Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Pesantren dan Kemandirian Bangsa

Pesantren dan Kemandirian Bangsa

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 16 Jul 2022
  • visibility 503
  • comment 0 komentar

Dalam lanskap sejarah kebangsaan, pesantren telah memberikan sumbangsih dan kontribusi yang signifikan terhadap negeri ini. Sejak ratusan tahun yang lalu kontribusi pesantren terhadap bangsa sudah tidak terhitung lagi.  Pada masa kolonial, pesantren dan kaum santri telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari munculnya perlawanan yang ditunjukkan untuk menentang dan melawan dominasi asing yang berambisi menguasi wilayah dan pendudukan Nusantara.

Pesantren juga telah menjadi bagian penting yang tidak bisa terpisahkan dari suatu proses kebangsaan. Meski selama ini, pesantren identik dengan sebutan kaum tradisionalis, namun dalam praktik kesehariannya mereka sanggup menunjukkan sikap moderasinya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sehingga kaum santri dimanapun berada mampu memposisikan dirinya untuk beradaptasi dan membaur dengan lingkungan sekitarnya. Hal ini tidak lepas adanya sifat kemandirian yang sudah tertanam dan terbentuk pada saat di pesantren. Oleh karena itu, santri dengan mudah beradaptasi dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

Adapun salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk melestarikan sikap dan sifat mandiri di lingkungan pesantren adalah dengan menciptakan suatu keadaan di mana pesantren merasa mampu untuk menjadi bagian dari ajang kompetensi yang berlangsung sekarang ini. Salah satu aspek penting untuk membangun dan menanamkan kepada santri adalah pada aspek membangun penguatan ekonomi dan kepemimpinan. Dua aspek ini sangat penting diterapkan di masa sekarang untuk bisa terlibat dalam arena kompetensi.

Selain itu, kemandirian ekonomi di lingkungan pesantren sangatlah penting, di mana pada masa lalu pesantren telah mampu menunjukkan hal ini di hadapan lingkungan masyarakat. Adapun di masa sekarang, perlu sekali ditumbuhkan jiwa enterprenuership di kalangan para santri. Mengingat, perkembangan zaman yang begitu pesat dan massif di era Revolusi Industri 4.0. Maka, pesantren harus peka dalam membekali santri baik dalam hal Ilmu Teknologi (IT) juga dalam hal wirausaha, agar kedepan santri cakap dan memiliki skill dalam hal  IT serta entrepenuership.

Oleh karena itu, dalam lingkungan pesantren dan sekitarnya sudah saatnya dibangun dan dikembangkan sentra-sentra ekonomi yang ditunjukkan untuk mewujudkan situasi kemandirian ekonomi bagi kaum santri dan masyarakat sekitar, dengan cara membekali santri tentang entrepenuership dalam hal wirausaha, baik itu manajemen koperasi, ekonomi kerakyatan, maupun jenis wirausaha lainnya. Dan jika hal ini dapat diwujudkan, maka pesantren akan menjadi fasilitator dan dinamisator bagi kehidupan masyarakat di sekitar lingkungan pesantren.

Adapun kemandirian dalam hal kepemimpinan adalah ditunjukkan untuk menumbuh kembangkan sikap percaya diri dan rasa bangga di kalangan santri. Dengan kepercayaan diri dan kebanggan sebagai santri, maka akan memiliki kesadaran eksistensial mengenai siapa dan peran seperti apa yang mampu dan dipercayakan kepada dirinya.

Dengan pembekalan dan kemampuan dalam hal kepemimpinan terhadap santri, maka pesantren maupun kalangan santri telah mempersiapkan diri sebagai dinamisator baik dalam lingkungan pesantren maupun di lingkungan masyarakat.

Kemandirian bagi pesantren merupakan keharusan dan kebutuhan bagi santri, agar kelak di masyarakat santri memiliki skill dan bekal ketika terjun di masyarakat. Maka, secara internal aspek kemandirian ini akan memperkuat eksistensi pesantren sebagai bagian dari masyarakat dan kebangsaan. Sedangkan secara eksternal kemandirian pesantren dapat diarahkan untuk selalu mendukung dan menjamin terhadap kesatuan, keutuhan, dan ketahanan bangsa.

