Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pesantren Mislakhul Muta’allimin Jadi Pesantren Penggerak Literasi

Pesantren Mislakhul Muta’allimin Jadi Pesantren Penggerak Literasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 9 Mar 2025
  • visibility 734
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id.Pemalang – Program Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan zona 3 terlaksana di Pesantren Mislakhul Muta’allimin Karangtengah, Warungpring, Kabupaten Pemalang, Ahad (9/3/2025). Kegiatan GLM Ramadan tersebut mengusung tema Gerakan Murid Ma’arif Menulis Kreatif Selama Ramadan (GEMUKKAN).

Sekretaris Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Kabupaten Pemalang Abdul Khalim mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi pemantik untuk memajukan Lembaga Pendidikan Ma’arif. “Harapannya, kegiatan ini membawa manfaat, terutama untuk kemajuan untuk personal, Lembaga, dan utamanya di Lembaga Pendidikan Ma’arif NU sendiri,” ujar dia.

Dijelaskan Khalim, bahwa kegiatan ini menjadi awal Gerakan Literasi Ma’arif dari Warungpring, yang ke depan akan digalakkan di Kabupaten Pemalang.

Sementara itu, Sekretaris Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Dr. M. Ahsanul Husna mengatakan bahwa di era serba digital saat ini, terjadilah pergeseran literasi. “Literasi sekarang bergeser. Zaman saya kecil dan mondok dulu, menulis diary itu sangat kuat. Bahkan, nama cewek yang kita taksir itu ada di catatan itu,” kata Ahsan.

Literasi harus kita jaga, kata dia, karena tidak akan sirna ditelan zaman. “Kalau kita punya tulisan, ketika akan besar, kita akan mengingat bahwa kita sebaper itu ya,” kata dia.

Pihaknya juga menghimbau agar lahir wadah, lembaga pers yang mewadahi karya-karya siswa. “Barang kali di sini ada penyair, pujangga yang tersembunyi. Barangkali santriwan-santriwati di sini memiliki potensi menjadi Roman Picisan yang luar biasa, maka harus dikembangkan melalui gerakan literasi,” ujar Ahsan yang juga dosen Unwahas tersebut.

Rois Syuriah PCNU Kabupaten Pemalang, KH. Chusnan Tafsir mengapresiasi kegiatan tersebut. “Ini langkah bagus. Generasi muda tanpa adanya pembekalan seperti ini pasti kurang greget. Greget ini untuk menjadi manusia yang bermanfaat di masa depan, khususnya untuk NKRI, wabil khusus lagi untuk Nahdlatul Ulama,” jelas Kiai Chusnan.

Pihaknya juga menegaskan, bahwa kegiatan itu harus diikuti peserta dengan serius. “Agar kalian nanti, mempunyai langkah yang masif, agar menjadi manusia yang penuh dedikasi melalui literasi, agar menguasai berbagai macam ilmu pengetahuan,” pesannya.

Pihaknya menyampaikan, bahwa sejak 2005 sampai sekarang, banyak literasi di Aswaja mulai menurun. “Buktinya apa, sudah banyak buku yang kualitasnya menurun, contohnya tidak ada Aqaid seket atau Aqaid lima puluh. Termasuk fikihya, apakah masih murni Nahdlatul Ulama atau sudah bergeser. Maka kalian harus yakin, mantab, dan menjadi pelopor. Maka menguasai literasi itu penting, karena sudah punya prinsip ketika literasinya kuat,” tegasnya.

Kiai Chusnan juga mengutip salah satu bait di Kitab Imriti karya Syekh Yahya Syarafuddin al-‘Imrithi yang bermakna “Seseorang akan diangkat derajatnya oleh Allah Swt, ketika memiliki keyakinan terhadap apa yang diikuti atau diarunginya.”

Di akhir pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat penghargaan sebagai Pesantren Penggerak dari LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah yang diwakili Sekretaris LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Dr. M. Ahsanul Husna kepada Pondok Pesantren Mislakhul Muta’allimin Warungpring Pemalang yang diwakili oleh pengasuh Hj. Faizatul Khoriyah, M.Pd. Penghargaan itu diberikan dalam rangkaian kegiatan GLM Ramadan dan menjadi motivasi untuk menggerakkan literasi di bawah naungan pesantren dan lembaga pendidikan di bawahnya.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan acara inti, yaitu pendidikan dan pelatihan GLM Ramadan Zona 2 yang diisi oleh Koordinator GLM Plus dan Wakil Rektor INISNU Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, dosen FIPP UNNES dan Direktur Babad.id Abdul Arif, sastrawan dan editor sastra Maarifnujateng.or.id Niam At-Majha. Sedangkan narasumber dari pihak mitra media yaitu Pimpinan Redaksi G-news.id Sarwo Edy.

