Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PGMI IPMAFA Gelar Pelatihan Computational Thinking

PGMI IPMAFA Gelar Pelatihan Computational Thinking

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 12 Nov 2021
  • visibility 270
  • comment 0 komentar

 

img-20211112-wa0001-3437267
Para guru MI antusias mengikuti Pelatihan Computational Thinking di aula IPMAFA 

MARGOYOSO – Puluhan guru Madrasah Ibtidaiyah di wilayah Pati Utara mengikuti Pelatihan Computational Thinking pada Pembelajaran Tematik Berbasis Kearifan Lokal. Kegiatan yang diadakan pada Rabu (10/11) di aula 1 lantai 2 kampus IPMAFA merupakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari dosen PGMI Fakultas Tarbiyah Institut Pesantren Mathali’ul Falah Pati. 

PkM yang merupakan hibah Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Islam Kemenag RI diberikan kepada M. Sofyan Alnashr dan Latifah Nuraini, keduanya adalah dosen pada prodi PGMI. Tujuan pelatihan ini ialah meningkatkan kapasitas guru MI dalam menjalankan pembelajaran tematik. Pengembangan pembelajaran tematik dilakukan dengan basis kearifan lokal dan computational thinking. 

“Buku tematik dari pemerintah itu banyak contoh budaya dari berbagai daerah di Indonesia, diharapkan guru juga mengenalkan budaya lokal sehingga anak didik mengenal budaya daerahnya,” terang Sofyan.

Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Ketua Program Studi PGMI, M. Agus Jauhari, karena peserta yang hadir berasal dari madrasah mitra yang bekerja sama melalui kegiatan PPL. 

“Guru harus selalu mengembangkan pembelajaran termasuk pembelajaran tematik yang memang dilaksanakan pada jenjang SD/MI,” pesannya. 

Ia menambahkan bahwa guru harus mampu meningkatkan mutu pembelajaran sekaligus tetap memprioritaskan akhlak anak. Hal ini yang membedakan madrasah dengan sekolah umum, yakni akhlak yang sesuai dengan ajaran Islam.

Pelatihan yang difasilitasi pelaksanaannya oleh LPPM IPMAFA Pati menghadirkan Fira Nadliratul Afrida sebagai narasumber. Wanita yang juga aktif di Fatayat NU Tayu ini merupakan salah satu tutor Bebras Indonesia biro IPMAFA yang konsen pada computational thinking. Menurutnya, murid MI baik kelas rendah maupun tinggi harus diberikan stimulus untuk mencapai kecakapan abad 21 dengan soal-soal komputasi. 

“CT akan memacu anak menggunakan logika dan kecermatannya dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan cepat dan tepat,” imbuhnya.

Mbak Fira, panggilan sehari-harinya mengajak para peserta untuk mengenalkan budaya lokal khas Pati dan daerah tempat tinggal masing-masing. Kearifan lokal tersebut dapat berupa kesenian, budaya, nilai atau norma, bangunan, tempat, dan lain sebagainya. Ia berpesan supaya anak-anak bisa dikenalkan dengan Batik Bakaran, Nasi Gandul, Getuk, Masjid, atau tradisi lokal seperti Lomban Kupatan sehingga mereka mengenal dan dapat melestarikan budaya lokal di tengah derasnya budaya pop yang tak terbendung.

Adanya pelatihan terhadap guru dari sekolah mitra PGMI Fakultas Tarbiyah Ipmafa diharapkan juga mampu meningkatkan kerjasama antara kampus dengan madrasah. 

