Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pesantren Mislakhul Muta’allimin Jadi Pesantren Penggerak Literasi

Pesantren Mislakhul Muta’allimin Jadi Pesantren Penggerak Literasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 9 Mar 2025
  • visibility 818
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id.Pemalang – Program Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan zona 3 terlaksana di Pesantren Mislakhul Muta’allimin Karangtengah, Warungpring, Kabupaten Pemalang, Ahad (9/3/2025). Kegiatan GLM Ramadan tersebut mengusung tema Gerakan Murid Ma’arif Menulis Kreatif Selama Ramadan (GEMUKKAN).

Sekretaris Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Kabupaten Pemalang Abdul Khalim mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi pemantik untuk memajukan Lembaga Pendidikan Ma’arif. “Harapannya, kegiatan ini membawa manfaat, terutama untuk kemajuan untuk personal, Lembaga, dan utamanya di Lembaga Pendidikan Ma’arif NU sendiri,” ujar dia.

Dijelaskan Khalim, bahwa kegiatan ini menjadi awal Gerakan Literasi Ma’arif dari Warungpring, yang ke depan akan digalakkan di Kabupaten Pemalang.

Sementara itu, Sekretaris Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Dr. M. Ahsanul Husna mengatakan bahwa di era serba digital saat ini, terjadilah pergeseran literasi. “Literasi sekarang bergeser. Zaman saya kecil dan mondok dulu, menulis diary itu sangat kuat. Bahkan, nama cewek yang kita taksir itu ada di catatan itu,” kata Ahsan.

Literasi harus kita jaga, kata dia, karena tidak akan sirna ditelan zaman. “Kalau kita punya tulisan, ketika akan besar, kita akan mengingat bahwa kita sebaper itu ya,” kata dia.

Pihaknya juga menghimbau agar lahir wadah, lembaga pers yang mewadahi karya-karya siswa. “Barang kali di sini ada penyair, pujangga yang tersembunyi. Barangkali santriwan-santriwati di sini memiliki potensi menjadi Roman Picisan yang luar biasa, maka harus dikembangkan melalui gerakan literasi,” ujar Ahsan yang juga dosen Unwahas tersebut.

Rois Syuriah PCNU Kabupaten Pemalang, KH. Chusnan Tafsir mengapresiasi kegiatan tersebut. “Ini langkah bagus. Generasi muda tanpa adanya pembekalan seperti ini pasti kurang greget. Greget ini untuk menjadi manusia yang bermanfaat di masa depan, khususnya untuk NKRI, wabil khusus lagi untuk Nahdlatul Ulama,” jelas Kiai Chusnan.

Pihaknya juga menegaskan, bahwa kegiatan itu harus diikuti peserta dengan serius. “Agar kalian nanti, mempunyai langkah yang masif, agar menjadi manusia yang penuh dedikasi melalui literasi, agar menguasai berbagai macam ilmu pengetahuan,” pesannya.

Pihaknya menyampaikan, bahwa sejak 2005 sampai sekarang, banyak literasi di Aswaja mulai menurun. “Buktinya apa, sudah banyak buku yang kualitasnya menurun, contohnya tidak ada Aqaid seket atau Aqaid lima puluh. Termasuk fikihya, apakah masih murni Nahdlatul Ulama atau sudah bergeser. Maka kalian harus yakin, mantab, dan menjadi pelopor. Maka menguasai literasi itu penting, karena sudah punya prinsip ketika literasinya kuat,” tegasnya.

Kiai Chusnan juga mengutip salah satu bait di Kitab Imriti karya Syekh Yahya Syarafuddin al-‘Imrithi yang bermakna “Seseorang akan diangkat derajatnya oleh Allah Swt, ketika memiliki keyakinan terhadap apa yang diikuti atau diarunginya.”

Di akhir pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat penghargaan sebagai Pesantren Penggerak dari LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah yang diwakili Sekretaris LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Dr. M. Ahsanul Husna kepada Pondok Pesantren Mislakhul Muta’allimin Warungpring Pemalang yang diwakili oleh pengasuh Hj. Faizatul Khoriyah, M.Pd. Penghargaan itu diberikan dalam rangkaian kegiatan GLM Ramadan dan menjadi motivasi untuk menggerakkan literasi di bawah naungan pesantren dan lembaga pendidikan di bawahnya.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan acara inti, yaitu pendidikan dan pelatihan GLM Ramadan Zona 2 yang diisi oleh Koordinator GLM Plus dan Wakil Rektor INISNU Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, dosen FIPP UNNES dan Direktur Babad.id Abdul Arif, sastrawan dan editor sastra Maarifnujateng.or.id Niam At-Majha. Sedangkan narasumber dari pihak mitra media yaitu Pimpinan Redaksi G-news.id Sarwo Edy.

