Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Penuh Khidmah Acara Naharul Ijtima’ di Kec Gembong

Penuh Khidmah Acara Naharul Ijtima’ di Kec Gembong

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 28 Feb 2015
  • visibility 379
  • comment 0 komentar

Kabar NU Pati: Naharul Ijtima’ PCNU Kabupaten Pati pada hari Jumat tanggal 27 Februari 2015 berlangsung di Kecamatan Gembong. Sebagai tuan rumah MWC NU Gembong memilih Masjid Besar Baitul Muttaqin Kecamatan Gembong sebagai tempat berlangsungnya kegiatan. Hampir seluruh Pengurus MWC NU serta Pengurus Ranting se-Kecamatan hadir, seperti KH. Ahmad Jaelani, Kyai Sholikhin, Kyai Nur Hasyim. Tampak pula Mustasyar PCNU KH. Imam Shofwan, Ketua PAC Muslimat Hj. Fatimah Azzahro, Ketua Fatayat Maria Ulfah, Pengurus Anshor, dan IPNU/IPPNU. Tidak ketinggalan, Camat, Danramil dan Kapolsek juga ikut serta dalam kegiatan yang sedang digalakkan PCNU tersebut.
Rombongan dari PCNU terdiri dari Rois Syuriah KH. Aniq Muhammadun, Ketua Tanfidziah H. Ali Munfaat, M.Pd, Ketua LTM NU Gus Faishol dan beberapa pengurus yang lain. Dalam tausiyahnya, KH. Aniq Muhammadun mengingatkan kepada warga NU di Kecamatan Gembong untuk memegang teguh ajaran Aswaja di tengah maraknya serangan aqidah dari sebagian kelompok yang sering membid’ahkan amaliyah-amaliyah NU. Kelompok-kelompok seperti itu harus diwaspadai dan diantisipasi karena dapat membuat bingung masyarakat awam.
Memperkuat apa yang disampaikan Kyai Aniq, Gus Faishol mempertegas bahwa kelompok-kelompok yang kerap membid’ahkan atau bahkan mengharamkan ajaran-ajaran NU hakikatnya menunjukkan kalau mereka tidak pernah belajar. Cara-cara yang mereka lakukan yang terus menyerang ajaran-ajaran NU justru menunjukkan lemahnya kapasitas pemahaman agama mereka. Mereka harusnya mencontoh para Kyai NU, di mana untuk memahami al-Qur’an dan Hadist tidak hanya bermodalkan al-Qur’an terjemah, tetapi ada perangkat-perangkat lain yang tidak boleh dinafikan, yaitu pemahaman mendalam tentang Ulumul Qur’an, Ulumul Hadist, Balaghoh, Ushul Fiqih, Nahwu dan perangkat-perangkat yang lain. Sebagai akibat ketidakmatangan keilmuan yang dimiliki, tidak mengherankan bila akhirnya lahir produk-produk fatwa yang sesat dan menyesatkan.(Faiz Aminuddin)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Lewat Kenduri Desa Damai; FKPT Jateng Cegah Terorisme

    • calendar_month Rab, 21 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Kudus – Bertempat di Balai Desa Getaspejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar Kenduri Desa Damai bertajuk “Kenali dan Peduli Lingkungan Sendiri” pada Rabu (21/6/2023). Ketua Bidang Media, Hukum dan Hubungan Masyarakat FKPT Jawa Tengah Hamidulloh Ibda mengatakan bahwa Kenduri Desa Damai […]

  • PCNU- PATI Photo by Bayu Syaits

    Karena Anak-anak, Saya Bahagia

    • calendar_month Jum, 25 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Oleh: Inayatun Najikah Namanya kesedihan pasti teriringi kebahagiaan. Begitu sebaliknya. Pada saat saya sedang mengalami kekacauan batin, saat itu pula saya merasa sedih. Dada rasanya sakit, dan hanya air mata yang bisa saya keluarkan. Durasinya terkadang tak menentu. Untuk yang terakhir ini hampir dari pagi menjelang petang. Saya merasa capek dengan pilihan hidup yang saya […]

  • PCNU-PATI

    Ketika Cinta Bertasbih 2

    • calendar_month Kam, 10 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Setiap kali fajar itu merekah ia rasakan nuansanya takpernah sama. Setiap kali merekah selalu ada semburat yangbaru. Ada keindahan baru. Keindahan yang berbeda darifajar hari-hari yang telah lalu. Rasanya tak ada sastrawanyang mampu mendetilkan keindahan panorama itu denganbahasa pena. Tak ada pelukis yang mampu melukiskankeindahan itu dalam kanvasnya. Tak ada! Keindahan itu bisadirasakan, dinikmati dan […]

  • PCNU-PATI

    Peserta Belum Paham Beda Baca dan Deklamasi Puisi

    • calendar_month Sen, 13 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 470
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Semarang – Juri Lomba Baca Puisi Religi Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XII Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah memberikan catatan bermakna dan menarik. Sastrawan Mirza Sastroatmodjo Juri Lomba Baca Puisi Religi memberikan beberaba catatan terkait perlombaan tersebut. “Hanya catatan singkat. Sebelumnya, kami sangat mengapresiasi seluruh peserta dan pendamping yang telah memberikan […]

  • PCNU - PATI Ponpes Ganra

    Pesantren dan Kemandirian Bangsa

    • calendar_month Sab, 16 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Dalam lanskap sejarah kebangsaan, pesantren telah memberikan sumbangsih dan kontribusi yang signifikan terhadap negeri ini. Sejak ratusan tahun yang lalu kontribusi pesantren terhadap bangsa sudah tidak terhitung lagi.  Pada masa kolonial, pesantren dan kaum santri telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari munculnya perlawanan yang ditunjukkan untuk menentang dan melawan dominasi asing yang berambisi menguasi […]

  • Branding Lembaga Pendidikan Ma’arif Bisa Manfaatkan Meme, Video, Lagu

    Branding Lembaga Pendidikan Ma’arif Bisa Manfaatkan Meme, Video, Lagu

    • calendar_month Rab, 4 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Semarang – Dalam Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus Part 6 bertajuk “Gerakan Literasi Digital”, narasumber Tim GLM Plus dan Direktur Mikopedia, Miftakhul Khoiri, menegaskan bahwa branding sekolah dan madrasah Ma’arif NU sangat ditentukan oleh meme, gambar, video, maupun lagu. Hal itu dipaparkannya dalam Diklat GLM Part 6 Selasa (3/12/2024) melalui Zoom […]

expand_less