Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Pesantren dan Kemandirian Bangsa

Pesantren dan Kemandirian Bangsa

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 16 Jul 2022
  • visibility 531
  • comment 0 komentar

Dalam lanskap sejarah kebangsaan, pesantren telah memberikan sumbangsih dan kontribusi yang signifikan terhadap negeri ini. Sejak ratusan tahun yang lalu kontribusi pesantren terhadap bangsa sudah tidak terhitung lagi.  Pada masa kolonial, pesantren dan kaum santri telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari munculnya perlawanan yang ditunjukkan untuk menentang dan melawan dominasi asing yang berambisi menguasi wilayah dan pendudukan Nusantara.

Pesantren juga telah menjadi bagian penting yang tidak bisa terpisahkan dari suatu proses kebangsaan. Meski selama ini, pesantren identik dengan sebutan kaum tradisionalis, namun dalam praktik kesehariannya mereka sanggup menunjukkan sikap moderasinya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sehingga kaum santri dimanapun berada mampu memposisikan dirinya untuk beradaptasi dan membaur dengan lingkungan sekitarnya. Hal ini tidak lepas adanya sifat kemandirian yang sudah tertanam dan terbentuk pada saat di pesantren. Oleh karena itu, santri dengan mudah beradaptasi dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

Adapun salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk melestarikan sikap dan sifat mandiri di lingkungan pesantren adalah dengan menciptakan suatu keadaan di mana pesantren merasa mampu untuk menjadi bagian dari ajang kompetensi yang berlangsung sekarang ini. Salah satu aspek penting untuk membangun dan menanamkan kepada santri adalah pada aspek membangun penguatan ekonomi dan kepemimpinan. Dua aspek ini sangat penting diterapkan di masa sekarang untuk bisa terlibat dalam arena kompetensi.

Selain itu, kemandirian ekonomi di lingkungan pesantren sangatlah penting, di mana pada masa lalu pesantren telah mampu menunjukkan hal ini di hadapan lingkungan masyarakat. Adapun di masa sekarang, perlu sekali ditumbuhkan jiwa enterprenuership di kalangan para santri. Mengingat, perkembangan zaman yang begitu pesat dan massif di era Revolusi Industri 4.0. Maka, pesantren harus peka dalam membekali santri baik dalam hal Ilmu Teknologi (IT) juga dalam hal wirausaha, agar kedepan santri cakap dan memiliki skill dalam hal  IT serta entrepenuership.

Oleh karena itu, dalam lingkungan pesantren dan sekitarnya sudah saatnya dibangun dan dikembangkan sentra-sentra ekonomi yang ditunjukkan untuk mewujudkan situasi kemandirian ekonomi bagi kaum santri dan masyarakat sekitar, dengan cara membekali santri tentang entrepenuership dalam hal wirausaha, baik itu manajemen koperasi, ekonomi kerakyatan, maupun jenis wirausaha lainnya. Dan jika hal ini dapat diwujudkan, maka pesantren akan menjadi fasilitator dan dinamisator bagi kehidupan masyarakat di sekitar lingkungan pesantren.

Adapun kemandirian dalam hal kepemimpinan adalah ditunjukkan untuk menumbuh kembangkan sikap percaya diri dan rasa bangga di kalangan santri. Dengan kepercayaan diri dan kebanggan sebagai santri, maka akan memiliki kesadaran eksistensial mengenai siapa dan peran seperti apa yang mampu dan dipercayakan kepada dirinya.

Dengan pembekalan dan kemampuan dalam hal kepemimpinan terhadap santri, maka pesantren maupun kalangan santri telah mempersiapkan diri sebagai dinamisator baik dalam lingkungan pesantren maupun di lingkungan masyarakat.

Kemandirian bagi pesantren merupakan keharusan dan kebutuhan bagi santri, agar kelak di masyarakat santri memiliki skill dan bekal ketika terjun di masyarakat. Maka, secara internal aspek kemandirian ini akan memperkuat eksistensi pesantren sebagai bagian dari masyarakat dan kebangsaan. Sedangkan secara eksternal kemandirian pesantren dapat diarahkan untuk selalu mendukung dan menjamin terhadap kesatuan, keutuhan, dan ketahanan bangsa.

