak kegembiraan dan manfaat bagi alam semesta. Ia memerankan hidupnya dengan baik. Usia yang pendeknya itu mampu berbuat banyak. Maha Suci Tuhan yang menciptakan kupu-kupu dengan sebaik-baiknya. Maha Benar Tuhan yang menjadikan kupu-kupu sebagai teladan hidup manusia.

Aku teringat cerita Thich Nhat Hanh, seorang biksu dari Vietnam, saat ia berkunjung ke biara Zen. Pada papan kayu di luar aula meditasi, ia melihat empat kalimat yang tertera di sana. Kalimat terakhirnya adalah, “Jangan sia-siakan hidupmu.” Hidup kita terdiri dari hari dan jam, setiap jamnya sangat berharga. []

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sholawat Al-Berrlzanji iringi peringatan Isra’ Miraj

    Sholawat Al-Berrlzanji iringi peringatan Isra’ Miraj

    • calendar_month Sab, 13 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

     Sholawat Al-Berrlzanji iringi peringatan Isra’ Miraj Wedarijaksa – Lantunan Sholawat Al-Berjanji iringi kegiatan Isra’ Miraj yang di gelar oleh PAC IPNU IPPNU Wedarijaksa. Kegiatan yang berlangsung (13/03) berlokasi di gedung MWC NU Wedarijaksa di hadiri puluhan anggota IPNU IPPNU tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat. Bebarengan Harlah IPNU IPPNU menambah meriahnya kegiatan, ini di tunjukan […]

  • PCNU - PATI

    Atlas Wali Songo

    • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Dalam keserbaterbatasan segala hal, alhamdulillah buku ATLAS WALI SONGO dengan pendekatan multidisiplin: historis; arkeologi; aetiologis; etno-historis, dan kajian budaya dapat terselesaikan. Isi buku ini sangat membumi dengan proses sinkretisasi-asimilatif dan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Fakta mencengangkan di buku ini adalah bahwa kerajaan Islam pertama di Jawa bukanlah Kerajaan Demak (abad 15), melainkan Kerajaan Lumajang yang […]

  • PCNU-PATI Photo by Angèle Kamp

    Puisi-Puisi Eska Mariska

    • calendar_month Ming, 4 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Hembusan Masa Lalu hembusan cerita masa lalu sampai di telinga angin membawanya begitu cepat luka, kecewa, dan patah berulang kembali tak berarah menggiring keputusasaan mendekap kepiluan merusak kepercayaan hadirnya tak lagi menggenggam terganti untuk dilepaskan 26 September 2022 Tentang Kamu Kamu adalah bagian dari masa lalu Sekejap terasa indah dalam ingatan Kemudian terasa sakit untuk […]

  • Islam itu Memudahkan Tidak Mempersulit

    Islam itu Memudahkan Tidak Mempersulit

    • calendar_month Ming, 21 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Islam itu memudahkan, bukannya malah mempersulit dan merepotkan. Karena pada prinsipnya Islam adalah agama yang sesuai dengan fitrah manusia, sehingga tidak akan terasa sulit apalagi merepotkan manusia itu sendiri. Namun seiring perkembangan zaman, tidak sedikit pihak yang justru mempraktekkan hal sebaliknya. Terkait dengan hal ini, KH. Bahauddin Nursalim, salah satu kyai muda ahli tafsir Indonesia, […]

  • Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Raih Juara 1 MSQ Tingkat Nasional 

    Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Raih Juara 1 MSQ Tingkat Nasional 

    • calendar_month Sab, 12 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Peserta didik Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, meraih juara pertama Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) kategori umum tingkat Nasional dalam even Semarak Ilmu Al Qur’an dan Tafsir 2024. Perlombaan ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Humaniora, UIN Walisongo Semarang, Rabu (9/10/2024). Adapun […]

  • KaKanwil Kemenag Jateng Apresiasi Program Kerja Ma`arif

    KaKanwil Kemenag Jateng Apresiasi Program Kerja Ma`arif

    • calendar_month Sen, 20 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 312
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id-Demak – Lembaga Pendidikan Ma`arif NU Jawa Tengah Mengelar Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) Putaran ke-3. Kegiatan dilaksanakan di Aula Wisma Halim Demak, pada Kamis (16/1/2025). Hadir dalam kegiatan tersebut, Koordinator Tim Kurikulum Ke-NU-an Lembaga Pendidikan Ma`arif NU PBNU Dr. Imam Bukhori, Wakil Ketua PWNU Jawa Tengah Dr. Agus Riyanto, Kepala Kantor Wilayah Kementerian […]

expand_less