Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PGMI IPMAFA Gelar Pelatihan Computational Thinking

PGMI IPMAFA Gelar Pelatihan Computational Thinking

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 12 Nov 2021
  • visibility 246
  • comment 0 komentar

 

img-20211112-wa0001-3437267
Para guru MI antusias mengikuti Pelatihan Computational Thinking di aula IPMAFA 

MARGOYOSO – Puluhan guru Madrasah Ibtidaiyah di wilayah Pati Utara mengikuti Pelatihan Computational Thinking pada Pembelajaran Tematik Berbasis Kearifan Lokal. Kegiatan yang diadakan pada Rabu (10/11) di aula 1 lantai 2 kampus IPMAFA merupakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari dosen PGMI Fakultas Tarbiyah Institut Pesantren Mathali’ul Falah Pati. 

PkM yang merupakan hibah Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Islam Kemenag RI diberikan kepada M. Sofyan Alnashr dan Latifah Nuraini, keduanya adalah dosen pada prodi PGMI. Tujuan pelatihan ini ialah meningkatkan kapasitas guru MI dalam menjalankan pembelajaran tematik. Pengembangan pembelajaran tematik dilakukan dengan basis kearifan lokal dan computational thinking. 

“Buku tematik dari pemerintah itu banyak contoh budaya dari berbagai daerah di Indonesia, diharapkan guru juga mengenalkan budaya lokal sehingga anak didik mengenal budaya daerahnya,” terang Sofyan.

Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Ketua Program Studi PGMI, M. Agus Jauhari, karena peserta yang hadir berasal dari madrasah mitra yang bekerja sama melalui kegiatan PPL. 

“Guru harus selalu mengembangkan pembelajaran termasuk pembelajaran tematik yang memang dilaksanakan pada jenjang SD/MI,” pesannya. 

Ia menambahkan bahwa guru harus mampu meningkatkan mutu pembelajaran sekaligus tetap memprioritaskan akhlak anak. Hal ini yang membedakan madrasah dengan sekolah umum, yakni akhlak yang sesuai dengan ajaran Islam.

Pelatihan yang difasilitasi pelaksanaannya oleh LPPM IPMAFA Pati menghadirkan Fira Nadliratul Afrida sebagai narasumber. Wanita yang juga aktif di Fatayat NU Tayu ini merupakan salah satu tutor Bebras Indonesia biro IPMAFA yang konsen pada computational thinking. Menurutnya, murid MI baik kelas rendah maupun tinggi harus diberikan stimulus untuk mencapai kecakapan abad 21 dengan soal-soal komputasi. 

“CT akan memacu anak menggunakan logika dan kecermatannya dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan cepat dan tepat,” imbuhnya.

Mbak Fira, panggilan sehari-harinya mengajak para peserta untuk mengenalkan budaya lokal khas Pati dan daerah tempat tinggal masing-masing. Kearifan lokal tersebut dapat berupa kesenian, budaya, nilai atau norma, bangunan, tempat, dan lain sebagainya. Ia berpesan supaya anak-anak bisa dikenalkan dengan Batik Bakaran, Nasi Gandul, Getuk, Masjid, atau tradisi lokal seperti Lomban Kupatan sehingga mereka mengenal dan dapat melestarikan budaya lokal di tengah derasnya budaya pop yang tak terbendung.

Adanya pelatihan terhadap guru dari sekolah mitra PGMI Fakultas Tarbiyah Ipmafa diharapkan juga mampu meningkatkan kerjasama antara kampus dengan madrasah. 

“Pelatihan ini ibaratnya hubungan simbiosis mutualisme, yakni hubungan yang bermanfaat bagi kedua pihak. Madrasah dan masyarakat sebagai stakeholder kampus mendapatkan peningkatan SDM guru, sedangkan dosen dan kampus juga mampu meningkatkan penelitian dan pengabdian,” pungkas Sofyan. 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Menuju Kesempurnaan Diri

    • calendar_month Rab, 17 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 488
    • 0Komentar
  • PCNU-PATI Photo by Harmoni Widiya

    (Ter)bedah Buku

    • calendar_month Rab, 14 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Hari ini, sejak malam tadi adalah jadwal saya untuk menulis di setiap Rabu. Sebuah aktifitas sederhana untuk mengejawantahkan segala renik-renik pemikiran yang bersarang di kepala. Dan soal buah pemikirannya nanti bagus atau pun tak tergantung siapa yang membaca dan mengomentarinya. Terpenting yaitu rutinitas di hari Rabu harus tetap berjalan, bagaimana pun, […]

  • Santri Tlogowungu Ini Luncurkan Buku Mushaf Nusantara

    Santri Tlogowungu Ini Luncurkan Buku Mushaf Nusantara

    • calendar_month Sen, 5 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Zainal Abidin Sueb bersama buku Mushaf Nusantara yang baru saja ia luncurkan TLOGOWUNGU-Di tengah pandemi Covid-19, berbagai  aktivitas masyarakat serba dibatasi. Meski demikian, kondisi yang terbatas justru memicu Zainal Abidin Sueb untuk menulis buku. Sabtu (26/6) lalu ia telah meluncurkan sebuah buku dengan judul Mushaf Nusantara: Jejak, Ragam, dan Para Penjaganya.   Pemuda kelahiran Pati, 24 […]

  • Kepala Desa Wonosekar Sah Jadi Ketua Ranting NU

    Kepala Desa Wonosekar Sah Jadi Ketua Ranting NU

    • calendar_month Jum, 10 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 354
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Kabar menggembirakan datang dari Desa Wonosekar, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati. Pasalnya, Muhammad Zaenuri, Kepala Desa Wonosekar terpilih sebagai Ketua Ranting NU desa tersebut melalui musyawarah ranting beberapa waktu lalu. Sebelumnya, Nur Kholis, ketua ranting periode sebelumnya, naik sebagai Wakil Ketua MWC-NU Gembong. Sedangkan tampuk kepemimpinan dipegang oleh wakilnya. Namun, dalam pemilihan ketua Ranting […]

  • Ulama Suu' dan Suu' Saja. Photo by Anna Jahn on Unsplash.

    Ulama Suu’ dan Suu’ Saja

    • calendar_month Kam, 11 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Di dunia ini, banyak sekali kisah ulama suu’ (ulama jahat). Sebut saja Barseso, ulama ribuan santri yang kepincut wedok-an akibat percaya ahli dzikir yang sebenarnya adalah syaithon. Atau Bal’am, seorang alim nan selalu kabul doanya, namun ia rela mengusik perjuangan Nabi Musa dan Harun AS akibat takut digantung Raja Balqa, musuh […]

  • KH. Arwan Kholil Tutup Usia

    KH. Arwan Kholil Tutup Usia

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 293
    • 0Komentar

    GEMBONG-Kabar duka menyelimuti Kecamatan Gembong. Pasalnya, salah satu ulama kharismatik dari Kecamatan yang berada di Lereng Muria tersebut berpulang Sabtu (9/10) sore. Potret KH. Arwan Kholil (peci putih) saat pemilu 2019 Dialah K.H. Arwan Kholil, pengasuh Ponpes Darul Hikmah, Gembong. Di usia yang belum tergolong sepuh (56 tahun), ulama ahli fikih tersebut harus kembali ke […]

expand_less