Dengan demikian, apabila kedua sektor tersebut bisa saling beriringan dan dilakukan secara bersamaan. Maka, eksistensi pesantren dalam kemandirian bangsa akan tetap utuh dan berjalan secara  berkelanjutan.  (Siswanto)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semarak Pesantren Ramadhan di MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah Pati, Integrasikan Kurikulum Madrasah dan Pondok

    Semarak Pesantren Ramadhan di MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah Pati, Integrasikan Kurikulum Madrasah dan Pondok

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.148
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id — Nuansa religius menyelimuti lingkungan MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah di Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati. Madrasah yang terintegrasi dengan Pondok Pesantren Bunyanun Marshush ini kembali menggelar program Pesantren Ramadhan dengan konsep pembinaan penuh selama 24 jam. ​Program ini mengusung visi mendalam: menyatukan aktivitas akademik madrasah dan spiritualitas pesantren dalam satu napas […]

  • PCNU - PATI

    PCNU Pati Konsolidasi Ke MWCNU Tayu

    • calendar_month Rab, 27 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 533
    • 0Komentar

    Tayu. Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati bersilaturahmi ke MWCNU Kecamatan Tayu,bertempat diSekretariat MWC NU Tayu Jl Ratu Kalinyamat Tayu Wetan, Rabu 22/7 kemarin. “Dalam penguatan organisasi kita harus mengoptimalkan, simpul simpul penting yaitu ranting, sebab apabila ranting berjalan maka dengan sendirinya MWCNU dan PCNU ikut berjalan,” jelas Maskan selaku Sekretaris PCNU Kab Pati […]

  • PCNU PATI - Misi Tersembunyi Dibalik Lomba Tilawah dan Hias Tumpeng

    Misi Tersembunyi Dibalik Lomba Tilawah dan Hias Tumpeng

    • calendar_month Sen, 22 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 460
    • 0Komentar

    SUKOLILO – Semarak hari kemerdekaan belum usai. Baru-baru ini, Pimpinan Anak Cabang Fatayat NU Sukolilo menggelar lomba antara ranting dan anak ranting yang tidak biasa. Kompetisi yang dihelat di Gedung Haji Sukolilo pada Minggu (21/8) tersebut mempertarungkan para qori’ di lingkungan PAC kecamatan ujung selatan Kabupaten Pati tersebut. Bukan hanya itu, Mukaeni, ketua panitia menegaskan […]

  • Fenomena FOMO Ramadan

    Fenomena FOMO Ramadan

    • calendar_month Ming, 23 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 521
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda*   Apa to sakjane FOMO kuwi? Fear of Missing Out atau FOMO pada intinya perasaan cemas ketinggalan pengalaman atau aktivitas tertentu yang sering muncul saat Rmadan. Fenomena Ramadan intinya perasaan cemas atau takut ketinggalan momen-momen berharga selama bulan Ramadan. Fenomena ini seringkali dipicu oleh media sosial, ya Facebook, Instagram, TikTok, X, di […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriyah

    Tanya Jawab Bersama Syuriyah

    • calendar_month Kam, 6 Jul 2017
    • account_circle admin
    • visibility 580
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh Pak kiai, apa hukumnya sholatnya orang yang ketika sujud dia tidak menempelkan jari-jari kakinya pada lantai ? Wa’alaikum salam warohmatullohi wabarokatuh Salah satu rukun sholat adalah sujud,dan sujud itu sendiri mempunyai syarat-syarat  yang harus dipenuhi agar sujud itu bisa sah,bila sujud tidak sah maka sholatnya juga tidak sah,oleh karena itu menjadi sebuah […]

  • Ketua Lembaga Falakiyah PBNU Wafat, PCNU Pati Ungkapkan Duka Cita

    Ketua Lembaga Falakiyah PBNU Wafat, PCNU Pati Ungkapkan Duka Cita

    • calendar_month Rab, 19 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 534
    • 0Komentar

    PATI-Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama’ (PCNU) Kabupaten Pati menyatakan duka cita yang mendalam. Hal ini diungkapkan langsung oleh ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim Atas wafatnya KH. Ghozali Masruri. KH. Ghozali Masruri (kanan) saat didatangi Sekjend PBNU, Ahmad Helmy Faishal Zaini (kiri) di kantor Lembaga Falakiyah, PBNU.  Ketua Lembaga Falakiyah (astronomi) PBNU ini meninggal dunia Rabu […]

expand_less