Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pesantren Mislakhul Muta’allimin Jadi Pesantren Penggerak Literasi

Pesantren Mislakhul Muta’allimin Jadi Pesantren Penggerak Literasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 9 Mar 2025
  • visibility 756
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id.Pemalang – Program Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan zona 3 terlaksana di Pesantren Mislakhul Muta’allimin Karangtengah, Warungpring, Kabupaten Pemalang, Ahad (9/3/2025). Kegiatan GLM Ramadan tersebut mengusung tema Gerakan Murid Ma’arif Menulis Kreatif Selama Ramadan (GEMUKKAN).

Sekretaris Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Kabupaten Pemalang Abdul Khalim mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi pemantik untuk memajukan Lembaga Pendidikan Ma’arif. “Harapannya, kegiatan ini membawa manfaat, terutama untuk kemajuan untuk personal, Lembaga, dan utamanya di Lembaga Pendidikan Ma’arif NU sendiri,” ujar dia.

Dijelaskan Khalim, bahwa kegiatan ini menjadi awal Gerakan Literasi Ma’arif dari Warungpring, yang ke depan akan digalakkan di Kabupaten Pemalang.

Sementara itu, Sekretaris Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Dr. M. Ahsanul Husna mengatakan bahwa di era serba digital saat ini, terjadilah pergeseran literasi. “Literasi sekarang bergeser. Zaman saya kecil dan mondok dulu, menulis diary itu sangat kuat. Bahkan, nama cewek yang kita taksir itu ada di catatan itu,” kata Ahsan.

Literasi harus kita jaga, kata dia, karena tidak akan sirna ditelan zaman. “Kalau kita punya tulisan, ketika akan besar, kita akan mengingat bahwa kita sebaper itu ya,” kata dia.

Pihaknya juga menghimbau agar lahir wadah, lembaga pers yang mewadahi karya-karya siswa. “Barang kali di sini ada penyair, pujangga yang tersembunyi. Barangkali santriwan-santriwati di sini memiliki potensi menjadi Roman Picisan yang luar biasa, maka harus dikembangkan melalui gerakan literasi,” ujar Ahsan yang juga dosen Unwahas tersebut.

Rois Syuriah PCNU Kabupaten Pemalang, KH. Chusnan Tafsir mengapresiasi kegiatan tersebut. “Ini langkah bagus. Generasi muda tanpa adanya pembekalan seperti ini pasti kurang greget. Greget ini untuk menjadi manusia yang bermanfaat di masa depan, khususnya untuk NKRI, wabil khusus lagi untuk Nahdlatul Ulama,” jelas Kiai Chusnan.

Pihaknya juga menegaskan, bahwa kegiatan itu harus diikuti peserta dengan serius. “Agar kalian nanti, mempunyai langkah yang masif, agar menjadi manusia yang penuh dedikasi melalui literasi, agar menguasai berbagai macam ilmu pengetahuan,” pesannya.

Pihaknya menyampaikan, bahwa sejak 2005 sampai sekarang, banyak literasi di Aswaja mulai menurun. “Buktinya apa, sudah banyak buku yang kualitasnya menurun, contohnya tidak ada Aqaid seket atau Aqaid lima puluh. Termasuk fikihya, apakah masih murni Nahdlatul Ulama atau sudah bergeser. Maka kalian harus yakin, mantab, dan menjadi pelopor. Maka menguasai literasi itu penting, karena sudah punya prinsip ketika literasinya kuat,” tegasnya.

Kiai Chusnan juga mengutip salah satu bait di Kitab Imriti karya Syekh Yahya Syarafuddin al-‘Imrithi yang bermakna “Seseorang akan diangkat derajatnya oleh Allah Swt, ketika memiliki keyakinan terhadap apa yang diikuti atau diarunginya.”

Di akhir pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat penghargaan sebagai Pesantren Penggerak dari LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah yang diwakili Sekretaris LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Dr. M. Ahsanul Husna kepada Pondok Pesantren Mislakhul Muta’allimin Warungpring Pemalang yang diwakili oleh pengasuh Hj. Faizatul Khoriyah, M.Pd. Penghargaan itu diberikan dalam rangkaian kegiatan GLM Ramadan dan menjadi motivasi untuk menggerakkan literasi di bawah naungan pesantren dan lembaga pendidikan di bawahnya.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan acara inti, yaitu pendidikan dan pelatihan GLM Ramadan Zona 2 yang diisi oleh Koordinator GLM Plus dan Wakil Rektor INISNU Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, dosen FIPP UNNES dan Direktur Babad.id Abdul Arif, sastrawan dan editor sastra Maarifnujateng.or.id Niam At-Majha. Sedangkan narasumber dari pihak mitra media yaitu Pimpinan Redaksi G-news.id Sarwo Edy.

