Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pelantikan Fatayat NU Gembong, MWC : Pemudi Harus Melek Politik

Pelantikan Fatayat NU Gembong, MWC : Pemudi Harus Melek Politik

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 12 Des 2021
  • visibility 168
  • comment 0 komentar
Para pengurus baru PAC Fatayat NU Gembong yang baru saja dilantik, tampak bersemangat untuk mewujudkan program-program kerja mereka

GEMBONG – PAC Fatayat NU Gembong baru saja melangsungkan pelantikan pengurus pada Minggu (12/12) pagi tadi. Pelaksanaan kegiatan pengukuhan pengurus hasil konferensi Oktober lalu ini dilaksanakan di aula lantai dua Ponpes Shofa Az Zahro’. 

Sederet tokoh agama dan pemerintah turut menjadi saksi prosesi sakral pelantikan Munfarichah CS tersebu. Dalam kesempatan ini, Asmonah, Ketua PC Fatayat NU Pati turun tangan sendiri untuk melantik para punggawa pemudi NU Gembong itu.

Dalam sambutannya, Asmonah berharap akan adanya penyegaran pada tubuh PAC Fatayat NU Gembong. Menurutnya, pengurus baru juga harus memiliki semangat baru untuk mewujudkan program-program kerja yang segar pula. 

Hal ini disampaikan wanita asal Winong tersebut dalam rangka menyambut semangat baru Munfarichah CS, Ketua PAC Fatayat NU Gembong, yang sebelumnya ngotot untuk menjalin kerjasama dengan dengan seluruh Ranting Fatayat NU.

“Untuk keluar, kita juga harus menggandeng saudara tua kita, Muslimat NU. Intinya, kita harus mampu berkolaborasi dengan semua pihak untuk mewujudkan cita-cita Fatayat NU Gembong,” tandasnya. 

Sementara itu, MWC NU Gembong menyambut hangat kekuatan baru ini. K. Sholikhin, ketu MWC NU Gembong, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Fatayat harus sadar politik. Bukan politik kekuasaan, namun lebih pada politik kebangsaan. 

“Kita lihat, jika orang-orang NU yang menjabat di pemerintahan, semua Ormas bahkan semua agama aman. Tidak ada yang dikebiri kecuali yang menentang NKRI. Ini menunjukkan bahwa NU-lah cerminan islam rahmatan lil alamin. Oleh sebab itu, Fatayat, pemudi harus melek politik  jangan antipati. Tapi ingat, politiknya harus politik kebangsaan,” terang K. Sholikhin. 

Acara yang berlangsung hingga Minggu siang tersebut ditutup dengan mauidloh hasanah oleh KH. Imam Shofwan. Untuk memperkokoh kekuatan Fatayat, kiai yang pernah menjabat sebagai ketua PCNU Pati ini menekankan tiga hal untuk para pengurus Fatayat NU Gembong. 

“Ingat-ingat tiga hal, Fatayat harus bener, pinter dan kober,” tandasnya.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meski Padat, Pengurus Ma'arif Gelar Bincang Pendidikan Bahas Sakoma dan Kemah Internasional

    Meski Padat, Pengurus Ma’arif Gelar Bincang Pendidikan Bahas Sakoma dan Kemah Internasional

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Wonosobo – Di tengah padatnya agenda Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII tahun 2025 di Kabupaten Wonosobo, pengurus Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jateng tetap menyempatkan diri menggelar Bincang Pendidikan yang membahas perkembangan Satuan Komunitas (Sakoma) Ma’arif NU dan persiapan Kemah Internasional untuk Perdamaian dan Kemanusiaan di Eagle Hotel Wonosobo pada Kamis (11/9/2025). […]

  • Khidmah di NU Ukurannya Bukan Naik Tingkat

    Khidmah di NU Ukurannya Bukan Naik Tingkat

    • calendar_month Sab, 13 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Berkhidmah di Jam’iyyah Nahdlatul Ulama (NU) merupakan anugerah dan karunia yang tidak didapat semua umat Islam. Banyak orang yang selalu mempertimbangkan aspek untung rugi dalam hal materi saat akan berkiprah di organisasi kemasyarakatan. Banyak orang lebih memilih aktif di organisasi profit daripada nirlaba yang sepi dari aspek keuntungan. Hal itu diungkapkan Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa […]

  • Sambutan Ketua PCNU: Dari Tali Tambang Sampai Klinik Pratama

    Sambutan Ketua PCNU: Dari Tali Tambang Sampai Klinik Pratama

    • calendar_month Sab, 19 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 166
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – KH. Yusuf Hasyim memberikan beberapa wejangan dalam acara Halal bi Halal MWCNU Gembong di Dukuh Mijen, Desa Wonosekar, Kecamatan Gembong. Acara ini berlangsung pada Sabtu (19/4) siang. Dalam sambutannya, Kiai Yusuf sempat menyinggung beberapa hal terkait ke-NU-an. Di antaranya, dirinya memaparkan makna tali tambang yang melingkari bumi. “Ini berarti warga NU harus […]

  • Lazisnu Pati Salurkan Daging Qurban Sambil  Bagi-Bagi Beras

    Lazisnu Pati Salurkan Daging Qurban Sambil Bagi-Bagi Beras

    • calendar_month Sab, 24 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Proses pengulitan sapi yang disembelih pihak Lazisnu Pati dalam rangkaian kegiatan Nusantara Berqurban  PATI-PC Lazisnu (Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama) Kabupaten Pati menyelenggarakan Qurban dalam rangka menyemarakkan Hari Raya Idhul Adha 1442 H, kamis (22/07) lalu.   Penanggungjawab kegiatan qurban ini, Edi Kiswanto menuturkan bahwa agenda bertajuk Nusantara Berqurban tersebut merupakan program turunan […]

  • Menangkap Cahaya Rayyan

    Menangkap Cahaya Rayyan

    • calendar_month Sel, 4 Jul 2017
    • account_circle admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    “Sesungguhnya di syurga ada satu pintu bernama Rayyan. Orang-orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu itu pada hari kiamat. Selain orang yang berpuasa tidak akan memasukinya…. Maka jika orang-orang yang berpuasa telah memasukinya, maka (Pintu Rayyan) akan ditutup dan taka da seorangpun lagi yang memasukinya.” Begitu spesialnya ibadah puasa, hingga diabadikan dalam banyak hadits. Salah […]

  • Fatayat NU Pati Didorong untuk Berani Tampil dalam Perpolitikan

    Fatayat NU Pati Didorong untuk Berani Tampil dalam Perpolitikan

    • calendar_month Kam, 9 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. PATI – Para perempuan didorong untuk berani tampil dalam dunia politik. Apalagi mampu menempati jabatan yang strategis, baik di eksekutif maupun legislatif. Hal itu sebagaimana yang diungkapkan oleh Presiden Pecinta Sholawat (Pecis) Muh Zen, saat menghadiri kegiatan bertema “Peningkatan Partisipasi Perempuan dalam Proses Pengambilan Keputusan sebagai Implementasi Serat Kartini”. Adapun kegiatan yang bertempat di […]

expand_less