Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pesantren Mislakhul Muta’allimin Jadi Pesantren Penggerak Literasi

Pesantren Mislakhul Muta’allimin Jadi Pesantren Penggerak Literasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 9 Mar 2025
  • visibility 873
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id.Pemalang – Program Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan zona 3 terlaksana di Pesantren Mislakhul Muta’allimin Karangtengah, Warungpring, Kabupaten Pemalang, Ahad (9/3/2025). Kegiatan GLM Ramadan tersebut mengusung tema Gerakan Murid Ma’arif Menulis Kreatif Selama Ramadan (GEMUKKAN).

Sekretaris Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Kabupaten Pemalang Abdul Khalim mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi pemantik untuk memajukan Lembaga Pendidikan Ma’arif. “Harapannya, kegiatan ini membawa manfaat, terutama untuk kemajuan untuk personal, Lembaga, dan utamanya di Lembaga Pendidikan Ma’arif NU sendiri,” ujar dia.

Dijelaskan Khalim, bahwa kegiatan ini menjadi awal Gerakan Literasi Ma’arif dari Warungpring, yang ke depan akan digalakkan di Kabupaten Pemalang.

Sementara itu, Sekretaris Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Dr. M. Ahsanul Husna mengatakan bahwa di era serba digital saat ini, terjadilah pergeseran literasi. “Literasi sekarang bergeser. Zaman saya kecil dan mondok dulu, menulis diary itu sangat kuat. Bahkan, nama cewek yang kita taksir itu ada di catatan itu,” kata Ahsan.

Literasi harus kita jaga, kata dia, karena tidak akan sirna ditelan zaman. “Kalau kita punya tulisan, ketika akan besar, kita akan mengingat bahwa kita sebaper itu ya,” kata dia.

Pihaknya juga menghimbau agar lahir wadah, lembaga pers yang mewadahi karya-karya siswa. “Barang kali di sini ada penyair, pujangga yang tersembunyi. Barangkali santriwan-santriwati di sini memiliki potensi menjadi Roman Picisan yang luar biasa, maka harus dikembangkan melalui gerakan literasi,” ujar Ahsan yang juga dosen Unwahas tersebut.

Rois Syuriah PCNU Kabupaten Pemalang, KH. Chusnan Tafsir mengapresiasi kegiatan tersebut. “Ini langkah bagus. Generasi muda tanpa adanya pembekalan seperti ini pasti kurang greget. Greget ini untuk menjadi manusia yang bermanfaat di masa depan, khususnya untuk NKRI, wabil khusus lagi untuk Nahdlatul Ulama,” jelas Kiai Chusnan.

Pihaknya juga menegaskan, bahwa kegiatan itu harus diikuti peserta dengan serius. “Agar kalian nanti, mempunyai langkah yang masif, agar menjadi manusia yang penuh dedikasi melalui literasi, agar menguasai berbagai macam ilmu pengetahuan,” pesannya.

Pihaknya menyampaikan, bahwa sejak 2005 sampai sekarang, banyak literasi di Aswaja mulai menurun. “Buktinya apa, sudah banyak buku yang kualitasnya menurun, contohnya tidak ada Aqaid seket atau Aqaid lima puluh. Termasuk fikihya, apakah masih murni Nahdlatul Ulama atau sudah bergeser. Maka kalian harus yakin, mantab, dan menjadi pelopor. Maka menguasai literasi itu penting, karena sudah punya prinsip ketika literasinya kuat,” tegasnya.

Kiai Chusnan juga mengutip salah satu bait di Kitab Imriti karya Syekh Yahya Syarafuddin al-‘Imrithi yang bermakna “Seseorang akan diangkat derajatnya oleh Allah Swt, ketika memiliki keyakinan terhadap apa yang diikuti atau diarunginya.”

Di akhir pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat penghargaan sebagai Pesantren Penggerak dari LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah yang diwakili Sekretaris LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Dr. M. Ahsanul Husna kepada Pondok Pesantren Mislakhul Muta’allimin Warungpring Pemalang yang diwakili oleh pengasuh Hj. Faizatul Khoriyah, M.Pd. Penghargaan itu diberikan dalam rangkaian kegiatan GLM Ramadan dan menjadi motivasi untuk menggerakkan literasi di bawah naungan pesantren dan lembaga pendidikan di bawahnya.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan acara inti, yaitu pendidikan dan pelatihan GLM Ramadan Zona 2 yang diisi oleh Koordinator GLM Plus dan Wakil Rektor INISNU Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, dosen FIPP UNNES dan Direktur Babad.id Abdul Arif, sastrawan dan editor sastra Maarifnujateng.or.id Niam At-Majha. Sedangkan narasumber dari pihak mitra media yaitu Pimpinan Redaksi G-news.id Sarwo Edy.

