Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ketua PCNU Cerita Pengalaman Haji : Tidak Bisa Mencium Hajar Aswad (2-habis)

Ketua PCNU Cerita Pengalaman Haji : Tidak Bisa Mencium Hajar Aswad (2-habis)

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 5 Agu 2022
  • visibility 416
  • comment 0 komentar

WINONG – Cerita haji dari ketua PCNU Pati belum usai. Bahkan untuk menceritakan seputar pelayanan pemerintah, KH. Yusuf Hasyim memaparkannya selama hampir dua jam. 

Banyak servis pemerintah yang sangat memuaskan, mulai dari kesehatan, makanan dan bahkan tempat menginap. 

Pelayanan lain yang juga sangat membekas adalah servis lapangan. Menurutnya, disepanjang jalan, ada petugas PPIH yang memberikan pengarahan dan menemani.

“Untuk rute yang jauh, pemerintah juga menyediakan armada bus sholawat. Seingat saya hanya ada tiga atau empat negara yang memberi fasilitas semacam ini,” terang dia. 

Bukan hanya dari sisi penyelenggara, menurut K. Yusuf, Jamaah haji indonesia juga sangat kompak. 

“Bahkan pas kami jalan bersama iti membaca sholawat khas Nusantara. Saking banyaknya jumlah kami, jamaah dari negara lain malah nimbrung melantunkan sholawat bersama kami,” kenangnya

Harapan

Dalam kalam pamungkasnya, Kiai Yusuf Berharap pelayanan ini juga bisa bertahan atau bahkan meningkat hingga tahun-tahun berikutnya. 

“Apakah karena pelayanan yang maksimal ini karena jama’ah hajinya sedikit atau bagaimana, tapi saya berharap agar pelayana semacam ini juga dapat dirasakan oleh jama’ah haji di tahun-tahun memdatang,” terang dia. 

Selain itu, Kiai Yusuf juga menegaskan bahwa dirinya beserta istri merasa sangat puas dengan pelayanan PPIH Indonesia, serta berterima kasih untuk Kementerian Agama RI. 

Hal yang Mengganjal

Kiai Winong tersebut menegaskan bahwa selama beribadah di tanah suci, dirinya merasa hampir tidak ada kendala. 

“Baik dalam pelayanan, kekompakan sesama jamaah ataupun kelengkapan ibadah, alhamdulillah semuanya lancar,” ungkap dia. 

Hanya saja, ada satu hal yang membuatnya merasa sedikit penasaran. 

“Bukan menyesal ya, tapi terasa aga kurang komplit,” tambahnya sambil tersenyum. 

Satu-satunya hal yang mengganjal tersebut adalah ketiadaan fasilitas untuk mendekati hajar aswad. 

“Jangankan mencium, mendekat saja tidak boleh. Dipagar dan dijaga,” terangnya. 

Hal ini semata-mata karena pemberantasan Covid-19 belum sepenuhnya selesai di beberapa negara. Sehingga dikhawatirkan akan menambah penularan virus tersebut jika para jamaah haji diperbolehkan mencium hajar aswad.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI

    Ber (Kurban)

    • calendar_month Rab, 13 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Minggu kemarin adalah hari raya idul adha. Hari raya makan daging. Hari raya nyate bersama, hari raya berharap dapat daging dari yang berkurban, baik dari masjid, mushola atau kolega yang kita kenal. Berharap dan penuh harap, dapat lebih banyak dari pada yang lain. Serentak pada hari itu story Whatshapp, status media sosial baik Facebook dan […]

  • KKN IPMAFA mengajar TPQ di Masjid Al-Ikhlas Desa Pulorejo  Winong

    KKN IPMAFA mengajar TPQ di Masjid Al-Ikhlas Desa Pulorejo Winong

    • calendar_month Sen, 28 Agu 2017
    • account_circle admin
    • visibility 476
    • 0Komentar

    Pati – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pemberdayaan Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) yang bertempat di Desa Pulorejo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati menjalankan salah satu program kerja pilar pendidikan dengan mengajar kegiatan TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur’an) di Masjid Al-Ikhlas Dukuh Mblibak belum lama ini. (Rabu, 23/08/2017) Kegiatan yang berlangsung setiap hari Senin, Rabu dan Kamis […]

  • Keyakinan Orang Puasa. Photo by Rachael Gorjestani on Unsplash.

    Keyakinan Orang Puasa

    • calendar_month Kam, 16 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Saat ini, kaum muslimin-muslimat di seantero jagad tengah bersiap-siap menyambut bulan suci. Ada yang gembira, ada yang cuek, bahkan ada yang ketar-ketir menghadapi puasa. Hanya saja, menurut ahli agama, dari ketiga macam manusia tersebut, yang beruntung adalah yang dengan senang hati, bungah, bombong manah, lapang dada menyongsong Ramadhan. Lebih bejo lagi, […]

  • Kemenag Kucurkan Bantuan untuk Pesantren

    Kemenag Kucurkan Bantuan untuk Pesantren

    • calendar_month Sen, 2 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 419
    • 0Komentar

    JAKARTA-Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) membuka tangan lebar-lebar bagi para pengelola pondok pesantren di seluruh Indonesia. Baru-baru ini, melalui Direktorat Pendidikan Islam Subdit Pendidikan Pesantren, Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI membuka penerimaan proposal bantuan.] Setidaknya ada tiga jenis peruntukan bantuan yang ditawarkan oleh Kemenag. Di antaranya, pendidikan lifeskill dan pengembangan ekonomi pesantren; bantuan pesantren […]

  • Fatayat NU Kayen Kaji Kesetaraan Gender

    Fatayat NU Kayen Kaji Kesetaraan Gender

    • calendar_month Rab, 28 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 493
    • 0Komentar

    KAYEN-PAC Fatayat NU Kecamatan Kayen menggelar kajian yang tak biasa. Rabu (28/8) pukul 13.00 WIB para Pengurus Ranting Fatayat NU ke Kecamatan Kayen memadati rumah Laili Sulanjari di Desa Sumbersari. Penyampaian materi tentang Kesetaraan dan Keadilan Gender di depan puluhan Pengurus Ranting Fatayat NU se-Kecamatan Kayen Kehadiran para pemudi NU ini dalam rangka mengikuti perkumpulan […]

  • Nyala Comunity Adakan Diskusi Santai, Pematerinya Dua Kader NU Pati

    Nyala Comunity Adakan Diskusi Santai, Pematerinya Dua Kader NU Pati

    • calendar_month Rab, 25 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Chicken Soup Discussion dengan tema ‘Merdeka Sejak Muda’ via Live Instagram yang dipandu oleh Founder Nyala Comunity, Dewi Furusin Marfu’ah (atas), menghadirkan dua pemateri, Maulana Luthfi Karim (kiri) dan Faqih Hilal Mukarrom PATI – Dua pengurus LTN-NU Pati menjadi pemateri dalam Chicken Soup Discussion bertajuk ‘Merdeka Sejak Muda’, Selasa (24/8) kemarin. Mereka adalah Maulana Luthfi […]

expand_less