Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Pesantren dan Kemandirian Bangsa

Pesantren dan Kemandirian Bangsa

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 16 Jul 2022
  • visibility 497
  • comment 0 komentar

Dalam lanskap sejarah kebangsaan, pesantren telah memberikan sumbangsih dan kontribusi yang signifikan terhadap negeri ini. Sejak ratusan tahun yang lalu kontribusi pesantren terhadap bangsa sudah tidak terhitung lagi.  Pada masa kolonial, pesantren dan kaum santri telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari munculnya perlawanan yang ditunjukkan untuk menentang dan melawan dominasi asing yang berambisi menguasi wilayah dan pendudukan Nusantara.

Pesantren juga telah menjadi bagian penting yang tidak bisa terpisahkan dari suatu proses kebangsaan. Meski selama ini, pesantren identik dengan sebutan kaum tradisionalis, namun dalam praktik kesehariannya mereka sanggup menunjukkan sikap moderasinya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sehingga kaum santri dimanapun berada mampu memposisikan dirinya untuk beradaptasi dan membaur dengan lingkungan sekitarnya. Hal ini tidak lepas adanya sifat kemandirian yang sudah tertanam dan terbentuk pada saat di pesantren. Oleh karena itu, santri dengan mudah beradaptasi dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

Adapun salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk melestarikan sikap dan sifat mandiri di lingkungan pesantren adalah dengan menciptakan suatu keadaan di mana pesantren merasa mampu untuk menjadi bagian dari ajang kompetensi yang berlangsung sekarang ini. Salah satu aspek penting untuk membangun dan menanamkan kepada santri adalah pada aspek membangun penguatan ekonomi dan kepemimpinan. Dua aspek ini sangat penting diterapkan di masa sekarang untuk bisa terlibat dalam arena kompetensi.

Selain itu, kemandirian ekonomi di lingkungan pesantren sangatlah penting, di mana pada masa lalu pesantren telah mampu menunjukkan hal ini di hadapan lingkungan masyarakat. Adapun di masa sekarang, perlu sekali ditumbuhkan jiwa enterprenuership di kalangan para santri. Mengingat, perkembangan zaman yang begitu pesat dan massif di era Revolusi Industri 4.0. Maka, pesantren harus peka dalam membekali santri baik dalam hal Ilmu Teknologi (IT) juga dalam hal wirausaha, agar kedepan santri cakap dan memiliki skill dalam hal  IT serta entrepenuership.

Oleh karena itu, dalam lingkungan pesantren dan sekitarnya sudah saatnya dibangun dan dikembangkan sentra-sentra ekonomi yang ditunjukkan untuk mewujudkan situasi kemandirian ekonomi bagi kaum santri dan masyarakat sekitar, dengan cara membekali santri tentang entrepenuership dalam hal wirausaha, baik itu manajemen koperasi, ekonomi kerakyatan, maupun jenis wirausaha lainnya. Dan jika hal ini dapat diwujudkan, maka pesantren akan menjadi fasilitator dan dinamisator bagi kehidupan masyarakat di sekitar lingkungan pesantren.

Adapun kemandirian dalam hal kepemimpinan adalah ditunjukkan untuk menumbuh kembangkan sikap percaya diri dan rasa bangga di kalangan santri. Dengan kepercayaan diri dan kebanggan sebagai santri, maka akan memiliki kesadaran eksistensial mengenai siapa dan peran seperti apa yang mampu dan dipercayakan kepada dirinya.

Dengan pembekalan dan kemampuan dalam hal kepemimpinan terhadap santri, maka pesantren maupun kalangan santri telah mempersiapkan diri sebagai dinamisator baik dalam lingkungan pesantren maupun di lingkungan masyarakat.

Kemandirian bagi pesantren merupakan keharusan dan kebutuhan bagi santri, agar kelak di masyarakat santri memiliki skill dan bekal ketika terjun di masyarakat. Maka, secara internal aspek kemandirian ini akan memperkuat eksistensi pesantren sebagai bagian dari masyarakat dan kebangsaan. Sedangkan secara eksternal kemandirian pesantren dapat diarahkan untuk selalu mendukung dan menjamin terhadap kesatuan, keutuhan, dan ketahanan bangsa.