Hadir Ketua LP Ma’arif NU PCNU Pemalang H. Fajarin, Pengasuh Pondok Pesantren Mislakhul Muta’allimin dan Thoriqoh Syathoriyah KH. Ahmad Nahdludin Aziz, dan Ibu Nyai Hj. Faizatul Khoriyah, M.Pd dan 87 peserta dari unsur murid, pengurus IPNU, IPPNU, dan 20 lebih dari unsur pengurus Ma’arif, dan dewan guru. (*)

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melalui Sedekah Hidup Menjadi Berkah

    Melalui Sedekah Hidup Menjadi Berkah

    • calendar_month Sel, 2 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 456
    • 0Komentar

    “Barangsiapa bersedekah dengan sesuatu senilai satu buah kurma yang diperolehnya dari hasil kerja yang baik, bukan haram, dan Allah itu tidak akan menerima kecuali yang baik. Maka sesungguhnya Allah akan menerima sedekah orang itu dengan tangan kanannya, sebagai kiasan kekuasaanNya, kemudian memperkembangkan pahala sedekah tersebut untuk orang yang melakukannya, sebagaimana seseorang dari engkau semua memperkembangkan […]

  • Berdoa Bersama Mengenang Para Pendiri NU

    Berdoa Bersama Mengenang Para Pendiri NU

    • calendar_month Sab, 4 Mar 2017
    • account_circle admin
    • visibility 811
    • 0Komentar

    Pati. Madrasah Tarbiyatul Banin Winong Pati, mulai dari tingkatan MA, Mts, MI, dan RA disetiap hari Kamis pada bulan terakhir mengadakan tahlil bersama dan pembacaan manaqib, hal tersebut dilaksanakan untuk mengenang jasa-jasa ulama ahlussuanah waljamaah terdahulu, Kamis, 3/3 kemarin.             Sebelum pambacaan tahlil terlebih dahulu diceritakan tentang sejarah pendirian Madrasah Tarbiyatul Banin pada kesempatan kali […]

  • Pelantikan PK IPNU-IPPNU, Fery Setiawan: Wujudkan Aksi, Bukan Teori

    Pelantikan PK IPNU-IPPNU, Fery Setiawan: Wujudkan Aksi, Bukan Teori

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 617
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id. – Pimpinan Komisariat (PK) IPNU-IPPNU Kampus Ipmafa Pati resmi dilantik. Pelantikan ini digelar pada Rabu (26/2) pagi hingga siang di Aula lantai 2 Ipmafa. Beberapa tokoh penting tampak memadati barisan kursi depan untuk menyaksikab agenda penobatan itu. Di antaranya, Ketua MWC NU Margoyoso KH. Samuin Wage, Pembina PK IPNU-IPPNU Ipmafa Adib Latif, Ketua […]

  • PCNU Pati Bentuk  Relawan Pendamping Pemberdayaan Masyarakat Desa

    PCNU Pati Bentuk Relawan Pendamping Pemberdayaan Masyarakat Desa

    • calendar_month Sab, 21 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 553
    • 0Komentar

    Warta PCNU, Menindaklanjuti surat edaran dari PBNU tentang Seleksi Relawan Pendamping Pemberdayaan Masyarakat Desa, PCNU Kab. Pati pada hari Jum’at, 20 Maret 2015 mengadakan Sosialisasi dan koordinasi dengan pengurus MWC NU se-Kab. Pati, Pengurus GP. Ansor Se-Kab. Pati dan Pengurus Fatayat NU se-Kab. Pati. Dalam kesempatan itu Rais Syuriyah PCNU Pati, KH. M. Aniq Muhammadun […]

  • Gelar PKD, Ini Target Ketua GP Ansor Gembong

    Gelar PKD, Ini Target Ketua GP Ansor Gembong

    • calendar_month Ming, 28 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 777
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Anak Cabang Gembong menggelar PKD. Puluhan peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pati turut menjalani pelatihan wajib tersebut. Pelaksanaan PKD kali ini, ditempatkan di lokasi yang tidak biasa. Ponpes Nurul Qur’an Jonggol, Sitiluhur Kecamatan Gembong sengaja dipilih untuk menggelar agenda sakral tersebut. “Tempatnya di lereng gunung, bisa dilihat, sehingga […]

  • Memaknai Santri di Hari Santri

    Memaknai Santri di Hari Santri

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.018
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Santri sebagaimana kita pahami merupakan seorang individu yang mempelajari ilmu agama di pesantren. Namun, makna santri juga tidak hanya terbatas pada aspek pendidikan, melainkan meliputi identitas, nilai-nilai, dan sikap hidup yang tercermin dalam kehidupan keseharian mereka. Sedangkan memaknai santri di hari santri adalah momen penting untuk mengenang peran santri dalam sejarah perjuangan […]

expand_less