Hadir Ketua LP Ma’arif NU PCNU Pemalang H. Fajarin, Pengasuh Pondok Pesantren Mislakhul Muta’allimin dan Thoriqoh Syathoriyah KH. Ahmad Nahdludin Aziz, dan Ibu Nyai Hj. Faizatul Khoriyah, M.Pd dan 87 peserta dari unsur murid, pengurus IPNU, IPPNU, dan 20 lebih dari unsur pengurus Ma’arif, dan dewan guru. (*)

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lima Santri Pati Lolos Otomatis ke MQK Tingkat Nasional

    Lima Santri Pati Lolos Otomatis ke MQK Tingkat Nasional

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 662
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Sebanyak lima santri asal Kabupaten Pati lolos ke Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) tingkat nasional yang akan berlangsung di Sulawesi Selatan pada Oktober 2025 mendatang. Lima santri itu adalah Fauza Alvin Rosyada dari Mathali’ul Falah Kajen di bidang lomba Ushul Fiqih, Najmah Ahlami Arwani, Viki Elok Sofyani, dan Hilya Hilma dari Mathali’ul Falah di bidang […]

  • Pengurus UPZIS NU Ranting Beketel Akhirnya Terbentuk

    Pengurus UPZIS NU Ranting Beketel Akhirnya Terbentuk

    • calendar_month Ming, 12 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 437
    • 0Komentar

    KAYEN, Bertempat di Kantor Balaidesa Beketel, Pengurus LAZISNU MWCNU Kayen didampingi ketua Tanfidiyah MWCNU Kayen Kiai Sofyan melaksanakan pembentukan pengurus UPZISNU di Desa tersebut yang dihadiri oleh Kepala Desa, Pengurus Ranting NU beserta Banom di Ranting tersebut. Ahad, (12/09/2021) Pembentukan Pengurus UPZISNU di tingkat ranting ini dilaksanakan setelah pengurus LAZISNU MWCNU Kayen menerima SK dari LAZISNU […]

  • Jejak Ulama: Panduan Hidup untuk Kebaikan Umat

    Teladani Ulama

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.243
    • 0Komentar

      Oleh: Dr. Jamal Makmur Asmani, M.A.* “Ulama adalah sumber nilai, ilmu, dan etika yang harus diteladani dalam mengarungi kehidupan ini”, demikian tegas Jamal Ma’mur Asmani, dalam seminar “Cara Menulis Produktif” yang diadakan oleh santri-santri Putri Pondok Pesantren Al-Hikmah Kajen Pati pada hari jum’at, 31 Oktober 2025 di Aula Lantai 2. Acara ini diadakan dalam […]

  • Tradisi Nahdlatul Ulama

    Tradisi Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Jum, 26 Agu 2016
    • account_circle admin
    • visibility 459
    • 0Komentar

    Pati. Tradisi Nahdlatul Ulama memang sudah melekat sejak berdirinya, terutama Tahlil, karena melalui Tahlil kita bisa mengirim doa kepada orang yang sudah meninggal, bukan hanya tahlil yang menjadi tradisi Nahdlatul Ulama, melainkan ada manaqiban, ziarah kubur dan lain sebagainya, penjelasan tersebut disampaikan oleh Laila Dawil Fikroh peseta KKN IPMafa PBA (Pendidikan Bahasa Arab) di Plukaran […]

  • PMII Joyo Kesumo Gelar Pelatihan Penyususnan Makalah, Tekankan Anti Plagiat

    PMII Joyo Kesumo Gelar Pelatihan Penyususnan Makalah, Tekankan Anti Plagiat

    • calendar_month Ming, 3 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 464
    • 0Komentar

    Sejumlah mahasiswa baru Staip antusias mengikuti pelatihan penulisan makalah yang digelar oleh PMII Komisariat Joyo Kesumo di SMK NU Pati, Sabtu (2/10) PATI – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Joyo Kesumo, Stai Pati menggelar pelatihan untuk mahasiswa baru. Kegiatan yang berlangsung Sabtu (2/10) sore tersebut dihadiri sedikitnya lima puluh mahasiswa Baru Staip.  Mendatangkan Maulana […]

  • Membumikan Green Ramadan

    Membumikan Green Ramadan

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 922
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Kemarin, saya menulis Ramadan Ramah Lingkungan. Tulisan ini sebenarnya lanjutan dari ide pokoknya. Ramadan sebagai bulan yang penuh berkah, di mana umat Islam berpuasa sebagai bentuk ibadah, refleksi diri, dan peningkatan spiritualitas harus diwujudkan serratus persen. Namun, di balik ibadah yang mulia, ada tantangan besar yang harus dihadapi, yaitu bagaimana menjaga keseimbangan […]

expand_less