Dengan demikian, apabila kedua sektor tersebut bisa saling beriringan dan dilakukan secara bersamaan. Maka, eksistensi pesantren dalam kemandirian bangsa akan tetap utuh dan berjalan secara  berkelanjutan.  (Siswanto)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Para yatama berpose bersama para pengurus NU Care LAZISNU dan Ketua DKM Darussalam Grogolan, Dukuhseti, Pati pada Senin (29/6/2026). Foto: Dok UPZIS NU Care LAZISNU Grogolan)

    Dalam Sekejap, UPZIS NU Care-LAZISNU di Pati Himpun Belasan Juta untuk Santunan Yatama

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle Musthofa Asrori
    • visibility 16.266
    • 0Komentar

    Pati, NU Online Semangat gotong royong warga Desa Grogolan, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kembali tampak dalam santunan anak yatim (Yatama) yang diinisiasi UPZIS NU Care-LAZISNU Grogolan. Lembaga tersebut berhasil menghimpun donasi lebih dari Rp13 juta hanya dalam hitungan hari. Sebanyak 26 anak yatim menerima santunan masing-masing sebesar Rp500 ribu pada kegiatan yang digelar […]

  • Fatayat NU Kawal Kasus di Polres Pati, Tegaskan Keadilan untuk Korban

    Fatayat NU Kawal Kasus di Polres Pati, Tegaskan Keadilan untuk Korban

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13.387
    • 0Komentar

    PATI – Upaya mengawal keadilan bagi korban kembali ditegaskan oleh Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Pati. Bersama sejumlah badan otonom (banom) Nahdlatul Ulama lainnya, Fatayat melakukan kunjungan ke Kepolisian Resor (Polres) Pati pada Senin (4/5/2026). Kunjungan tersebut dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris PC Fatayat NU Pati, serta Ketua LKP3A (Lembaga Konsultasi, Pemberdayaan Perempuan, dan […]

  • Berkerumun Saat Memandikan Jenazah

    Berkerumun Saat Memandikan Jenazah

    • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 505
    • 0Komentar

      Pertanyaan : Disuatu daerah kalau ada orang meninggal biasanya dimandikan di sebelah rumah, kadang juga di halaman dengan diberi satir (penghalang). Biasanya sebagian dari pelayat berkerumun di dekat lokasi tersebut guna melihat si mayyit yang sedang dimandikan. Kata mereka, “Disamping hal tersebut termasuk suatu penghormatan kepada mayyit, itu juga akan mengingatkan kita kepada kematian”. […]

  • Respon Pidato Muktamar, Ketua Ma'arif Jateng Desak Presiden Tepati Janji

    Respon Pidato Muktamar, Ketua Ma’arif Jateng Desak Presiden Tepati Janji

    • calendar_month Kam, 27 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18.990
    • 0Komentar

    JOMBANG — Ketua Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani, menyambut baik sekaligus siap menagih komitmen pemerintah atas pidato yang disampaikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto dalam pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur pada Kamis (27/8/2026). ‎ ‎Dalam pidatonya, Presiden Prabowo secara terbuka menyampaikan komitmennya untuk mendistribusikan bantuan perangkat […]

  • Perkuat Kompetensi, Ma’arif NU Calon Gelar Asesmen Calon Asesor LP Ma`arif NU Jateng Gelar Pelatihan dan Asesmen Calon Asesor Kompetensi

    Perkuat Kompetensi, Ma’arif NU Calon Gelar Asesmen Calon Asesor LP Ma`arif NU Jateng Gelar Pelatihan dan Asesmen Calon Asesor Kompetensi

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 398
    • 0Komentar

      Semarang – Lembaga Pendidikan Ma`arif NU Jawa Tengah melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P2 Ma`arif menggelar kegiatan Pelatihan Asesor Kompetensi dan Asesmen Calon Asesor (ACA) LSP P2 Ma`arif NU Jawa Tengah. Kegiatan berlangsung selama lima hari tersebut dilaksanakan pada 1-5 November di Hotel Muria Semarang. Hadir dalam pembukaan kegiatan, Sekretrais PWNU Jawa Tengah KH […]

  • Ratusan Siswanya Ikuti Pelatihan Jurnalisti, Kepala Madrasah Ini Ingatkan Pentingnya Literasi

    Ratusan Siswanya Ikuti Pelatihan Jurnalisti, Kepala Madrasah Ini Ingatkan Pentingnya Literasi

    • calendar_month Sab, 13 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.415
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – MTs Al Ma’arif Gembong menggelar Pelatihan Jurnalistik dan Workshop Penulisan Berita pada Sabtu (13/12). Kegiatan ini merupakan wujud kerja sama antara pihaj madrasah dengan LTN NU Pati. Nur Afif Nashiruddin atau Afif, Kepala Madrasah menegaskan bahwa, agenda yang dihelat di kompleks Yayasan Al Ma’arif Gembong tersebut merupakan langkah awal untuk meningkatkan literasi […]

expand_less