“Pelatihan ini ibaratnya hubungan simbiosis mutualisme, yakni hubungan yang bermanfaat bagi kedua pihak. Madrasah dan masyarakat sebagai stakeholder kampus mendapatkan peningkatan SDM guru, sedangkan dosen dan kampus juga mampu meningkatkan penelitian dan pengabdian,” pungkas Sofyan. 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU Pati Berharap Pembahasan Raperda Pesantren Segera Dituntaskan

    PCNU Pati Berharap Pembahasan Raperda Pesantren Segera Dituntaskan

    • calendar_month Rab, 26 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

    PATI – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati berharap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren yang tengah dibahas oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, segera disahkan.  Hal itu diungkap oleh Ketua PCNU Pati, KH Yusuf Hasyim. Pihaknya mendesak agar Raperda tersebut segera dibahas dan diselesaikan. Pihaknya juga akan mengadakan audiensi dengan […]

  • 1000 Kotak Koin NU Digelontorkan Lazisnu Juwana

    1000 Kotak Koin NU Digelontorkan Lazisnu Juwana

    • calendar_month Ming, 1 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 359
    • 0Komentar

    JUWANA-NU Care – Lazisnu MWC Juwana mengadakan Pelatihan Pengelolaan dan Peluncuran 1000 Kotak Koin NU di Gedung Markas Ansor Langgenharjo Juwana. Pelatihan diikuti 57 peseta dati 29 Pengurus Ranting NU se-Kecamatan Juwana, Minggu (1/12). Pelatihan Amil Zakat dan Pendistribusian 1000 kotak koin NU oleh NU Care-Lazisnu Juwana Ketua MWC Juwana menyampaikan bahwa Juwana sangat potensial […]

  • PCNU-PATI

    LBH Ansor Pati Gelar Road Show Hukum untuk Pelajar dan Santri

    • calendar_month Sab, 10 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

    PATI – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gerakan Pemuda Ansor Pati adakan safari penyuluhan hukum ke sembilan sekolah/madrasah dan pesantren di Kabupaten Pati. Hal ini dilakukan untuk membekali para siswa tentang kesadaran hukum. Sehingga siswa adapat menghindari tindakan kriminal, salah satunya bullying atau perundungan. Ketua LBH Ansor Pati, Luqmanul Hakim mengungkapkan, penyadaran hukum memang harus masif […]

  • PCNU-PATI

    Menuju Pesantren Hijau

    • calendar_month Ming, 1 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Dalam hal ini NU sangat perihatin dengan status Indonesia sebagai negara terbesar kedua di dunia penghasil limbah plastik setelah China. Setiap hari Indonesia menghasilkan sekitar 130.000 ton sampah plastik. Tidak sedikit pula sumber-sumber air bersih yang tercemar oleh limbah beracun pabrik-pabrik.NU mendorong semua pihak melakukan upaya yang lebih keras untuk menekan dan mengendalikan laju pencemaran […]

  • Fiqih Sebagai Etika Bersosial

    Fiqih Sebagai Etika Bersosial

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 332
    • 0Komentar

    KH.Abdul Ghoffar Rozien (Ketua Staimafa, Pati) mengatakan; “Meskipun KH. MA Sahal Mahfudh telah wafat, Kiai Sahal seolah-olah masih terasa menemani. Pemikiran dan ide-ide segar beliau masih terasa relevan untuk kondisi bangsa saat ini. Gagasan tentang fiqh sosial yang menjadi keahlian beliau merupakan kontribusi berharga bagi komunitas pesantren dan Umat Islam di negeri ini.” Pemikiran dan tindakan Kiai Sahal […]

  • Wakil Ketua PWNU Sebut Ma'arif Jateng Jadi Kawah Candradimuka Penyemaian generasi Ahlussunnah Waljamaah

    Wakil Ketua PWNU Sebut Ma’arif Jateng Jadi Kawah Candradimuka Penyemaian generasi Ahlussunnah Waljamaah

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 419
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Kendal – Bertempat di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kabupaten Kendal, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah resmi melakukan Kick Off (pembukaan) Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Sabtu (11/1/2025). Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhrudin Karmani menyampaikan bahwa Rakerdin ini adalah tindak lanjut dari Rakerwil yang […]

expand_less