Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Pemimpinan Perempuan dalam Perspektif Islam

Pemimpinan Perempuan dalam Perspektif Islam

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 3 Agu 2021
  • visibility 414
  • comment 0 komentar

 Oleh : Sulistiani*


Sejak konferensi perempuan sedunia di Mexico City tahun 1975, gender development, tequality, sudah dicanangkan, bahkan sebelum itu pembangunan dan peran kaum perempuan selalu bermasalah dan tidak terselesaikan. Namun semenjak wawasan gender dipertimbangkan dalam pembangunan bangsa dari hasil penelitian kaum feminis sosialis sejak itu arus pengutamaan gender melanda dunia. Dan tak dipandang sebelah lagi.

Perbedaan jenis kelamin digunakan sebagai dasar pemberian peran sosial yang tak sekadar dijadikan dasar pembagian kerja. Namun lebih dari itu, menjadi instrumen dalam pengakuan dan pengingkaran sosial, ekonomi, politik serta menilai peran dan hak-hak dasar keduanya.

Islam datang mengangkat harkat dan martabat kaum perempuan yang ditindas pada peradaban sebelumnya. Dalam kaitannya dengan persoalan laki-laki dan perempuan, al-Quran pada dasarnya menunjukkan prinsip dasar egalisir. Buktinya terdapat pada Q.S. Al-Hujurat ayat 13 : Hai manusia, kami telah menciptakan kamu dari laki-laki dan perempuan, dan kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah adalah yang paling taqwa. Juga dapat dilihat dalam surat An-Nahl ayat 97 : Siapa saja laki-laki dan perempuan beramal shaleh dan ia beriman, niscaya kami berikan kehidupan yang baik.

Dalam ayat di atas jelas sekali bahwa islam tidak membeda-bedakan antara laki-laki dan perempuan mereka sama dalam kesempatan untuk menjadi yang terbaik. Kesempatan itu dapat diraih oleh laki-laki dan perempuan dalam banyak hal.

Kepemimpian perempuan dalam perspektif islam sudah menjadi masalah semenjak beberapa saat yang lalu. Masalah yang menyebabkan kontroversi yang berkepanjangan. Ada sebagian ulama yang memperbolehkan dan ada sebagian ulama yang tidak memperbolehkan, keduanya sama-sama berlandaskan al-Quran dan Hadist.

Banyaknya kelompok yang tidak memperbolehkan perempuan untuk menjadi pemimpin berbanding lurus dengan minat perempuan untuk menjadi pemimpin di berbagai sektor. Hal ini dibuktikan dengan jumlah perempuan yang menjadi pemimpin baik ditingkat Kabupaten, Provinsi, dan Nasional.

Ulama melarang kepemimpinan perempuan dengan merujuk antara lain kepada firman Allah SWT “lelaki adalah pemimpin perempuan” disebabkan karena keistimewaan yang Allah anugerahkan kepada sebagian yang lain, dan disebabkan karena laki-laki menafkahkan sebagian harta mereka. Alasan lain adalah hadist Nabi Saw. “Tidak akan bahagia suatu kaum yang menyerahkan urusan kepada kaum perempuan” (HR Abu Dawud dan Al-Tirmidzi).

Ayat dan hadis diatas mereka pahami sebagai batasan peranan kepemimpinan hanya kepada jenis kelamin laki-laki. tetapi argumentasi ini tidak didukung oleh ulama lain yang menyatakan bahwa ayat tersebut berbicara dalam konteks keluarga, sedangkan hadist tersebut dikemukakan Nabi saw. dalam konteks tertentu. Yakni, ketika penguasa Romawi mengangkat dan akan digantikan oleh putrinya. Dalam konteks itu, dalam memprediksi kegagalan mereka secara khusus, bukan tentang kepemimpinan kapan dan dimana pun (M. QuraishShihab, 2015).

Al-Quran memuji kepemimpinan Ratu Bilqis dan kebijaksanaannya (Q.S. an-Naml: 27). Pada prinsipnya siapa yang mampu dialah yang wajar menjadi pemimpin. Dalam kehidupan rumah tangga karena secara umum laki-laki memiliki keisrimewaan dalam kestabilan emosi, berbeda dengan perempuan yang setiap bulan mengalami menstruasi yang sedikit banyak mempengaruhi emosinya, di samping fisiknya lebih kuat dan dia pula yang berkewajiban menyiapkan kebutuhan rumah tangga, karena itu semua maka lelakilah pada prisipnya yang memimpin rumah tangga, yakni memimpinnya dengan bermusyawarah dengan istrinya.