Hadir Ketua LP Ma’arif NU PCNU Pemalang H. Fajarin, Pengasuh Pondok Pesantren Mislakhul Muta’allimin dan Thoriqoh Syathoriyah KH. Ahmad Nahdludin Aziz, dan Ibu Nyai Hj. Faizatul Khoriyah, M.Pd dan 87 peserta dari unsur murid, pengurus IPNU, IPPNU, dan 20 lebih dari unsur pengurus Ma’arif, dan dewan guru. (*)

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rekomendasi Kepala Kemenag, LP Ma’arif NU Pati Bentuk KKMI NU

    Rekomendasi Kepala Kemenag, LP Ma’arif NU Pati Bentuk KKMI NU

    • calendar_month Kam, 20 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 571
    • 0Komentar

    PATI – Rapat Koordinasi LP. Ma’arif NU PCNU Kab. Pati Bersama Kepala MI se Kabupaten Pati yang digelar di Gedung NU, Kamis (20/02/2020) sedianya hanya akan membahas program kerja LP. Ma’arif yang terkait Madrasah Ibtidaiyah dan persiapan penyelenggaraan Rakerdin LP. Ma’arif. Namun, saat memberikan sambutan dan pengarahan, Kepala Kantor Kementerian Agama, Imron, merekomendasikan untuk membentuk […]

  • PERSYARATAN PENGAJUAN  BHPNU

    PERSYARATAN PENGAJUAN BHPNU

    • calendar_month Kam, 5 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 546
    • 0Komentar

        1.     Surat Pengajuan SK di tanda tangani oleh Pengurus Ta’mir dan Ranting NU atau MWC NU     a)      Mushola/ Ta’mir masjid di tunjukan kepada Ketua Lembaga Ta’mir masjid NU Cabang Pati.    b)      Madrasah/Sekolah, TPQ, Madin di tunjukan kepada Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Cabang Pati.   c)      Pondok Pesantren di tunjukan kepada Ketua […]

  • Inilah Struktur Pengurus FKPT Jateng Periode 2025-2027

    Inilah Struktur Pengurus FKPT Jateng Periode 2025-2027

    • calendar_month Rab, 23 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 614
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Jakarta – Pengurus Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah periode 2025-2027 secara resmi dilantik oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia Komjen. Pol. Eddy Hartono, S.I.K., M.H., pada Rabu (23/4/2025) di Hotel Vasaka Jakarta. Pelantikan itu merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) ke-XII […]

  • PCNU- PATI Photo by ddimitrova

    Memahami Bahasa Anak

    • calendar_month Jum, 12 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Pada minggu yang lalu, saya membantu ibu mempersiapkan hidangan untuk menyambut teman-teman bapak yang hendak singgah ke rumah. Mereka datang dari kota seribu candi, berniat ziarah ke makam salah satu wali yang ada di kota kelahiran saya ini. Dibalik kesibukan didapur, keponakan saya Tsania tiba-tiba merengek minta ditemani belajar membaca. Maklum […]

  • JIHAD ONLINE WAJIB

    JIHAD ONLINE WAJIB

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.398
    • 0Komentar

      Santri tidak hanya mendalami agama, tapi juga harus mampu menyebarluaskan ilmu agama kepada masyarakat luas. Salah satu sarananya adalah melalui media online. Jamal Ma’mur Asmani dalam Talskhow “Santri Siap Menghadapi Era Digital” yang diadakan Pondok Pesantren Inaratud Duja Fin Nahwi Wat Tashnifi Wonokerto Pasucen Trangkil Pati pada senin, 27 Oktober 2025, menjelaskan bahwa santri […]

  • PCNU-PATI

    Budayawan Taufik Rahzen : Kata-Kata Dalam Puisi Nuyang Jaimee Disuling Dengan Bertenaga, Menjadi Kita Terjaga

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 411
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Jakarta, Minggu, 26/11/2023,-Puisi-puisi karya Nuyang Jaimee  membuat narasi jernih dari silang sengkarutnya peristiwa. Mengangkat kon-teks kedalam teks, dan menjadi percakapan yang bisa didengarkan. “Kata-katanya disuling dengan bertenaga, menjadi kita terjaga,” ujar Budayawan Taufik Rahzen memberikan pendapat karya puisi Nuyang Jaimee dalam buku antologi puisi tunggal Para Pendoa yang Lupa Nama Tuhannya yang disampaikan di Jakarta, […]

expand_less