Dengan demikian, apabila kedua sektor tersebut bisa saling beriringan dan dilakukan secara bersamaan. Maka, eksistensi pesantren dalam kemandirian bangsa akan tetap utuh dan berjalan secara  berkelanjutan.  (Siswanto)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2025, FKPT Jateng Siap Ambil Data Riset Indeks Risiko Terorisme (IRT) dan Indeks Potensi Radikalisme (IPR)

    2025, FKPT Jateng Siap Ambil Data Riset Indeks Risiko Terorisme (IRT) dan Indeks Potensi Radikalisme (IPR)

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 702
    • 0Komentar

      Pcnupati. or.id Semarang – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah siap melaksanakan riset Indeks Risiko Terorisme (IRT) dan Indeks Potensi Radikalisme (IPR) pada tahun 2025. Riset ini akan dilakukan di 15 kabupaten/kota untuk IRT dan 10 kabupaten/kota untuk IPR dengan total responden mencapai 600 orang. “Setiap enumerator akan menghimpun data dari 20 hingga […]

  • 3 Lembaga NU Distribusikan 30.000 Liter Air Bersih

    3 Lembaga NU Distribusikan 30.000 Liter Air Bersih

    • calendar_month Ming, 15 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 547
    • 0Komentar

    JAKENAN-Musim kemarau panjangan menimbulkan kegelisahan bagi masyarakat. Para petani khususnya, yang membutuhkan sumber daya air sebagai penunjang kegiatan cocok tanam akhir-akhir ini mulai risau dengan kondisi yang demikian. Beberapa aliran sungai bahkan dikabarkan mengering. Armada truk tangki siap mendistribusikan air bersih ke Kecamatan Jakenan Di Kabupaten Pati Sendiri, ada beberapa kecamatan yang mulai kesulitan air […]

  • Relawan NU Tembus Wilayah Terisolir Banjir Aceh Timur, Salurkan Bantuan untuk Warga Desa Dataran indah

    Relawan NU Tembus Wilayah Terisolir Banjir Aceh Timur, Salurkan Bantuan untuk Warga Desa Dataran indah

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.411
    • 0Komentar

      Aceh Timur, 15 Januari 2026 — Tim relawan Nahdlatul Ulama (NU) terus bergerak menembus wilayah terdampak banjir di pelosok Aceh Timur. Khatib Syuriyah NU Aceh Timur, Kecamatan Peunaron, Ustadz Maftukhin, bersama anggota Banser dan relawan NU, melakukan perjalanan puluhan kilometer menuju daerah yang terisolir akibat banjir bandang. Perjalanan dimulai dari Kota Langsa menuju Aceh […]

  • PCNU PATI Photo by masahiro miyagi

    Percaya

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 641
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Salah satu lembaga yang cukup ternama di kampung inggris ini adalah Trust English School. Saya kenal baik dengan pemiliknya. Pada tahun 2019 saya silaturahmi ke sana. Saya menyerap ilmu dan menikmati guyuran pengalaman hidupnya.  Saya suka dengan nama lembaga tersebut yang ada kata “Trust”-nya, yang artinya percaya. Sejatinya muatan kata […]

  • PCNU-PATI

    Nahdlatul Ulama dan Islam di Indonesia

    • calendar_month Rab, 23 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 508
    • 0Komentar

    NU merupakan organisasi sosial keagamaan yg unik. Didirikan oleh ulama pesantren tahun 1926 di Surabaya. Memiliki jaringan struktur kelembagaan Organisasi Ulama,kedudukan mereka dalam NU sangat penting. Tetapi peran mereka sebagai pemimpin yg berpengaruh pada komunitas mereka sendiri telah membentuk pranata lain, sehingga keberadaan mereka di dalam NU juga mewakili “kepentingan” pranata mereka. Akibatnya struktur itupun […]

  • KH. Zuhdi Ketuai Ulama-Ulama se-Kecamatan Gembong

    KH. Zuhdi Ketuai Ulama-Ulama se-Kecamatan Gembong

    • calendar_month Sab, 9 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Suasana pembukaan musyawarah pengurus MWC NU Gembong untuk menentukan pengisian jabatan beberapa pengurus yang wafat dalam masa jabatan GEMBONG – Sejumlah ulama Kecamatan Gembong berkumpul di Aula MTs Al Ma’arif Gembong, Jumat (8/10) siang. Mereka adalah jajaran Syuriyah dan pengurus harian MWC NU Kecamatan Gembong.  Para kiai tersebut sedang bermusyawarah untuk mengisi posisi kepengurusan NU […]

expand_less