Hadir Ketua LP Ma’arif NU PCNU Pemalang H. Fajarin, Pengasuh Pondok Pesantren Mislakhul Muta’allimin dan Thoriqoh Syathoriyah KH. Ahmad Nahdludin Aziz, dan Ibu Nyai Hj. Faizatul Khoriyah, M.Pd dan 87 peserta dari unsur murid, pengurus IPNU, IPPNU, dan 20 lebih dari unsur pengurus Ma’arif, dan dewan guru. (*)

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suluk Kajen Resmi Diluncurkan, Jadi Pusat Riset Manuskrip Kuno Mbah Mutamakkin

    Suluk Kajen Resmi Diluncurkan, Jadi Pusat Riset Manuskrip Kuno Mbah Mutamakkin

    • calendar_month Ming, 28 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16.207
    • 0Komentar

      PATI – Sebuah langkah besar untuk mengangkat khazanah intelektual Islam dimulai dari serambi Masjid Kajen, Margoyoso, Pati. Pada Sabtu (27/6/2026), para kiai sepuh yang bernaung di bawah Yayasan Makam Mbah Mutamakkin secara resmi meluncurkan forum ilmiah bernama “Suluk Kajen”. Peluncuran ini dikemas lewat seminar bertajuk Suluk Kajen #1 dengan mengangkat tema “Pamoring Kawula Gusti: […]

  • PCNU PATI - Bahrul Ulum Fc Resmi Mewakili Kabupaten Pati Dalam Ajang Liga Santri Piala Kasad Tahun 2022

    Bahrul Ulum Fc Resmi Mewakili Kabupaten Pati Dalam Ajang Liga Santri Piala Kasad Tahun 2022

    • calendar_month Rab, 22 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Pati-Setelah melakoni pertandingan yang cukup ketat yang digelar selama tiga hari mulai hari senin hingga hari Rabu, ahirnya terpilh satu tim terbaik yang akan mewakili wilayah Kabupaten Pati. Tim tersebut adalah dari Ponpes Bahrul Ulum Fc sore tadi berhasil mengalahan Yanbu’ul Qur’an Fc dengan skor telak 4 : 1 yang berlangsung di stadion Joyokusumo.Rabu,(22/06/2022). Hasil […]

  • Muslimat NU Dukuhseti Semangat Bagikan Takjil

    Muslimat NU Dukuhseti Semangat Bagikan Takjil

    • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 409
    • 0Komentar

    DUKUHSETI – Ada banyak cara untuk mengisi Bulan Ramadhan. Salah satunya adalah dengan memperbanyak sedekah dan ibadah. Kaum ibu-ibu PAC Muslimat NU Dukuhseti pun memiliki cara tersendiri untuk memeriahkan agungnya Bulan Ramadhan. Pada Senin (18/4) kemarin, emak-emak tersebut berkumpul di depan Gedung MWC NU Dukuhseti untuk membagi-bagikan takjil. Hal ini dituturkan oleh Ketua PAC Muslimat […]

  • PCNU-PATI Photo by Philip Oroni

    Demi Waktu

    • calendar_month Sen, 14 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 497
    • 0Komentar

    Oleh M. Iqbal Dawami Hari berganti menjadi penanda bahwa waktu bergulir tak pernah berhenti. Kita bisa menghentikan aktivitas dan menunda-nunda hal yang mesti kita lakukan, tapi waktu tak bisa ditunda. Waktu sekarang ya sekarang. Hari ini ya hari ini, bukan hari yang kemarin. Waktu yang sudah kita lewati menjadi masa lalu, tak bisa dikembalikan. Belum […]

  • PCNU-PATI

    Inilah Rangkaian Harlah PC Fatayat NU Pati

    • calendar_month Sen, 3 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 504
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- PC Fatayat NU Pati mengadakan berbagai lomba dalam rangka memperingati Harlah Fatayat NU ke-73, Ahad (02/07). Acara ini diikuti oleh delegasi seluruh PAC Fatayat NU se-Kabupaten Pati. Kegiatan yang dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Pati ini, diantaranya ada lomba senam gesit, lomba administrasi, dan pemilihan duta Fatayat Pati tahun 2023. Asmonah selaku ketua PC Fatayat […]

  • PCNU-PATI Photo by Malik Skydsgaard

    Fenomena Prostitusi dalam Perspektif Fiqih Sosial Kiai Sahal Mahfudh

    • calendar_month Sab, 26 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 598
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, prostitusi didefinisikan sebagai pertukaran hubungan seksual dengan uang atau hadiah sebagai suatu transaksi perdagangan atau pelacuran. Aktifitas seksual yang terjadi dalam prostitusi bukan lahir karena hubungan sah suami-istri, melainkan karena adanya transaksi “penjual” dan “pembeli”. Dari sini sudah jelas sekali, bahwa prostitusi merupakan praktik bisnis perzinaan berbayar […]

expand_less