Kalau kita berkata bahwa kepemimpinan yang ditegaskan A-Quran adalah dalam kehidupan rumahtangga, maka di luar tentu ukurannya adalah kemampuan, siapapun yang mampu maka dia yang pantas jadi pemimpin.

 

* PW IPPNU Jawa Tengah  Dept Dakwah dan Sosial Kemasyarakatan dan Mahasiswi PGMI Institut Pesantren Mathali’ul Falah

 

   

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Puncak Harlah PIAUD STAINU Purworejo Ke 7

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Purworejo- Prodi PIAUD STAINU Purworejo dalam Puncak Harlah nya yang Ke – 7 mengadakan kegiatan Talkshow dan Bedah Buku Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Acara ini dilaksanakan pada Selasa, 11 April 2023 bertempat di Auditorium STAINU Purworejo. Namun, sebelum kegiatan dimulai didahului dengan pembacaan khotmil qur’an yang di pimpin oleh M. Nurul Huda. Kemudian […]

  • a living room filled with furniture and a ceiling fan

    Peran Pesantren dalam Pemberdayaan Masyarakat

    • calendar_month Sab, 27 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto Pemberdayaan pada dasarnya merupakan proses yang dilakukan untuk mereduksi ketidakberdayaan dan ketergantungan masyarakat pada orang lain. Karena bentuk ketergantungan sosial pada masyarakat akan menyebabkan seseorang menjadi tidak berdaya dan terbelenggu. Oleh karena itu, proses pemberdayaan di masyarakat sangat penting guna membentuk mindset dan kemandirian masyarakat. Dan biasanya proses pemberdayaan masyarakat biasanya diadvokasi oleh […]

  • Mantan Ketua IPNU Pati Tulis Buku tentang Santri

    Mantan Ketua IPNU Pati Tulis Buku tentang Santri

    • calendar_month Ming, 4 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Pamflet acara book review Literasi Digital Santri Milenial yang akan diselenggarakan Minggu (4/7) pukul 15.30 WIB. Penulis buku tersebut merupakan ketua domisioner PC IPNU Kabupaten Pati masa bhakti 2009-2011 SURABAYA-Karya literer yang membahas dunia santri semakin banyak terbit akhir-akhir ini. Banyaknya santri yang mulai sadar literasi membuat martabat santri terangkat melalui beragam karya ilmiah berbasis […]

  • MTs Joyo Kusumo Bersinar di Ajang Pramuka: Dua Siswa Lolos Seleksi Jamnas XII Tahun 2026

    MTs Joyo Kusumo Bersinar di Ajang Pramuka: Dua Siswa Lolos Seleksi Jamnas XII Tahun 2026

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15.324
    • 0Komentar

    Pati, Jawa Tengah – Memasuki agenda nasional Gerakan Pramuka, Kwartir Cabang (Kwarcab) Pati melalui tim pelatihnya menggelar Pelatihan Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan” ini dilaksanakan di Sanggar Kwarcab Pati, Jawa Tengah, pada Jumat-Sabtu, 22-23 mendatang. Pelatihan ini diikuti oleh 32 peserta […]

  • PCNU-PATI

    Peringati Harlah ke-49, MTs Walisongo Gelar Lomba Antar SD/MI Se-Jepara

    • calendar_month Jum, 12 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 687
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Jepara – Dalam rangka memperingati hari lahir ke 49 MTs Walisongo Pecangaan Jepara menggelar lomba antar SD/MI se Jepara yang berlangsung di kompleks madrasah pada Kamis (4/1/2024). Kegiatan diikuti 25 SD/MI se Jepara dengan jumlah 150 peserta. Adapun cabang yang dilombakan Tilawah, Tahfidh, Tartil, Badminton, Tenis Meja, Khitabah, Lagu Religi, Poster, Kaligrafi, dan Catur. […]

  • Konsolidasi Kegiatan Silaturrahim dan Turba MWC NU Wedarijaksa

    Konsolidasi Kegiatan Silaturrahim dan Turba MWC NU Wedarijaksa

    • calendar_month Jum, 19 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 563
    • 0Komentar

    KH. Munadi (Rois Syuriah) memberikan pengarahan terkait persiapan kegiatan. Dok: Mubarok Wedarijaksa – Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Kec. Wedarijaksa sore ini (19/7) mengadakan rapat konsolidasi persiapan kegiatan besar di Kantor MWC NU Wedarijaksa. Rapat yang dipimpin langsung oleh M. Nabhan Ulin Nuha selaku ketua Tanfidziyah itu mengagendakan jadwal kegiatan Silaturrahim dan Turba ke […]

expand_less